Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung
Not a member yet
1631 research outputs found
Sort by
DEVELOPMENT OF RESPONSIVE AND INTERACTIVE MOBILE-BASED REALISTIC MATHEMATICS LEARNING APPLICATION WITH EXTREME PROGRAMMING SYSTEM METHOD
This research has the main objective of producing a product of mathematics learning application design that supports the mathematics learning process to be more qualified. The application developed can help teachers to map the competencies and learning achievements of each student. In supporting the development of this application also combines realistic mathematics and quizzes that are designed to be interactive and responsive. In directing this research, the object-oriented extreme programming system development method was developed through the stages of planning, design, coding and testing. With this application, teachers are greatly helped in organizing students in a more qualified and interactive learning process. Based on the results of testing that has been done in the classroom, the response of teachers and students with this application gets a very positive respons
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di PKBM Bintang Kita: Urgensi Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
Meningkatnya kebutuhan akan kemampuan berbahasa Inggris di kalangan anak-anak di lingkungan pendidikan nonformal mendorong PKBM Bintang Kita untuk meluncurkan proyek pengabdian masyarakat ini. Bahasa Inggris telah menjadi kemampuan penting untuk pertumbuhan profesional dan pribadi karena globalisasi terus memengaruhi lingkungan pendidikan dan ketenagakerjaan. Meskipun demikian, sejumlah besar siswa di lingkungan pendidikan non-tradisional, seperti Pusat Pembelajaran Masyarakat (PKBM), memiliki akses terbatas ke materi dan pengalaman pembelajaran bahasa Inggris yang terorganisir. Melalui strategi pembelajaran interaktif berbasis konteks yang disesuaikan dengan tujuan dan kehidupan sehari-hari siswa, program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa. Dalam konteks yang menarik dan berpusat pada siswa, kegiatannya meliputi pengembangan kosakata, latihan percakapan dasar, dan tugas tata bahasa yang bermanfaat. Untuk mengatasi kendala umum dalam kemampuan berbicara, penelitian ini juga menyoroti perlunya dorongan dan membangun kepercayaan diri. Upaya ini menyoroti kebutuhan penting untuk program bahasa Inggris jangka panjang di lembaga pendidikan informal. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini juga menekankan potensi inisiatif berbasis masyarakat untuk mempromosikan pembelajaran seumur hidup dan menutup kesenjangan pendidikan. Peningkatan perhatian siswa, peningkatan kemampuan komunikasi dasar bahasa Inggris, dan keinginan yang lebih besar untuk belajar di luar kelas semuanya ditunjukkan oleh hasil kegiatan tersebut.
Kata kunci: Pengabdian kepada masyarakat, Pendidikan Non-Formal, Kegiatan pembelajaran, Bahasa Inggri
PERAN GURU IPA SMP DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL PADA PEMBELAJARAN ABAD-21
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana guru menggunakan teknologi digital dalam proses pembelajaran IPA di SMP. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi analisis, yang menekankan pemahaman mendalam tentang fenomena tersebut. Subjek penelitian adalah siswa kelas 7 di SMPN di Kabupaten Pasuruan, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik triangulasi, dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPA di SMPN di Kabupaten Pasuruan menggunakan teknologi seperti Edmodo, Google Classroom, dan live worksheets untuk meningkatkan interaktivitas dan fleksibilitas pembelajaran. Terdapat tantangan seperti kesenjangan akses teknologi yang perlu diatasi melalui dukungan infrastruktur dan keterlibatan orang tua. Pentingnya dukungan dari orang tua dan evaluasi berkelanjutan terhadap penggunaan teknologi juga ditekankan untuk memastikan keberhasilannya. Dengan demikian, integrasi teknologi yang bijaksana dan relevan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi siswa di era digital ini
DEVELOPMENT OF A SOLAR THERMAL POWER GENERATOR USING WATER LENS-BASED THERMOELECTRIC TECHNOLOGY
