POLSRI REPOSITORY
Not a member yet
17637 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENCATATAN DAN PENILAIAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG BERDASARKAN PSAK NO. 202 PADA PT. SURYA BAJA KENCANA PALEMBANG
Laporan akhir ini disusun untuk menganalisis sistem pencatatan dan metode penilaian persediaan barang dagang yang diterapkan oleh PT. Surya Baja Kencana Palembang dalam menentukan nilai persediaan akhir. Data yang digunakan dalam penyusunan laporan diperoleh melalui wawancara langsung dengan pihak perusahaan serta dokumentasi transaksi pembelian dan penjualan barang dagang selama periode Januari hingga Desember 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan masih menggunakan metode pencatatan periodik dan belum menerapkan metode penilaian persediaan secara konsisten sesuai dengan ketentuan PSAK No. 202. Dalam praktiknya, perusahaan hanya mengalikan harga pembelian terakhir dengan jumlah barang yang tersisa untuk menentukan nilai persediaan akhir. Berdasarkan hasil perbandingan dengan metode FIFO dan rata-rata tertimbang, diperoleh bahwa metode FIFO memberikan nilai persediaan yang lebih realistis dan mendekati harga pasar. Oleh karena itu, perusahaan direkomendasikan untuk mempertimbangkan penerapan sistem pencatatan perpetual serta metode penilaian FIFO. Penerapan kedua metode ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi informasi persediaan, efisiensi operasional, serta keandalan laporan keuangan perusahaan
Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Tunai pada PT Embacang Multi Sarana
Laporan akhir ini bertujuan untuk membantu meningkatkan akurasi pencatatan transaksi pembelian tunai pada PT Embacang Multi Sarana. Aplikasi yang dikembangkan menampilkan daftar persediaan barang yang telah mencapai titik pemesanan kembali (Reorder Point/ROP) dan informasi pemesanan barang (Purchase Order) yang telah dikirim ke pemasok, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan pembelian secara lebih tepat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi dokumentasi terhadap dokumen pembelian tunai di perusahaan. Sistem dirancang menggunakan metode waterfall dengan analisis kebutuhan sistem. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic dan menghasilkan sistem informasi akuntansi pembelian tunai yang terkomputerisasi. Hasil akhir berupa daftar barang yang mencapai titik pemesanan kembali (ROP) dan informasi status PO yang telah dikirim ke pemasok, yang ditampilkan secara otomatis melalui aplikasi. Sistem ini diharapkan dapat menggantikan metode pencatatan manual yang selama ini digunakan, sehingga memberikan manfaat lebih dalam hal kecepatan akses data, dan akurasi informasi bagi PT Embacang Multi Sarana
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI PADA PT MITRA ANUGERAH PERKASA SUMSEL
Laporan akhir ini membahas perancangan sistem informasi akuntansi penjualan
tunai berbasis Microsoft Access pada PT Mitra Anugerah Perkasa Sumsel.
