Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung
Not a member yet
1631 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI JARINGAN RT/RW NET DI WILAYAH RT 01 PERUMAHAN SRATEN PERMAI DENGAN METODE NETWORK DEVELOPMENT LIVE CYCLE
Penelitian ini membahas tentang penerapan RT RW Net yang digunakan di wilayah RT 01 di Perumahan Sraten Permai dengan menggunakan perangkat mikrotik. Sulitnya mendapatkan jaringan internet dan juga membutuhkan biaya yang cukup mahal, penelitian ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat mendapatkan internet yang murah dan mudah. Metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah menggunakan Network Development Live Cycle (NDLC). Penggunaan mikrotik untuk RT RW Net ini juga memudahkan untuk mengkonfigurasi jaringan internet yang akan dibangun. Dalam perencanaan dalam membangun jaringan internet dilakukan juga untuk melakukan limit bandwidth agar masing masing client mendapatkan akses jaringan internet yang sama agar mendapatkan kecepatan internet yang sama dan juga adil untuk semua
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Logistik Berbasis Code Igniter
Abstrak—Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah merevolusi hampir semua aspek kehidupan dan sektor bisnis, termasuk industri logistik yang kini semakin vital akibat pertumbuhan e-commerce. Digitalisasi yang melibatkan sistem manajemen data, platform komunikasi, dan alat analisis data telah menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pengambilan keputusan strategis dalam berbagai organisasi. Dengan meningkatnya permintaan untuk layanan logistik yang efisien, perusahaan menghadapi tantangan seperti ketidakakuratan data inventori dan integrasi sistem yang buruk. Sistem informasi manajemen inventori yang efektif menjadi krusial untuk mengelola aliran barang secara akurat dari pemasok ke konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi manajemen logistik berbasis framework CodeIgniter untuk mengatasi tantangan tersebut. Dengan sistem yang terintegrasi dan realtime, diharapkan kualitas layanan logistik dapat meningkat, memperbaiki keakuratan data, dan mendukung pengambilan keputusan strategis
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN IPA KELAS V SEKOLAH DASAR
Peneliti melakukan observasi, guru masih monoton menggunakan pembelajaran ceramah yang membuat kurang menarik, tentunya hal ini dapat menurunkan minat belajar yang berakibat rendahnya nilai siswa. Penelitian ini bertujuan melihat dampak keberhasilan media animasi pada perubahan belajar IPA di kelas V SDN Tengah 01 Pagi. Metode Quasi experimental tipe nonequivalent control group design, data populasi diambil dari 2 kelompok sampel ekperimen dan kontrol. Sampel penelitian berjumlah 58 siswa, terdapat kelas eksperimen 29 siswa dan kelas kontrol 29 siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen pretest dan posttest, dengan analisis data meliputi uji analisis statistik deksriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil didapatkan kelas eksperimen memiliki rata-rata 76,21 lebih tinggi dipadankan kelas kontrol 71,38. Pengujian dengan uji-T dapat melihat dampak keberhasilan media animasi pada belajar IPA. Hasil uji-T mendapat 0,024 maka sig. (2-tailed) 0,05 menyatakan media animasi memberikan dampak pada keberhasilan perubahan belajar IPA siswa kelas V SDN Tengah 01 Pagi
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SD
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap kemampuan literasi sians siswa SD. Dimana penerapan literasi sains yang ada di Indonesia ini terbilang cukup rendah, pemilihan model pembelajaran juga mempengaruhi hal tersebut. Melihat kondisi tersebut perlu adanya pembaharuan dengan pemanfaatan teknologi menggunakan media video animasi untuk meningkatkan literasi sains siswa dengan harapan generasi yang akan datang dapat menghadapi pendidikan abad-21. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantittatif eksperimen dengan desain penelitian pre-Exsperimenal Designone-Group( Pretest-Posttest Design). Populasi yang digunakan adalah kelas V SDN Jimbaran Kulon sebanyak 26 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian tes awal (pre-test) sebelum diberikan perlakuan dan tes akhir (post-test) setelah diberikan perlakuan pada setiap kelompok yang sama. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitihan ini adalah hasil telah yang diperoleh dari nilai pre-test dan post-test siswa menggunakan N-Gain. Sehingga hasil penelitian menunjukkan menunjukkan adanya pengaruh penggunaan media video animasi terhadap kemampuan literasi sains siswa SD.
