Satya Wacana Christian University
Institutional Repository of Satya Wacana Christian UniversityNot a member yet
14517 research outputs found
Sort by
Perlindungan Perempuan Korban Pelecehan Seksual Dalam Putusan Hakim Kasus Baiq Nuril
Penelitian ini bertujuan menganalisis Kasus Baiq Nuril yang menjadi perhatian masyarakat karena korban pelecehan yang di kriminalisasikan, Jenis penelitian ini yuridis normatif menggunakan metode pendekatan studi kasus dan memperoleh data melalui penelitian kepustakaan. Kasus yang dialami oleh Baiq Nuril berawal merekam percakapannya melalui telepon dan WhatsApp dengan H. Muslim berisikan tindakan pelecehan kemudian melalui rekannya, rekaman pembicaraan tersebut akhirnya tersebar sehingga Baiq Nuril dilaporkan atas dugaan melanggar Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Oleh Pengadilan Negeri Mataram Baiq Nuril telah dinyatakan bebas atau tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang ITE, tetapi penunutut umum mengajukan Kasasi, dan akhirnya oleh Mahkamah Agung diputuskan bahwa Baiq Nuril bersalah melanggar Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang ITE
Gambaran Emotion Regulation pada Wanita Dewasa Awal yang Pernah Terlibat Perilaku Non Suicidal Self Injury
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi regulasi emosi pada wanita dewasa
awal yang pernah terlibat dalam perilaku Non-Suicidal Self-Injury (NSSI).
Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi untuk memahami
pengalaman hidup dan strategi regulasi emosi para wanita tersebut. Data
dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan
pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para wanita ini
menggunakan berbagai strategi regulasi emosi, termasuk refleksi diri, mencari
dukungan sosial, dan memprioritaskan perawatan diri. Namun, mereka juga
menghadapi tantangan yang signifikan dalam mengelola emosi mereka, yang sering
dipicu oleh faktor eksternal seperti tekanan sosial dan siklus hormonal. Perasaan
tidak diterima, masalah dalam hubungan interpersonal, dan pengalaman traumatis
menjadi pemicu utama perilaku NSSI. Penelitian ini juga menekankan pentingnya
dukungan sosial dalam regulasi emosi dan mengidentifikasi penggunaan alat seperti
"roda emosi" sebagai cara yang efektif untuk membantu peserta mengenali dan
mengelola emosi mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap
pemahaman yang lebih dalam tentang regulasi emosi pada wanita dewasa awal
dengan perilaku NSSI dan memberikan wawasan untuk mengembangkan intervensi
yang lebih efektif untuk mendukung mereka.This study explores emotion regulation in young adult women who have engaged in
Non-Suicidal Self-Injury (NSSI) behaviors. The research uses a phenomenological
approach to understand the lived experiences and emotion regulation strategies of
these women. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed
using a thematic analysis approach. The findings reveal that these women employ
various emotion regulation strategies, including self-reflection, seeking social
support, and prioritizing self-care. However, they also face significant challenges
in managing their emotions, often triggered by external factors such as social
pressures and hormonal cycles. Feelings of not being accepted, interpersonal
relationship problems, and traumatic experiences are major triggers for NSSI
behaviors. The study also highlights the importance of social support in emotion
regulation and identifies the use of tools like the “emotion wheel” as an effective
way to help participants recognize and manage their emotions. This research
contributes to a deeper understanding of emotion regulation in young adult women
with NSSI behaviors and provides insights for developing more effective
interventions to support them
Alternatif Sanksi Pemidanaan Dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Berdasarkan Perspektif Keadilan Bermartabat
Penelitian ini bertujuan menganalisis alternatif sanksi pemidanaan dalam KUHP Baru berdasarkan perspektif Keadilan Bermartabat. Metode penelitian yang dalam penelitian ini adalah penelitian hukum (legal research). Hasil penelitian ini menemukan dalam KUHP Baru terdapat alternatif sanksi pemidanaan selain pidana penjara, yaitu pidana denda, pidana tutupan, pidana pengawasan, dan pidana kerja sosial. Berpijak pada postulat Keadilan Bermartabat, perkembangan pengaturan alternatif sanksi pemidanaan dapat ditemui dalam Volksgeist Indonesia dengan memulai pelacakan dari lahirnya KUHP Baru. Sebagaimana dalam Pasal Menimbang huruf a KUHP Baru menyebutkan UU tersebut disusun berdasarkan Pancasila dan UUD Tahun 1945 serta asas hukum umum. Dalam Pasal 52 KUHP Baru terkait tujuan pemidanaan menyatakan Pemidanaan tidak dimaksudkan untuk menderitakan manusia dan merendahkan martabat manusia. Rumusan tujuan pemidanaan tersebut menurut penulis sangat identik dengan perspektif Keadilan Bermartabat. Pada intinya dalam perspektif Keadilan bermartabat terkait kejelasan makna konsep alternatif sanksi pemidanaan tidak dimaksudkan untuk menderitakan Terpidana dan merendahkan martabatnya sebagai manusia