Sebelumnya, perusahaan menggunakan Microsoft Excel dalam pencatatan transaksi
penjualan tunai, namun cara tersebut masih menimbulkan berbagai permasalahan,
seperti risiko kesalahan input data, duplikasi informasi, dan keterlambatan
penyusunan laporan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi akuntansi
penjualan tunai yang lebih efisien, terintegrasi, dan akurat. Perancangan dilakukan
melalui pengumpulan data dengan metode wawancara dan dokumentasi untuk
mengetahui kebutuhan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang
dirancang telah melalui analisis kebutuhan dan kelayakan, sehingga mampu
menghasilkan aplikasi yang dapat menampilkan laporan penjualan, laporan
penjualan per transaksi, serta jurnal umum. Dengan adanya sistem informasi
akuntansi yang terkomputerisasi, perusahaan dapat lebih mudah mengelola
transaksi penjualan tunai, meminimalisasi kesalahan pencatatan, serta memperoleh
informasi yang tepat waktu dan akurat. Selain itu, sistem ini juga memberikan
peluang bagi perusahaan untuk melakukan pengembangan lebih lanjut sesuai
kebutuhan di masa mendatang
RANCANG BANGUN DAPUR COR LISTRIK ALUMINIUM DENGAN KAPASITAS 3 KG (BIAYA PRODUKSI)
Permintaan akan peralatan peleburan aluminium yang efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan semakin meningkat seiring berkembangnya industri kecil dan menengah. Aluminium merupakan logam non-ferrous yang memiliki titik lebur relatif rendah (±660 °C) sehingga dapat didaur ulang dengan peralatan sederhana. Namun, harga dapur cor komersial yang tinggi seringkali menjadi kendala bagi pelaku usaha berskala kecil. Oleh karena itu, laporan akhir ini bertujuan untuk merancang dan membangun dapur cor listrik aluminium dengan kapasitas 3 kg yang sederhana, mudah dioperasikan, serta memiliki biaya produksi terjangkau. Metode perancangan dilakukan secara sistematis melalui tahap identifikasi kebutuhan, perhitungan kebutuhan energi panas, desain elemen pemanas berbahan kawat nikelin, pemilihan cawan pelebur dari pipa besi, penerapan isolasi berupa bata tahan api dan fire blanket, hingga pembuatan rangka baja untuk menopang struktur tungku. Sistem kontrol suhu menggunakan hope TCG dengan sensor termokopel tipe K, serta dilengkapi dengan MCB dan kontaktor untuk keamanan operasional. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa peleburan aluminium seberat 3 kg memerlukan energi panas total sekitar 3.215,7 kJ dengan waktu peleburan ±52,8 menit. Efisiensi termal alat diperkirakan mencapai 92%, yang menandakan konversi energi listrik ke energi panas cukup efektif. Dari sisi ekonomi, biaya produksi alat tercatat sebesar Rp3.320.233,-, dengan harga jual Rp3.818.268,- sehingga memberikan keuntungan 15%. Alat yang dihasilkan sesuai spesifikasi desain, relatif portable, mudah digunakan, dan layak diterapkan dalam peleburan skala kecil. Dengan demikian, dapur cor listrik berkapasitas 3 kg ini dapat menjadi alternatif solusi bagi pelaku industri kecil maupun bengkel pengecoran sederhana, khususnya dalam upaya meningkatkan efisiensi energi, menekan biaya produksi, dan mendukung pemanfaatan kembali aluminium secara lebih berkelanjutan
COMMISSIONING MESIN ROTARY GRINDING DAN POLISHING DI LABORATORIUM MEKANIK JURUSAN TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA
Mesin rotary grinding dan polishing merupakan salah satu peralatan laboratorium yang memiliki peran sangat penting dalam mendukung pelaksanaan praktikum metalografi di Laboratorium Mekanik, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Sriwijaya. Mesin ini berfungsi mempersiapkan permukaan spesimen logam sebelum dilakukan pengamatan struktur mikro melalui proses etsa. Proses persiapan ini meliputi tahap pengamplasan untuk menghilangkan ketidakteraturan permukaan dan pemolesan untuk menghasilkan permukaan yang rata, bebas goresan, serta memiliki kualitas optik yang memadai. Permukaan yang dipersiapkan dengan baik akan memberikan hasil pengamatan mikroskopis yang lebih akurat dan jelas, sehingga keberadaan mesin dalam kondisi prima menjadi suatu keharusan. Seiring penggunaan yang intensif dalam jangka panjang, mesin mengalami penurunan kinerja akibat kerusakan pada komponen vital. Kerusakan meliputi bearing yang aus, V-belt yang retak, sistem pendingin yang tidak berfungsi, serta body mesin yang kusam dan mulai mengalami korosi. Kondisi ini menyebabkan hambatan pada kegiatan praktikum dan menurunkan kualitas hasil pengujian metalografi mahasiswa. