Rumah Jurnal Kampus Melayu
Not a member yet
593 research outputs found
Sort by
Landasan Teori Konseling Islam
This article aims to understand the basic concepts of counseling in Islam which are derived from the Qur'an and Hadith. Data related to counseling were analyzed using the content analysis technique and then interpreted using a qualitative descriptive approach. The findings and conclusions in this article are that Islamic counseling is an activity of providing advice, guidance, and lessons to individuals in need based on the foundation of Islamic teachings, namely al-Qur'an and al-Sunnah. Based on the al-Quran, Islamic counseling must contain at least three main concepts, namely al-hikmah, al-mauidhah al-hasanah, and al-muajadalah bi al-ihsan. Meanwhile, based on the hadith, the implementation of Islamic counseling puts forward the concept of counseling where the counselor must be a role model or uswatun hasanah. Islamic counseling must also elaborate Philosophical, Psychological, Theological, Sufistic, Socio-Cultural, and Pedagogical foundations.Artikel ini bertujuan untuk memahami konsep dasar konseling dalam Islam yang bersumber dari al-Qur’an dan Hadis. Data-data terkait konseling dianalisa menggunakan teknik content analysis dan kemudian diinterpretasikan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Temuan dan simpulan dalam artikel ini adalah, konseling Islam merupakan aktivitas pemberian nasihat, bimbingan, pelajaran kepada individu yang membutuhkan yang aplikasinya didasarkan pada landasan ajara Islam, yaitu al-Qur’an dan al-Sunnah. Berdasarkan al-Qur’an, konseling Islam setidaknya harus memuat tiga konsep utama yaitu al-hikmah, al-mauidhah al-hasanah, dan al-muajadalah bi al-ihsan. Sementara berdasarkan hadits, pelaksanaan konseling Islam mengedepankan konsep nasihat-menasihati dimana konselor harus menjadi teladan atau uswatun hasanah. Konseling Islam juga harus dielaborasi dengan landasan filosofis, psikologis, teologis, sufistik, sosial budaya, dan landasan pedagogis
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII.A MTsN 1 Bengkalis
Mathematics learning outcomes of class VIII.A students of MTsN 1 Bengkalis are still relatively low and have not reached the minimum completeness for each basic competencies. This is because there are still many students who are not active yet in learning activities and their assumption about mathematics is a difficult subject to understand. This research is a Classroom Action Research conducted in 2 cycles with 6 meetings using the cooperative learning model type two stay two stray with 35 students as research subjects. Data collected by observation technique and tests before the action and in each cycle. The findings of this study were there is an increase in the completeness of mathematics learning outcomes by 31.43% from 28.57% before the action to 60% after the second cycle. The results showed that the cooperative learning model type two stay two stray can improve mathematics learning outcomes.Hasil belajar Matematika siswa kelas VIII.A MTsN 1 Bengkalis masih tergolong rendah dan belum mencapai ketuntasan minimal untuk setiap kompetensi dasar. Hal ini disebabkan karena masih banyak siswa yang kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran serta asumsi siswa yang menganggap pelajaran Matematika adalah pelajaran yang susah dimengerti. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 2 siklus dengan 6 pertemuan menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe two stay two stray dengan subjek penelitian berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes sebelum tindakan dan pada masing-masing siklus. Temuan penelitian ini adalah terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar matematika sebesar 31.43% dari 28,57% sebelum tindakan menjadi 60% setelah siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran cooperative learning tipe two stay two stray dapat meningkatkan hasil belajar matematika
Penggunaan Aplikasi Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Motivasi Belajar
This is the qualitative study discusses the use of Google Classroom as a learning medium to increase learning motivation. The problem is that face-to-face or offline learning is less effective so the student learning motivation is not increased optimally. The purpose of this study is to determine the increase in learning motivation. All data were collected through observation, interviews, and documentation techniques. The results show that using Google Classroom is very helpful in increasing students' learning motivation. It makes the students more enthusiastic and active in attending lectures and discussions, they are also free to express their opinions and improve their thinking skills to solve some problems related to the material being studied.Ini adalah kajian kualitatif yang membahas tentang penggunaan Google Classroom sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar, permasalahannya karena perkuliahan tatap muka kurang efektif sehingga motivasi belajar mahasiswa tidak maksimal. Tujuan dalam kajian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Google Classroom sangat membantu dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, terutama dalam pembelajaran. Motivasi yang meningkat menjadikan mahasiswa semangat dalam mengikuti perkuliahan. Google Classroom memberikan wawasan serta pengalaman dalam proses belajar mengajar. Mahasiswa sangat aktif dan antusias dalam mengikuti perkuliahan dan diskusi, mahasiswa juga bebas menyampaikan pendapat serta mengasah kemampuan berpikir dalam menyelesaikan masalah terkait materi yang dipelajari.