Prinsip Indivisibility and Interdependence of Different Rights terhadap Hak untuk Mendapatkan Pekerjaan Bagi Pengungsi
Di Indonesia, pengungsi tidak diperbolehkan untuk mendapatkan pekerjaan. Larangan untuk mendapatkan pekerjaan tersebut tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Imigrasi IMI-0305.GR.02.07/2016 tentang Penanganan Imigran Ilegal yang Mengaku Sebagai Pencari Suaka atau Pengungsi. Permasalahan dari penelitian ini adalah apakah larangan untuk mendapatkan pekerjaan bagi pengungsi di Indonesia bertentangan dengan prinsip indivisibility and interdependence of different rights? Penelitian ini berargumen bahwa larangan untuk mendapatkan pekerjaan bagi pengungsi bertentangan dengan prinsip indivisibility and interdependence of different rights yang pada hakikatnya menghendaki bahwa "Semua hak asasi manusia saling terkait dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain." Keberlakuan prinsip indivisibility and interdependence of different rights juga mengikat terhadap hak untuk mendapatkan pekerjaan bagi pengungsi karena sejalan dengan hakikat pekerjaan untuk mencapai standar kehidupan yang layak bagi manusia. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statutory approach) dan konseptual (conceptual approach)
Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Motivasi Berprestasi Pada Mahasiswa Psikologi Uksw
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan sosial dan
motivasi berprestasi pada mahasiswa psikologi. Dukungan sosial mencakup
dukungan emosional, instrumental, dan informasi yang diperoleh dari keluarga,
teman, dan lingkungan sekitar. Motivasi berprestasi diukur berdasarkan dorongan
internal mahasiswa untuk mencapai tujuan akademis dan profesional. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara dukungan sosial dan motivasi
berprestasi, dengan nilai korelasi sebesar 0,604. Meskipun demikian, hubungan ini
tidak signifikan secara statistik, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,000
(p<0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun ada kecenderungan bahwa
dukungan sosial dapat meningkatkan motivasi berprestasi, hubungan tersebut tidak
cukup kuat untuk dianggap signifikan secara statistik dalam konteks penelitian ini.This study aims to examine the relationship between social support and
achievement motivation in psychology students. Social support includes emotional,
instrumental, and informational support obtained from family, friends, and the
surrounding environment. Achievement motivation is measured based on students'
internal drive to achieve academic and professional goals. The results showed that
there was a positive relationship between social support and achievement motivation,
with a correlation value of 0.604. However, this relationship was not statistically
significant, as indicated by a significance value of 0.000 (p<0.05). This finding
indicates that although there is a tendency for social support to increase achievement
motivation, the relationship is not strong enough to be considered statistically
significant in the context of this study
Sistem Informasi Penjualan Roti di Toko Mitha Bakery Palu Menggunakan Framework Laravel
Mitha Bakery adalah sebuah toko roti yang menawarkan berbagai jenis roti, termasuk roti tawar dan roti coklat, dengan kualitas yang tidak diragukan. Berdiri sejak awal tahun 2020 di Palu, Sulawesi Tengah, toko ini telah mengalami peningkatan penjualan yang signifikan, dari 80 roti per hari pada tahun 2022 menjadi lebih dari 300 roti per hari pada tahun 2023. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Mitha Bakery merancang sebuah sistem penjualan berbasis web dengan menggunakan Framework Laravel dan MySQL sebagai databasenya. Sistem ini dirancang untuk memudahkan pelanggan dalam memperoleh informasi tentang produk dan melakukan pemesanan tanpa harus datang langsung ke toko. