Rumah Jurnal Kampus Melayu
Not a member yet
593 research outputs found
Sort by
Kesejahteraan Sosial Petugas Masjid Kota Bengkalis dan Sekitarnya: Ragam Tugas, Upah dan UMK
Abstrak: Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesejahteraan sosial petugas masjid Kota Bengkalis dan sekitarnya dengan cara membandingkan upah petugas masjid dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kabupaten Bengkalis 2020. Kesejahteraan Sosial yang difokuskan pada penelitian ini adalah pemenuhan kebutuhan material agar dapat hidup layak, dan belum membahas pemenuhan kebutuhan spiritual dan sosial. Dari 16 masjid yang diteliti hanya upah imam masjid Istiqomah Kabupaten Bengkalis yang berada di atas UMK. Bahkan masih ada masjid yang tidak memberikan upah secara perbulan
Tradisi Arab Sebagai Asbab Nuzul: Analisis terhadap Pembatalan Nasab Ayah Angkat terhadap Anak Angkat dalam Surah Al-Ahzab Ayat 5 Menurut Tafsir Al-Qur’an
One of the traditions that flourished since the Jahiliah era is the child's lifting. The same status as a child. Until the episode is changed, it is no longer his biological parents. This article aims to see how the activity of the advisors conducted on other than the biological father is very influential in the survival of the nation's children, both against the inheritance law, the law of guardians, etc. Some interpretations that some of the legal consequences resulting from the adoption of a child are as follows: First, the transfer of maintenance responsibilities for his daily life, the cost of education and so on from the biological parent to his adoptive parents. Second, the adoption of the child does not sever blood relations or nasab with the biological parents and their families, so that between them remains a mahram relationship and an inherited relationship. Third, the adoption of the child does not cause blood relations or nasab between the adopted child and his adoptive parents, so that between them there is no mahrom relationship and inherited relationship. Fourth, Between the adopted child and his biological father remains a mahrom relationship and an inherited relationship
Al-Muqaranah Baina ath-Thariqah al-Mubasyarah bi Wasilah Bithaqah al-Istdzkar wa ath-Thariqah as-Sam’iyyah asy-Syafawiyyah bi Tiqniyyah Qul wa Unzhur li tarqiyah Maharah al-Kalam
This study was aimed to find out the comparison between student’s speaking skill and to find out some of the factors that influenced it. Based on that the researcher want to compare between using Direct Method with Flash Card Media and Audio Lingual Method with Look Say Exercise Technique in improving student’s speaking skill by practice. In this study, the researcher used comparative research by using the comparison of two classes. The subject of this study were the tenth grade students of MAN 2 pekanbaru and the object of this study were Direct Method with Flash Card Media and Audio Lingual with Look and Say Exercise technique and speking skill, the population of study were 379 students of MAN 2 pekanbaru , the sample of this study were 67 students, the instrument to collect the data used (1) Test and (2) documentation, the analysis was used SPSS V.16
Al-Musyakalah and its Urgency in Understanding the Verses of the Qur'an
There are many people who misinterpret the verses of the Qur'an with the Musyakalah style, it happens because of insufficient knowledge about it. Musyakalah is explaining something in other words as a counterbalance. This article aims to explain the meaning of the Qur'anic verse that uses the Musyakalah style so that it can prevent readers from misunderstanding. All data were collected using the literacy and documentation techniques and then analyzed through a qualitative descriptive approach with content analysis techniques. The conclusion of this article shows that the Musyakalah style is used 20 times in the Qur’an. The whole verse with this style is interpreted with other meanings except in the 40th verse in the surah as-Syura which is interpreted with its original meaning to show similarity and equality in mankind. The interpretation of verses with the Musyakalah style can be understood through the context of the verse, the reason for the revelation of the verse (Asbab Nuzul), and its connection with other verses and sciences
