Rumah Jurnal Kampus Melayu
Not a member yet
    593 research outputs found

    Sikap Masyarakat Terhadap Festival Tradisi Lampu Colok (Studi Kasus di Kecamatan Bengkalis)

    Get PDF
    Tradisi lampu colok merupakan tradisi yang sudah turun temurun dilakukan di Bengkalis,  dimana tradisi ini dilakukan setiap menjelang hari Raya Idul Fitri. Untuk mempertahan kan tradisi ini, pemerintah kabupaten bengkalis membuat sebuah Festival lampu colok yang dimulai dari malam ke 27 Ramadhan sampai dengan malam hari Raya Idul Fitri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana sikap masyarakat Bengkalis terhadap kegiatan festival lampu colok. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode pengumpulan datanya menggunakan wawancara,  observasi dan penyebaran angket terhadap 53 Responden dikecamatan Bengkalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap masyarakat terhadap kegiatan festival lampu colok  di Bengkalis mendapat respon yang baik dari masyarakat, 100% Responden mengatakan mengetahui adanya festival lampu colok dan 100% mereka setuju festival lampu colok diadakan. Masyarakat yang andil dalam proses pembuatan lampu colok sekitar 52,83 % dan yang tidak membantu sekitar 47,17% sedangkan masyarakat yang mengikuti festival lampu colok sekitar 66,04% dan yang tidak mengikuti 33,96%. Dari hasil penelitian juga diperoleh 100% responden mengatakan festival lampu colok dapat menjaga keberlangsungan tradisi lampu colok di Bengkalis.Tradisi lampu colok merupakan tradisi yang sudah turun temurun dilakukan di Bengkalis,  dimana tradisi ini dilakukan setiap menjelang hari Raya Idul Fitri. Untuk mempertahan kan tradisi ini, pemerintah kabupaten bengkalis membuat sebuah Festival lampu colok yang dimulai dari malam ke 27 Ramadhan sampai dengan malam hari Raya Idul Fitri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana sikap masyarakat Bengkalis terhadap kegiatan festival lampu colok. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode pengumpulan datanya menggunakan wawancara,  observasi dan penyebaran angket terhadap 53 Responden dikecamatan Bengkalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap masyarakat terhadap kegiatan festival lampu colok  di Bengkalis mendapat respon yang baik dari masyarakat, 100% Responden mengatakan mengetahui adanya festival lampu colok dan 100% mereka setuju festival lampu colok diadakan. Masyarakat yang andil dalam proses pembuatan lampu colok sekitar 52,83 % dan yang tidak membantu sekitar 47,17% sedangkan masyarakat yang mengikuti festival lampu colok sekitar 66,04% dan yang tidak mengikuti 33,96%. Dari hasil penelitian juga diperoleh 100% responden mengatakan festival lampu colok dapat menjaga keberlangsungan tradisi lampu colok di Bengkalis

