Jurnal Sosiohumaniora Kodepena (JSK)
Not a member yet
116 research outputs found
Sort by
Analisis Setting Novel Laksamana Malahayati Sang Perempuan Keumala Karya Endang Moerdopo
Analisis latar dalam novel "Laksamana Malahayati Sang Perempuan Keumala" karya Endang Moerdopo bertujuan untuk mengeksplorasi dan menjelaskan konteks tempat dan waktu di mana cerita ini berlangsung. Metode yang diterapkan dalam analisis ini adalah metode deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel "Laksamana Malahayati Sang Perempuan Keumala" karya Endang Moerdopo. Proses pengumpulan data melibatkan kegiatan membaca, mencatat, dan mengelompokkan informasi dari novel tersebut. Teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan adanya latar tempat yang mencakup kapal, istana, dan bilik, mengindikasikan lokasi di mana peristiwa-peristiwa dalam cerita tersebut berlangsun
A Review of Rod Ellis’s Contributions to Second Language Acquisition and Language Teaching
Rod Ellis’s contributions to second language acquisition (SLA) and language teaching have been transformative, offering a comprehensive understanding of how languages are learned and taught. This paper explores his major theoretical frameworks, including Task-Based Language Teaching (TBLT), the Focus on Form approach, and his work on interlanguage development. Ellis’s emphasis on balancing communicative competence with linguistic accuracy has shaped modern teaching methodologies, providing educators with practical strategies for effective classroom instruction. The discussion highlights Ellis’s impact on curriculum design, teacher training, and assessment practices, emphasizing his role in bridging the gap between SLA theory and practical application. His research on feedback, task complexity, and individual learner differences continues to inform contemporary studies and teaching practices, demonstrating the enduring relevance of his work. As the field of language education evolves, Ellis’s frameworks remain adaptable to emerging trends, including the integration of technology and the increasing demand for multilingual competence. His insights provide a foundation for innovation, guiding the development of AI-powered tools and virtual learning environments. This study underscores Ellis’s lasting influence on SLA and language teaching, emphasizing the need for continued exploration of his work to address future challenges and opportunities in global language education
Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Ulang Posyandu Pada Ibu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Penanggalan Kota Subulussalam
Jumlah posyandu di wilayah kerja Puskesmas Penanggalan ada 6 posyandu. Capaian balita ditimbang tahun 2021 sebesar 52,6, tahun 2022 52,8% dan tahun 2023 sebesar 49,3%. Terjadinya penurunan capaian program posyandu disebabkan karena ibu balita yang tidak melakukan kunjungan ulang ke posyandu. Di wilayah kerja Puskesmas Penanggalan pada bulan Oktober 2023 menunjukkan bahwa 7 dari 10 ibu balita kurang aktif dalam melakukan kunjungan ke posyandu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Ulang Posyandu Pada Ibu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Penanggalan Kota Subulussalam tahun 2024. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Penanggalan pada Januari-Desember 2023 sebanyak 807 ibu balita dan sampel berjumlah 89 orang. Penelitian dilakukan pada tanggal 12-18 Juni 2024. Data diolah secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan dukungan keluarga (P value = 0,012), ada hubungan ketersediaan informasi (P value = 0,026) dan ada hubungan sikap petugas (0,000) dengan kunjungan ulang posyandu pada Ibu Balita. Kepada Puskesmas, meningkatkan ketersediaan informasi melalui promosi kesehatan mengenai pemanfaatan posyandu, membuat grup whatsapp, menyebarkan informasi melalui Instagram dan media lainnya. Mengadakan pelatihan mengenai service excellent bagi petugas kesehata
Peran Aparatur Gampong Dalam Menangani Konflik Sosial Masyarakat Di Gampong Peunaga Cut Ujong Aceh Barat
