Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung
Not a member yet
1631 research outputs found
Sort by
OPTIMALISASI SELEKSI KEPALA SEKOLAH MELALUI PENDEKATAN AHP: STUDI KASUS GURU PENGGERAK
Kepala sekolah sebagai top leader berperan penting dalam memastikan keberhasilan sebuah lembaga pendidikan. Saat ini penentuan kepala sekolah dari kalangan guru penggerak menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Dinas Pendidikan. Metode AHP digunakan sebagai sistem pendukung keputusan dalam penentuan kepala sekolah dari guru penggerak. Implementasi pendekatan metode AHP membantu dalam mengurai masalah kompleks menjadi struktur hirarki yang terorganisir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan metode AHP sebagai sistem pendukung keputusan dalam penentuan kepala sekolah dari guru penggerak. Metode pengumpulan data melibatkan wawancara langsung dengan kepala kepegawaian dinas pendidikan dan menyebarkan kuesioner kepada 20 responden guru penggerak di daerah setempat. Penelitian ini menggunakan empat kriteria penilaian kepala sekolah dari guru penggerak, yaitu pengembangan diri dan orang lain, kepemimpinan dalam pembelajaran, kepemimpinan dalam manajemen sekolah, dan kepemimpinan dalam pengem bangan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru penggerak A4 memperoleh nilai tertinggi, diikuti oleh A6, A5, A1, A3, dan A2. Hasil tersebut diduung oleh konsistensi rasio yang konsisten diperiksa menggunakan metode AHP. Konsistensi hasil analisis dengan metode AHP menegaskan keandalan keputusan yang dihasilkan, sehingga disarankan menggunakan metode AHP untuk pengambilan keputusan dengan konsistensi yang lebih terlihat dan terukur
PENERAPAN METODE WASPAS DAN ROC DALAM PEMILIHAN BANK TERBAIK UNTUK PELAYANAN MOBILE BANKING
Technological developments encourage increased use of banking services via mobile devices. Choosing the optimal bank for mobile banking services is an important challenge in meeting customer needs. This research uses a Decision Support System with the application of the Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) and Rank Order Centroid (ROC) methods. The WASPAS method helps find positive and negative ideal solutions in solving problems. The ROC method was chosen to reduce the level of subjectivity and uncertainty in determining weights. The weights in ROC are determined based on priority criteria. In this research, 5 alternatives are used, namely BCA Mobile, Livin' by Mandiri, BSI Mobile, BNI Mobile Banking, BRImo BRI, and apply criteria such as security, many enthusiasts, user friendly, rating, and cost. This research aims to provide a comprehensive picture of the quality of mobile banking services provided by various banks so as to help customers choose mobile banking according to the criteria they need. The research results show that BCA Mobile owned by BCA bank is the best alternative with the highest value of 0.940, followed by BRImo with a value of 0.613, BNI Mobile with a value of 0.612, Livin' by Mandiri 0.611, and the lowest value of 0.323 for BSI Mobile. Thus, BCA Mobile is declared the best choice for mobile banking services.Technological developments encourage increased use of banking services via mobile devices. Choosing the optimal bank for mobile banking services is an important challenge in meeting customer needs. This research uses a Decision Support System with the application of the Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) and Rank Order Centroid (ROC) methods. The WASPAS method helps find positive and negative ideal solutions in solving problems. The ROC method was chosen to reduce the level of subjectivity and uncertainty in determining weights. The weights in ROC are determined based on priority criteria. In this research, 5 alternatives were used, namely BCA Mobile, Livin' by Mandiri, BSI Mobile, BNI Mobile Banking, BRImo BRI, and applied criteria such as security, user friendliness, feature diversity, ratings and costs. This research aims to provide a comprehensive overview of the quality of mobile banking services provided by various banks so that it can help customers choose mobile banking according to the criteria they need. The research results show that BRI bank BRImo BRI is the best alternative with the highest score of 0.995, followed by BNI Mobile banking with a score of 0.851, BCA mobile with a score of 0.765, Livin' by Mandiri 0.747, and the lowest score of 0.590 for BSI Seluler. Thus, BRImo BRI is declared the best choice for mobile banking service
