Kaisa: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Not a member yet
    63 research outputs found

    Bentuk dan Tujuan Tasybih dalam Surah An-Naba, An-Nazi’at dan Al-Muthaffifin

    Get PDF
    The purpose of this research is to study the tasybih in surah An-Naba, an-Nazi'at, and al-Muthaffifin reviewed from its structure and application. This research uses two methods taken from the literature review: the library method and the speech analysis method. Tasybih is usually used in adequately conveying something crucial or very important. The research found that in various surahs of the Qur'an, such as surah al-Naba', surah al-Nazi'at, and surah al-Muthaffifin, there are seven verses that use tasybih as their style of language. Currently, tasybih can be interpreted in three ways: tasybih baligh, mursal, and mujmal. In the surah An-Naba', an-Nazi'at, and al-Muthaffifin, tasybih is used to describe the state of musyabbah, its magnitude, and the possibility of musyabbah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tasybih dalam surat An-Naba, an-Nazi'at, dan al-Muthaffifin ditinjau dari struktur dan penerapannya. Penelitian ini menggunakan dua metode yang diambil dari tinjauan literatur: metode pustaka dan metode analisis balaghah. Tasybih biasanya digunakan dalam menyampaikan secara memadai suatu hal yang krusial atau sangat penting. Penelitian menemukan bahwa dalam berbagai surat Al-Qur’an, seperti surat an-Naba’, surat an-Nazi’at, dan surat al-Muthaffifin, terdapat tujuh ayat yang menggunakan tasybih sebagai gaya bahasanya. Saat ini tasybih dapat diartikan dalam tiga cara: tasybih baligh, mursal, dan mujmal. Dalam surat an-Naba', an-Nazi'at, dan al-Muthaffifin, tasybih digunakan untuk menggambarkan keadaan musyabbah, besar kecilnya, dan kemungkinan terjadinya musyabbah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tasybih dalam surat An-Naba, an-Nazi'at, dan al-Muthaffifin ditinjau dari struktur dan penerapannya. Penelitian ini menggunakan dua metode yang diambil dari tinjauan literatur: metode pustaka dan metode analisis balaghah. Tasybih biasanya digunakan dalam menyampaikan secara memadai suatu hal yang krusial atau sangat penting. Penelitian menemukan bahwa dalam berbagai surat Al-Qur’an, seperti surat an-Naba’, surat an-Nazi’at, dan surat al-Muthaffifin, terdapat tujuh ayat yang menggunakan tasybih sebagai gaya bahasanya. Saat ini tasybih dapat diartikan dalam tiga cara: tasybih baligh, mursal, dan mujmal. Dalam surat an-Naba', an-Nazi'at, dan al-Muthaffifin, tasybih digunakan untuk menggambarkan keadaan musyabbah, besar kecilnya, dan kemungkinan terjadinya musyabbah

    Studi Literatur: Penggunaan Strategi Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Agama Islam

    Get PDF
    The aim of this research is to provide an overview of contextual learning strategies and how they are used in Islamic religious education. This research is included in literature study research or library research, namely collecting data and information from existing library sources without requiring field work or direct interviews. The data analysis used is descriptive analysis. Research findings show that contextual learning strategies encourage students to be able to connect and apply the material they learn in everyday life by emphasizing their ability to participate fully in discovering the material. If it is related to Islamic Religious Education lessons, one example of its application is congregational prayer material. Teachers can teach children using this strategy because it allows students to better understand the material because the material is related to everyday life. These strategies often involve case studies, simulations, problem-based projects, or the use of real-world situations in learning. This will make it easier for students to understand the subject matter being taught Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang strategi pembelajaran kontekstual dan bagaimana penggunaannya dalam pendidikan agama Islam. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian studi literatur atau studi kepustakaan atau library research, yaitu pengumpulan data dan informasi dari sumber kepustakaan yang ada tanpa memerlukan kerja lapangan atau wawancara langsung. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual mendorong siswa untuk mampu menghubungkan dan menerapkan materi yang dipelajarinya dalam kehidupan sehari-hari dengan menekankan pada kemampuannya untuk berpartisipasi penuh dalam menemukan materi tersebut. Jika dikaitkan dengan pelajaran Pendidikan Agama Islam, salah satu contoh penerapannya adalah materi sholat berjamaah. Guru dapat mengajar anak dengan menggunakan strategi ini karena memungkinkan siswa lebih memahami materi karena materi tersebut berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Strategi ini sering kali melibatkan studi kasus, simulasi, proyek berbasis masalah atau penggunaan situasi dunia nyata dalam pembelajaran. Hal ini akan memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran yang diajarkanAbstract: The aim of this research is to provide an overview of contextual learning strategies and how they are used in Islamic religious education. This research is included in literature study research or library research, namely collecting data and information from existing library sources without requiring field work or direct interviews. The data analysis used is descriptive analysis. Research findings show that contextual learning strategies encourage students to be able to connect and apply the material they learn in everyday life by emphasizing their ability to participate fully in discovering the material. If it is related to Islamic Religious Education lessons, one example of its application is congregational prayer material. Teachers can teach children using this strategy because it allows students to better understand the material because the material is related to everyday life. These strategies often involve case studies, simulations, problem-based projects, or the use of real-world situations in learning. This will make it easier for students to understand the subject matter being taugh