PENINGKATAN LITERASI SAINS SISWA BERBANTUAN LKPD BERORIENTASI SOCIO SCIENTIFIC ISSUES (SSI)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan literasi sains siswa dengan berbantuan LKPD berorientasi Socio Scientific Issues (SSI). Literasi sains pada penelitian ini adalah yang berpedoman pada PISA dengan mengambil satu domain literasi sains yakni kompetensi literasi sains yang meliputi menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi dan merancang penyelidikan secara ilmiah, dan menafsirkan data dan bukti secara ilmiah. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design menggunakan one group pre-test, post-test. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa UPT SMP Negeri 5 Gresik. Data diperoleh dengan metode tes kemudian dianalisis secara deskripsi kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui peningkatan literasi sains akan menggunakan N-Gain. Hasil dari peningkatan kemampuan literasi sains siswa pada kategori sedang sebesar 42% dan pada kategori tinggi sebesar 58%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran IPA dengan berbantuan LKPD berorientasi SSI dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa
REKONSTRUKSI DESAIN KEGIATAN LABORATORIUM BIOLOGI SMA PADA MATERI KAPASITAS PARU-PARU
Praktikum merupakan komponen penting dalam pembelajaran sains. Secara umum praktikum digunakan untuk mengembangkan aspek prosedural, konseptual, dan afektif pada siswa. Namun, praktikum biologi saat ini menghadapi tantangan seperti kurang relevannya Desain Kegiatan Laboratorium atau DKL. Penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya menunjukkan hanya 24% dari DKL yang berhasil dilaksanakan sesuai prosedur dan berhasil secara menyeluruh dalam analisis data dan penarikan kesimpulan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi DKL pada materi kapasitas paru-paru. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan menggunakan langkah pengembangan praktikum ANCOR (Analisis, Uji Coba, dan Rekonstruksi). Hasil analisis DKL menunjukkan kekurangan pada aspek judul, tujuan, prosedur, pertanyaan fokus, objek/kejadian, teori-prinsip, catatan data, dan klaim pengetahuan. Uji coba DKL menunjukkan kekurangan pada alat dan bahan, prosedur, serta kurangnya panduan transformasi pengetahuan. DKL direkonstruksi dengan memperbaiki kekurangan dari hasil analisis dan uji coba. Hasil perbaikan menunjukkan aspek-aspek yang kurang sudah dilengkapi, serta DKL lebih dapat mentransformasikan pengetahuan faktual ke konseptual dan prosedural karena melibatkan eksperimen dan literasi kuantitatif.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK MATERI GLOBAL WARMING UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
Tujuan penelitian ini untuk memaparkan data tingkat kelayakan media dan mendeskripsikan keterterapan media Pop Up Book pada materi global warming untuk siswa kelas III SDN Wajak Kidul. Penelitian ini menggunakan jenis pengembangan (RD) dengan model pengembangan 4D Tiagarajan. Subjek penelitian sebanyak 23 siswa, teknik pengumpulan data adalah pra observasi, validasi ahli, dan angket. Hasil validasi ahli media adalah 88,7%, ahli materi adalah 98,6%, dan ahli bahasa 90%. Berdasarkan nilai tersebut media Pop Up Book kriteria kelayakan sangat tinggi. Sedangkan uji coba kepada siswa dilakukan skala kecil dan skala besar. Skala kecil sebanyak 5 siswa di kelas III SDN Wajak Lor mendapat respon sangat baik. Skala besar kelas III sebanyak 23 siswa dengan perolehan skor rata-rata memperoleh respon dengan nilai 35,5 dengan presentase 89%, dengan demikian tingkat kelayakan juga sangat tinggi. Simpulan penelitian ini adalah media pop up book materi global warming sangat layak dan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA ABK (SLOW LEARNER) PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV)