    Kaidah Hukum Islam Menjawab Persoalan Pandemi

    Get PDF
    Pandemi Covid-19 yang mengglobal sekarang ini tentu saja menjadi permasalahan kontemporer, dan Hukum Islam, dengan segala perangkat epistemologis yang dimilikinya, utamanya kaidah hukum Islam, dituntut mampu menjawab persoalan ini. Karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi, menjelaskan, dan menganalisis kaidah hukum Islam yang telah dirumuskan para ahli untuk dijadikan sebagai alat epistemologis menjawab berbagai persoalan yang diakibatkan pandemi. Metode penelitian bersifat penelitian kepustakaan dengan teknik analisis konten, demi menjadi jawaban yang bersifat kualitatif. Diperoleh hasil, bahwa lima kaidah besar, yaitu al-umūr bi maqāṣidihā (segala perkara sesuai dengan maksudnya, niatnya), al-yaqīn lā yuzāl bi al-syakk (keyakinan tidak bisa dihilangkan dengan sebab keraguan), al- masyaqqah tajlib al-taisīr (kesulitan akan mendatangkan kemudahan), al-ḍarar yuzāl (kemudaratan hendaknya dihilangkan), dan al-‘ādah muḣakkamah (kebiasaan bisa dijadikan hukum); telah berhasil memberikan kemudahan bagi para muftī dan fāqih di dalam upaya membuat kebijakan hukum untuk menjawab persoalan yang diakibatkan pandemi.Pandemi Covid-19 yang mengglobal sekarang ini tentu saja menjadi permasalahan kontemporer, dan Hukum Islam, dengan segala perangkat epistemologis yang dimilikinya, utamanya kaidah hukum Islam, dituntut mampu menjawab persoalan ini. Karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi, menjelaskan, dan menganalisis kaidah hukum Islam yang telah dirumuskan para ahli untuk dijadikan sebagai alat epistemologis menjawab berbagai persoalan yang diakibatkan pandemi. Metode penelitian bersifat penelitian kepustakaan dengan teknik analisis konten, demi menjadi jawaban yang bersifat kualitatif. Diperoleh hasil, bahwa lima kaidah besar, yaitu al-umūr bi maqāṣidihā (segala perkara sesuai dengan maksudnya, niatnya), al-yaqīn lā yuzāl bi al-syakk (keyakinan tidak bisa dihilangkan dengan sebab keraguan), al- masyaqqah tajlib al-taisīr (kesulitan akan mendatangkan kemudahan), al-ḍarar yuzāl (kemudaratan hendaknya dihilangkan), dan al-‘ādah muḣakkamah (kebiasaan bisa dijadikan hukum); telah berhasil memberikan kemudahan bagi para muftī dan fāqih di dalam upaya membuat kebijakan hukum untuk menjawab persoalan yang diakibatkan pandemi

    Menilik Manfaat Minyak VCO (Virgin Coconut Oil) Dalam Dunia Kesehatan Dan Kecantikan

    Get PDF
    Kelapa sering dijumpai dipesisir pantai Indonesia serta hutan yang berada di kepulauan riau. Biasanya masyarakat setempat mengolah kelapa untuk dijadikan masakan, seperti rendang atau masakan lainya yang mengandung kelapa. Dengan seiringnya waktu kini buah kelapa sering di jadikan minyak yang mempunyai banyak manfaat, yang saat ini dikenal dengan nama VCO (virgin coconut oil). Penggunan minyak vco dipercaya dapat memelihara Kesehatan kulit dan tubuh. Dengan mengonsumsi minyak VCO dapat menangkal berbagai macam penyakit yang berasal dari virus dan bakteri. Selain itu, VCO dapat juga mengatasi kegemukan, penyakit kulit, darah tinggi, dan diabete

    Gaya Kepemimpinan Spiritual Dalam Membangun Organisasi Multikultural

    Get PDF
    Abstrak: Penelitan ini bertujuan untuk menemukan makna dan strategi yang dilakukan oleh pemimpin melalui gaya kepemimpinan spiritual dalam membangung organisasi multicultural. Penelitian ini didasarkan pada pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasilnya menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual melihat organisasi yang multicultural adalah anugrah, potensi, dan keunikan yang dititipkan tuhan di dunia. Adapun strategi kepemimpinan spiritual dalam membangun organisasi multicultural tidak terlepas dari memegang teguh prinsip hidup pemimpin spiritual. Selanjutnya pemimpin membangun organisasi multicultural dengan strategi pendidikan, pembiasaan, dan keteladanan. Berdasarkan gaya kepemimpinan spiritual dan strategi membangun organisasi multicultural yang diimplementasikan dalam kegiatan sekolah bertujuan untuk menciptakan rasa saling menghormati, menghargai dan sekaligus lingkungan yang kondusif dalam mencapai tujuan organisasi. Pemimpin membuat kegiatan dan kebijakan sesuai dengan kemampuan dan komptensinya tanpa harus mengurangi semangat spiritualnya dan bersinggungan dengan perbedaan yang ada di dalam organisasi

