Rumah Jurnal Kampus Melayu
Not a member yet
593 research outputs found
Sort by
Penerapan Denda Pada Akad Mudharabah
Penelitian ini membahas tentang penerapan denda pada akad mudharabah, yang bertujuan mendiskripsikan secara luas, tentang akad mudharab dengan mengemukakan penerapan denda pada akad mudharabah. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang melampirkan data-data yang berhubungan dengan pokok-pokok permasalahan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode analisa deskriptif kontrastif dengan pendekatan linguistik terhadap sumber-sumber rujukan, yang bersumber dari buku-buku,dan jurnal. Mudharabah merupakan akad kerjasama yang melibatkan dua belah pihak yang salah satunya adalah pemilik modal dan pengelola modal, yang keduanya memeliki kesepakatan jika ada yang melanggar akan dikenakan sangsi atau denda sesuai kerugian, dan hal ini sering terjadi dalam kehidupan sosial masyarakat terdapat kelalaian diantara salah satu pihak. Jadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan denda pada akad. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keuntungan dan tujuan dari setiap aktivitas bisnis itu adalah meraih keuntungan, termasuk mudhârabah. Dalam mudhârabah, keuntungan harus memenuhi empat syarat : Satu Keuntungan hanya diperuntukkan kedua pihak yang bekerja sama, Dua Pembagian keuntungan untuk semua pihak yang terlibat tidak hanya untuk satu pihak saja. Seandainya dikatakan, “Saya bekerja sama mudhârabah denganmu dengan keuntungan sepenuhnya untukmu” Maka ini dalam madzhab Syafi’i tidak sah. Ketiga Keuntungan harus diketahui secara jelas. Ke empat Dalam transaksi tersebut ditegaskan prosentase bagi pemilik modal (investor) dan pengelola. Sehingga keuntungannya dibagi dengan prosentase bersifat merata seperti setengah, sepertiga atau seperempat.
Hermeneutika Muhammad Al-Ghazali dan Aflikasinya Terhadap Ayat-Ayat Al-Qur`An tentang Jihad
Penelitian ini berkaitan dengan Hermeneutika Muhammad Al-Ghazali menyebutkan bahwa al-Qur`an (islam) tidak menyukai peperangan, perusakan dan tindakan apapun yang menimbulkan kerugian. Tetapi sikap cintai damai ini tidak berarti istislam (menyerah begitu saja) atau mau menerima kezhaliman dan penjajahan. Perang dibulan-bulan haram memang dilarang, tetapi jika kaum kafir menyerang pada bulan itu, maka kaum muslimin wajib membela diri. Dalam konteks inilah kita memahami surah al-Baqarah ayat 90. Inilah ketentuan dan hukum jihad menurut al-Qur`an. Tidak ada dalam al-Qur`an perintah untuk memerangi siapapun yang tidak melakukan penyerangan. Penelitian ini deskriptif kualitatif dengan menggunakan data-data primer dari pemikiran Muhammad al-ghazali, data sekunder dari buku, jurnal ilmiah nasional, dan sumber-sumber lainya. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada keberagaman menggunakan makna jihad berkaitan dengan waktu dan geografis yang beragam. Namun saat terpaksa, larangan itupun bisa dilakukan untuk berjihad sebagai bentuk mempertahankan diri dan menjaga kehormatan menjaga nyawa dan agama
Nilai-Nilai Dakwah Dalam Film Animasi Nussa Dan Rara (Analisis Semiotik Roland Barthes)
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana nilai-nilai dakwah dalam film animasi Nussa dan Rara dengan menggunakan analisis semiotika yang dikemukakan oleh Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan menggunakan teknik analisis semiotik dengan melihat makna dari tanda-tanda terhadap film yang diteliti yaitu film animasi Nussa dan Rara episode 1-16. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan atau library research. Sumber data primer yaitu video film Nussa dan Rara yang diperoleh melalui youtube dan sumber data sekunder penelitian ini yaitu berupa buku-buku, jurnal dan dari internet yang dianggap relevan dengan penelitian ini sehingga dapat memperkuat pendapat dan melengkapi hasil penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan pendekatan analisis semiotik teori Roland Barthes. Hasil dari penelitian ini menunjukan terdapat nilai-nilai dakwah dalam film animasi Nussa dan Rara. Dari sepuluh nilai-nilai dakwah yang dikemukakan oleh Imam Al-Ghazali hanya terdapat tujuh nilai-nilai dakwah yang berhubungan dengan enam belas episode Nussa dan Rara yang peneliti teliti. Yaitu meliputi : Nilai taubat, nilai sabar, nilai zuhud, nilai mahabbah, nilai ikhtiar, nilai ridho dan nilai niat
The Feature of At-Tashbīh Al-Balīgh in the Dīwān of Al-Imām Al-Shāfi’ī