    Kaisa: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran: Hakikat Kurikullum dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam

    No full text
    Philosophy plays an important role in directing the goals of general education and ensuring the curriculum reflects Islamic values that are in line with universal truths. This journal discusses the Islamic. Education curriculum and curriculum from the perspective of Islamic education philosophy. This journal was created to show that through a philosophical approach it can be decided how to measure success in the educational process by referring to curriculum principles involving philosophical, psychological, social, and organization. This Islamic education curriculum also has unique characteristic, where the structure of Islamic education is based on principles and learning materials sourced from the Al-Qur’an and the hadith of the prophet. Filsafat memegang peran penting dalam mengarahkan tujuan pendidikan umum dan memastikan kurikulum mencerminkan nilai-nilai Islam yang sejalan dengan kebenaran universal. Dalam jurnal ini membahas Kurikulum pendidikan Islam dan kurikulum dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Jurnal ini dibuat untuk menunjukkan bahwa melalui pendekatan filsafat dapat diputuskan bagaimana mengukur sebuah kesuksesan dalam proses pendidikan dengan merujuk pada asas-asas kurikulum yang melibatkan asas filosofis, psikologis, sosiologis, dan organisasi. Kurikulum pendidikan Islam ini juga memiliki ciri khas, dimana struktur pendidikan Islam didasarkan pada prinsip-prinsip dan materi pembelajaran yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits Nabi.    Abstrak: Filsafat memegang peran penting dalam mengarahkan tujuan pendidikan umum dan memastikan kurikulum mencerminkan nilai-nilai Islam yang sejalan dengan kebenaran universal. Dalam jurnal ini membahas Kurikulum pendidikan Islam dan kurikulum dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Jurnal ini dibuat untuk menunjukkan bahwa melalui pendekatan filsafat dapat diputuskan bagaimana mengukur sebuah kesuksesan dalam proses pendidikan dengan merujuk pada asas-asas kurikulum yang melibatkan asas filosofis, psikologis, sosiologis, dan organisasi. Kurikulum pendidikan Islam ini juga memiliki ciri khas, dimana struktur pendidikan Islam didasarkan pada prinsip-prinsip dan materi pembelajaran yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits Nabi. Kata Kunci: Kurikulum, Filsafat, dan Pendidikan Islam

    Implementasi Kegiatan Ekstrakulikuler dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di SMPN 04 Bantan

    Get PDF
    This study discusses extracurricular activities at SMPN 04 Bantan, focusing on religious extracurricular activities in shaping students' religious character. This extracurricular activity can also hone students' abilities according to their interests, not only in academic fields but also in non-academic fields. The researcher focuses on the religious field, namely rohis. The purpose of this study is to determine the implementation of extracurricular activities in shaping students' character, supporting factors, and to determine the inhibiting factors in the implementation of extracurricular activities in shaping students' character. This study uses a qualitative descriptive method with research instruments in the form of observation guidelines, interviews, and documentation. Data processing and analysis used in this study include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study regarding the implementation of extracurricular activities at SMPN 04 Bantan are quite good. This activity is supported by the principal and is well scheduled by the vice principal for curriculum. Supporting factors for extracurricular activities at SMPN 04 Bantan include the cohesiveness of teachers at school and the enthusiasm and discipline of students in carrying them out. However, there are several inhibiting factors, such as inadequate infrastructure, for example a small prayer room so that prayers have to be performed in turns.   Penelitian ini membahas tentang ekstrakurikuler di SMPN 04 Bantan, dengan fokus pada ekstrakurikuler keagamaan rohis dalam membentuk karakter religius siswa. Ekstrakurikuler ini juga dapat mengasah kemampuan siswa sesuai dengan minat mereka, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga dalam bidang non-akademik. Peneliti memfokuskan pada bidang keagamaan, yaitu rohis. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kegiatan ekstrakurikuler dalam membentuk karakter siswa, faktor pendukung, serta mengetahui faktor penghambat implementasi kegiatan ekstrakurikuler dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian berupa pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengenai implementasi kegiatan ekstrakurikuler di SMPN 04 Bantan terbilang cukup baik. Kegiatan ini didukung oleh kepala sekolah dan terjadwal dengan baik oleh wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Faktor pendukung ekstrakurikuler di SMPN 04 Bantan antara lain adalah kekompakan guru-guru di sekolah serta antusiasme dan kedisiplinan siswa dalam menjalankannya. Namun, terdapat beberapa faktor penghambat, seperti prasarana yang kurang memadai, contohnya musholla yang kecil sehingga harus dilakukan sholat bergiliran.

