Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung
Not a member yet
1631 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MODUL AJAR INTERAKTIF BERBANTUAN AUGMENTED REALITY PADA PEMBELAJARAN IPA SMP UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS
Penelitian bertujuan untuk menilai validitas, kepraktisan, dan keefektifan terhadap modul ajar interaktif berbantuan augmented reality yang dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa terhadap materi sistem peredaran darah kelas VIII SMP. Jenis penelitian berupa Research and Development (RD). Model penelitian berupa model ADDIE melalui 5 tahap, meliputi Analyze (menganalisis), Design (mendesain), Develop (mengembangkan), Implement (mengimplementasikan), dan Evaluate (mengevaluasi). Subjek penelitian uji coba produk yaitu siswa kelas VIII A SMPN 2 Maesan. Hasil dari penelitian ini menyatakan modul ajar interaktif berbantuan augmented reality untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII termasuk kategori sangat valid dengan presentase 90%, dikategorikan sangat praktis dengan presentase 93%, dikategorikan sangat praktis dengan presentase 90%, serta dikategorikan sedang pada uji keefektifan menggunakan nilai N-gain sebesar 0,68. Berdasarkan hal tersebut, modul ajar interaktif berbantuan augmented reality yang dikembangkan sangat layak serta praktis digunakan pada kegiatan pembelajaran
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS ANDROID MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP DI KELAS VII
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan dan menguji e-Modul sebagai media pembelajaran interaktif berbasis android dari sisi kelayakannya. Media pembelajaran ini digunakan dalam pembelajaran di kelas VII SMP Negeri 20 Pontianak mengenai topik klasifikasi makhluk hidup. Desain penelitian ini menerapkan Research and Develompment (pengembangan) dengan tahap ADDIE berupa analysis, design, dan development. Validator media ditetapkan sebanyak 5 orang dari guru dan dosen. Untuk menilai kelayakan e-Modul Interaktif digunakan instrumen yaitu angket validasi media yang dinilai oleh validator. Penilaian kelayakan media berfokus pada empat aspek yang terdiri dari aspek format, isi, bahasa dan kepraktisan media e-Modul interaktif. Hasil uji validitas Aiken’s V pada aspek format sebesar 0,90 (valid), aspek isi sebesar 0,91 (valid), aspek bahasa 0,93 (valid), dan pada aspek kepraktisan sebesar 0,92 (valid). Nilai rata-rata validitas media e-Modul interaktif berbasis android sebesar 0,92 dan dapat dikategorikan valid. Sehingga diambil kesimpulan bahwa media yang diujikan sangat layak untuk digunakan
DEVELOPMENT OF PROJECT-BASED SCIENCE ON MERDEKA CURRICULUM TEACHING MODULES TO IMPROVE MIDDLE SCHOOL STUDENTS’ 21ST-CENTURY LEARNING SKILLS
In the current implementation of the Merdeka Curriculum, teachers are still dependent on existing teaching modules and have been unable to develop Merdeka Curriculum teaching modules independently. This study aimed to produce a project-based Independent Curriculum teaching module on the topic of temperature and heat. The design used in this study is the development of using a 4D model. In this study, it was limited to staged development. The sampling technique used is simple random sampling. Data analysis techniques in this study include teaching module validation to determine the feasibility of teaching modules. Analysis of the implementation of learning to determine the implementation of learning using teaching modules. Analysis of 21st-century skills (collaboration skills and creativity) used a left-sided t-test and descriptive analysis to determine the achievement of student learning objectives. Data collection techniques in this study include surveys, observations, and literature studies.. The results of this study 1) The results of the teaching module validation obtained very high criteria and were said to be valid. 2) The results of the implementation of learning include excellent criteria. 3) Students' 21st-century skills can be trained using the project-based Independent Curriculum teaching module