This is a study of At-Tashbīh Al-Balīgh textual content analysis of the poetic verses in the Diwan of Imam Al-Shafi'i. At-Tashbīh Al-Balīgh is referred as the most eloquent type of Tashbīh. There are fifteen poetic verses of the Diwan have been analyzed for the feature of At-Tashbīh Al-Balīgh. There were several structures of At-Tashbīh Al-Balīgh found in the verses in which two of them were widely used by the poet. The researchers would suggest that the feature of At-Tashbīh Al-Balīgh in the verses was mostly aggrandizement basis in order to emphasize on what the poet wanted to describe in terms of feelings, life experience, advice, and guidance. The purpose of At-Tashbīh was beyond merely simile presentation. The poet’s desire in providing life experience sharing and advice on good moral conduct has indirectly paved the construction of At-Tashbīh Al-Balīgh feature in the verses. The poet used At-Tashbīh Al-Balīgh as tool of artistic imagination of what he has been through.
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team’s Achievement Division (STAD) terhadap Hasil Belajar Fiqih Siswa Kelas VII MTS Masmur Pekanbaru
This study aims to determine whether or not there is a significant effect of Student Team's Achievement Division (STAD) Cooperative Learning on students' fiqh learning outcomes. The form of this research is Quasi Experiment with a Posttest-only Design with a Nonequivalent Group. The subjects studied were 75 students of class VII MTs Masmur Pekanbaru, while the object of the study was the result of learning fiqh. Data retrieval using documentation techniques, tests, and observations is carried out every meeting. The action was carried out six times, namely four meetings using the Student Team's Achievement Division (STAD) Cooperative Learning Type, one post-test meeting, and one practical exam meeting. Research data were analyzed using the t-test formula. The results showed that the Student Team's Achievement Division (STAD) Cooperative Learning had a significant effect on fiqh learning outcomes
Permainan Personifikasi untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5 Tahun di RA Ibnu Khaldun Bengkalis
The purpose of this study was to determine the application of personification games in improving gross motoric ability of children 5th years. The method used was Classroom Action Research with two cycles and three meetings. The stages in each cycle consist of planning, implementing, observing and reflecting. Research data were collected using interview techniques, observation and documentation. Qualitative data is described by sentences based on each category. Meanwhile, the quantitative data were analyzed using the percentage formula. The findings in this study are that the optimal applications of personification games give a good contribution to children's gross motoric ability. The children are able to develop the strength of their limbs by playing properly. It was concluded that the gross motoric ability of children in RA Ibnu Khaldun Bengkalis improved according to the age of growth.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar anak usia 5 tahun menggunakan permainan personifikasi. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan tiga pertemuan dalam dua siklus. Tahapan dalam setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data kualitatif dideskripsikan dalam bentuk kalimat berdasarkan kategori dan data kuantitatif dianalisa dengan rumus persentase. Temuan dalam penelitian ini adalah, permainan personifikasi meniru gerakan binatang secara optimal dapat memberikan kontribusi yang baik pada perkembangan motorik kasar anak. Anak mampu mengembangkan kekuatan dan ketahanan anggota tubuhnya dengan cara bermain yang benar. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa kemampuan motorik kasar anak di RA Ibnu Khaldun Bengkalis meningkat dan terarah sesuai perkembangan usianya
Reposisi Kedudukan Gubernur: Sebuah Examplar Perbandingan Sistem Ketatanegaraan Indonesia, Eropa Kontinental dan Anglo Saxion
