Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung
Not a member yet
1631 research outputs found
Sort by
Pemberdayaan Ibu Ibu PKK Desa Tumpak Rejo Kecamatan Gedangan Melalui Pelatihan Kewirausahaan Sebagai Upaya Pengembangan Desa Wisata dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Malang
ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh dosen, yaitu dengan kerjasama antara STIE Malangkuҁeҁwara Malang dengan Desa Tumpak Rejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Adapun aktifitasnya yaitu memberikan pelatihan kewirausahaan bagi Ibu-Ibu sehingga dapat meingkatkan pendapatan ekonomi keluarga di daerah tersebut. Sedangkan tujuan dari kegiatan ini: menambah wawasan dan pengetahuan bagi ibu ibu PKK dan menambah kemampuan ketrampilan mereka. Selanjutnya dalam kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa asing yang bertujuan untuk mengenalkan nilai-nilai lokal serta dapat memahami karaker dan budaya dari warga setempat sehingga dapat bersosialisasi dengan masyarakat setempat. Selain itu juga akan terjalin kerjasama yang baik antara pihak STIE Malangkuҁeҁwara Malang dengan Desa Tumpak Rejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Kata-kata kunci: Kewirausahaan, Pemberdayaa
MODEL-MODEL PEMBELAJARAN UNTUK ERA PASCA PANDEMI
Pandemi COVID-19 telah merevolusi setiap aspek kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Salah satunya pada bidang pendidikan yang termasuk salah satu sektor vital yang terdampak oleh pandemi ini. Tatanan baru di masa pandemic covid-19 mengakibatkan perubahan di semua kehidupan termasuk sector Pendidikan. Salah satunya beberapa model pembelajaran yang yang sudah di persiapkan oleh pendidikan dalam menghadapi pembelajaran era pasca pandemi. Penelitian ini mendeskripsikan model-model pembelajaran untuk era pasca pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model mana yang sesuai diterapkan untuk era pasca pandemi. Untuk mendeskripsikan hal tersebut, penulis menggunakan metode studi literatur dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan model analisis data Miles Huberman. Pada penelitian studi literatur ini penulis menggunakan berbagai sumber referensi seperti artikel jurnal nasional dan internasional, buku dan sumber berita yang relevan. Hasil penelitian yang diperoleh dengan menggunakan studi literatur menunjukkan bahwa model-model pembelajaran sesuai untuk era pasca pandemi
PEMANFAATAN TEKNOLOGI VIRTUAL REALITY MARKLESS DALAM MENINGKATKAN PENGALAMAN BERKUNJUNG KE MUSEUM DE JAVASCHE MELALUI PLATFORM ANDROID
Sebuah museum adalah tempat untuk mengeksplorasi dan memahami sejarah suatu tempat, negara, atau bangsa. Dahulu, Museum De Javasche Bank adalah markas De Javasche Bank sebelum menjadi cabang Bank Indonesia. Menghadapi penurunan minat masyarakat, terutama pelajar, terhadap museum, berbagai upaya ditingkatkan dengan teknologi. Tujuannya mendukung upaya pemerintah menjadikan museum destinasi wisata dan pendidikan. Diperlukan pendekatan menarik untuk memperkenalkan Museum De Javasche Bank. Contohnya, teknologi Virtual Reality (VR) memungkinkan interaksi dengan lingkungan simulasi komputer. Dengan aplikasi 3D di ponsel Android, peneliti menciptakan aplikasi berbasis Android berbentuk VR yang memberikan pengalaman informasi menarik bagi pengunjung. Harapannya, aplikasi ini meningkatkan daya tarik museum serta memberikan pengalaman pendidikan yang lebih baik, membuat masyarakat lebih akrab dengan Museum De Javasche Bank. Aplikasi menampilkan objek 3D dalam tur virtual, memungkinkan pengguna menjelajahi Museum De Javasche Bank secara virtual. Pendekatan ini dianggap menarik oleh masyarakat, 85% responden menyatakan aplikasi tersebut informatif dan menarik berdasarkan survei
INTEGRATING TAM WITH IDT: FACTORS AFFECTING USERS’ INTENTION TO USE NEW SOCIAL MEDIA APPS