Solar thermal power generation using thermoelectric technology offers promising potential for renewable energy use in Palu, Indonesia, providing a clean and sustainable source of electricity for low-power electronic devices. This approach not only reduces greenhouse gas emissions but also supports sustainable regional development by offering an alternative to fossil fuels, thus strengthening long-term energy resilience. Additionally, utilizing renewable energy can foster local economic opportunities and decrease energy import costs. This study employs a thermoelectric generator (TEG) that converts heat focused through water lenses into electrical power via the Seebeck effect. The system’s performance depends on the temperature difference created between the heated and cooled sides of the thermoelectric module. Experimental results showed a voltage range of 0.1 V to 0.33 V, producing a current of about 0.001 A, with an output power of 1.0 × 10⁻⁴ W to 3.3 × 10⁻⁴ W. Though the current output supports low-power devices, further optimization is required to enhance efficiency. This research underscores the viability of water lens-based thermoelectric systems as an eco-friendly energy solution in solar-rich regions, presenting a potential pathway for sustainable energy generation
The effect of using alternative LPG gas fuel on efficiency and exhaust emissions on Honda Astrea motorbikes
The rapid growth of motorized vehicles in urban areas, including Tulungagung, has become one of the main contributors to worsening air pollution. Emissions from the transportation sector account for approximately 71% of urban air pollution, surpassing contributions from industrial and household sectors. In addition to environmental concerns, the rising cost of fuel and incidents of fuel adulteration have highlighted the need for alternative, more economical, and environmentally friendly fuels. One such alternative is LPG (Liquefied Petroleum Gas), which has a higher octane rating (RON 112) compared to Pertalite (RON 90) and potential to reduce exhaust emissions. This study aims to determine the effect of using LPG fuel on fuel efficiency and exhaust emissions of a Honda Astrea Star motorcycle. The test was conducted by comparing fuel consumption and the content of CO, CO₂, and HC emissions between LPG and Pertalite fuels. The results showed that the use of LPG resulted in a fuel efficiency of 0.01923 l/km, slightly lower than Pertalite at 0.01925 l/km. In terms of exhaust emissions, LPG significantly reduced CO and CO₂ ,but HC emissions increased due to incomplete combustion, influenced by the conventional carburetor system and suboptimal LPG converter kit usage. In conclusion, although LPG has not been proven to significantly improve fuel efficiency in l/km units, this fuel can reduce certain exhaust pollutants, particularly CO and CO₂. Therefore, LPG has potential as an economical alternative fuel
INTERVENSI TERBATAS UNTUK MENGATASI MISKONSEPSI KORELASIONAL PADA MATERI PELUANG SISWA KELAS XII SMA
Correlational misconceptions experienced by students must be overcome so that they can better understand the relationship between concepts and avoid reasoning errors in solving problems. This study aims to explore the forms of correlational misconceptions experienced by students and analyze the types of limited interventions in each form of student correlational misconceptions on probability materials. This type of research is qualitative-case study. The research subjects were 10 grade XII students at SMA Negeri 1 Boyolali. Data collection uses participatory observation, document analysis, and in-depth interviews. The validity of the data uses triangulation methods. Data analysis includes reduction, presentation, and withdrawal of data conclusions. This study reveals four forms of correlational misconceptions grouped into three main categories. The first category has two misconceptions about students' inability to connect mathematical concepts or procedures logically. This misconception can be overcome by applying disequilibration strategies and cognitive conflicts in sequence. Meanwhile, the second and third categories each include one form of misconception. In the second category, there is a misconception about applying concepts or procedures that are irrelevant to a particular context. On the other hand, the third category is a misconception regarding the error of connecting specific events with general principles. Combination strategies involving disequilibration, cognitive conflict, and scaffolding effectively overcome misconceptions in the second and third categories. The results of these findings can be the basis for further research to develop a learning model that can anticipate the occurrence of correlational misconceptions in students
REVOLUSI DIGITAL PEMBELAJARAN ANATOMI: IMPLEMENTASI MODEL ADDIE DALAM PENGEMBANGAN VIDEO EDUKASI