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan proses commissioning, yaitu serangkaian langkah pemeriksaan, pengujian, dan verifikasi kelayakan mesin setelah dilakukan rekondisi. Tahapan ini mencakup observasi langsung, wawancara dengan teknisi laboratorium, serta pengujian teknis terhadap komponen yang telah diganti atau diperbaiki. Rekondisi meliputi penggantian bearing, V-belt, dan pompa, perbaikan sistem pendingin, serta pengecatan ulang body mesin untuk mencegah korosi lanjutan. asil pengujian menunjukkan mesin kembali beroperasi sesuai standar operasional Metaserv 2000 Twin, dengan kecepatan putaran piringan amplas 317,6 rpm dan piringan pemoles 282,6 rpm. Permukaan spesimen yang dihasilkan halus, rata, dan memenuhi kriteria pengujian metalografi
PREVENTIVE MAINTENANCE MESIN ROTARY GRINDING DAN POLISHING DI LABORATORIUM MEKANIK JURUSAN TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA
Mesin Rotary Grinding dan Polishing merupakan salah satu peralatan utama yang terdapat di Laboratorium Mekanik Program Studi Teknik Mesin Politeknik Negeri Sriwijaya. Mesin ini berperan penting dalam proses grinding spesimen yang digunakan untuk praktik Metalografi, sehingga keberfungsiannya sangat memengaruhi kelancaran kegiatan pembelajaran. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, mesin ini mengalami berbagai permasalahan teknis, antara lain bearing
yang macet dan tidak dapat berputar, V-belt yang getas dan retak, sistem pendingin yang tidak berfungsi, serta kondisi fisik mesin yang mengalami korosi. Permasalahan tersebut berdampak langsung pada penurunan efektivitas praktikum
dan kualitas hasil pembelajaran mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan preventive maintenance pada mesin Rotary Grinding dan Polishing agar dapat beroperasi kembali secara optimal. Metodologi yang digunakan meliputi
observasi langsung terhadap kondisi mesin, wawancara dengan teknisi dan dosen pengampu laboratorium, serta pengumpulan data dari referensi pustaka yang relevan. Tahapan perawatan meliputi pembersihan seluruh komponen mesin, pelumasan bearing, pengecekan dan perbaikan sistem pendingin, penggantian V belt dan bearing yang rusak, serta pengecatan ulang bagian mesin untuk mengatasi dan mencegah korosi. Hasil kegiatan preventive maintenance menunjukkan bahwa
mesin kembali berfungsi dengan baik, putaran menjadi stabil, sistem pendingin bekerja optimal, dan kondisi fisik mesin terlihat lebih terawat. Selain itu, preventive maintenance terbukti mampu mengurangi risiko kerusakan mendadak, meminimalkan biaya perbaikan besar, serta menjaga konsistensi hasil praktikum. Dalam jangka panjang, upaya ini dapat memperpanjang umur pakai mesin,
meningkatkan keselamatan kerja, dan memastikan keberlanjutan kegiatan pembelajaran di laboratorium tanpa gangguan yang berarti
RANCANG BANGUN HELM PENDETEKSI KANTUK UNTUK KESELAMATAN BERKENDARA MENGGUNAKAN SENSOR INFRARED BUZZER DAN COIN VIBRATION MOTOR
Kecelakaan lalu lintas akibat pengendara yang mengantuk menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka kecelakaan di jalan raya. Untuk membantu mengurangi risiko tersebut, dirancanglah sebuah alat pendeteksi kantuk yang diintegrasikan ke dalam helm sepeda motor. Alat ini bekerja dengan menggunakan sensor infrared yang dipasang di bagian dalam helm untuk mendeteksi pola kedipan mata pengendara. Jika mata terdeteksi tertutup lebih dari satu detik, sistem akan menganggap sebagai tanda kantuk dan secara otomatis memicu peringatan berupa bunyi buzzer dan getaran melalui vibration motor. Sistem ini dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32 yang bertugas menerima dan mengolah data dari sensor infrared serta mengaktifkan output peringatan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat merespons dengan baik saat mata tertutup melebihi ambang waktu tertentu, dan kembali nonaktif saat mata terbuka. Semua komponen berhasil dipasang di dalam helm tanpa mengganggu fungsi utamanya sebagai pelindung kepala. Alat ini diharapkan dapat menjadi solusi sederhana namun efektif untuk meningkatkan keselamatan berkendara, terutama bagi pengendara yang sering berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk
