Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung
Not a member yet
1631 research outputs found
Sort by
RANCANG BANGUN E-COMMERCE BERBASIS CONTENT MANAGEMENT SYSTEM (CMS) UNTUK MENINGKATKAN PEMASARAN DAN HASIL PENJUALAN JAMUR MERANG
Kelompok masyarakat di Desa Sukosari merupakan masyarakat yang produktif secara ekonomi, mengelola dan memiliki usaha di bidang budidaya jamur merang di Desa Sukosari Kabupaten Lampung Tengah. Dalam menghadapi era digital, kelompok masyarakat ini kurang berkembang dalam bidang teknologi. Kelompok masyarakat ini masih memasarkan produknya melalui WhatsApp/via telepon dan hanya dapat diakses oleh masyarakat setempat. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan peneliti, kelompok masyarakat ini mempunyai permasalahan dalam hal informasi pemasaran dan penjualan produk yang belum tersebar luas, serta promosi produk jamur merang ini masih sedikit diketahui masyarakat di luar desa. Dari permasalahan diatas peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa kelompok masyarakat sejahtera di desa Sukosari perlu mengimplementasikan aplikasi website E-Commerce berbasis Content Management System (CMS) dengan menggunakan metode air terjun. Website ini dapat diakses oleh admin dan pengguna/pembeli, admin dapat mengelola website dengan mengedit produk, menambah produk, menambah stok produk, menghapus produk, dan mengelola transaksi, sedangkan pengguna/pembeli dapat mengakses website untuk melihat, memilih dan membeli produk. Tersedia di Website Toko Jamur Merang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu memudahkan kelompok masyarakat ini dalam memperkenalkan produknya ke luar daerah. Dengan menggunakan website berbasis Content Management System (CMS), Anda dapat menarik minat pembeli terhadap produk yang Anda hasilkan.The community group in Sukosari village is an economically productive community, managing and owning a business in the field of straw mushroom cultivation in Sukosari Village, Central Lampung Regency. In facing this digital era, this group of people is less developed in the field of technology. This community group still markets its products via WhatsApp/via telephone and can only be accessed by the local community. Based on the results of a survey conducted by researchers, this community group has problems in terms of marketing information and product sales that are not yet widely distributed, and promoting this straw mushroom product is little known to people outside the village. From the problems above, researchers can conclude that the prosperous community groups in Sukosari village need to implement an E-Commerce website application based on a Content Management System (CMS) using the waterfall method. This website can be accessed by admins and users/buyers, admins can manage the website by editing products, adding products, adding product stock, deleting products, and managing transactions, while users/buyers can access the website to view, select and buy a product. Available on the Merang Mushroom Shop Website. The aim of this research is to help make it easier for this community group to introduce their products outside the region. By using a Content Management System (CMS) based website, you can attract buyers' interest in the products you produce
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ANTRIAN NASABAH BERBASIS WEB DI PT. BANK SYARIAH INDONESIA CAPEM MEDAN TOMANG ELOK
Antrian merupakan suatu keadaan yang dapat terjadi ketika seseorang datang ke suatu tempat umum untuk mendapat pelayanan tetapi tidak langsung segara dilayani sehingga menunggu giliran untuk dilayani. Hal ini terjadi untuk menjaga ketertiban pelanggan agar tidak saling mendahului satu sama lain. Sistem antrian di PT. Bank Syariah Indonesia Capem Medan Tomang Elok ini masih dilakukan secara manual, oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem agar memudahkan pelayanan kepada pelanggan serta dapat menghemat lebih banyak waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah aplikasi sistem antrian nasabah berbasis web untuk membantu meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan mempersingkat waktu mengantri. Dalam pembuatan aplikasi ini digunakan metode waterfall untuk pengembangan sistem dan pada pengujiannya menggunakan metode black box . Aplikasi ini diperlukan untuk mengatur antrian nasabah agar tidak menumpuk di loket karena terlau banyak antrian yang sedang berlangsung. Setelah mendapat nomor antrian online pelanggan hanya duduk dan menunggu giliran dipanggil tanpa harus memenuhi loket antrian. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi antrian nasabah berbasis web yang menyajikan berupa nomor antrian nasabah, nomor antrian yang sedang berjalan dan memungkinkan untuk pegawai memanggil nomor antrian selanjutnya. Dengan demikian nasabah dan pegawai sangat diuntungkan dalam hal ini yaitu dapat menghemat waktu pelayanan serta tidak terjadi penumpukan di loket antrian. Sistem informasi antrian nasabah ini diharapkan mampu memaksimalkan pelayanan dan mengurangi resiko antrian penuh dan panjang
HOW THE PERCEIVED ENJOYMENT EFFECT M-PAYMENT ADOPTION IN WEST PAPUA PROVINCE: DELONE AND MCLEAN INFORMATION SYSTEMS SUCCESS MODEL
