POLSRI REPOSITORY
Not a member yet
17637 research outputs found
Sort by
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OPTIMALISASI PENGELOLAAN ASET TETAP DI KABUPATEN PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR (PALI)
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Optimalisasi Pengelolaan Aset Tetap Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
Silvia Faradilla Liani, 2025
Email : [email protected]
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Penatausahaan, dan Sistem Pengendalian Internal terhadap Optimalisasi Pengelolaan Aset Tetap pada perangkat daerah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Latar belakang penelitian ini didasari oleh temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama periode 2020–2023 yang menunjukkan adanya ketidaktertiban dalam pengelolaan aset tetap daerah, seperti aset tidak bersertifikat, nilai aset tidak sesuai, serta pemanfaatan aset oleh pihak yang tidak berwenang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai bidang akuntansi, aset, dan perbendaharaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Penatausahaan, dan Sistem Pengendalian Internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Optimalisasi Pengelolaan Aset Tetap. Secara simultan, keempat variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan aset tetap.Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kompetensi pegawai, pemanfaatan teknologi informasi yang tepat, pelaksanaan penatausahaan yang tertib, serta penguatan sistem pengendalian internal merupakan faktor kunci dalam optimalisasi pengelolaan aset tetap di lingkungan pemerintah daerah.
Kata kunci: Kompetensi SDM, Teknologi Informasi, Penatausahaan, Sistem Pengendalian Internal, Aset Tetap
PENGARUH TEKANAN FLUIDA MASUK VENTURI TERHADAP FENOMENA MICROBUBBLE GENERATOR UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH CAIR
Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi tekanan fluida terhadap kinerja microbubble generator dalam meningkatkan kadar oksigen terlarut (DO) pada limbah cair medis. Empat variasi tekanan (1–4 bar) diuji selama 60 menit menggunakan prototipe tangki aerasi. Hasil menunjukkan bahwa tekanan 3 bar menghasilkan peningkatan DO tertinggi (9,4 mg/L) dengan distribusi microbubble yang lebih homogen. Sebaliknya, tekanan 4 bar menunjukkan efisiensi terendah meskipun volume aerasi lebih besar. Visualisasi percobaan mendukung temuan bahwa tekanan fluida optimum mampu menghasilkan sebaran gelembung mikro yang efektif. Dengan demikian, pemilihan tekanan operasi yang tepat dapat meningkatkan efisiensi proses aerasi dalam pengolahan limbah cair medis secara eksperimental dan mendukung penerapannya di fasilitas pelayanan kesehatan
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT JAGUNG (Zea Mays L.) DAN BATANG PISANG (Musa Paradisiaca L.) UNTUK PEMBUATAN BIOFOAM DENGAN METODE THERMOPRESSING
Penelitian ini mengkaji pengembangan biofoam sebagai alternatif kemasan ramah lingkungan pengganti styrofoam polistirena yang menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan. Biofoam ini dibuat dari limbah kulit jagung dan batang pisang sebagai sumber selulosa, serta tepung singkong sebagai sumber pati, menggunakan metode thermopressing. Proses pembuatan melibatkan pra-perlakuan sampel, delignifikasi selulosa dengan NaOH, dan bleaching dengan H₂O₂, diikuti dengan pencetakan adonan biofoam pada suhu 180°C selama 1 menit. Variabel bebas yang diteliti adalah rasio massa selulosa kulit jagung dan batang pisang terhadap tepung singkong (60:40 hingga 20:80) dan konsentrasi Polivinil Alkohol (PVA) (5%, 7,5%, 10%). Karakteristik biofoam yang diuji meliputi kuat tarik, kuat tekan, daya serap air, dan biodegradasi. Hasil optimal diperoleh pada rasio 20:80 selulosa:tepung singkong dengan konsentrasi PVA 10%, menghasilkan kuat tarik tertinggi 1,0219 MPa dan kuat tekan tertinggi 0,47 MPa. Daya serap air terendah juga ditemukan pada kondisi ini sebesar 13,97%. Meskipun nilai kuat tarik dan kuat tekan masih di bawah standar SNI , sebagian besar sampel kuat tarik telah memenuhi standar JIS Z 1707:2017. Peningkatan konsentrasi PVA dan rasio tepung singkong cenderung meningkatkan kuat tarik dan kuat tekan, serta menurunkan daya serap air. Namun, peningkatan konsentrasi PVA memperlambat waktu biodegradasi. Waktu biodegradasi berkisar 20,6–45,8 hari, dengan semua sampel memenuhi standar biodegradasi SNI (100% dalam 60 hari). Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan biofoam yang berkelanjutan dan berpotensi mengurangi dampak lingkungan dari limbah kemasan