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penjualan yang efektif dan efisien, serta memberikan manfaat praktis bagi toko dan kontribusi akademis melalui aplikasi nyata dari ilmu pemrograman. Dengan adanya sistem ini, kendala terkait jarak, waktu, dan keterbatasan fasilitas dapat diatasi, sehingga pelanggan dapat melakukan pembelian dengan lebih nyaman dan cepat.Mitha Bakery is a Bakery that offers various types of bread, including white bread and brown bread, with undoubted quality. Established in early 2020 in Palu, Central Sulawesi, this shop has experienced a significant increase in sales, from 80 loaves per day in 2022 to more than 300 loaves per day in 2023. To improve service quality, Mitha Bakery designed a sales system web-based using the Laravel Framework and MySQL as the data base. This system is designed to make it easier for customers to obtain information about products and place orders without having to come directly to the shop. This research aims to design and implement an effective and efficient sales system, as well as providing practical benefits for stores and academic contributions through real applications of programming knowledge. With this system, obstacles related to distance, time and limited facilities can be overcome, so that customers can make purchases more comfortably and quickly
Manajemen Talenta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Yogyakarta
Persaingan global menuntut adanya sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul. Kekhawatiran akan kelangkaan talenta menjadi universal. Organisasi di seluruh dunia bersaing untuk mendapatkan talenta yang sama. Manajemen talenta menjadi penting bagi organisasi. Manajemen talenta memastikan ketersediaan karyawan yang berbakat, keterampilan yang dapat dikembangkan yang berfungsi sebagai kunci keberhasilan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model manajemen talenta yang sesuai bagi perusahaan perbankan. Penelitian ini menggunakan data kualitatif yang diperoleh melalui wwancara secara mendalam dengan beberapa informan kunci, Focus Group Discussion (FGD), dan studi dokumen yang berkaitan dengan manajemen talenta. Penelitian ini dilakukan secara studi kasus pada perusahaan perbankan yang memiliki reputasi telah menerapkan manajemen talenta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi, perubahan lingkungan bisnis, program rekrutmen, strategi bisnis (visi dan misi), dan pemanfaatan tekhnologi digital mempengaruhi manajemen talenta. Budaya organisasi dan pemanfaatan teknologi digital mempengaruhi kinerja pegawai dan juga kinerja organisasi. Manajemen talenta sendiri juga mempengaruhi kinerja pegawai dan juga kinerja organisasi. Manajemen talenta memediasi pengaruh perubahan lingkungan bisnis terhadap kinerja pegawai dan juga terhadap kinerja organisasi. Manajemen talenta memediasi pengaruh strategi bisnis (visi dan misi) terhadap kinerja pegawai dan juga terhadap kinerja organisasi. Kinerja individu ditunjukkan dengan karyawan memiliki kinerja yang tinggi dimana karyawan menguasai pekerjaan yang menjadi tugasnya, memiliki wawasan yang baik, prima dalam pelayanan, informatif dan cekatan, komunikatif, memiliki motivasi, serta pengembangan dalam karir. Kinerja organisasi ditunjukkan dengan tercapainya visi dan misi, meningkatnya laba Perusahaan, turnover yang rendah, serta keterikatan karyawan pada Perusahaan.Global competition demands quality and superior human resources. The concern of talent scarcity is universal. Organizations around the world compete for the same talent. Talent management has become essential for organizations. Talent management ensures the availability of talented employees, and developable skills that serve as the key to organizational success. The research aims to build a talent management model that is suitable for banking companies. This research uses qualitative data obtained through in-depth interviews with several key informants, Focus Group Discussion (FGD), and document studies related to talent management. This research was conducted as a case study on a banking company with a reputation for implementing talent management. The results showed that organizational culture, changes in the business environment, recruitment programs, business strategy (vision and mission), and the use of digital technology affect talent management. Organizational culture and the use of digital technology affect employee performance and organizational performance. Talent management itself also affects employee performance and organizational performance. Talent management mediates the effect of changes in the business environment on employee performance and also on organizational performance. Talent management mediates the effect of business strategy (vision and mission) on employee performance and also on organizational performance. Individual performance is shown by employees having high performance where employees master the work that is their job, have good insight, are excellent in service, are informative and dexterous, are communicative, have motivation, and career development. Organizational performance is shown by achieving the vision and mission, increasing company profits, low turnover, and employee attachment to the company