    Kritik Nalar Abid Al-Jabiri: Pembacaan Terhadap Turats dan Modernitas

    Get PDF
    Artikel ini berupaya untuk mengetahui deskontruktisitas epistemologi keislaman yang dilakukan oleh Abid al-Jabiri dengan menawarkan nalar barunya untuk bangsa Arab, agar Islam lebih dewasa dan terampil dalam menyikapi modernitas. Disamping itu penelitian ini bertujuan  untuk mendeteksi beberapa kelompok intelektual muslim Arab yang muncul dengan membawa varian “jalan keluar”-nya masing-masing, dalam rangka memberikan sebuah sintesa yang apik di tengah pandangan polaritas Arab-Islam terhadap turats dan modernitas. Dalam pengertian Arab kontemporer, turats lebih berupa warisan intelektual atau sebuah cara mengorganisasi ilmu pengetahuan dan pemikiran Islam. Lebih tepatnya turats adalah sebuah perangkat berpikir kaum muslimin baik dalam tindakan memahami atau pengolahan pengetahuan yang telah dirumuskan dan dibukukan pada masa kodifikasi ilmu-ilmu keislaman. Lain halnya dengan turats dalam wacana Arab klasik yang cenderung memberikan penekanan melalui hukum Islam yang bermakna harta warisan. Ditambah lagi turats memiliki denotasi cara melihat yang menyongsong ke depan, sangat kontras dengan tradisi yang memiliki posisi di masa lampau dan mengandung makna negatif, seperti aktivitas taqlid buta kepada sesuatu secara pasif. Sedangkan modernitas disini sebagai prestasi capaian umat manusia kontemporer dianggap sering menggugat relevanitas Islam dalam menyikapi gagasan-gagasan perubahan yang kerap ia hembuskan. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, hasil menunjukkan bahwa al-Jabiri tidak sekedar mengkritik trilogi nalar Arab (Bayani, ‘Irfani, Burhani) yang diyakini sebagai penyebab keterbelakangan Islam maupun sebatas menolak pendekatan beberapa kalangan intelektual Arab-Islam. Melainkan al-Jabiri memilih untuk bersikap lebih adil dengan mensinergikan ketiga nalar Arab tersebut untuk menjadi pendamping umat Islam dalam kehidupan kontemporer, sehingga tidak ada lagi benturan-benturan mengenai prinsip-prinsip keislaman dengan bayang-bayang perubahan, sebab pada hakikatnya perubahan itu sendiri adalah Sunnatullah

    Improving Students’ Reading Comprehension Through “KWL Plus” Technique at SMAN 2 Kampar

    Get PDF
    The objective of this research is to find out the significant improvement of using KWL Plus technique in comprehending reading text. Thus, to find out the improvement of students’ reading comprehension, the writer carried out experimental research, which focused only in experimental class. The writer used KWL Plus technique that consisted of some steps. First, the students must completed KWL grid that consists of three columns. Then, the students made concept map based on information from KWL grid. After that, they wrote a summary based on concept map. The sample of this research are thirty five students. The research has been conducted from May to June 2020 at the first year students of SMA N 2 Kampar. In collecting data, the writer gave reading texts in form of multiple choice tests that consists of 30 questions to the sample of experimental class. After giving the test to the sample, the writer collected the answer sheets to be calculated for the data. The obtained data was analyzed by using the formula of t-test in Hatch and Farhady Book (1982:105). It was found that t-calculated was 7.06 and t-table on the level of significant 5% or 0.05 and degree of freedom (df) 34 was2.042. It was seen that Tc>Tt. It means that null hypothesis (Ho) is rejected and alternative hypothesis (Ha) is accepted. In other words by using KWL Plus technique was able to give positive contribution to improve students’ achievement in reading comprehension at the first year students of SMA N 2 Kampar

