Rumah Jurnal Kampus Melayu
Not a member yet
    593 research outputs found

    Peran Otoritas Agama di Masa Pandemi Covid 19

    Get PDF
    The Covid-19 pandemic is a very dangerous virus that threatens various sectors of life including religious life and must follow health protocols, where usually open religious activities are carried out as widely as possible without any applicable rules like today, such religious activities are like conveying religious messages through virtual world, through zoom, google meet, religious education is delivered via virtual, as it should be. This study uses a library research method with a qualitative approach to obtain descriptive data on the results of religious research which plays a significant role in mitigating the epidemic and as a reactive force, religion is also a reactive and counter-productive force that contributes to spreading this epidemic through religious rituals. involving a large crowd. In Indonesia, religious authorities still play a significant role in a religious society. Religious authorities are actively responding to the Covid-19 pandemic in various ways. Various religious leaders, such as from the Indonesian Ulema Council (MUI), NU and Muhammadiyah, have responded to the Covid-19 pandemic

    Designing Online Module-Based English Learning Materials for STAIN Bengkalis's First-Year Students

    Get PDF
    The goals of this study were to create appropriate online module-based English learning materials for STAIN Bengkalis's First-Year Students in order to provide them with diverse English knowledge and to learn about the First-Year Students' reactions to the module design. This research was research and development (R&D). The module's participants were STAIN Bengkalis first-year students from three different majors (N=50), with the sample drawn using a random sampling technique. In this study, questionnaires and observation sheets were used as instruments. The needs analysis questionnaire was used to gather information about the students' needs, and the try-out questionnaire was used to gather information about the students' agreement with the module. The collected data were analyzed both qualitatively and quantitatively. This research has resulted in a set of applicable online module-based English materials for First-Year Students. The product came with eight menus. They are the Exercises, Grammar Focus, and Useful Information menus, as well as the Useful Vocabulary, Reading, Listening, Writing, and Speaking menus. All of the activities or tasks were created with the students' needs and preferences in mind. With the indication of students' try-out questionnaire means ranging from 3.2 to 3.55 (4 points Likert Scale) in terms of content, module component, and design, the product was deemed applicable and appropriate. This result demonstrates that students respond positively to the designed online module-based English materials

    Teknik Wait Time dalam Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII.F MTsN 1 Bengkalis

    Get PDF
    The learning outcomes of MTsN 1 Bengkalis students are still low. The learning process is more student-centered so they rarely design and plan the learning process personally. This is the Classroom Action Research with 4 actions, namely: planning, implementing, observing and reflecting which is carried out in 2 cycles. This study aims to improve student learning outcomes class VIII.F MTsN 1 Bengkalis in English English lessons. Research data were collected using observation, test, and documentation techniques. The conclusion of this study is the wait time learning technique in English lessons at MTsN 1 Bengkalis has been implemented 70%. Student learning outcomes after carrying out this study are in the high category with an average of 73.33. The level of significance of the comparison of student learning outcomes before and after using the wait time technique in learning English is 4.16. The wait time technique has an effect on improving student learning outcomes based on the t-test at a significant level of 5% and 1%.Hasil belajar bahasa Inggris siswa MTsN 1 Bengkalis masih tergolong rendah. Proses pembelajaran lebih berpusat pada siswa sehingga mereka jarang merancang dan merencanakan proses pembelajaran secara pribadi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan 4 tindakan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar siswa kelas VIII.F MTsN 1 Bengkalis pada pelajaran bahasa Inggris Inggris. Data-data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Kesimpulan penelitian ini adalah teknik pembelajaran wait time pada pelajaran bahasa Inggris di MTsN 1 Bengkalis sudah terlaksana 70%. Hasil belajar siswa setelah dilaksanakan penelitian ini berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 73.33. Tingkat signifikansi perbandingan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan teknik wait time pada pembelajaran bahasa Inggris adalah 4.16. Teknik wait time berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa berdasarkan uji t-tes pada taraf signifikan 5% dan 1%

    Peran Pendidikan Karakter dalam Membentuk Kemampuan Berfikir Kritis Generasi Muda Indonesia

    Get PDF
    This article aims to determine the role of character education in building the critical thinking skills of the young generation in Indonesia. The method used is literature review or literature study, which contains theories that are relevant to research problems. Based on the discussion, there are roles for character education in building critical thinking skills for the younger generation, including the Strengthening Character Education program. Also, learning activities within the framework of student character development can use a contextual approach as a learning and teaching concept that helps teachers and students relate the material being taught to real-world situations. To support this system, the younger generation also needs to familiarize themselves with dialogue, communication, discussion, and attending various scientific seminars. By engaging in activities based on academic intellectuals, they can practice thinking in a structured, logical and systematic manner, broad insight, inclusive, rational, critical, selective, and constructive in observing themself and social reality. By implementing character values, the role of the younger generation in Indonesia is increasingly real and can bring change for the better.Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui peran pendidikan karakter dalam membentuk kemampuan berpikir kritis generasi muda di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi perpustakaan atau studi literatur, yang berisi teori yang relevan dengan masalah penelitian. Selain itu, kegiatan pembelajaran dalam kerangka pengembangan karakter siswa dapat menggunakan pendekatan kontekstual sebagai konsep belajar mengajar untuk membantu guru dan siswa dalam menghubungkan materi yang diajarkan dengan kehidupan sehari-hari. Untuk mendukung sistem ini generasi muda juga perlu melibatkan diri untuk berdialog, berkomunikasi, diskusi, dan mengikuti berbagai seminar ilmiah. Dengan melibatkan diri ke dalam kegiatan berbasis intelektual akademik, mereka dapat berlatih berpikir terstruktur, logis dan sistematis, berpikiran luas, berwawasan luas, inklusif, rasional, kritis, selektif, dan konstruktif dalam melihat realitas diri dan sosial. Dengan mengimpelentasikan nilai-nilai karakter, peran generasi muda di Indonesia semakin nyata dan dapat membawa perubahan, tentu kearah yang lebih baik