RANCANG BANGUN HARDWARE ALAT PEMILAH DAN PENCACAH SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK BERBASIS ANDROID
Permasalahan sampah yang semakin meningkat, terutama di daerah perkotaan, menuntut adanya solusi inovatif dalam pengelolaan limbah sejak dari sumbernya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan alat pemilah dan pencacah sampah organik dan anorganik berbasis Android guna mendukung proses daur ulang yang lebih efektif dan efisien. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan sensor untuk membedakan jenis sampah berdasarkan sifat fisik
tertentu, seperti kelembaban dan konduktivitas. Setelah teridentifikasi, sampah kemudian dipisahkan secara otomatis dan masuk ke dalam ruang pencacah masing- masing. Sistem dikendalikan dan dimonitor melalui aplikasi Android yang dirancang secara user-friendly untuk memudahkan pengguna dalam mengoperasikan dan memantau kinerja alat secara real time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu memilah dan mencacah sampah dengan akurasi yang cukup tinggi, serta memberikan kemudahan dalam pengendalian jarak jauh. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pengelolaan sampah yang lebih cerdas dan berkelanjutan
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL ATAP STADION BERBASIS INTERNET OF THINGS
Stadion terbuka sering menghadapi permasalahan akibat kondisi cuaca yang tidak menentu, seperti hujan atau panas matahari yang berlebihan, sehingga mengganggu kenyamanan penonton dan pemain. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dirancang sistem atap otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu merespons perubahan cuaca secara real-time. Alasan penggunaan teknologi IoT adalah kemampuannya dalam melakukan kendali jarak jauh, efisien, dan terintegrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sistem kontrol atap stadion yang dapat beroperasi secara otomatis dan juga dikendalikan secara manual. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP8266 sebagai pusat kendali, sensor hujan untuk mendeteksi curah hujan, serta sensor cahaya (LDR) untuk mengetahui intensitas cahaya matahari. Data dari sensor diproses dan digunakan untuk menggerakkan motor servo sebagai aktuator pembuka dan penutup atap. Kontrol manual dapat dilakukan melalui aplikasi Blynk pada perangkat seluler. Diharapkan sistem ini dapat meningkatkan kenyamanan pengguna, mengurangi ketergantungan pada kontrol manual, serta mendukung efisiensi energi melalui pemanfaatan pencahayaan dan ventilasi alami. Perancangan ini menunjukkan bahwa teknologi IoT dapat diterapkan secara efektif dalam modernisasi infrastruktur stadion.
Kata Kunci: Internet of Things, ESP8266, atap stadion, sensor hujan, LDR, Blynk, otomatisas
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI BERBASIS WEB PADA PT MADANI MEDICIA MANDIRI
Laporan Akhir ini bertujuan untuk merancang sistem informasi akuntansi penjualan tunai berbasis web pada PT Madani Medicia Mandiri. Dalam menyusun laporan ini penulis menggunakan data primer yang didapatkan melalui wawancara ke PT Madani Medicia Mandiri dan data sekunder berupa data laporan penjualan. Berdasarkan hasil pengumpulan data, proses pencatatan penjualan tunai pada PT Madani Medicia Mandiri selama ini masih dilakukan secara manual. Proses ini memerlukan waktu yang cukup lama, serta berpotensi dalam kesalahan pencatatan. Untuk menjawab permasalahan yang ada, penulis melakukan analisis sistem, merancang sistem, dan implementasi sistem. Melalui perancangan sistem informasi akuntansi penjualan tunai berbasis web, diharapkan mampu menggantikan metode manual yang selama ini digunakan dan dapat meningkatkan dalam pengelolaan data transaksi penjualan tunai yang terjadi pada PT Madani Medicia Mandiri. Dengan adanya sistem ini, dapat memperoleh informasi keuangan secara lebih cepat dan akurat untuk mendukung pengambilan keputusan. Penulis merekomendasikan agar sistem ini dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan operasional PT Madani Medicia Mandiri guna menunjang efektivitas dan efisiensi kerja, khususnya dalam hal pencatatan transaksi keuangan.
Kata Kunci : Sistem Informasi Akuntansi, Perancangan Sistem Web, Penjualan Tuna