PEMANFAATAN CHATBOT TELEGRAM UNTUK MONITORING DAN KONTROL KUALITAS AIR MENGGUNAKAN ESP32
Saat ini IoT memegang peranan penting dalam perkembangan teknologi seiring dengan perkembangan teknologi internet. Penerapan IoT merambah dalam bidang perikanan dengan tujuan mempermudah pekerjaan manusia antara lain untuk monitoring dan kontrol kondisi suatu object. Tujuan penelitian ini adalah pemanfaatkan fitur chatbot pada aplikasi telegram untuk memonitoring sensor dan kontrol aktuator secara jarak jauh berbasis ESP32. Metode penelitian diawali study literature, dilanjutkan dengan integrasi alat sesuai kebutuhan ,pemrograman kemudian pengujian alat dan diakhiri dengan kesimpulan hasil. Sensor yang diterapkan untuk penelitian ini yaitu sensor keasaman (pH) dan sensor Dissolved Oksigen (DO) dimana sensor ini digunakan sebagai inputan ke mikrontroller ESP32. Dengan mengirimkan perintah pada chatbot sesuai program yang dibuat, pengguna dapat memonitoring nilai sensor secara realtime. Perintah pada chatbot juga digunakan untuk menghidupkan relay yang akan menggerakkan aktuator. Selain merespons berdasarkan pesan permintaaan dari pengguna, sistem akan memberikan notikasi otomatis jika DO dalam kondisi abnormal. Hasil percobaan unjuk kerja didapatkan bahwa sistem dapat berkerja dengan baik sesuai dengan rancangan Dari beberapa pengujian pengiriman pesan pada chatbot telegram didapat waktu respons pesan rata-rata sebesar satu detik dari waktu pengiriman perintah. Ujicoba pengiriman pesan dilakukan pada jaringan internet dengan kecepatan download 37.3 Mbps dan kecepatan upload 21.2 Mbps
Perancangan User Experience Aplikasi Pembelajaran Agama Islam (Belajar Ciptaan Allah) Untuk Anak Tunagrahita
Anak tunagrahita atau istilah nya dengan keterbelakangan mental adalah seseorang dengan IQ rendah yang mengalami kesulitan melakukan pekerjaan atau aktivitas sehari-hari sendiri seperti makan,komunikasi, dan belajar. Pendidikan bagi anak dengan kondisi fisik, karakteristik perilaku mental dan sosial yang berbeda tidak sama dengan pendidikan anak biasa, karena mereka juga memerlukan pendekatan khusus dan membutuhkan strategi tertentu namun memiliki hak belajar yang sama. Pembelajaran tentang ciptaan allah adalah salah satu materi keislaman yang masih diajarkan di SLB A-B-C-D Tunas Kasih Donoharjo,Sleman dengan pengajaran dikte dan tertulis. Berdasarkan hal tersebut penelitian dilakukan untuk membuat aplikasi belajar tentang ciptaan allah dengan pengguna(user) anak tunagrahita ringan dan sedang berusia 7-13 tahun. Metode yang digunakan adalah user centered design yang memiliki 4 tahapan yaitu specify the context use, specify user and organization requirement, produce design solution, dan evaluate design. Hasil dari penelitian ini setelah dilakukan pengujian menggunakan metode cognitive walkthrough kepada pengguna diperoleh persentase keberhasil sebesar 83,3%
OPTIMIZING LEARNING ENVIRONMENTS: A LITERATURE REVIEW ON MICROSERVICES FOR MOODLE QUALITY IMPROVEMENT
This paper explores the optimization of Moodle, an open-source learning management system, with a focus on the role of its architecture in improving quality and functionality. Architectural innovation was emphasized as critical to improving the quality of Moodle, with its open-source nature enabling community involvement to improve resolution, security, and evaluation. Moodle is an open-source learning management system (LMS) designed to provide an online learning environment. This research uses a literature review method to collect data from previous studies and literature related to Architectural Innovation and its relationship with academic information systems, namely Moodle. The review introduces the concept of microservices as a potential solution to overcome challenges in content, interface, navigation and technical aspects. Microservices offer independent development opportunities, address usability issues and improve responsiveness. The conclusion highlights that implementing microservices in Moodle not only promises to improve quality but also provides a foundation for meeting the evolving and dynamic needs of users