    Strategi Discovery Learning dalam Pembelajaran Anak Usia Dini

    Get PDF
    The current learning paradigm has changed from being teacher-oriented to student-oriented. One of the student-oriented learning strategies is discovery learning. However, there are still many teachers who do not understand the meaning of student-oriented in practice, then the teacher dominates learning in the classroom learning and eliminating the participation of children to be active. This study uses a qualitative approach and the data were collected using the library research technique. In the discovery learning, the teacher designs some problems about learning themes and the students are given the freedom to find their own concepts that will be learned through critical thinking so that become life skills for them. Discovery learning changes the conditions of passive learning into active and creative, the students are given the freedom to explore, actively create, and generalize their knowledge. Through discovery learning strategies, the students are expected to become problem solvers to solve some problems and make decisions.Paradigma pembelajaran saat ini sudah berubah dari yang bersifat teacher oriented menjadi student oriented. Salah satu strategi pembelajaran yang berbasis student oriented adalah discovery learning. Namun, masih banyak pendidik yang belum memahami makna student oriented pada pelaksanaannya, kemudian lebih mendominasi pembelajaran di kelas, sehingga menghilangkan partisipasi anak untuk aktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan. Pada strategi discovey learning, guru merancang beberapa masalah tentang tema pembelajaran dan siswa diberikan kebebasan untuk menemukan sendiri konsep-konsep yang akan dipelajari melalui berpikir kritis yang nantinya akan menjadi life skill bagi mereka. Discovery learning merubah kondisi belajar pasif menjadi aktif kreatif, Anak diberi kebebasan untuk mengeksplorasi, aktif menciptakan, dan menggeneralisasi pengetahuannya. Melalui strategi ini anak diharapkan dapat menjadi problem solver, sehingga mampu menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan

    Strategi Dakwah Terhadap Masyarakat Pesisir Desa Bukit Batu Dari Perpsektif Samsul Munir Amin

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk melihat kondisi ekonomi, sosial, budaya, hukum, dan agama di desa dengan kecenderungan yang ada seperti adanya kriminalitas, penggunaan obat-obat terlarang, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, kajian ini dilakukan untuk melihat konsep strategi dan relevansi dakwah menurut Samsul Munir Amin. Untuk mendapatkan data penulis telah melakukan penelitian selama tiga bulan di desa Bukit Batu Kecamatan Bukit Batu dengan menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara terhadap beberapa narasumber sebagai informan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi dakwah menurut Samsul Munir Amin terdiri dari pendekatan struktural dan kultural. Dari kedua pendekatan tersebut menunjukkan adanya relevansi kegiatan keagamaan yang cenderung sesuai dengan pendekatan struktural seperti LPTQ, MTQ dan pendekatan kultural seperti LAM, rebana, kompang, majelis ta’lim, majelis sholawat

    Implementasi Metode Pembelajaran Sejarah untuk Meningkatkan Nasionalisme Siswa Pada Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Bengkalis

    Get PDF
    Kabupaten Bengkalis sebagai wilayah yang berbatasan dengan negara-negara tetangga menjadi rawan terhadap hilangnya rasa nasionalisme di kalangan siswa SMA. Asumsi awal menyebutkan hilangnya rasa nasionalisme di kalangan siswa disebabkan pembelajaran sejarah tidak diterima dengan baik dan kurang menarik. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif naturalistik dengan mengkombinasikan studi pustaka dan lapangan, dengan teknik pengumpulan data melalui penelusuran, observasi dan wawancara dengan teknik analisis data induktif. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa nasionalisme di kalangan siswa SMA di Kabupaten Bengkalis masih sangat rendah karena pembelajaran sejarah belum mengakomodir potensi geografis dan historis yang ada. Implementasi pembelajaran sejarah hanya melalui pendidikan wawasan kebangsaan, sehingga upaya imlementasi pembelajaran belum efektif. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi metode pembelajaran sejarah diantaranya adalah relevansi model, relevansi metode, problematika dan stagnansi metode pembelajaran Sejarah. Pembelajaran sejarah harus dibuat menarik dan menyenangkan. Selain metode-metode yang ada, metode study wisata atau study tour yang dikolaborasi dengan metode diskusi aktif merupakan metode yang ideal untuk pembelajaran sejarah dengan mengintegrasikan kebesaran dan kekuasaan Allah swt di Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Bengkalis