Media video pembelajaran terbukti sebagai sarana yang efisien dalam memperkuat pemahaman konsep dan mendorong motivasi belajar mahasiswa, khususnya pada mata kuliah anatomi di Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Universitas Kahuripan Kediri pada semester pertama. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video pembelajaran anatomi menggunakan model pengembangan ADDIE untuk menghasilkan media yang interaktif, informatif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran digital saat ini. Metode Research and Development (R&D) diterapkan dengan melibatkan 30 mahasiswa PJKR sebagai subjek uji coba. Proses pengembangan mencakup analisis kebutuhan pembelajaran melalui observasi dan wawancara, desain video berdasarkan kurikulum anatomi, pengembangan dengan perangkat lunak multimedia, implementasi hasil revisi berdasarkan validasi ahli materi, bahasa, media, dan IT, serta evaluasi efektivitas menggunakan pretest dan posttest. Hasil pengembangan media video yang telah melalui proses validasi ahli materi, bahasa, media, dan teknologi informasi serta uji coba kelompok kecil menunjukkan bahwa video pembelajaran ini valid, layak, dan efektif digunakan dalam pembelajaran anatomi. Uji keefektifan melalui pretest dan posttest menghasilkan nilai N-Gain sebesar 0,7 yang termasuk kategori tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model ADDIE efektif sebagai kerangka kerja dalam mengembangkan media video pembelajaran anatomi yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung transformasi digital di pendidikan tinggi
DEVELOPMENT OF A MATHEMATICS-BASED MODULE AUGMENTED REALITY (AR) ON SPACE BUILDING MATERIAL IN CLASS V PRIMARY SCHOOL
This research aims to develop a mathematics module on geometric mate-rial that is suitable for use as a teaching medium for mathematics subjects in class V of elementary schools and is useful as an additional reference for teachers in teaching and learning activities. The research method used is the research and development method (Research and Development). Researchers use the RnD (Research and Development) research method using the ADDIE development model in their activities and use question-naires to collect data related to practicality and tests to measure learning outcomes after reading the module. The data analysis carried out in this research was a data analysis technique using a descriptive scale. The re-search results show that the mathematics module is based on space aug-mented reality developed is feasible and practical for use in mathematics learning. The results of the validation carried out by material experts, in this study, got a score interval of "very valid", then the results of the val-idation carried out by media experts in this study got a score interval of "very valid" and the results of the validation carried out by education ex-perts in this study got “very valid” score interval
EVALUASI KUALITAS PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR MELALUI KLASIFIKASI SPASIAL DENGAN NEURAL NETWORK
Pendidikan dasar di Indonesia merupakan pilar utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing. Meskipun pemerintah telah berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, terdapat disparitas yang signifikan di berbagai wilayah, yang dipengaruhi oleh faktor sumber daya manusia, infrastruktur, dan kondisi sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jumlah guru tersertifikasi dan kondisi ruang kelas yang layak terhadap tingkat kelulusan siswa sekolah dasar, menggunakan metode klasifikasi spasial berbasis Neural Network. Data diperoleh dari survei dan sumber sekunder yang mencakup informasi mengenai jumlah guru, ruang kelas, dan tingkat kelulusan. Model Neural Network digunakan untuk memetakan hubungan non-linear antara variabel input dan output. Hasil analisis menunjukkan adanya disparitas kualitas pendidikan antar wilayah, dengan sebagian besar daerah mengalami rendahnya kualitas pendidikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan berbasis data untuk mengurangi kesenjangan pendidikan di Indonesia.
PERAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) TERHADAP LITERASI TEKNOLOGI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembela-jaran berbasis Augmented Reality (AR) terhadap literasi teknologi dan kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 25 Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest one group design. Instrumen berupa kuesioner yang telah divalidasi dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lit-erasi teknologi siswa meningkat dari kategori cukup menjadi kategori tinggi, dengan N-Gain pada kategori tinggi. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah perla-kuan. Semua indikator literasi teknologi mengalami peningkatan men-jadi kategori tinggi. Kemandirian belajar juga mengalami peningkatan dari kategori rendah ke cukup, meskipun N-Gain berada dalam kategori rendah. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan perbedaan signif-ikan pada kemandirian belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media AR efektif dalam mening-katkan literasi teknologi siswa secara signifikan. Namun, pengaruhnya terhadap kemandirian belajar belum optimal dan memerlukan strategi pembelajaran