Sanksi Pidana Bagi Pelaku Poligami dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Dalam Perspektif Hukum Islam dan Sistem Hukum Nasional
Polygamy marriages have been going on for a long time for some people in Indonesia. The practice of polygamy is usually also motivated by several factors such as household harmony, absence of offspring, biological reasons and so on. However, with the enactment of the Criminal Code through the concordance principle which has led to legal unification hitherto, the practice of polygamy which is carried out outside the provisions of the legislation is determined to be a crime that is threatened with a criminal sanction. In its continuation, this creates a lot of controversy to Indonesian people because polygamy is basically a sharia and something that has been going on for a long time in some Indonesian people. Therefore, criminal sanctions according to Article 279 of the Criminal Code paragraph (1) and (2) to polygamy actors need to be reviewed because it is not in line with the source of material law in Indonesia, namely Pancasila and protection of human rights in practicing religion in accordance with religion and belief. . This writing is carried out through normative juridical research with qualitative research
Strategi Islamic Human Capital Management Dalam Peningkatan Kinerja Pegawai Bank Syariah Indonesia
The rapid development of Islamic banking with the emergence of Indonesian Sharia Banks must be supported by qualified human capital. However, in reality, there is still a lack of qualified Islamic bank human resources who have a comprehensive understanding of Islamic principles. This study aims to explore Islamic human capital management and try to propose possible solutions to overcome problems related to improving the performance of Islamic bank human resources using a qualitative approach. This study concludes that Islamic human resource management must be implemented properly in Islamic banks. Islamic banks must have a fair recruitment and selection system, instill Islamic values in the corporate culture, increase employee commitment and loyalty through a benefit compensation system, establish KPIs and optimize training and development.
Kemapanan Keluarga dan Kemandirian Wanita: Pada Fenomena Cerai Talak dan Cerai Gugat di Kabupaten Bengkalis
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perceraian keluarga mapan dan wanita muslimah berkarir dengan mengkaji kasus pengadilan agama kabupaten Bengkalis. Menggunakan data primer berupa buku-buku fiqih, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, kompilasi hukum Islam dan buku-buku lainnya. Dengan menelaah beberapa kasus pada cerai talak dan cerai gugat dapat ditemui beberapa diantaranya merupakan dari keluarga mapan dan wanita berkarir. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perceraian pada keluarga mapan dan wanita berkarir sebenarnya bukan merupakan pemicu cerai itu sendiri. Ini kembali pada diri masing-masing tiap individu. Islam memandang perceraian sebagai jalan terakhir pada hubungan suami istri dalam menyelesaikan masalah. Terlebih proses untuk mengajukan permohonan dan gugatan cerai harus melewati beberapa tahap. Diantaranya gugatan yang berisi alasan-alasan ingin bercerai. Alasan-alasan ini merupakan pemicu perceraian-perceraian yang ditangani oleh pengadilan agama
Manajemen Perkumpulan Mubaligh (Pmb) Dalam Pengembangan Dakwah Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya
Penelitian ini dilakukan dengan memfokuskan pada manajemen pengembangan dakwah di salah satu lembaga dakwah yaitu Perkumpulan Mubaligh Bengkalis (PMB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiman manajemen PMB dan apa faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen pengembangan dakwah pada Perkumpulan Mubaligh Bengkalis (PMB) di Kecamatan Bengkalis. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Setelah peneliti melakukan pengumpulan data dengan menggunakan teknik yang disebutkan sebelumnya, maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan dakwah yang dilakukan oleh Manajemen PMB (Perkumpulan Mubaligh Bengkalis) di Kecamatan Bengkalis terdiri dari beberapa langkah yaitu: Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan dan Pengendalian. Dan juga ada dua sisi positif dan negatif dengan adanya faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen pengembangan dakwah pada Perkumpulan Mubaligh Bengkalis (PMB)Kata Kunci : Manajemen PMB, Pengembangan Dakwa