Pengaturan kedudukan Gubernur sebagai kepala provinsi berfungsi pula selaku wakil Pemerintah Pusat di daerah. Dalam statusnya sebagai daerah otonom, kewenangan provinsi yang diatur dalam Undang-undang serba tanggung karena urusan otonominya tidak jelas serta memunculkan tumpang tindihnya kewenangan antara provinsi dengan kabupaten dan pada gilirannya menyebabkan disharmoni antara Gubernur dengan Bupati/walikota. Selain memperjelas dan mempertegas tugas dan wewenang gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, Undang-Undang Pemerintahan Daerah juga harusnya menentukan titik berat otonomi di provinsi agar posisi otonomi kabupaten/kota di bawah otonomi provinsi. Penelitian ini merupakan penelitian hokum normative dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Pemerintah seharusnya lebih ditekankan pada aspek kebijakan nasional, Provinsi pada koordinasi penyelenggaraan kebijakan dan kabupaten/kota sebagai pelaksana kebijakan. Penegasan kedudukan dan kewenangan Gubernur, maka Pemerintah dengan seluruh aparaturnya lebih berkonsentrasi dalam menjalankan roda pemerintahan nasional dari pada melayani Bupati/Walikota yang demikian banyak di seluruh Indonesia di satu sisi dan di sisi lain Bupati/Walikota lebih berkonsentrasi dalam pelaksanaan kebijakan pembangunan di daerah
Penanaman Nilai dan Pembentukan Sikap pada Anak Melalui Metode Keteladanan dan Pembiasaan dalam Keluarga
Family is an institution that has an important role in the physical and mental development of children. The parents are also the main educators in instilling values and forming attitudes in their children. The purpose of this article is to describe the process of instilling values and determining the attitude of children in the family using exemplary and habituation methods. From the results of the discussion of this article, it can be concluded that an effective method in instilling values and forming attitudes in children is exemplary and habituation. Through these two methods, parents are expected to be able to form attitudes and instill values in accordance with the norms that exist in the teachings of Islam.Keluarga merupakan institusi yang mempunyai peran penting dalam perkembangan fisik dan mental anak. Orangtua juga sebagai pendidik utama dalam penananaman nilai dan pembentukan sikap pada anak-anaknya. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mendeskripsikan proses penanaman nilai dan pembentukan sikap anak dalam keluarga menggunakan metode keteladan dan pembiasaan. Dari hasil pembahasan artikel ini dapat disimpulkan bahwa metode yang efektif dalam menanamkan nilai dan membentuk sikap pada anak adalah keteladanan dan pembiasaan. Melalui kedua metode ini, orang tua diharapkan bisa membentuk sikap dan menanamkan nilai sesuai dengan norma-norma yang ada dalam ajaran agama Islam
Urgensi Sosialisasi Produk Akad Perbankan Syariah terhadap Masyarakat di Kabupaten Bengkalis (Studi Kasus Bank Syariah Mandiri KCP Bengkalis)
This study aims to determine the urgency of socialization of the contract of the Syariah Bank Mandiri Branch Office to The Community in Bengkalis Regency. This type of research is a qualitative descriptive approach, namely research that seeks to provide a detailed and in-depth description of the object under study. Data collection techniques from documentation, observation and interviews with the leaders and financing analysts of KCP BSM Bengkalis. From the presentation of the data, it can be concluded that there has been socialization carried out by BSM to provide literacy of the public regarding the presence of sharia banking and contract products applied by BSM to customers through brochures provided by BSM to mosque administrators and educational institutions around Bengalis district
The Effect of Religiusity to Premarital Ethics Violation in SMA/SMK Students in Siak District, Riau Province
Premarital etiquette violations are quite disturbing. Various research results show a high percentage of premarital sex. But various studies also show the influence of religiosity on risky sex. The research aimed to find the relationship between religiosity and violations of premarital ethics among SMA/SMK students in Siak Regency, Riau Province. Description-correlational research methods. The research sample was 223 students. The religiosity inventory of 81 items and 26 inventory items of pre-marital ethics violations were submitted to them. Data analysis used descriptive statistics (%-tase) and regression tests. The result, first, the respondent's religiosity is quite good. Second, the respondents' premarital ethics violations were relatively low. Third, there is an inverse correlation between religiosity and violations of premarital ethics. The higher the respondent's religiosity, the lower the violation of premarital ethics. Likewise, vice versa. The pedagogical implication of this research is that religious education is very important in maintaining the sanctity of SMA/SMK students