Perancangan E-Booklet Sebagai Media Informasi Sentra IKM Kreatif Semanggi Harmoni Surakarta
Sentra IKM Kreatif Semanggi Harmoni adalah sebuah fasilitas dari dinas koperasi dan perindustrian Kota Surakarta yang didedikasikan untuk mendukung pertumbuhan dan pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) di Kota Surakarta. Sentra ini sudah menyediakan fasilitas yang memadai bagi masyarakat umum, namun karena kurangnya penyebaran informasi menyebabkan Sentra ini kurang dikenal oleh masyarakat, khususnya di Kota Surakarta. Melalui metode penelitian mixed methods dengan menerapkan linear strategy, penelitian ini menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk merancang e-booklet yang efektif sebagai media informasi. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan pengelola Sentra, anggota IKM, dan ahli desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-booklet yang dirancang mampu menyajikan informasi yang komprehensif tentang Sentra IKM Kreatif Semanggi Harmoni, mulai dari profil Sentra, fasilitas, hingga profil dari anggota IKM beserta produk-produk unggulan. Desain e-booklet yang menarik juga berhasil menarik minat target audien. Dengan demikian, e-booklet ini diharapkan dapat menjadi media informasi yang efektif untuk meningkatkan visibilitas Sentra IKM Kreatif Semanggi Harmoni di mata masyarakat, khsusunya di Kota Surakarta.Sentra IKM Kreatif Semanggi Harmoni is a facility of the Surakarta City Cooperative and Industrial Service dedicated to supporting the growth and development of small and medium industries (IKM) in Surakarta City. This center already provides adequate facilities for the general public, but due to a lack of information dissemination, this center is not well known by the community, especially in Surakarta City. Through mixed methods research applying a linear strategy, this study combines quantitative and qualitative approaches to design an effective e-booklet as an information medium. Qualitative data was obtained through interviews with the Center's managers, IKM members, and design experts. The research results show that the designed e-booklet is able to present comprehensive information about the Sentra IKM Kreatif Semanggi Harmoni, starting from the Center's profile, facilities, to the profiles of IKM members and their superior products. The attractive e-booklet design also successfully attracted the interest of the target audience. Thus, this e-booklet is expected to be an effective information medium to increase the visibility of the Sentra IKM Kreatif Semanggi Harmoni in the eyes of the public, especially in Surakarta City
Analisis Prinsip-Prinsip Pedagogi Pembebasan Dalam Pembentukan Karakter Siswa Di SMP Kristen 04 Salatiga
Oppression often occurs in society when structures and power are used repressively. As a result, the oppressed individuals may lose their character values because they are treated as objects and not respected as individuals with the rights and opportunities to develop as subjects. SMP Kristen 4 Salatiga is a school that carries out its educational mission for students coming from underprivileged families, a situation that hampers the growth of character and critical awareness as potential individuals. This school aims to shape the students' character and develop their hidden talents, with the goal of liberating them through education. This study aims to describe and analyze the extent to which the principles of liberating pedagogy are present in the educational context at SMP Kristen 4 Salatiga, as well as how these principles influence the formation of students' character values. The study uses a qualitative method with interviews of 3 teachers and 2 students. The findings indicate that liberating pedagogy is present in the school’s mission, goals, and learning approach, which empower the students. The principles of liberating pedagogy also play an important role in shaping students’ character, such as enhancing self-confidence, courage, honesty, creativity, and a willingness to grow when educators view them as subjects. Although liberating pedagogy is embedded in the school’s practices, its implementation effectiveness still needs to be improved. Educators’ understanding of liberating pedagogy needs to be deepened to maximize the consistency in applying the principles of liberation.Penindasan sering terjadi dalam kehidupan masyarakat ketika struktur dan kekuasaan digunakan secara represif. Akibatnya, individu yang tertindas dapat kehilangan nilai-nilai karakter karena mereka diperlakukan sebagai objek dan tidak dihargai sebagai individu yang memiliki