Menelaah Kembali Hadis-Hadis dalam Kitab Nasaih al-‘Ibad dan Sullam al-Munajah Karya Imam Nawawi Al-Bantani
Today, many hadiths with a weak status (ḍa`īf) or even false (mauḍū`) become the basis of worship. In addition, these two types of weak hadith are also still widely spread in some turats (yellow) books that are often studied in some pesantren. On this basis, the researcher is interested in studying the hadiths quoted by one of the eminent scholars of the archipelago, Sheikh Imam Nawāwī al-Bantanī, through some of his works, among them are the book Naṣā’iḥul `Ibād and Sullam al-Munājah. In connection with this, the researcher found that there are some hadiths with weak status, even isra`iliyat found in the book Naṣā’iḥul `Ibād. However, it has been known that this book is a genre of Sufism, most of its content leads to the study of morality and motivates pious deeds (fadha`ilul a’mal). So according to some scholars, a weak hadith that contains about fadha`ilul ‘amal can be practiced as long as it aims to motivate goodness and not in the realm of law, worship, and monotheism. In contrast to the other book, Sullam al-Munājah, whose content is more on jurisprudence, in this case, Imam Nawawi only quoted some of his authentic hadith. However, it would be good for a dai or khatib and also some pesantren to review the hadis that will be delivered, because the hadith are words and actions that are based on the noble figure of the Prophet Muhammad and become the second main source of Islamic law after the al-Qur’ān al-Karīm
Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IX MTsN Bengkalis Melalui Metode Kotak Kartu Rahasia
This study aims to improve the Indonesian learning outcomes in the aspects of reading skills in the response text material. This study is a Classroom Action Research with two cycles consisting of four stages, namely planning, implementing, observing, and reflecting. The subjects were 65 students of class IX MTsN 1 Bengkalis. Data were collected through observation and test techniques and then analyzed using descriptive analysis techniques. After the improvement in cycle II, student learning outcomes both individually and classically increased by 9% from 77% in cycle I to 86% in cycle II. The Secret Card Box method is effective in improving Indonesian language learning outcomes in the aspect of reading skills on the response text material.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia aspek keterampilan membaca pada materi teks tanggapan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus yang terdiri dari atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaa, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian adalah 65 siswa kelas IX MTsN 1 Bengkalis. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi dan tes kemudian dianalisa menggunakan teknik analisis deskriptif. Setelah dilakukan perbaikan tindakan pada siklus II, ketuntasan siswa baik secara individu maupun klasikal mengalami peningkatan sebesar 9% dari 77% pada siklus I menjadi 86% pada siklus II. Metode Kotak Kartu Rahasia efektif dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia aspek keterampilan membaca pada materi teks tanggapan
Pengaruh Ketersediaan Fasilitas dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen pada Warnet Golden
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakandata primer yang bersumber dari kuesioner yang disebarkan kepada 300 responden.Metode analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif, bersifat kuantitatif karena data yang didapatkan adalah hasil menyebarkan kuesioner kepada konsumen warnet Golden. Kemudian bersifat kualitatif karena data tersebut diolah menjadi sebuah hasil pemahaman dan analisis serta ditambahkan dengan hasil penelitian dan artikel yangtelah ada sebelumnya. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana dan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis regresi sederhana bahwa besarnya koefisien (R) variabel ketersediaan fasilitas terhadap kepuasan konsumen sebesar 0,490 yang artinya bahwa hubunganketersediaan fasiltasterhadap kepuasan konsumen mempunyai hubungan sangat kuat dan besar koefisien regresi (R) variabel kualitas pelayananterhadap kepuasan konsumen sebesar 0,390 yang artinya bahwa hubungan antara kualitas pelayananterhadap kepuasan konsumenmempunyai hubungan lemah sedangkan hasil analisis regresi linear berganda bahwa besarnya nilai koefisien (R) variabel ketersediaan fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap terhadap kepuasan konsumensebesar 0,491 yang artinya bahwa hubungan ketersediaan fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumenmempunyai hubungan yang sangat kuat