Tujuan penelitian ini mendeskripsikan peran aparatur gampong dalam menangani permasalahan antara PT.Mifa dengan masyarakat Punaga Cut Ujong. Adapun Teori yang penulis utarakan disini adalah teori peran.Pendekatan penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melakukan pengamatan langsung, wawancara mendalam aparatur gampong, analisis data, perbandingan, dan penggabungan berbagai jenis dokumen, baik tertulis, gambar, maupun melalui webside dan media lainnya. Hasil dari penelitian, penulis dapat menyimpulkan bahwa berpendapat bahwa peran aparatur kan Gampong dalam menangani permasalahan ini adalah bersikap netral, dikarenakan aparatur gampong baru menjabat kurang lebih setahun sehingga permasalahan yang sebenarnya terjadi belum mampu diselesaikan secara menyeluruh sehingga terkesan lemah atau kurang mampu dalam menangani permasalahan konflik sosial yang terjadi. Begitupun upaya perdamaian melalui mobilisasi kedua pihak yang berkonflik sehingga terpaksa melibatkan pemerintah kecamatan bekerja sama dan PT. Mifa didukung oleh tokoh masyarakat setempat dan pihak kepolisian untuk mengatasi permasalahan ini, khususnya melalui upaya perdamaian melalui mobilisasi, kedua pihak yang berkonflik dan dilakukan rekonsilias
Efektivitas Penggunaan Aplikasi Kahoot di SMA Sigli
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi Kahoot sebagai alat evaluasi pembelajaran matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa di SMAN 1 Sigli, SMAN 2 Sigli dan SMAN 3 Unggul Sigli tahun ajaran 2023/2024. Pemilihan sampel menggunakan bentuk non random sampling dengan cara purposif sampling. Jumlah sampel sebanyak 90 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Kahoot efektif digunakan sebagai alat dalam kegiatan evaluasi pembelajaran matematika siswa. Hal ini berdasarkan skor rata-rata kuesioner yang memperoleh nilai 4,58 yang termasuk kategori sangat tinggi dan didukung hasil wawancara yang memberikan respon positif terhadap penggunaan aplikasi Kahoot sebagai alat evaluasi
Pengaruh Financial Flexibility Dan Kebijakan Moneter Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis pengaruh financial flexibility dan kebijakan moneter terhadap profitabilitas dalam hal ini ialah return on asset pada perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia dengan periode laporan keuangan tahun 2019-2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari situs resmi www.idx.co.id atau melalui website perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah 73 perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia dan sampel sebanyak 28 perusahaan sesuai kriteria purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif digunakan untuk menguji debt to asset ratio, cash ratio, dan return on asset. Kemudian dilakukan analisis statistik dengan menggunakan Analisis Keuangan, Uji Asumsi Klasik, Analisis Regresi Linier Berganda dan Uji Hipotesis yang meliputi Uji F dan Uji t menggunakan SPPS versi 26. Dari penelitian ini menjelaskan financial flexibility berpengaruh negatif signifikan terhadap rasio profitabilitas dalam penelitian ini yaitu return on asset, kebijakan moneter berpengaruh negatif signifikan terhadap rasio profitabilitas dalam penelitian ini yaitu return on asset. 
Strategi Implementasi Multikturalisme dan Kearifan Lokal dalam Pendidikan
Penelitian ini mengeksplorasi strategi implementasi multikulturalisme dan kearifan lokal dalam sistem pendidikan Indonesia. Melalui metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif naratif, penelitian menganalisis berbagai publikasi akademik dari tahun 2020-2024 untuk memahami kompleksitas pengintegrasian keberagaman kultural dalam konteks pendidikan. Fokus kajian diarahkan pada identifikasi model-model integratif yang dapat mengonstruksi pengalaman pendidikan multikultural yang bermakna, kontekstual, dan transformatif. Hasil penelitian mengungkapkan empat domain utama hambatan implementasi: kelembagaan, psikologis, kebijakan, dan metodologis. Temuan kunci menunjukkan perlunya pendekatan holistik yang melibatkan rekonstruksi sistemik paradigma pendidikan, pengembangan kompetensi antarbudaya pendidik, dan penciptaan ruang dialogis yang menghargai keberagaman. Penelitian menawarkan model pengembangan kompetensi antarbudaya yang mencakup kesadaran kritis, empati dialogis, keterampilan reflektif, dan adaptasi kultural. Kontribusi penelitian terletak pada pemetaan strategi transformatif untuk mengimplementasikan multikulturalisme dalam sistem pendidikan yang responsif dan inklusif
Tantangan yang Dihadapi Guru dalam Mengembangkan Kompetensi Profesional pada Pembelajaran IPS Sekolah Dasar
This study aims to identify the challenges faced by teachers in developing professional competencies in Social Studies (IPS) instruction at the primary school level. The research background is grounded in the critical role of teachers as facilitators in shaping students’ character, knowledge, and skills through IPS, alongside the various internal and external obstacles that impede efforts to enhance teacher professionalism. A qualitative case-study approach was employed, involving three upper–grade teachers (grades 4–6) at SD Negeri 06 Metro Barat as the main informants. Data were collected via structured interviews and analyzed descriptively.