    Peran Pembina Asrama dalam Meningkatkan kedisiplinan Santriwati di Asrama I Pondok Pesantren Bequranic Bengkalis

    Get PDF
    This type of research is descriptive qualitative, and uses field research. The data source forthis research is the female students of dormitory I at the Bequranic Bengkalis Islamic BoardingSchool, which consists of 111 female students. Furthermore, data collection in this research usedsystematic sampling techniques and the results of data collection in this research were analyzedusing qualitative data analysis techniques. Based on the research findings, it can be concluded thatthe results of this research are in accordance with the problem formulation, namely the role ofdormitory supervisors in improving discipline in dormitory I of the Bequranic Bengkalis Islamicboarding school, the results of this research show. That the role of dormitory supervisors inimproving the discipline of female students is very important. As well as the existence of dormitorysupervisors as second parents in improving student discipline, the methods in this research include:advice method, example method, and habituation method. The obstacles experienced by dormitorysupervisors in improving the discipline of female students are a lack of maximum cooperationbetween parents and dormitory supervisors, a lack of motivation and enthusiasm for female studentsin studying, and less intensive supervision of regulations. Meanwhile, the solution taken by thedormitory supervisors to improve female students' discipline is that the dormitory supervisorscollaborate with the parents of the female students, providing advice and role models to the femalestudents. As well as giving punishment to female students who violate the rules of the BequranicBengkalis Islamic boarding schoolKeywords: Dormitory Supervisor, and Disciplin

    Application of the Project Based Learning Model to Learning Educational Statistics

    No full text
    The aim of this research is to determine the effect of the project based learning model on educational statistics. This type of research is experimental research with a total sampling model. The sample in this study consisted of 30 students with One Group Pretest-Posttest. Data analysis used the average value of pretest (before learning) and posttest (after learning) learning outcomes in the research class and compared the average learning outcomes before and after learning with the project based learning model. Data was obtained from respondents by giving written test questions (essays). The research results show that there is a significant influence on the average student learning outcomes after learning with the project based learning model in learning educational statistics courses. Students have a positive perspective on the application of the project based learning model in learning, apart from that students believe that the projects/assignments they work on help them understand lecture material, increase motivation in learning outcomes and trigger ideas and creative thinking in solving problems so that they get good results in the projects they work on.Tujuan dari penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran  project based learning terhadap statistik pendidikan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan model total sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 mahasiswa dengan One Group Pretest-Posttest.Analisis data menggunakan nilai rata-rata hasil belajar pretest (sebelum pembelajaran) dan posttest (setelah pembelajaran) pada kelas penelitian dan membandingkan rata-rata hasil belajar sebelum dan sesudah pembelajaran dengan model project based learning . Data diperoleh dari responden dengan cara memberikan soal tes tulis (essay)). Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan rata-rata hasil belajar mahasiswa  setelah pembelajaran dengan model project based learning dalam pembelajaran mata kuliah statistik pendidikan. Mahasiswa memiliki perspektif positif terhadap penerapan model pembelajaran project based learning dalam pembelajaran, selain itu mahasiswa meyakini bahwa proyek/tugas yang dikerjakan membantu dalam memahami materi perkuliahan, meningkatkan motivasi dalam hasil belajar serta memicu ide dan kreatifitas berpikir dalam memecahkan masalah sehingga mendapatkan hasil yang baik dalam proyek yang dikerjakan

    Menuju Dewasa Yang Produktif Dan Berkarakter: Upaya Orang Tua Dalam Membina Karakter Anak Pada Usia Remaja Awal