Bekerja Sama Untuk Menjaga Kebersihan Pantai Wonogoro: Aksi Nyata Untuk Konservasi Bersama LPPM STIE Malangkucecwara dan Mitra Internasional
Kebersihan lingkungan pantai merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kelestarian alam dan keberlangsungan pariwisata. Pantai Wonogoro, meskipun memiliki potensi wisata yang besar, masih menghadapi permasalahan terkait sampah organik dan anorganik yang mencemari lingkungan pantai. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat STIE Malangkucecwara bekerja sama dengan mahasiswa asing dari International Community Service (ICS) melakukan aksi bersih sampah di Pantai Wonogoro. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan pantai, menanamkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta menjadi contoh aksi nyata dalam pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, Pantai Wonogoro menjadi lebih bersih dari sampah organik dan non-organik, masyarakat mendapatkan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, dan tim pengabdian menyumbangkan 6 tong sampah untuk memudahkan warga dalam membuang sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan area wisata Pantai Wonogor
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA APOTEK PANJEREJO
ABSTRAK : Dalam usaha Apotek, kepuasan pelanggan memiliki peran yang sangat penting dalam mempertahankan pangsa pasar dan meningkatkan reputasi sebuah apotek. Harga yang terlalu tinggi dapat mendorong pelanggan mencari opsi lain, seperti apotek lain atau obat generik yang lebih terjangkau. Oleh karena itu, penetapan harga yang bersaing dan sesuai dengan nilai obat-obatan menjadi sangat penting bagi apotek untuk mempertahankan dan meningkatkan penjualan. Kualitas pelayanan yang baik dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap apotek dan membuat mereka merasa dihargai sebagai konsumen. Sebaliknya, pelayanan yang kurang memuaskan dapat menurunkan kepuasan pelanggan dan mengakibatkan mereka mencari alternatif lain. Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif. Jumlah populasi yang digunakan adalah seluruh pelanggan Apotek Panjerejo. Sampel yang digunakan sebanyak 95 orang yang didapatkan dari perhitungan menggunkan rumus Slovin. Teknik pengambilan data dengan menyebarkan kuesioner atau angket kepada responden. Hasil uji data secara parsial menunjukkan bahwa Harga (X1) memiliki nilai thitung (4,462) ttabel (1,986) dan nilai signifikansi yang diperoleh 0,000 0,05. Kualitas Pelayanan (X2) diperoleh nilai thitung (4,408) ttabel (1,986) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Sedangkan secara simultan menunjukkan bahwa Harga dan Kualitas Pelayanan berpengaruh secara signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan hasil Fhitung (98,095) Ftabel (3,094) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Nilai Ajusted R2 sebesar bahwa sebesar 0,674 yang artinya bahwa Kualitas Pelayanan dan Fasilitas mempengaruhi Kepuasan Pelanggan sebesar 62,6% dan sisanya 32,6% Kepuasan Pelanggan dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti : Lokasi, fasilitas, kualitas produk
ASSESSING TEACHING FACTORY READINESS IN MECHANICAL ENGINEERING EDUCATION USING GOOGLE FORMS TO IMPROVE 21ST CENTURY SKILLS
