POLSRI REPOSITORY
Not a member yet
17637 research outputs found
Sort by
APLIKASI PENDATAAN WISATA DAN BUDAYA DI DINAS PARIWISATA KABUPATEN OGAN ILIR BERBASIS WEBSITE
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong instansi pemerintahan untuk melakukan transformasi layanan secara digital guna meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi. Dinas Pariwisata Kabupaten Ogan Ilir masih menghadapi kendala dalam proses pendataan objek wisata, budaya, dan UMKM yang dilakukan secara manual, sehingga memerlukan sistem digital yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Aplikasi Pendataan Wisata dan Budaya berbasis website menggunakan framework Laravel dan database MySQL. Aplikasi ini
terdiri dari tiga peran pengguna, yaitu admin, pelaku usaha, dan masyarakat umum. Admin bertugas mengelola dan memverifikasi data, pelaku usaha dapat mendaftarkan dan memperbarui informasi secara mandiri, sedangkan masyarakat umum dapat mengakses informasi yang telah diverifikasi tanpa harus login. Pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, desain sistem,
implementasi, dan pengujian menggunakan metode black-box. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses pendataan, serta memperluas akses informasi wisata dan budaya secara real time. Dengan demikian, aplikasi ini diharapkan menjadi solusi strategis dalam mendukung pengelolaan dan promosi potensi daerah secara modern dan terintegrasi
PERENCANAAN GEOMETRIK DAN PERKERASAN LENTUR RUAS KOTA BATURAJA - SUNGAI TUHA STA 00+241 - STA 05+354 PROVINSI SUMATERA SELATAN
Pembangunan ruas jalan Kota Baturaja – Sungai Tuha yang terletak di Kabupaten Ogan Komering
Ulu dan merupakan bagian dari jalur lintas Sumatera, bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan
volume lalu lintas di masa mendatang seiring dengan pertumbuhan ekonomi wilayah. Ruas jalan ini
memiliki posisi yang strategis secara geografis, karena menjadi jalur perlintasan utama di wilayah
tengah Pulau Sumatera yang menghubungkan Provinsi Sumatera Selatan dengan Provinsi Lampung,
Jambi, dan Bengkulu, maupun sebaliknya. Kawasan ini juga memiliki potensi sumber daya yang
cukup besar di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, dan pariwisata, sehingga wilayah timur
Sumatera Selatan dinilai cukup prospektif untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi
regional.
Berdasarkan hasil analisis perencanaan, jalan Kota Baturaja – Sungai Tuha ini diklasifikasikan
sebagai jalan arteri kelas I, dengan kecepatan rencana 60 km/jam. Desain geometrik jalan mencakup
dua jenis tikungan, yaitu tiga buah tikungan Full Circle dan tiga buah tikungan Spiral–Circle–Spiral.
Struktur perkerasan jalan utama menggunakan sistem perkerasan lentur (flexible pavement), yang
terdiri atas lapis pondasi agregat kelas B setebal 150 mm, lapis pondasi agregat kelas A setebal 200
mm, lapis AC-BC setebal 145 mm, dan lapis permukaan AC-WC setebal 40 mm. Perbaikan tanah
dasar tidak diperlukan dalam desain ini.
Pada bagian bahu jalan, digunakan perkerasan tanpa lapis pelindung (sealing), dengan susunan
lapisan agregat S setebal 155 mm, agregat B setebal 155 mm, dan agregat A setebal 230 mm. Seluruh
pekerjaan konstruksi direncanakan dilaksanakan dalam waktu 110 hari kalender, dengan total
anggaran sebesar Rp 19.422.398.903,00,- (sembilan belas miliar empat ratus dua puluh dua juta tiga
ratus sembilan puluh delapan ribu sembilan ratus tiga rupiah).