Perencanaan Dakwah Dalam Menghadapi Perubahan Sosial Di Era Globalisasi
Perencanaan dakwah merupakan suatu hal yang menentukan keberhasilan dalam dakwah. Perencanaan yang dipersiapkan secara matang, akan menghasilkan penyelenggaran dakwah berjalan secara terarah dan teratur. Sehingga segala sumber daya manusia, tenaga dan waktu yang ada tidak disia-siakan. Kelemahan dakwah yang selama ini dilaksanakan salah satu penyebanya adalah karena tidak terencana secara matang sesuai dengan kebutuhan sosial masa kini. Dakwah Terkesan bahwa penyelenggaraan dakwah yang terjadi selama ini hanya seadanya atau biasa-biasa saja hanya menurut selera da’i semata tanpa mempedulikan situasi dan kondisi jama’ah. Lembaga-lembaga dakwah atau para penyelenggara dakwah perlu melakukan perencanaan dakwah yang strategis dengan metode yang tepat supaya dakwah dapat diterima sesuai dengan kondisi psikologis terkini yang dihadapi oleh masyarakat. Perencanaan dakwah yang akan dirumuskan harus menelaah pada konsep perubahan sosial yang terjadi saat ini, di tengah derasnya arus globalisasi dengan harapan agar dakwah yang akan dilakasanakan kelak lebih mengarah pada tujuan dan sasran secara efektif dan efisien. Oleh karena itu, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif penulis ini mencoba menyelesaikan permasalahan yang menjadi tujuan penelitian ini, yakni bagaimana perencanaan dakwah dalam menghadapi perubahan sosial di era globalisasi
Motivasi Belajar Bahasa Arab Melalui Youtube di Panti Asuhan Muhammadiyah Tanjungpinang
This study aims to fix problems in the learning process found by teachers in the classroom through YouTube as a learning medium to increase student motivation in Arabic language material. This study uses a qualitative approach with action research methods (action research). This research uses an approach with action research methods. The model used in the implementation of action research uses the Elliot model. The results obtained from this action research indicate that youtube media can increase students' learning motivation in the very good category. The results of action research observations show that there are differences in student learning motivation between initial observations before taking action and observations when taking action. In the initial observation through the observation method, the students showed less enthusiasm, less independence, and were not active in the learning process. While the results of the study after the first cycle was carried out showed that 87.50% of students or as many as 21 students from a total of 24 students stated that the use of youtube media in learning made students' enthusiasm for learning increase
Strategi Adaptasi Perusahaan Biro Tour and Travel dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 (Studi Kasus pada Perusahaan Tour and Travel Haji dan Umrah PT. Amanu Izzah Zamzam Sakinah di Kota Surakarta)
This study is to determine the strategic management used by PT. Amanu Izzah Zamzam Sakinah in theera new normal and to find out the impact of strategic management on the existence of PT. Amanu Izzah Zamzam Sakinah. Referring to the objectives of this study, at least it is hoped that this research can provide several benefits and contributions both theoretically, practically and academically. In this study, using a descriptive qualitative research method with a case study approach. As for the strategies that have been compiled and carried out by PT. Amanu Izzah Zamzam Sakinah itself is a strategy in managerial strategy which is to do work from home, virtual meetings and meetings, coordination with directors, staff and partners from PT. Amanu Izzah Zamzam Sakinah, gave motivation or support to each other, enriched the information from the government of Saudi Arabia and the Ministry of Religion. The impact of the use of strategic management in the new moral era on PT Manu Izzah Zamzam Sakinah is very good and provides positive impact by synergizing with each other in doing work and maintaining companies that live side by side with the current pandemic situation