    Get PDF
    Viewed from the behavioral aspect, adolescence is an age where there will be many rapid changes, especially early adolescence. This age is the beginning of the child towards adulthood, so the child is still counted as very labile in solving every problem that occurs at his age. So that the role of parents is needed significantly in fostering children in early adolescence so that later children are able to become productive and characterful adults. The method used in this research is a literature review (library research) by collecting reference sources related to the title of the study. From this study, it can be concluded that there are several important roles that become parents' efforts in educating children in early adolescence, namely by being a good role model to children, rewarding achievements and giving appropriate punishment if children make mistakes, communicating well openly and applying good habits in the family environment. Keywords: parents, character, early adolescenceDilihat dari aspek tingkah laku, remaja merupakan usia dimana akan terjadinya banyak perubahan secara pesat terutama usia remaja awal. Usia ini menjadi masa awal anak menuju masa dewasa, sehingga anak masih dihitung sangat labil dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi di usia nya. Sehingga diperlukan peran orang tua secara signifikan dalam membina anak di usia remaja awal agar kelak anak mampu menjadi dewasa yang produktif dan berkarakter. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kajian pustaka (library research) dengan mengumpulkan sumber-sumber referensi terkait dengan judul penelitian. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada beberapa peran penting yang menjadi upaya orang tua dalam mendidik anak di usia remaja awal yaitu dengan menjadi tauladan yang baik kepada anak, memberikan penghargaan atas prestasi yang dicapai dan memberikan hukuman yang sewajarnya apabila anak melakukan kesalahan, melakukan komunikasi yang baik secara terbuka dan menerapkan kebiasaan yang baik dalam lingkungan keluarga. Kata kunci: orang tua, karakter, remaja awa

    Efektivitas ekstrakurikuler keputrian dalam meningkatkan pemahaman fikih wanita pada siswi SMA Negeri 9 Medan

    Get PDF
    The research entitled "Effectiveness of Girls' Extracurriculars Improving the Understanding of Women's Jurisprudence among Female Students of SMA Negeri 9 Medan", which the background is that adolescence is the beginning of a Muslim obliged to comply with Islamic law. Female students must understand obligations and responsibilities answer as a Muslim woman. So educational institutions have programs helping female students in this matter, namely extracurricular girlhood. This research uses a qualitative research method, case study type. The data collection techniques are interviews, observation and documentation. Data analysis techniques are data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the research are (1) Extracurricular planning for inner women's affairs Increasing women's understanding of jurisprudence includes: a) setting goals, namely to increase female students' understanding of women's jurisprudence. b) plan material, namely menstruation, istihadah, postpartum, women's private parts, Muslim women's clothing. c) determine strategies and methods, namely expository strategy, lecture method and question and answer. d) development of learning resources. (2) Princesses are performed on Fridays at 11.30. (3) The evaluation used is evaluation of description tests, assignments and oral test. Keywords: effectiveness, extracurricular girlhood, women's jurisprudencePenelitian berjudul “Efektivitas Ekstrakurikuler Keputrian dalam Meningkatkan Pemahaman Fikih Wanita Pada Siswi SMA Negeri 9 Medan”, yang dilatarbelakangi bahwa pada masa remaja merupakan awal seorang umat muslim wajib menjalankan syariat Islam. Siswi harus paham kewajiban dan tanggungjawab sebagai seorang muslimah. Maka lembaga pendidikan memiliki program membantu siswi dalam hal tersebut yaitu ekstrakurikuler keputrian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis studi kasus. Teknik pengumpulan datanya yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Tknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu (1) Perencanaan ekstrakurikuler keputrian dalam meningkatkan pemahaman fikih wanita meliputi: a) menetapkan tujuan yaitu untuk meningkatkan pemahaman siswi tentang fikih wanita. B) merencanakan materi yaitu haid, istihadah, nifas, aurat wanita, busana muslimah. C) menentukan strategi dan metode yaitu strategi ekspositori, metode ceramah dan tanya jawab. d) pengembangan sumber pembelajaran. (2) Keputrian dilakukan pada hari Jumat pukul 11.30. (3) Evaluasi yang digunakan yaitu evaluasi tes uraian, penugasan dan tes lisan. Kata kunci: efektivitas, ekstrakurikuler keputrian, fikih wanit