Social media applications that continue to grow in society have made many companies innovate new social media applications. Behind this, application developers must know the factors that make their applications popular in order to maintain long-term use. This research aims to measure user intentions in using new social media applications as well as exploring and investigating potential factors that influence users in using new social media applications. The research method used is a quantitative approach by proposing a Technology Acceptance Model (TAM) with Innovation Diffusion Theory (IDT). Data collected was 424 respondents who had used new social media applications. From the results of the analysis of factors that influence users to want to use new social media applications namely Complexity, Observability, Perceived Compatibility , Perceived Enjoyment, Relative Advantage and Perceived Ease of Use. Apart from that, there is the influence of Observability, Perceived Compatibility, Perceived Enjoyment, Trialability, Perceived Usefulness, and the influence of Perceived Usefulness on Behavioral Intention to Use. From the results of this research analysis, it is known that the approach in the TAM and IDT models provides support that there are factors that influence users to use new social media applications. This research suggests further expanding the variables in TAM and IDT to find out more about the factors that influence users to use new social media applications, as well as looking for more indicators from the variables in this study to strengthen the validity and reliability of the research variables
Pembuatan Aplikasi Berbasis Augmented Reality sebagai Media Edukasi Virus secara Atraktif dan Interaktif
Wabah suatu virus secara cepat dan masih mewujudkan dampak yang beragam di setiap aspek kehidupan manusia. Beragam kebijakan sebagai upaya preventif terhadap dampak negatif wabah virus dilakukan seperti vaksinasi, pembatasan sosial, dan edukasi protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan menerapkan augmented reality sebagai media edukasi terkait struktur virus dan protokol kesehatan berdasarkan kepustakaan ilmiah secara atraktif dan interaktif. Proses penelitian dilakukan melalui metode Multimedia Development Life Cycle yang terdiri dari tahapan: penentuan konsep; perancangan; pengumpulan materi; pembuatan; pengujian; dan pendistribusian hasil aplikasi. Proses pengujian aplikasi dilakukan melalui pendekatan uji pendeteksian marker dan user acceptance test. Penelitian ini berhasil membuat aplikasi berbasis teknologi augmented reality sebagai media edukasi dalam bentuk objek virtual tiga dimensi. Pengujian yang dilakukan oleh pihak ahli medis berhasil mengidentifikasi kelayakan aplikasi sebagai media edukasi. Pengujian pendeteksian marker juga berhasil mengidentifikasi penggunaan aplikasi secara optimal berdasarkan jarak baca mulai150 cm sampai 9 cm, sudut baca mulai 90o sampai 16o, dan persentase luas permukaan marker terhalang tidak lebih dari 65%
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA KELAS XI DI SMAN 2 JEMBER MELALUI MODEL PBL BERBANTUAN E-LKPD
Penelitian ini membahas tentang optimalisasi model PBL berbantuan Lembar Kerjaa Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa kelas XI 5 di SMAN 2 Jember. Penelitian ini dimotivasi oleh kekurangan aktivitas siswa dan hasil pembelajaran fisika, serta implementasi kurikulum merdeka berbasis PBL yang belum optimal. Dengan menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), penelitian ini dilakukan di SMAN 2 Jember pada tahun akademik 2023/2024. Hasil penelitian menjelaskan adanya peningkatan aktivitas keterlibatan siswa dan hasil belajar fisika yang signifikan melalui penerapan PBL berbantuan E-LKPD. Pada siklus pertama, aktivitas belajar siswa mencapai 76,97%, meningkat menjadi 85,19% pada siklus kedua yang dikategorikan sangat aktif. Secara bersamaan, hasil belajar siswa juga meningkat, dengan nilai rerata naik dari 81,48 pada posttest siklus pertama menjadi 93,89 pada posttest siklus kedua. Sebagai kesimpulan, penelitian ini mengonfirmasi bahwa penerapan model PBL dengan E-LKPD efektif meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar dalam pembelajaran fisika
REKONSTRUKSI SAINS ILMIAH DARI SAINS MASYARAKAT SUKU BOTI DALAM PEMBUATAN KAIN TENUN MOTIF SOTIS
Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi pengetahuan ilmiah dalam pembuatan kain motif sotis suku Boti di Pulau Timor. Metode penelitian digunakan metode analisis literature review. Sumber data primer digunakan dokumentasi film budaya. Sedangkan, data sekunder diperoleh melalui buku dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ilmiah yang mendasari proses pembuatan kain tenun motif sotis suku Boti meliputi tahap: memetik kapas, memisahkan biji kapas menggunakan alat yang disebut bninis, mengurai serat kapas (sifo), membentuk benang dari serat kapas (tasun), dan proses pewarnaan benang. Pada setiap tahap, teridentifikasi konsep kimia, fisika, biologi yaitu konsep pemisahan bahan padat dengan prinsip gaya sentripetal, momentum sudut, elastisitas, absorbsi dan difusi, energi mekanik dalam getaran, dan klasifikasi tumbuhan. Budaya lokal suku Boti ini dapat diintegrasikan dalam pembelajaran IPA SMA pada materi gerak rotasi, fluida, dan getaran. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan penelitian lanjutan pengembangan perangkat pembelajaran terintegrasi budaya lokal suku Boti dan diintegrasikan dalam pembelajaran
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TEMA PEMANFAATAN GELOMBANG DALAM KEHIDUPAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan efisiensi e-LKPD berbasis inkuiri terbimbing tema pemanfaatan gelombang dalam kehidupan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan (Research and Development) dengan model penelitian berdasarkan prosedur pengembangan yang dikembangkan oleh Sugiyono yang dimodifikasi berdasarkan kebutuhan peneliti yang dibatasi hanya pada tahap uji coba terbatas. Instrumen yang digunakan lembar angket ahli untuk uji kevalidan dan lembar angket respon siswa untuk mengukur tingkat efisiensi produk. Data analisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan tingkat kevalidan secara keseluruhan hasil rata-rata sebesar 88,3% dengan kategori ”Sangat Valid” hal tersebut berdasarkan validasi ahli materi yang mendapatkan persentase nilai sebesar 89,3% dengan kategori “sangat valid”, validasi ahli media mendapatkan persentase nilai sebesar 86,3% dengan kategori “sangat valid” dan validasi guru IPA mendapatkan persentase nilai sebesar 89,3% pada kategori “sangat valid”. Hasil tingkat efisiensi produk e-LKPD mendapatkan persentase nilai sebesar 85,7% dengan kategori “Sangat Efisien’
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN THREE LEVELS OF INQUIRY
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada model pembelajaran three levels of inquiry dan untuk mengatahui adakah pengaruh dari model pembelajaran three levels of inquiry terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan pretest dan posttest dengan desain penelitian pretest – posttest control group design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Situraja, Kabupaten Sumedang semester genap tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel dua kelas yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa test tertulis berbentuk essay yang setiap soalnya disesuaikan dengan kelima indikator keterampilan berpikir kritis. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji independent simple t test sedangkan untuk menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis menggunakan uji N-Gain Score. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas yang menggunakan model three level of inquiry dan terdapat pengaruh dari model pembelajaran three levels of inquiry terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi sistem pernapasan
IMPLEMENTASI PROJECT BASE LEARNING DENGAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS VII
Pembelajaran IPA di kelas 7F SMP N 1 Nawangan belum optimal karena pembelajaran masih berorientasi pada guru. Hasil observasi menunjukkan keaktifan dan hasil belajar kognitif peserta didik masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kognitif peserta didik dengan mengimplementasikan model pembelajaran Project Base Learning dan pendekatan Teaching at The Right Level. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Nawangan, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Sumber data adalah peserta didik di kelas 7F SMP N 1 Nawangan sebanyak 20 peserta didik. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil dari penelitian tindakan kelas ini adalah keaktifan peserta didik dengan kategori tinggi pada siklus I sebesar 65% meningkat pada siklus II menjadi 80%, sedangkan hasil belajar kognitif peserta didik yang tuntas pada siklus I sebesar 70% meningkat pada siklus II menjadi 85%. Berdasarkan data tersebut maka implementasi model pembelajaran Project Base Learning dengan pendekatan Teaching at The Right Level dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas 7F SMP N 1 Nawangan.