Sistem Rekapitulasi Penentuan Prioritas Penerima Bantuan Alat dan Mesin Perkebunan Berbasis Website Menggunakan Metode K-Means Clustering di Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan
Di era digital saat ini, pemanfaatan teknologi informasi menjadi elemen penting dalam mendukung kinerja instansi pemerintah, termasuk dalam hal penyaluran bantuan kepada masyarakat. Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan memiliki program strategis berupa pemberian bantuan alat dan mesin perkebunan kepada kelompok tani. Namun, proses penentuan penerima bantuan selama ini masih menghadapi permasalahan dalam hal efektivitas dan transparansi, akibat metode pencatatan yang belum optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem rekapitulasi penentuan penerima bantuan berbasis web yang menerapkan metode K-Means Clustering. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem prototype, dan data yang digunakan mencakup variabel luas lahan dan tingkat produksi dari 25 kelompok tani aktif pada tahun 2024. Proses pengelompokan data dilakukan melalui tahapan normalisasi dan perhitungan Euclidean Distance dalam algoritma K-Means. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mengelompokkan data penerima bantuan secara lebih terstruktur, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengambilan keputusan. Dengan sistem ini, Dinas Perkebunan dapat menyalurkan bantuan secara lebih tepat sasaran berdasarkan kriteria yang objektif.
Kata Kunci: bantuan alat dan mesin, rekapitulasi, K-Means Clustering, sistem informasi, Dinas Perkebunan, web
RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT
Limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan hasil samping dari industri kelapa sawit yang jumlahnya sangat melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Penumpukan limbah ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, mengganggu keseimbangan ekosistem, serta membutuhkan waktu lama dalam proses penguraiannya secara alami. Oleh karena itu, dilakukan perancangan dan pembuatan mesin pencacah TKKS sebagai solusi pengolahan limbah yang lebih efektif dan efisien, khususnya untuk kebutuhan skala kecil dan menengah. Inovasi ini bertujuan untuk memberikan alternatif teknologi sederhana yang dapat diterapkan langsung oleh petani, kelompok tani, atau pelaku usaha kecil dalam memanfaatkan limbah menjadi bahan baku yang bernilai guna. Mesin ini dirancang menggunakan motor bensin berdaya 5,5 HP sebagai penggerak utama, dengan sistem transmisi berupa pulley dan V-belt yang berfungsi untuk meneruskan daya dari motor ke sistem pemotongan. Komponen utama mesin meliputi rangka dari besi siku sebagai penopang struktur, poros utama sebagai tumpuan pisau, pisau pencacah yang dirancang tajam dan tahan aus, serta wadah sebagai tempat proses pencacahan. Proses pembuatan mesin dimulai dari tahap perancangan, perhitungan teknis meliputi daya, torsi, dan putaran, pemilihan material yang tepat dan ekonomis, fabrikasi rangka, pembuatan sistem pemotongan, perakitan komponen, hingga pengujian akhir. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin mampu mencacah rata-rata 761,3 gram dari 1000 gram bahan TKKS dalam waktu sekitar 90,61 detik untuk setiap siklus kerja, dengan sisa material yang tidak tercacah sebesar 238,6 gram. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa mesin pencacah ini memiliki performa yang cukup baik dalam menangani limbah TKKS. Keberadaan mesin ini dapat menjadi solusi alternatif dalam pengolahan limbah secara lokal, ekonomis, dan ramah lingkungan, serta berpotensi mendukung pengembangan ekonomi berbasis agroindustri
RANCANG BANGUN ALAT PENIMBANG DIGITAL BERBASIS INTERNET OF THINGS PADA PRODUK KERIPIK
Penimbangan bahan secara akurat merupakan tahap penting dalam produksi
makanan ringan seperti keripik. Ketelitian dalam menimbang memengaruhi
konsistensi rasa, kualitas produk, serta efisiensi penggunaan bahan baku, baik pada
industri kecil maupun rumah tangga. Namun, UMKM masih banyak menggunakan