    Pendidikan Arab Saudi:Tantangan dan Reformasi

    Get PDF
    Arab Saudi sebagai salah satu negara terkaya di Timur Tengah mengalami pembaharuan di bidang pendidikan dari masa ke masa. Diawali oleh Raja Faisal bin Abdul Aziz melalui slogan “free education for all”mendorong warganya untuk belajar melalui lembaga-lembaga pendidikan yang disediakan oleh pemerintah dan menyediakan program beasiswa bagi keluarga yang kurang mampu. Sampai pada masa Raja Abdullah bin Abd Aziz, anggaran pendidikan dialokasikan 27% dari total anggaran belanja Negara Arab Saudi. Para pemuda Arab Saudi diberikan beasiswa untuk belajar/kuliah ke luar negeri, seperti ke Amerika, Inggris, Australia, Jepang Malaysia dan negara-negara lainnya. Namun, kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Arab Saudi ini dinilai belum menyentuh aspek fundamental terkait muatan kurikulum pendidikan yang mereka gunakan yang terkesan memberi ruang dan bibit subur bagi lahirnya radikalisme dan ekstrimisme, sehingga perlu direformasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Pendidikan di Arab Saudi: berikut tantangan yang dihadapi dan reformasi yang dilakukan. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan metode yang digunakan adalah studi pustaka (library reseach) melalui teknik pengumpulan data dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Temuan dalam penelitian ini menggambarkan berbagai tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Arab Saudi, seperti; menyusupnya paham-paham radikal di lembaga pendidikan agama dan makin menipisnya cadangan minyak bumi sebagai sumber utama pendapatan negara. Menyikapi tantangan tersebut, Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan reformis; Pertama, mereformasi sistem pendidikannya, mengakhiri ekstrimisme agama dan mengarah kepada moderasi dan toleransi. Kedua, transformasi sosio-ekonomi melalui program diversifikasi ekonomi dan juga turut mempengaruh kebijakan di bidang sosial dan budaya.Arab Saudi sebagai salah satu negara terkaya di Timur Tengah mengalami pembaharuan di bidang pendidikan dari masa ke masa. Diawali oleh Raja Faisal bin Abdul Aziz melalui slogan “free education for all”mendorong warganya untuk belajar melalui lembaga-lembaga pendidikan yang disediakan oleh pemerintah dan menyediakan program beasiswa bagi keluarga yang kurang mampu. Sampai pada masa Raja Abdullah bin Abd Aziz, anggaran pendidikan dialokasikan 27% dari total anggaran belanja Negara Arab Saudi. Para pemuda Arab Saudi diberikan beasiswa untuk belajar/kuliah ke luar negeri, seperti ke Amerika, Inggris, Australia, Jepang Malaysia dan negara-negara lainnya. Namun, kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Arab Saudi ini dinilai belum menyentuh aspek fundamental terkait muatan kurikulum pendidikan yang mereka gunakan yang terkesan memberi ruang dan bibit subur bagi lahirnya radikalisme dan ekstrimisme, sehingga perlu direformasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Pendidikan di Arab Saudi: berikut tantangan yang dihadapi dan reformasi yang dilakukan. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan metode yang digunakan adalah studi pustaka (library reseach) melalui teknik pengumpulan data dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Temuan dalam penelitian ini menggambarkan berbagai tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Arab Saudi, seperti; menyusupnya paham-paham radikal di lembaga pendidikan agama dan makin menipisnya cadangan minyak bumi sebagai sumber utama pendapatan negara. Menyikapi tantangan tersebut, Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan reformis; Pertama, mereformasi sistem pendidikannya, mengakhiri ekstrimisme agama dan mengarah kepada moderasi dan toleransi. Kedua, transformasi sosio-ekonomi melalui program diversifikasi ekonomi dan juga turut mempengaruh kebijakan di bidang sosial dan budaya