This article aims to determine the mathematical representation ability of students with special needs with the type of slow learner on variable linear equation system material at the junior high school level grade VIII Syech Quro at SMPI Al – Mumtaaz. The method used in this article is descriptive qualitative with the analysis used in this study is descriptive analysis on slow learners in the class. The population and sampling technique for this article is using the Purposive Sampling technique which uses a sampling technique with certain considerations, namely choosing 3 students including 2 boys and 1 girl. To demonstrate students' ability to represent story problems from the Two Variable Linear Equation System into mathematical and graphic forms
PERAWATAN DAN KONSULTASI PEMELIHARAAN BURUNG KENARI MENGGUNAKAN CHATBOT BERBASIS DIALOGFLOW
kenari merupakan burung kicau yang sangat terkenal di kalangan kicau mania.ciri khas burung kenari adalah mempunyai bulu yang indah dan suara yang merdu. Pemeliharaan burung kenari sulit dilakukan karena kurangnya pengetahuan dan banyak penghobi kenari yang hanya mengandalkan pengalaman pribadi. Dengan tujuan untuk memberikan perawatan dan saran yang optimal dalam pemeliharaan burung kenari,teknologi chatbot telah menjadi solusi inovatif yang mampu memberikan informasi secara cepat dan efektif. Teknologi chatbot didukung oleh natural language processing dan telah menjadi solusi inovatif untuk mendukung dan memberi nasihat kepada pemilik kenari.selain itu, aplikasi telegram digunakan sebagai platform untuk membuat chatbot. Penelitian betujuan untuk menjelaskan implementasi chatbot berbasis dialogflow yang terintegrasi dengan telegram sebagai alat yang dapat memberikan dukungan perawatan sehari-hari dan pemberian pakan.chatbot akan didukung oleh teknologi natural language processing, memungkinkan pemilik kenari untuk berkomunikasi dalam bahasa alami tanpa menggunakan istilah teknis atau ilmiah. Metode blackbox testing digunakan untuk menguji chatbot yang telah dibuat, selain itu pengujian juga menggunakan sus yang digunakan untuk mengukur presepsi user terhadap chatbot. hasil pengujian menggunakan metode blackbox menunjukan bahwa empat masukkan pada chatbot dapat menampilkan jawaban dengan akurasi 100% keluaran sesuai dengan harapan user.dengan melakukan pengujian sus yang ketat pada sistem chatbot mendapatkan skor rata-rata 85 menunjukkan keberhasilan dan kinerja yang baik
The Use of System Usability Scale as an Evaluation of Shopee PayLater
The increasing popularity of e-commerce in Indonesia has led to the emergence of a variety of financial services that support online transactions, such as Pay Later. Pay Later is a feature that allows users to make purchases on credit, with the option to pay later in installments. One of the most popular e-commerce platforms in Indonesia is Shopee. Shopee offers a Pay Later feature that allows users to make purchases on credit. However, the concept of Pay Later has not yet been fully accepted by the public. Some of its functions are still confusing for ordinary users. A study conducted by the University of Indonesia investigated the usability of the Shopee Pay Later feature. The study used the System Usability Scale (SUS) to measure the usability of the feature. The SUS is a 10-item questionnaire that is used to assess the usability of a system. The results of the study showed that the System Usability Scale score for the Shopee Pay Later feature was 75.38. This score indicates that the feature has an overall usability rating of "OK." However, the study also found that there were some areas where the features could be improved. The study conducted by the student Paramadina University suggests that usability enhancements can improve the user experience of Shopee Pay Later. These enhancements can make the feature more accessible and understandable for ordinary users, which can lead to increased adoption and satisfaction