Kritik Mustafa Al-Siba’I terhadap Ahmad Amin Tentang Keabsahan Hadis
Umat Islam meyakini bahwa kedudukan hadis pada masa Nabi Saw tidak di ragukan serta tidak mendapat permasalahan yang berarti, sebab jika mereka menemukan sesuatu yang meragukan atau yang belum jelas, mereka langsung melakukan konfirmasi kepada Nabi Saw. Namun, pasca wafat Nabi Saw sampai saat ini di era kontemporer, problematika hadis semakin terus mengalami perkembangan, sehingga berdampak kepada munculnya berbagai pemikiran untuk melihat kembali keberadaan hadis sebagai sumber otoritas keagamaan. Ahmad Amin misalnya dalam bukunya Fajr al-Islam, yang melakukan kritik terhadap otentisitas dan orisinilitas hadis yang mempertanyakan kembali orisinilitas hadis setelah wafatnya Nabi Saw. Sementara Mustafa Al-Siba’i melakukan kritik sebagai jawaban terhadap pemikiran Ahmad Amin dengan mengemukakan bukti-bukti historis tentang orisinilitas hadis. Dalam pandangan Mustafa Al-Siba’i, penilaian Ahmad Amin terhadap hadis kurang didasari dengan argumentasi yang kuat yang hanya dibangun lebih bersifat asumtif, generalisasi dan tekstual. Artikel ini mendiskusikan secara komparatifi tentang pemikiran Al-Siba’i dan Ahmad Amin terhadap hadis Nabi yang merupakan sumber otoritas kedua setelah al-Quran
Metode Dakwah Dalam Didikan Subuh Di Masjid Jamik Desa Kuala Alam Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis
Penelitian ini dilatar belakangi oleh minimnya kegiatan keagamaan yang dilakukan di sekolah dan keluarga di Desa Kuala Alam Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini dilakukan di Masjid Jami’ Desa Kuala Alam Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis. Penulis ingin melihat metode dakwah yang dilakukan dalam kegiatan didikan subuh dan dampak yang ditimbulkan dari didikan subuh Di Masjid Jami’ Desa Kuala Alam. Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan selama tiga bulan dengan melibatkan empat orang sebagai narasumber untuk menganalisa data dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode dakwah yang dilakukan di dalam Kegiatan Didikan Subuh menggunakan Metode Bil Hikmah (bijaksana), Mau’izhah Hasanah (pendidikan, ilmu pengetahuan), dan Mujadalah (tukar pendapat). Metode-metode diterapkan di dalam kegiatan Didikan Subuh baik untuk kelancaran program maupun keberlangsungan program ke depannya. Dampak yang ditimbulkan dari kegiatan Didikan Subuh ini adalah anak-anak mempunyai ilmu pengetahuan agama yang lebih, mereka menjadi lebih terampil dari segi kegiatan keagamaan dan praktek lainnya. Selain itu, kegiatan didikan subuh ini juga membantu anak-anak yang minim ilmu pengetahuan agama di sekolah.Kata Kunci : Metode Dakwah; Kegiatan Keagamaan; Didikan Subuh
Analisis Strategi Pemasaran Di Era New Normal Pada Biro Perjalanan Umrah
Munculnya kebijakan pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang menghentikan sementara kedatangan jamaah umrah akibat imbas dari Covid-19 turut dirasakan biro perjalanan umrah dan haji khusus di Indonesia. Merespon situasi pandemi, maka pemerintah Indonesia membuat kebijakan di era new normal dan tentunya menjadi tantangan bagi biro perjalanan umrah ditengah belum dibukanya jemaah umrah di luar Kerajaan Arab Saudi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pemasaran biro perjalanan umrah di era new normal. Penelitian ini dilakukan pada PT Samira Ali Wisata Tour & Travel Cabang Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Responden penelitian adalah pimpinan, admin dan mitra PT Samira Ali Wisata Tour & Travel Cabang Sukoharjo. Hasil penelitian terdapat strategi pemasaran di era new normal yang diterapkan oleh PT Samira Ali Wisata Cabang Sukoharjo yaitu home meet dan merilis aplikasi M-Samira