PERBANDINGAN HASIL PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L.) DENGAN PEMBERIAN PUPUK ANORGANIK DAN ORGANIK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pemberian pupuk anorganik (NPK) dan pupuk organik (PGPR dan Eco Enzyme) terhadap hasil pertumbuhan tanaman Cabai (Capsicum annuum L.). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan, yaitu (P1) NPK, (P2) PGPR, dan (P3) Eco Enzyme. Parameter pengamatan berupa tinggi tanaman (cm), jumlah buah, dan bobot buah (gram) per tanaman. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji ANOVA sehingga diperoleh nilai signifikan (p) 0.343; 0.055; dan 0.219, atau lebih besar dari a (0.05), yang berarti setiap perlakuan tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk anorganik (NPK) dan pupuk organik (PGPR, dan Eco Enzyme) pada tanaman cabai tidak berpengaruh nyata (p 0.05) terhadap hasil pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah buah, dan bobot buah per tanaman cabai. Eco Enzyme sebagai pupuk organik dapat menjadi alternatif yang baik dalam upaya mengurangi penggunaan pupuk anorganik pada tanaman
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBANTUAN MEDIA NEARPOD UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA SMP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan siswa untuk berpikir kreatif yang menjadi salah satu kemampuan penting pada pembelajaran era ini dan masih tergolong rendah.. Kemampuan berpikir kreatif dapat diasah melalui pemberian soal-soal yang mengarah ke berpikir kreatif siswa. Dengan itu, tujuan dari penelitian ini untuk menentukan validitas, kepraktisan dan efektivitas instrumen penilaian yang dibantu media nearpod dalam mengevaluasi kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA di SMP. Model Borg and Gall menjadi rujukan jenis penelitian ini. Hasil dari validitas ahli memperoleh rerata 84% dengan kategori layak, validitas empiris dengan 20 soal yang di uji dalam kategori valid. Uji reliabilitas memperoleh skor 0,752 dengan kategori reliabel tinggi dan pada uji tingkat kesukaran soal terdiri dari lima mudah dan 15 sedang. Uji kepraktisan mendapat rata-rata sebesar 94% dengan kategori sangat praktis. Pada uji efektivitas mendapat persentase 81% dengan kategori baik dan hasil rekapitulasi kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 62% yang tergolong kreatif. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian berbantuan media nearpod untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dengan hasil valid, praktis dan efektif digunakan
PENELITIAN SURVEI: MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN PEMBELAJARAN IPA
Penelitian bertujuan guna mengeksplorasi minat dan motivasi belajar mahasiswa dalam perkuliahan Pembelajaran IPA, serta untuk menentukan beberapa faktor yang berpengaruh terhadap minat dan motivasi belajar tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang memakai metode survei. Penelitian dilaksanakan pada mahasiswa semester 5 program studi Pendidikan IPA, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dengan total 57 mahasiswa yang mengontrak mata kuliah Pembelajaran IPA. Instrumen penelitian yang dipergunakan berupa angket minat dan motivasi belajar terhadap perkuliahan Pembelajaran IPA, menggunakan pernyataan sebanyak 40 nomor. Pernyataan pada angket terdiri atas 2 variabel, yajni minat dan motivasi belajar, dengan 9 aspek didalamnya. Analisis data menunjukkan bahwa minat dan motivasi belajar mahasiswa pada perkuliahan Pembelajaran IPA berada dalam kategori “cukup baik” untuk setiap aspek. Dengan hasil seperti ini, diperlukan usaha guna menaikkan minat dan motivasi belajar. Upaya yang dapat dilakukan diantaranya menggunakan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dalam perkuliahan dan meningkatkan rasa percaya diri
THE INFLUENCE OF STAD TYPE COOPERATIVE LEARNING MODEL ON HEAT MATERIAL AND ITS TRANSFER ON CRITICAL THINKING ABILITY AND SCIENCE LEARNING OUTCOMES
The development of education is marked by advances in science and technology which cause every individual to have the ability "The 4Cs". Low critical thinking caused who are passive and teachers who do not package learning in an interesting way resulting in learning heat material. So, it overcome through the selection of a learning model, namely the STAD. The researchers aimed to examine the significant effect of the STAD on critical thinking skills and learning outcomes. This quasi-experimental study used a non-equivalent control group design. The research location is at SMPN 10 Jember in semester of 2022/2023. The conclusions of the entire test are, (1) the STAD-type cooperative learning model on heat material and its locking have a significant effect on students thinking abilities, and (2) the STAD-type cooperative learning model on heat material and its locking have a significant effect on science learning outcomes for junior high school students