metode manual yang cenderung lambat, kurang akurat, dan menyulitkan pencatatan
data. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini merancang alat penimbang
digital berbasis Internet of Things (IoT) yang bekerja otomatis dan dapat dipantau
jarak jauh. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali,
sensor load cell untuk mendeteksi berat, LCD sebagai tampilan lokal, dan bot
Telegram sebagai media pelaporan berbasis cloud. Alat ini memungkinkan
pengguna melihat berat langsung di LCD serta menerima notifikasi dan data
penimbangan real-time melalui Telegram. Hasil pengujian menunjukkan alat
mampu memberikan pembacaan berat secara akurat dan stabil, bahkan dalam
pengujian berulang. Sistem pengiriman data melalui IoT juga berjalan responsif,
memudahkan pemantauan dari jarak jauh. Dengan keunggulan tersebut, alat ini
berpotensi besar mendukung proses produksi UMKM dan mendorong digitalisasi
industri makanan ringan secara lebih efisien, modern, dan terukur.
Kata Kunci: Penimbang Digital, ESP32, Keripik, Load Cell, IoT, Telegram
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, PENDAPATAN TRANSFER, BELANJA MODAL, DAN SILPA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA DI SUMATERA UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, Belanja Modal, dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara selama periode 2019–2023. Populasi penelitian mencakup 33 pemerintah daerah, dengan pengambilan sampel menggunakan Teknik Sampling Purposive. Sehingga diperoleh 32 daerah sebagai sampel, dengan total 160 data observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan dianalisis menggunakan regresi data panel melalui aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD dan Pendapatan Transfer berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, Belanja Modal dan SiLPA tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan daerah. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 66,85% menunjukkan bahwa variasi kinerja keuangan dapat dijelaskan oleh PAD, Pendapatan Transfer, Belanja Modal, dan SiLPA, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini
Crafting a Copywriting Video to Promote Kopi16 Pro
This final report aimed to develop a persuasive video script to promote Kopi16 Pro, a floating café in Palembang, as a unique culinary tourism destination. Employing a qualitative research approach, the study used interviews and autoethnographic reflection to gather rich, contextual data. The AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) model and narrative persuasion theory were applied to structure the video copy in a way that was both emotionally engaging and action-driven. The research process followed Plomp's Research and Development (R&D) model, which included phases such as preliminary investigation, design, construction, validation, and implementation. The final output was a 2-minute bilingual video advertisement with Indonesian voice-over and English subtitles. The video emphasized sensory and emotional experiences to invite viewers into the café’s unique atmosphere. Findings showed that combining narrative storytelling with structured marketing models could effectively capture and communicate the identity of local culinary destinations. The final product was expected to increase visibility and attract more visitors to Kopi16 Pro, and also serve as a reference for future tourism promotion projects using copywriting strategies
PERENCANAAN GEOMETRIK DAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN AKSES TPI SUNGSANG STA 0+000 - 5+500 KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN
Laporan akhir ini membahas tentang perencanaan pembangunan jalan akses menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sungsang di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Pembangunan infrastruktur jalan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas, mobilitas masyarakat, serta mendukung distribusi hasil perikanan dan sektor pariwisata lokal. Lingkup perencanaan meliputi analisis perencanaan geometrik jalan, perhitungan volume pekerjaan galian dan timbunan, perencanaan tebal perkerasan lentur, serta manajemen proyek yang terdiri dari penyusunan Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS), Rencana Anggaran Biaya (RAB), Network Planning, Barchart, dan Kurva S.