hak dan peluang berkembang sebagai subjek. SMP Kristen 4 Salatiga adalah sekolah yang menjalankan misi pendidikannya bagi siswa yang datang dari kondisi keluarga yang terpuruk, yakni situasi yang menghambat pertumbuhan karakter dan kesadaran kritis sebagai individu yang potensial. Sekolah ini bertujuan membentuk karakter siswa dan mengembangkan bakat terpendam mereka, dengan tujuan membebaskan mereka melalui pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis sejauh mana prinsip-prinsip pedagogi pembebasan hadir dalam konteks pendidikan di SMP Kristen 4 Salatiga, serta bagaimana prinsip-prinsip tersebut memengaruhi pembentukan nilai-nilai karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mewawancarai 3 guru dan 2 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagogi pembebasan ada dalam misi, sasaran, dan pendekatan belajar di sekolah, yang memberdayakan siswa. Prinsip-prinsip pedagogi pembebasan juga berperan penting dalam membentuk karakter siswa, seperti meningkatkan kepercayaan diri, keberanian, kejujuran, kreativitas, dan kemauan untuk berkembang jika pendidik melihat mereka sebagai subjek. Meski pedagogi pembebasan terkandung dalam praktik sekolah, efektifitas pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan. Pemahaman pendidik mengenai pedagogi pembebasan perlu di dalami, agar konsistensi penerapan prinsip-prinsip pembebasan dapat maksimalkan
Pengaruh Literasi Keuangan Dan Efikasi diri keuangan Terhadap Perilaku kredit berisiko di Kota Salatiga Dengan Tekanan keuangan Sebagai Variabel Mediasi
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan dan efikasi diri keuangan terhadap perilaku kredit berisiko di kota Salatiga dengan tekanan keuangan sebagai variabel mediasi. Sampel pada penelitian ini sebanyak 400 responden yang berdomisili di Kota Salatiga. Analisis dalam penelitian ini menggunakan (Partial Least Square-Structural Equation Method) PLS-SEM. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan 1) Literasi Keuangan tidak berpengaruh terhadap tekanan keuangan, tetapi memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku kredit berisiko. 2) Efikasi diri keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap tekanan keuangan, meskipun efeknya kecil. 3) Efikasi diri keuangan memiliki pengaruh paling besar terhadap perilaku kredit berisiko, menunjukkan bahwa kepercayaan diri dalam mengelola keuangan lebih penting dibandingkan sekadar literasi keuangan. 4) Tekanan keuangan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku kredit berisiko, menunjukkan bahwa keputusan kredit lebih dipengaruhi oleh faktor lain. 5) Tekanan keuangan tidak menjadi mediator dalam hubungan antara Literasi Keuangan dan perilaku kredit berisiko, yang menunjukkan bahwa individu dengan tingkat literasi keuangan yang tinggi mungkin lebih mengandalkan pengetahuan mereka dalam mengambil keputusan kredit, tanpa terpengaruh oleh stres keuangan. 6) Tekanan keuangan juga tidak menjadi mediator dalam hubungan antara efikasi diri keuangan dan perilaku kredit berisiko, yang mengindikasikan bahwa kepercayaan diri seseorang dalam mengelola keuangan lebih berperan langsung dalam perilaku kredit berisiko dibandingkan melalui stres keuangan.This study aims to examine the influence of Financial literacy and financial self-efficacy on risk credit behavior in the city of Salatiga with financial stress as a mediating variable. The sample in this study consisted of 400 respondents residing in the city of Salatiga. The analysis in this study uses (Partial Least Square-Structural Equation Method) PLS-SEM. Based on the results of this study, it shows that 1) Financial literacy does not affect financial stress, but has a significant impact on risk credit behavior. 2) Financial self-efficacy has a significant impact on financial stress, although the effect is small. 3) Financial self-efficacy has the greatest influence on risk credit behavior, indicating that confidence in managing finances is more important than mere Financial literacy. 4) financial stress does not have a significant influence on risk credit behavior, indicating that credit decisions are more influenced by other factors. 5) financial stress does not act as a mediator in the relationship between financial literacy and risk credit behavior, indicating that individuals with a high level of financial literacy may rely more on their knowledge in making credit decisions, unaffected by financial stress. 6) financial stress also does not act as a mediator in the relationship between financial self-efficacy and risk credit behavior, indicating that a person's confidence in managing finances plays a more direct role in risk credit behavior compared to financial stress