    SUPERVISI DALAM AL-QUR’AN: STUDI TERHADAP PRINSIP-PRINSIP DAN SASARAN PENGAWASAN DALAM KONTEKS PENDIDIKAN ISLAM

    Get PDF
    Supervision is one of the important things that must be done in education. The important role of supervision that focuses on the principles and objectives in Islamic education is increasingly significant in the face of dynamic changes in the world of education that continues to grow. This study aims to examine what is meant by supervision and supervision and its principles in the context of Islamic education to the objectives of educational supervision. The method used in this research is using Literature Review study or literature review by using data collection techniques in the form of quotations from various sources, such as books, scientific journal articles. Meanwhile, the data analysis technique used is descriptive analysis to detail and describe the relevant findings from the literature reviewed. The results show that the study of the principles of supervision in the context of education is as follows: (1) Scientific Principles, (2) Deliberative Principles, (3) Cooperative Principles, (4) Constructive Principles, (5) Principles of Responsibility, (6) Principles of Prudence in Decision Making. The targets of supervision and supervision in education are carried out in order to improve the quality of the learning process which includes: (1) Curriculum Development and Guidance, (2) Learning Improvement and Refinement, and, (3) Teacher and School Staff Resource Development. Pengawasan merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan dalam pendidikan. Peran penting pengawasan yang berfokus pada prinsip-prinsip dan sasaran dalam pendidikan Islam semakin terasa signifikan dalam menghadapi perubahan dinamis pada dunia pendidikan yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apa yang dimaksud supervisi dan pengawasan serta prinsip-prinsipnya dalam konteks pendidikan islam hingga sasaran dari pengawasan pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan studi Literature Review atau kajian pustaka dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa kutipan dari berbagai sumber, seperti buku, artikel jurnal ilimiah. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk merinci dan menguraikan temuan yang relevan dari literatur yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa studi terhadap prinsip-prinsip pengawasan dalam konteks pendidikan ialah sebagai berikut: (1) Prinsip Ilmiah, (2) Prinsip Musyawarahy, (3) Prinsip Kooperatif, (4) Prinsip Konstruktif, (5) Prinsip Tanggung Jawab, (6) Prinsip Kehati-hatian dalam Pengambilan Keputusan. Sasaran supervisi dan pengawasan pada pendidikan dilakukan guna untuk peningkatan kualitas pada proses pembelajaran yang meliputi: (1) Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum, (2) Perbaikan dan Penyempurnaan Pembelajaran, serta, (3) Pengembangan Sumber Daya Guru dan Staf Sekolah

    Sejarah Penulisan Arab Melayu di Nusantara dan Hubungannya dengan Bahasa Arab: Telaah dari Kajian Pustaka

    Get PDF
    We know how Malay Arabic writing or also known as Jawi letters in the people of Sumatra and Java, and Pegon letters in the people of East Java and Central Java, however very few people know the history of the origins of Arabic Malay writing in the archipelago (Indonesia). There are also several cases of wrong thinking in society which assumes that Malay Arabic writing and Arabic are the same, both in terms of writing and meaning. Even though the two are different, it is true that both have a connection through history and some similarities in writing, but there are still differences and each has its own characteristics. Therefore, this research aims to find out the history of Malay Arabic writing in the archipelago, which has been compiled briefly through its development, in order to increase the knowledge and love of the people, especially the Malay tribe, and then find out the relationship between Malay Arabic and Arabic from a historical perspective. This research uses a library research method which uses reading references from both libraries and online media to obtain the required information. The results of this research include the differences between Malay Arabic and Arabic from several perspectives. Kita mengenali bagaimana tulisan Arab Melayu atau juga dikenal dengan huruf Jawi pada masyarakat Sumatera dan Jawa, dan huruf Pegon pada masyarakat Jawa Timur dan Jawa Tengah, akan tetapi sedikit sekali yang mengetahui sejarah asal usulnya penulisan Arab Melayu di Nusantara (Indonesia) ini. Ada pula beberapa kasus pola pikir keliru di masyarakat yang menganggap bahwa tulisan Arab Melayu dan bahasa Arab itu sama, baik dari segi tulisan dan maknanya. Padahal keduanya berbeda, memang benar bahwa keduanya memiliki hubungan lewat sejarah maupun sedikit kesamaan penulisannya, akan tetapi tetap saja ada perbedaan dan masing-masing memiliki ciri khasnya tersendiri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah penulisan Arab Melayu di Nusantara yang telah disusun secara singkat lewat perkembangannya, agar menambah pengetahuan serta kecintaan masyarakat khususnya suku Melayu, kemudian mengetahui hubungan Arab Melayu dengan bahasa Arab dari sudut sejarahnya. Penelitian ini  menggunakan metode kepustakaan atau library research yang menggunakan cara menelaah referensi bacaan baik dari perpustakaan maupun media online untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Adapun hasil penelitian ini meliputi perbedaan Arab Melayu dan bahasa Arab dari beberapa perspektif

    50

    full texts

    63

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Kaisa: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