Kata kunci: Ekonomi Regional, Geometri Jalan, Jalur Lintas Sumatera, Perencanaan Jalan,
Perkerasan Lentur
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIKA UNTUK SISTEM PEMESANAN PAKET TOUR AND TRAVEL BERBASIS WEB
Penyusunan paket wisata yang sesuai dengan preferensi pengguna sering terkendala oleh keterbatasan sistem manual dan kompleksitas kombinasi pilihan. Penelitian ini mengembangkan sistem pemesanan wisata berbasis web dengan algoritma genetika untuk menghasilkan rekomendasi berdasarkan anggaran, durasi perjalanan, dan jumlah peserta. Algoritma bekerja melalui tahapan inisialisasi populasi, evaluasi fitness, seleksi, crossover, dan mutasi untuk mencari solusi optimal. Sistem diuji menggunakan lima skenario input berbeda untuk memverifikasi fungsionalitas utama. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan itinerary dalam waktu rata-rata sekitar 3 detik dengan nilai fitness berkisar antara 0,55 hingga 0,76. Nilai standar deviasi sebesar 0,058 untuk fitness dan 0,54 detik untuk waktu eksekusi menunjukkan konsistensi performa sistem. Semua itinerary memenuhi batas durasi harian dan anggaran, dengan beberapa skenario menunjukkan sedikit deviasi dalam batas toleransi. Sistem juga tidak bergantung pada histori pengguna sehingga cocok untuk kasus pengguna baru. Integrasi algoritma genetika terbukti meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, dan kemampuan sistem dalam menghasilkan rekomendasi yang sesuai dengan preferensi pengguna secara langsung dan otomatis
Rancang Bangun Hardware Pada Smart Box Penerima Paket Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Scanner Dengan Sistem Database
Internet pada saat ini merupakan salah satu indikator tanda akan kemajuan zaman dan sudah menjadi kebutuhan bagi Masyarakat karena internet berperan sebagai media komunikasi yang banyak memiliki kemudahan untuk melakukan komunikasi dan mencari informasi dengan mudah dimana saja dan kapan saja. Perubahan interaksi langsung menjadi interaksi secara online yang menajdikan Masyarakat banyak menghabiskan Sebagian besar kegiatannya secara online sehingga mempengaruhi kecenderungan terhadap smartphone dan aplikasi belanja online. Salah satu masalah dalam proses pengiriman yang sering terjadi adalah penerima tidak ada dirumah atau di Alamat tujuan pengiriman barang. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dibuat alat rancang bangun smart box penerima paket berbasis IoT menggunakan scanner sistem database. Tujuan utama penelitian ini membuat alat penerima paket yang bekerja menggunakan IoT, sehingga penerimaan dan pengambilan paket menjadi lebih mudah dan aman. Teknologi Internet of Things (IoT) menjadi Solusi akan permasalahan tersebut dengan dibuatnya kotak yang dinamakan smart box. Alat ini akan mengirim notifikasi ke pembeli melalui bot telegram loadcell sebagai pendeteksi objek di dalam kotak paket. Cara alat ini bekerja yaitu dengan scan resi paket di depan barcode scanner, saat resi paket berhasil terdeteksi, maka selenoid doorlock otomatis membuka pintu, ketika paket sudah dimasukkan ke dalam kotak loadcell akan mendeteksi objek dan selenoid akan mengunci pintu. Berdasarkan hasil pengujian dapat dilihat dari percobaan keseluruhan pada tabel durasi delay selenoid membuka pintu memperoleh rata-rata waktu 05.06 – 05.08 detik. Barcode scanner optimal pada jarak 5–20 cm dengan rata-rata delay 16.91 detik, pembacaan gagal di atas 25 cm. Sensor loadcell dapat membaca berat, Lcd menampilkan informasi, serta Esp32Cam berhasil mengambil dan mengirim gambar ke Telegram.
Kata kunci: Internet of Things (IoT), Telegram, Smart Box, Barcode Scanner, NodeMcu32, Esp32-Cam, Selenoid doorlock, Loadcel
PEMANTAUAN KUALITAS AIR PADA KOLAM IKTIOTERAPI MITRA RULE ATHALLAH BERBASIS MIKROKONTROLER
Monitoring kualitas air kolam ikan terapi saat ini masih dilakukan secara manual, sehingga kurang efisien dan rentan terhadap kesalahan. Masalah ini meliputi ketidakmampuan untuk mendeteksi perubahan parameter air seperti pH, suhu, dan kekeruhan secara real-time, yang dapat memengaruhi kesehatan ikan Nilem dan efektivitas layanan terapi. Penelitian ini bertujuan merancang alat monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor pH, DS18B20 (suhu), dan turbidity yang terhubung dengan mikrokontroler NodeMCU ESP32. Data dikirimkan ke platform ThinkSpeak untuk visualisasi real-time. Hasil pengujian menunjukkan akurasi tinggi dengan error relatif rata-rata sebesar 0.592% untuk sensor pH, 0.14% untuk DS18B20, dan 4.0% untuk turbidity. Alat ini membantu mitra Rule Athala dalam memantau kondisi air kolam secara otomatis, menjaga kualitas air tetap stabil, dan meningkatkan efisiensi pengelolaan ikan terapi
SISTEM PENGISIAN BAHAN PADAT OTOMATIS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN KAPASITAS TAKARAN 250 GRAM, 500 GRAM, DAN 1 KILOGRAM
Perkembangan teknologi otomasi dan Internet of Things (IoT) pada era industri 4.0 telah mendorong terciptanya inovasi di berbagai sektor, termasuk industri pengemasan bahan padat. Proses pengisian manual sering kali memiliki kelemahan seperti ketidakakuratan takaran, ketergantungan pada tenaga kerja manusia, serta rendahnya efisiensi produksi. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang mampu bekerja secara otomatis, presisi, dan dapat dipantau dari jarak jauh.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pengisian bahan padat otomatis berbasis IoT dengan tiga pilihan kapasitas takaran, yaitu 250 gram, 500 gram, dan 1 kilogram. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama, sensor load cell untuk mengukur berat bahan, sensor inframerah (IR) untuk mendeteksi keberadaan wadah, serta sensor ultrasonik untuk memantau ketersediaan bahan di dalam hopper. Motor servo digunakan untuk mengatur aliran bahan, sedangkan motor DC yang digerakkan oleh konveyor berfungsi memindahkan wadah ke posisi pengisian. Sistem dapat dikendalikan dan dimonitor secara jarak jauh melalui aplikasi Blynk pada smartphone.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja secara otomatis dengan tingkat akurasi pengisian yang tinggi. Rata-rata error pengisian berada di bawah 1% pada semua kapasitas yang diuji. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kemudahan dalam proses pengisian bahan padat, serta menjadi solusi efektif bagi industri kecil dan menengah yang membutuhkan otomasi berbiaya terjangkau