Berdasarkan hasil perhitungan, jalan akses menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sungsang yang berlokasi di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, dikategorikan sebagai jalan arteri kelas I dengan kecepatan rencana 60 km/jam. Jalan ini dirancang memiliki 2 lajur untuk 2 arah, masing-masing dengan lebar 3,5 meter, serta bahu jalan di kedua sisi selebar 1 meter. Pada trase jalan tersebut terdapat 6 tikungan, terdiri dari 3 tikungan Full Circle dan 3 tikungan Spiral-Circle-Spiral, dengan total panjang jalan mencapai 5,427 kilometer. Struktur perkerasan jalan direncanakan menggunakan metode perhitungan tebal perkerasan lentur, dengan hasil ketebalan lapisan AC-WC sebesar 50 mm, lapisan pondasi agregat kelas A setebal 300 mm, lapisan pondasi agregat kelas B setebal 200 mm, dan lapisan perbaikan tanah dasar setebal 215 mm. Sementara itu, bahu jalan dirancang dengan lapisan agregat kelas S setebal 160 mm, pondasi agregat kelas A setebal 190 mm, pondasi agregat kelas B setebal 200 mm, dan perbaikan tanah dasar setebal 215 mm. Pelaksanaan pembangunan jalan ini direncanakan berlangsung selama 152 hari kerja, dengan estimasi total biaya pelaksanaan sebesar Rp. 33.967.189.000,00 (Tiga Puluh Tiga Miliar Sembilan Ratus Enam Puluh Tujuh Juta Seratus Delapan Puluh Sembilan Ribu Rupiah).
Hasil laporan ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis yang komprehensif bagi pemerintah daerah, masyarakat, serta pihak terkait dalam merencanakan dan merealisasikan pembangunan jalan akses yang lebih efektif, efisien, serta berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kawasan
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM FILTRASI AIR MINUM MENGGUNAKAN MEMBRANE RO ULTRA LOW PRESSURE DAN POST CARBON DENGAN VARIASI TEKANAN FLUIDA BERBASIS PLTS
Ketersediaan air minum yang aman dan layak konsumsi merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat. Ketergantungan terhadap air kemasan tidak hanya menimbulkan biaya operasional yang tinggi, tetapi juga kurang berkelanjutan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengolahan air minum yang efisien, ramah lingkungan, dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem filtrasi air minum menggunakan membran Reverse Osmosis (RO) Ultra Low Pressure (Silvertec ULP-2012-100) yang dikombinasikan dengan filter Post carbon dengan variasi tekanan Fluida serta sumber energi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Fokus utama penelitian adalah pengaruh variasi tekanan fluida terhadap efektivitas filtrasi pada membran Reverse Osmosis (RO) Ultra Low Pressure (Silvertec ULP-2012-100) dan filter Post carbon dalam menghasilkan kualitas air minum pada sistem filtrasi air minum pada tahap RO dan filtrasi Post carbon. Parameter yang dianalisis meliputi parameter kimia pH sebesar 7,6, TDS 26, Fe <0,0054, Mn 0,01, dan mikrobiologi (Escherichia coli ssebesar 0 dan total coliform 0, mengacu pada baku mutu air minum berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan sistem filtrasi air minum yang optimal dari segi performa teknis, efisiensi energi, serta keberlanjutan penggunaan, terutama di wilayah yang belum terjangkau oleh listrik PLN