    Pembagian Warisan pada Masyarakat Adat Melayu Bunut dan Kedudukannya dalam Kompilasi Hukum Islam

    Get PDF
    The law of inheritance is very closely related to the scope of human life because every human being has two conditions that are life and death. Most of the existing laws in the science of inheritance or Faraidh are related to death, so Faraidh can be said to be half of the existing knowledge, all people would need it, including the indigenous people of Malay Bunut. The tradition in the Malay Bunut community is a combination of the matrilineal Minangkabau system and the patriarchal Malay system. The majority of Bunut people claim to be from the Malay Peninsula, while some of them claim to be from Minangkabau. But in the kinship system, the Malay traditional community of Bunut is more inclined towards the matrilineal system and divided into several tribes. In the inheritance system, the daughter tends to get more from their parents. Nevertheless, boys control traditional practice. There are even cases of inheritance, where boys take all the inheritance from their parents without sharing it with their sisters. The article is intended to find out how the actual distribution of inheritance according to the Malay Bunut tradition is and the extent of the role of traditional leaders in the distribution of inheritance, as well as their position in the Compilation of Islamic Law

    Students’ Ability in Reading Comprehension of Da’wah and Islamic Communication Department at STAIN Bengkalis

    Get PDF
    Reading as an important skill for students, especially in reading English texts that require more understanding than Indonesian texts. The function and importance of reading has changed both in society and in the world of education. This research was descriptive quantitative. The purpose of this research was to determine students’ ability in reading comprehension of the da'wah and Islamic communication department. The population in this research was all students who took study english text course in the second semester of the 2019/2020 school year with sample of 40 students. The data collection technique used reading comprehension test. The results of this research indicate that the students’ ability in reading comprehension in the da'wah and Islamic communication department is 48,875 which into avarage category. The difficult part of reading comprehension in this research was vocabulary. Students are expected to master and have a lot of vocabulary in English, it will be clearer in understanding the text in English. Not only vocabulary that must be mastered by students but there are several other factors that affect students' ability to understand reading.Membaca sebagai keterampilan penting bagi mahasiswa, terutama dalam membaca teks bahasa Inggris yang membutuhkan pemahaman lebih dari teks bahasa Indonesia. Fungsi dan pentingnya membaca telah berubah baik dalam masyarakat maupun dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman bacaan mahasiswa jurusan dakwah dan komunikasi Islam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah Bahasa Inggris pada semester dua tahun ajaran 2019/2020 dengan sampel sebanyak 40 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pemahaman bacaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman bacaan mahasiswa jurusan dakwah dan komunikasi Islam adalah 48.875 yang berada pada kategori sedang. Bagian yang sulit dari pemahaman bacaan dalam penelitian ini adalah kosa kata. Jika siswa menguasai dan memiliki banyak kosakata dalam bahasa Inggris, maka akan lebih mudah untuk memahami teks dalam bahasa Inggris. Tidak hanya kosakata yang harus dikuasai siswa tetapi ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam memahami bacaan

    Usia Ideal Menikah dalam Islam; Tafsir Al-Qur’an Surat An-Nisa Ayat 6 dan An-Nur Ayat 32

    Get PDF
    Persoalan pernikahan di usia muda sering menjadi persoalan dalam kehidupan masyarakat muslim. Hal ini karena berangkat dari konsekuensi logis pada pernikahan bukan hanya sebatas menggugurkan keinginan nafsu seksual untuk bisa terhindar dari perbuatan zina dan hubungan di luar nikah. Perkawinan sebagai bagian dari ibadah memerlukan persiapan secara totalitas terhadap kedua calon mempelai baik laki-laki maupun perempuan berkaitan dengan kematangan dalam perfikir, kemapanan dalam bidang ekonomi dan kedewasaan dalam aspek psikologinya. Factor-faktor ini yang menjadi pertimbangan penting untuk melahirkan suatu aturan-aturan tentang batas minimal suatu perkawinan diperbolehkan dalam islam. Maka, kajian terhadap ayat-ayat berkaitan dengan persoalan tersebut seperti pada q.s. an-nisa [4:6] dan q.s. an-nur [24:32] menjadi penting untuk menjawab persoalan tersebut. penelitian ini adalah library riset yaitu melakukan kajian-kajian ilmiah terhadap ayat-ayat al-qur’an pada q.s. an-nisa [4:6] dan q.s an-nur [24:32]. Hasil penelitian menunjukan bahwa usia perkawinan sangat berhubungan dengan kedewasaan usia dan kemampuan intelektual dalam memahami kebenaran berkaitan dengan urgensi dari sebuah perkawinan. Walaupun secara logika, usia tidak menjadi ukuran kematangan seorang calon suami-istri, namun secara umum semakin bertambah usia semakin lebih memahami dan mempertimbangkan keputusan untuk melakukan pernikahan

    471

    full texts

    593

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Kampus Melayu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