Sistem Rekomendasi Wisata Dan Pendukungnya Menggunakan Metode Waterfall Di Kabupaten Tulungangung
Abstrak— Perkembangan teknologi dalam kehidupan manusia telah dimulai dari proses sederhana dalam kehidupan sehari-hari hingga mencapai tingkat pemenuhan kepuasan sebagai individu dan makhluk sosial. Berdasarkan masalah yang terjadi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung dengan mengidentikasi beberapa aspek pada penelitian ini yaitu berupa belum ada aplikasi yang dapat merekomendasikan destinasi wisata di Kabupaten Tulungagung berdasarkan fasilitas, aksesibilitas, biaya, jam operasional waktu buka dan tutup. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem rekomendasi beserta pendukungnya yang mencakup aspek keamanan, kesehatan, dan panduan digital, menerapkan metode Waterfall dalam pengembangan sistem rekomendasi dan pendukungnya serta menilai kelayakan sistem rekomendasi wisata dan pendukungnya di Kabupaten Tulungagung berdasarkan penilaian dari wisatawan dan dinas terkait. Sebuah metode yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Hasil penelitian dalam metode yang menggunakan blacbox testing berhasil dalam menguji semua fitur yang ada di sistem rekomendasi ini dan hasil penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sektor wisata di Kabupaten Tulungagung melalui sistem rekomendasi yang dikembangkan. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah peningkatan sistem dengan menambahkan fitur-fitur tambahan seperti ulasan dan rating dari pengguna dan notifikasi acara atau promo harga tiket dari tempat wisata
Transformasi Taman Desa Dalam Pengembangan Wisata Desa Sutojayan Kabupaten Malang
Transformasi taman Desa Sutojayan bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan menarik partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Masalah utama yang dihadapi taman Desa Sutojayan adalah kurang fasilitas yang memadai, minimnya perawatan, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Melalui program kerja KKN Unikama, dilakukan berbagai perbaikan seperti pengecatan ulang, pembuatan pagar bambu, penambahan tong sampah, dan renovasi gapura. Selain itu, program taman desa juga melibatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong serta mendirikan rumah burung hantu untuk menjaga tanaman dari hama. Hasil dari kegiatan program tranformasi taman desa menunjukkan peningkatan fasilitas taman, kesadaran kebersihan yang lebih baik, serta potensi pengembangan wisata desa. Program transformasi taman desa tidak hanya berdampak positif terhadap peningkatan estetika taman, tetapi juga memperkuat hubungan sosial masyarakat dan meningkatkan kesadaran lingkungan dan meningkatkan potensi desa sebagai wisata desa. Program transformasi desa diharapkan sebagai wisata desa yang mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat dan perekonomian Desa Sutojayan Kabupaten Malang
Membangun Motivasi Berbicara Bahasa Inggris Dengan Metode Bercerita Bagi Anak-Anak di Yayasan Rumah Singgah Anak Perempuan Garuda (RSAPG)
Tim pengabdian masyarakat akan melaksanakan pengabdian masyarakat pada Semester Genap 2023-2024, dengan tujuan membantu anak-anak yang memerlukan latihan ekstra agar lebih cakap berbahasa Inggris, baik secara aktif maupun pasif, serta mengingat kosakata bahasa Inggris. Dalam rangka memberikan pelajaran dengan memberikan jam belajar tambahan di kelas Yayasan Garuda Girls' Shelter (RSAPG) di Jakarta Timur, yang beranggotakan remaja yang sebagian besar duduk di bangku SMP dan SMA, tim pengabdian masyarakat ini memberikan waktu tambahan untuk bergabung dengan tim RSAPG di wilayah tersebut. Permasalahan anak-anak ini, merupakan akibat dari terbatasnya kesempatan pendidikan mereka. Kami (tim) dapat memberikan solusi berupa keterampilan berbicara dan membangun motivasi mereka untuk berbicara bahasa Inggris. Anak-anak menunjukkan peningkatan pemahaman kosakata dan tata bahasa Inggris pada akhir kegiatan pengabdian masyarakat ini. Setelah itu, anak-anak memahami cara berbicara bahasa Inggris dan menyusun kalimat menggunakan tata bahasa yang tepat. Siswa juga senang berbicara dalam bahasa Inggris. Hasilnya, mereka menjadi tidak terlalu stres dan lebih termotivasi untuk belajar, khususnya cara berbicara dalam bahasa Inggris.Kata kunci : pengabdian kepada masyarakat, Bahasa Inggris, berbicara, motivasi, anak-ana