M-payment is a form of adaptation in payment systems through digital technology. This study aims to determine the influence of perceived enjoyment as a complementary factor to the DeLone and McLean (DM) Information System Success Model of m-payment adoption level in West Papua Province. A total of 244 valid respondents were obtained via a questionnaire using purposive sampling technique and analyzed using PLS-SEM. The results showed that out of eleven hypotheses, eight were accepted, and three were rejected. The result show that the Perceived Enjoyment (PE) significantly influences the m-payment adoption level in West Papua Province. However, service quality is not a determinant of m-payment adoption levels in West Papua Province. Additionally, system quality not a determinant on user satisfaction of the technology. A post-hoc evaluation was also conducted using gender and age as control variables, indicating that the adoption levels varied among the control variable groups. This provides significant insights both theoretical and practical which are discussed in discussion and conclusion section
The Importance of Motivation in English Learning
Talking about motivation related to two things as; First Internal Motivation; refer to the students’ motivation come from their self; Second External motivation refer to how the motivation got from external such as environment at home, out of home and school. In process of learning English motivation is the role play important to make students interested in the materials that given of the teacher. Motivation really important in learning especially English learning because the high motivation make the result of student learning is too high. The methods that we used are Qualitative research that technic that the writer used is Library research. The data that we took of source such journals that discussion of teacher motivation
Pengenalan PLTS Sebagai Pembangkit Listrik Energi Terbarukan Bagi Siswa dan Guru SD Negeri Kalibanteng Kulon 01 Semarang
Dengan semakin bertambahnya penduduk di Indonesia dan perkembangan teknologi maka kebutuhan energi listrik juga mengalami peningkatan. Pada saat sekarang banyak kegiatan atau pekerjaan yang membutuhkan sumber energi listrik. Dengan terputusnya sumber energi listrik maka banyak kegiatan yang terganggu. Namun pembangkit listrik di Indonesia masih menggunakan sumber fosil atau sumber energi tidak terbarukan, yang semakiin lama semakin menipis ketersediaannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka penggunaan energi terbarukan pada pembangkit listrik mulai ditingkatkan. Salah satu energi terbarukan yang melimpah di Indonesia adalah energi matahari. Pada kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri Kalibanteng Kulon 01 Semarang diperkenalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan menggunakan komponen utama panel surya. Tujuannya untuk mengenalkan potensi energi matahari sebagai salah satu energi terbarukan untuk pembangkit listrik. Kegiatan diikuti seluruh Guru dan siswa kelas 6 SD Negeri Kalibanteng Kulon 01 Semarang. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pemberian materi PLTS di kelas dan demo perangkat PLTS di luar kelas. Dalam melakukan demo dilaksanakan pada jam 9 hingga jam 12 siang, karena pada waktu tersebut iradiasi matahari sangat besar, sehingga terlihat proses konversi dari iradiasi matahari menjadi listrik DC
PEMBELAJARAN IPA BERBASIS ETNOSAINS PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN DAN FUNGSINYA DI SEKOLAH DASAR
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar memegang peran krusial dalam menjaga kearifan lokal. Etnosains, sebagai pendekatan yang menggabungkan ilmu pengetahuan dengan budaya, menjadi solusi menarik dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pembelajaran IPA berbasis etnosains diterapkan pada materi "Struktur Tumbuhan dan Fungsinya". Penelitian ini dilakukan pada tanggal 18 Oktober 2023, menggunakan metode kualitatif dengan teknik purposive sampling pada siswa kelas 4 SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar. Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan triangulasi data sumber, waktu, dan teknik. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan etnosains memberikan dampak positif pada pemahaman siswa. Integrasi pengetahuan ilmiah dan lokal memungkinkan siswa mengaitkan konsep ilmiah dengan konteks budaya dan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini diharapkan menghasilkan strategi pembelajaran IPA yang relevan dan efektif, dengan mempertahankan nilai-nilai lokal, dan berkontribusi pada landasan ilmu pengetahuan alam
PENGARUH METODE MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KREATIVITAS SISWA KELAS XI MIPA
Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui pengaruh metode pembelajaran mind mapping terhadap hasil belajar siswa kelas XI MIPA pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan di SMA Negeri 1 Siantar. 2) mengetahui pengaruh metode pembelajaran mind mapping terhadap kreativitas siswa kelas XI MIPA pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan di SMA Negeri 1 Siantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Siantar tahun ajaran 2023/2024. Sampel yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah XI MIPA 3 berjumlah 34 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas XI MIPA 5 berjumlah 34 siswa sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian: Adanya pengaruh hasil belajar, dimana hasil belajar siswa dengan menggunakan metode mind mapping lebih baik dibandingkan dengan tidak menggunakan metode mind mapping dengan melihat nilai hasil belajar kedua kelas yaitu nilai rata-rata postest dikelas eksperimen 81,53 sedangkan nilai rata-rata postest di kelas kontrol 73,51. Adanya pengaruh kreativitas siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode mind maping. Kreativitas siswa dengan menggunakan metode mind mapping lebih baik dibandingkan dengan tidak menggunakan metode mind mapping di lihat dari hasil angket kreativitas nilai rata-rata di kelas eksperimen 15,94 sedangkan nilai rata-rata di kelas kontrol 7,24
STUDI KOMPARATIF KESADARAN GURU IPA TENTANG PCK DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII
PCK merupakan pengetahuan pribadi seorang guru yang diperlukan untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa. Penelitian ini merupakan uji komperatif dengan membandingkan kesadaran guru IPA tentang PCK dalam pembelajaran terhadap hasil belajar siswa kelas VIII. Populasi penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII dari 2 sekolah yang berjumlah 68 siswa, sampel penelitian dipilih secara porpusive sampling yaitu 36 siswa yang gurunya sadar PCK dan 32 siswa yang gurunya tidak sadar PCK. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meggunakan data sekunder yaitu nilai ujian akhir semester siswa diambil dari masing-masing sekolah dan dibandingkan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dikarenakan data yang dikumpulkan tidak normal ataupun homogen. Uji statistik mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan konkret antara hasil belajar siswa guru sadar PCK dengan skor lebih rendah dari pada hasil belajar siswa guru tidak sadar PCK. Hasil penelitian ini memiliki perbedan dengan teori yang telah disusun tentang PCK, sehingga perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam dan lebih rigid saran untuk penelitian selanjutnya yakni dengan mencari sekolah yang secara statistik homogen serta mempertimbangkan aspek selain akriditasi seperti keterampilan guru dan pengalaman mengajar
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR e-ENSIKLOPEDIA IPA BERBASIS ETNOSAINS DENGAN TEMA RAGAM JAMU INDONESIA UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII
Pembelajaran yang dilakukan secara daring selama dua tahun menyisakan permasalahan di sekolah yakni permasalahan minat belajar siswa yang rendah. Melalui wawancara diketahui bahwa bahan ajar yang digunakan di sekolah kurang variatif sehingga pembelajaran tidak berkembang dengan menyenangkan. Sehingga dilakukan penelitian untuk mengembangkan bahan ajar e-Ensiklopedia IPA berbasis etnosains dengan tema ragam jamu Indonesia untuk menumbuhkan minat belajar. Alasan pemilihan e-Ensiklopedia IPA sebagai bahan ajar yang dikembangkan adalah karena e-Ensiklopedia IPA adalah buku referensi sehingga diharapkan penggunaan e-Ensiklopedia IPA dapat membantu mengembangkan pembelajaran. Studi ini menggunakan metode penelitian Research and Development dengan model pengembangan 4D milik Thiagarajan. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil TA 2022/2023 di 2 SMP Negeri di Kota Serang dengan sampel 30 siswa kelas VIII. Nilai persentase validasi ahli bahan adalah 92,5% termasuk ke dalam kategori sangat valid. Nilai persentase validasi ahli materi adalah 92% termasuk ke dalam kategori sangat valid. Nilai persentase validasi ahli praktisi adalah 93% termasuk ke dalam kategori sangat valid. Lalu nilai persentase respon siswa didapatkan persentase sebesar 82,5% termasuk ke dalam kategori sangat baik
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI BAGIAN TUBUH TUMBUHAN MELALUI PENERAPAN MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA PAPAN TUMBUHAN
Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar IPAS materi bagian tubuh tumbuhan melalui penerapan model problem based learning berbantuan media Papan Tumbuhan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis Mc. Taggart dalam Arikunto menggunakan 4 langkah yaitu: (1) perencanaan (planning), (2) pelaksanaan tindakan (action), (3) observasi (observation), dan (4) refleksi (reflecting). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, mengajar, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kuantitatif dengan menghitung rata-rata nilai dan persentase ketuntasan.Hasil penelitian didapat dari hasil perbaikan mulai dari pra siklus untuk di siklus I dan perbaikan dari siklus I untuk di siklus II. Peningkatan ketuntasan hasil belajar peserta didik dapat dilihat dari rata-rata nilai prasiklus adalah 54 dengan persentase ketuntasan sebesar 21%, rata-rata nilai siklus I adalah 70 dengan persentase ketuntasan sebesar 59% dan rata-rata nilai siklus I adalah 77 dengan persentase ketuntasan sebesar 79%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Papan Tumbuhan dapat meningkatkan hasil belajar IPAS materi bagian tubuh tumbuhan pada peserta didik kelas IV SD Negeri Percobaan 2 Depok kota Yogyakarta