Teaching Factory (TEFA) is a production-based learning model that aims to align student skills with industry needs. This study analyzes the readiness and implementation of TEFA in the Mechanical Engineering Education Study Program at Surabaya State University to improve 21st-century skills in the digital era. Using a simple random sampling method with 44 respondents, the data were analyzed using Rasch modeling because of its accurate measurement in identifying the level of response suitability. The results show that the educational aspect of TEFA received a very positive response, reflecting the contribution of this program in supporting the development of 21st-century competencies, including critical thinking, communication, collaboration, creativity, character, and civic engagement. Students are trained to think critically and solve real problems so that they are ready to face industry challenges. However, the marketing aspect needs to be improved so that information about TEFA is better known and this program gets more comprehensive support from the community. With a more effective promotion strategy, opportunities for collaboration with external parties can increase, and more students can be involved, strengthening the collaboration and communication aspects of 21st-century competencies. Overall, TEFA not only helps students master technical skills but also strengthens 21st-century competencies that are relevant and applicable in the professional worl
ANALISIS PERBINCANGAN DALAM GRUP WHATSAPP DENGAN K-MEANS CLUSTERING
Whatsapp merupakan sebuah aplikasi yang mempermudah pengguna untuk mengirim pesan teks, foto, video, melakukan panggilan suara, dan panggilan video secara gratis dengan koneksi internet. “Grup Whatsapp Jual Beli Area UKRIM” memiliki sekitar 26.000 arsip pesan, yang membuktikan tingginya aktivitas dan interaksi anggota dalam transaksi jual beli. Anggota grup akan terbantu membuat strategi promosi barang jika mereka dapat memanfaatkan informasi mengenai kata dan barang yag paling sering muncul dalam chat group. Untuk mendapatkan informasi mengenai kata dan barang yang paling sering muncul dalam chat group diperlukan text clustering. Penelitian ini menggunakan Metode K-Means dalam melakukan text clustering untuk memperoleh kata-kata yang sering muncul tersebut. Setelah melalui prosedur pra-pemrosesan teks dan penerapan Metode Elbow, jumlah data diperkecil menjadi 4.732 data dan ditentukan 10 cluster yang optimal dalam “Grup Whatsapp Jual Beli Area UKRIM”. Hasil penerapan K-Means memperlihatkan kata yang paling sering muncul dalam cluster 0 adalah kata “jual” , dalam cluster 1 kata “info”, dalam cluster 2 kata “beli”, dalam cluster 3 kata “japri”, dalam cluster 4 kata “gas”, dalam cluster 5 kata “motor”, dalam cluster 6 kata “info”,”kost”, dalam cluster 7 kata “hp”, dalam cluster 8 kata “kucing”, dan dalam cluster 9 kata “rak”. Secara menyeluruh kata yang paling banyak muncul adalah kata “info” dengan jumlah 910 dan kata yang paling sedikit muncul adalah kata “iphone” dan “hewan”. Barang dagangan yang sering muncul adalah “meja”, “kipas”, “lemari”, “kasur”, dan “lapto
Analisis Kepuasan Pengguna Layanan GoFood pada Aplikasi Gojek Menggunakan Metode End User Computing Satisfaction di Kota Salatiga
Dengan kemajuan teknologi di era digital, layanan masyarakat telah berubah karena aplikasi berbasis mobile menjadi lebih mudah diakses. Sebagai bagian dari ekosistem Gojek, GoFood adalah perusahaan pesan antar makanan terkemuka di Indonesia. Kualitas layanan yang lebih baik sangat penting dalam per-saingan yang semakin ketat, yang dapat diukur melalui kepuasan pengguna. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang komponen yang memengaruhi kepuasan pengguna aplikasi ini, penelitian ini meneliti pengalaman pengguna GoFood di Kota Salatiga dengan menggunakan metode EUCS dan mengintegrasikan variabel Perceived of Usefulness dari metode TAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel konten, ketepatan, format, kemudahan penggunaan, waktu, dan kepuasan pengguna memiliki hubungan yang signifikan satu sama lain. Penelitian ini menyoroti pentingnya penyesuaian strategi berdasarkan lokasi spesifik seperti Kota Salatiga untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Implikasi temuan ini diarahkan pada upaya pengembangan pendekatan yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan kepuasan pengguna aplikasi, khususnya GoFood, dalam konteks lokal