Perancangan Buku Saku Wisata "Ngelong" Ke Kota Lubuklinggau
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam mendukung
pertumbuhan ekonomi daerah. Kota Lubuklinggau sebagai salah satu kota di
Provinsi Sumatera Selatan memiliki berbagai potensi wisata alam, budaya, dan
buatan yang menarik untuk dikembangkan. Namun, kurangnya media informasi
wisata yang praktis dan informatif menjadi kendala dalam upaya promosi
pariwisata kota ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang
sebuah media promosi berupa buku saku wisata yang dapat menjadi sarana
informasi bagi wisatawan maupun masyarakat umum mengenai destinasi-destinasi
menarik di Kota Lubuklinggau.Metode yang digunakan dalam perancangan ini
adalah metode deskriptif kualitatif, dengan tahapan pengumpulan data melalui
observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Informasi yang
dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menentukan konten, desain, dan konsep
visual buku saku. Perancangan buku saku dilakukan menggunakan prinsip-prinsip
desain grafis dan komunikasi visual agar menghasilkan media yang menarik,
mudah dibaca, dan mudah dibawa. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah buku
saku wisata berjudul "Ngelong ke Kota Lubuklinggau", yang memuat informasi
umum kota, daftar objek wisata unggulan, fasilitas pendukung wisata, peta lokasi,
serta tips wisata. Buku saku ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif media
promosi yang efektif dalam meningkatkan daya tarik wisata Kota Lubuklinggau
dan memperluas jangkauan informasi kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara
APLIKASI PENGELOLAAN DAN PENCATATAN DATA NASABAH PADA PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH SUMATERA SELATAN DAN BANGKA BELITUNG CABANG KANTOR UTAMA KAPTEN A.RIVAI
Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Cabang Kantor Utama Kapten A. Rivai masih menggunakan sistem manual dalam pengelolaaan dan peminjaman data nasabah, sehingga dapat menimbulkan beberapamasalah. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengimplementasi pengelolaaan dan pendataan data nasabah berbasis website di PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Cabang Kantor Utama Kapten A. Rivai, Sehingga membantu dalam pencarian data, mengurangi risiko kehilangan data nasabah, dan meningkatkan efisiensi. Sistem yang dirancang akan mempermudah nasabah, pegawai, admin dan unit legal. Dalam pengelolaan data nasabah, dengan fitur-fitur seperti pendataan data nasabah, pencarian, dan pengelolaan pengguna. Rancangan aplikasi ini menggunakan Laravel dan MySQL, ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan dan pencatatan data nasabah. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan dan pencatatan data nasabah di bank dan memberikan kesempatan bagi penulis untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari
DETERMINAN OPINI AUDIT ATAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SUMATERA SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Temuan Audit, Ukuran Pemerintah Daerah, dan Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan terhadap Opini Audit atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2019-2023. Teknik pengumpulan data menggunakan sampel jenuh di mana semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi logistik dengan SPSS versi 26. Berdasarkan hasil penelitian uji secara parsial diketahui bahwa Temuan Audit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Opini Audit. Sedangkan Ukuran Pemerintah Daerah dan Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap Opini Audit. Uji secara simultan menunjukkan hasil bahwa variabel Temuan Audit, Ukuran Pemerintah Daerah dan Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan secara simultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap Opini Audit. Nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,277, yang berarti Temuan Audit, Ukuran Pemerintah Daerah dan Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan berpengaruh sebesar 27,7% terhadap Opini Audit dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan pada penelitian ini
IMPLEMENTASI SMART LIGHTING SYSTEM BERBASIS SENSOR GERAK DAN APLIKASI BLYNK
Jurusan Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya sebagai mitra dalam tugas akhir ini memiliki kebutuhan untuk meningkatkan efesiensi energi dan kenyamanan pengguna, khususnya pada area tangga di gedung yang terdiri dari 3 lantai. Pencahayaan yang masih bekerja secara manual, sehingga kurang efisien dan tidak praktis, maka dirancanglah sebuah Smart Lighting System yang dapat bekerja secara otomatis maupun manual. Sistem ini dibangun menggunakan sensor gerak PIR dan mikrokontroller ESP32 yang terhubung dengan aplikasi Blynk melalui jaringan WiFi. Teknologi Internet Of Things yang diterapkan memungkinkan pengguna untuk mengendalikan dan memantau lima buah lampu LED secara bergantian maupun bersamaan sekaligus dari aplikasi Blynk. Dengan adanya alat ini menciptakan sistem pencahayaan yang lebih cerdas dan hemat energi, hal ini menunjukkan bahwa implementasi Smart Lighting System berbasis sensor gerak dan aplikasi Blynk ini layak digunakan untuk meningkatkan efesiensi serta memberikan kemudahan bagi pengguna