The findings reveal that internal challenges include low teacher motivation—often because teaching is not their primary career choice—limited creativity in designing instructional media, and insufficient time for professional development. External challenges encompass a high administrative workload, rapid curriculum changes, and the abstract nature of IPS, which demands concrete media (such as globes and maps) to facilitate student understanding. Work-related stress arising from administrative demands that exceed teachers’ capacities was also identified as a significant barrier.
As recommendations, this study suggests implementing sustained Continuing Professional Development programs, creating engaging and relevant instructional media, providing structured administrative support from the school (e.g., guided supervision and reduced bureaucratic burdens), and establishing teacher learning communities to share best practices. It is hoped that the implementation of these strategies will enhance primary school Social Studies teachers’ professional competencies and, ultimately, improve the quality of instruction
IoT di Dapur Milenial, Harapan dan Tantangan Masa Depan
This study aims to examine how IoT is one of the industrial technologies serving human interests that will make human life more efficient. And how future technologies could be disastrous, such as lack of privacy. This progress indicates that it is becoming more modern and its long-term impact needs to be analyzed, so it is hoped that there will be a lot of research in various fields related to IoT challenges in the future. Also, the author hopes to increase women's knowledge about technology that will boom in the future.Internet of Things (IoT) makes people's lives smarter and modern. IoT can be applied in various activities, including activities in the kitchen. The kitchen is one of the places that has many technological advances in this millennial era, so rearranging the kitchen with a touch of technology goes hand in hand with the IoT revolution. This paper discusses IoT applications in the kitchen, especially safeguarding the use of gas stoves and regulating air quality in the kitchen. IoT technology in millennial kitchens can be used to remotely monitor kitchen
Knowledge Of Ship’s Crew On Hazardous And Toxic Waste Handling Based On Application Of Government Regulation Np. 101 Year 2014 On Type 1000 Ship
Commercial ships that are engaged in shipping and have several types of ships, one of which is the type 1000 ship. The purpose of this study is the knowledge of ship crews on the handling of B3 waste on ships with an approach using government regulation number 101 of 2014.. The method used used quantitatively with direct observation and interviews. During the voyage, the ship produces hazardous and toxic waste (B3). The management of hazardous and toxic waste refers to Government Regulation No. 101 of 2014 concerning the management of hazardous and toxic waste (B3) which on board the ship during the sailing trip to the nearest port consisting of 76.9% B3 sorting/separation, 30% storage, 53.8% collection, 53.8% storage, transportation, collection and disposal 53.8%, level of understanding of regulations SOP 84.6%. Its nature is to damage the environment, endangering health, so every producer of B3 waste is due to the presence of a. activities that produce B3 waste are required to manage the B3 waste they produce. Knowledge of B3 on crew members regarding the definition of B3 is 69.2%, while B3 management is 46.2%. The results of this study found a new and different view, compared to previous research at PT. Holcim which was conducted on land, the results were as a substitute for fuel and raw materials. The results of this study used a hazardous waste management approach. Good knowledge will affect the management of b3 waste, so that it will reduce environmental pollution when the waste is in the port area. Due to the nature of the waste that is explosive like a TL lamp, it is reactive and easily ignites