    Analisis Kinerja Keuangan Pada Koperasi Tunas Muda di SMP Negeri 21 Batanghari

    Get PDF
    Tujuan  penelitian ini yaitu untuk mnegetahui kinerja keuangan koperasi tunas muda SMP NEGERI 21 BATANGHARI di lihat dari aspek rasio likuiditas ,rasio solvabilitas dan rasio rentabilitas. Lokasi penelitian ini terletak di jalan jendral soedirman km III muara bulian tepatnya di SMP NEGERI 21 BATANGHARI. Hasil dari analisis likuiditas di lihat dari curent rasio pada tahun 2014 sebesar 370,2 %  , Pada tahun 2015 sebesar 361.9 %, Pada tahun 2016 sehingga di hasilkan rasio mengalami peningkatan sebanyak 382,5 %. Pada tahun 2017 sehingga hasil rasio meningkat sebesar 402,6 % , pada tahun 2018  Rp. 420,2%. Hasil dari analisis solvabilitas pada tahun 2014 sehingga di hasilkan sebesar 370,2%  dengan kriteria baik dan  koperasi tunas muda mampu memenuhi kewajibannya. Pada tahun 2015 sehingga di hasilkan rasio mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebanyak 361,9 %  tidak  memenuhi kewajibannya. Pada tahun 2016 dari tahun sebelumnya menurun dan paada tahun ini kembali meningkat sebesar 382,5 % dan memenuhi kewajiban pada tahun 2017 dengan rasio sebesar 402,6 % memenuhi kewajibannya. Sedangkan pada tahun 2018 semakin meningkat sehingga hasil rasio dari tahun sebeumnya sebesar 420,2 % Hasil analisis di atas menunjukkan bahwa kinerja koperasi Tunas Muda m memenuhi kewajibannya. Hasil dari Analisis rentabilitas ekonomi (ROI) dapat   di ketahui bahwa pada tahun 2014 rasio sebesar 6,694 % dengan kriteria cukup baik.Pada tahun 2015 rasio sebesar 7,990 % dengan kriteria cukup baik  Pada tahun 2016 rasio sebesar 8,770 % dengan kriteria cukup baik Pada tahun 2017 rasio sebesar 7,398 % dengan kriteria kurang baik Pada tahun 2018 rasio sebesar 6,699 % dengan kriteria kurang baik

    Perspektif Hukum Islam Dalam Kasus Pemerkosaan

    Get PDF
    Pemerkosaan adalah kekerasan seksual yang traumatis, penderitaan fisik dan emosional pada korban Pemerkosaan anak di bawah umur dan pemerkosaan anak-anak Kelahiran oleh ayah biologis juga menjadi masalah Mempelajari hukum secara menyeluruh sangat penting. karena, Penuntutan Pemerkosaan Belum Terlihat Seperti Ini  Seimbang dan tertekan relatif terhadap kehilangan anak-anak Wanita. Bagian penelitian ini mengeksplorasi bagaimana hukum Islam memandang kasus-kasus pelecehan seksual, khususnya yang anggota keluarga korban pelecehan seksual menjadi tersangka karena ingin membalas dendam kepada pelakunya. Dalam pasal 285 KUHP mensyaratkan keharusan adanya persetubuhan yang bukan istrinya disertai dengan ancaman kekerasan. Kejahatan pemerkosaan yang melibatkan anak/anak. Wanita ini adalah tindakan yang bertentangan dengan norma dan norma social agama bahkan melanggar hukum Negara. Menurut ulama Syafi'i, Maliki dan Hanbali, paksaan belakaBentuknya adalah al-maljau al-ikrah kecuali yang tidak disebut wajib. cendekiawan berkata Hukum Syafi'i bervariasi sesuai dengan keadaan dan kondisi individu

    Modernisasi Pendidikan Islam (Sebuah Studi Analisis Model Pendidikan Islam Perspektif Fadzlur Rahman)

    Get PDF
    Modernisasi pendidikan Islam merupakan salah satu upaya untuk mengembalikan umat Islam pada masa kejayaan sekaligus mengejar keterbelakangan umat Islam dalam dunia pendidikan. Salah satu tokoh modernisasi pendidikan Islam adalah Fazlur Rahman yaitu tokoh yang memiliki perhatian khusus terhadap kondisi umat Islam. Model pendidikan Fazlur Rahman dapat disebut dengan modernisasi pendidikan Islam karena sesuai dengan karakteristik modernisasi pendidikan Islam yaitu: pertama, pendidikan yang didasari oleh al-Qur’an dan Hadits Nabi Saw. dengan pemahaman kontekstual. Kedua, berusaha menerapkan metode baru yang masyhur dengan istilah double movement (gerak ganda) dan analisis serta memahami. Ketiga, berusaha memasukkan ilmu teknologi dan sains serta ilmu pengetahuan umum lainnya yang dianggap penting. Keempat, berusaha mengintegrasikan antara sistem tradisional dan skuler.

    471

    full texts

    593

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Kampus Melayu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