Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities
Not a member yet
    2148 research outputs found

    Combating Non- Communicable Disease Among HCW: The Broken Soldiers

    No full text
    Non communicable disease (NCD) has recently emerged as a major public-health concern, with prevalence rising over the world. As a submerged portion of the iceberg, the hidden burden of NCD is escalating and devouring the world. NCD affects HCW in the same way it affects other types of workers. Healthcare worker (HCW) should serve as role models in the community, raising NCD prevention knowledge and encouraging patients to adopt a healthier lifestyle. The Objective to the study to access the prevalence of non-communicable disease among healthcare workers. A cross sectional study was conducted in Johor state public health division with secondary data source from health screening of HCW from 2021. A total of 123 subjects participated in the study. Based on BMI calculation 26% were categorized normal, 42% were overweight and 30% were obese. Correlation and univariate analysis were conducted on BMI and blood screening. The results show a significant relationship between BMI towards Total Cholesterol and Fasting blood sugar level among HCW (P value <0.01). The high prevalence of NCD risk factors and their significant association necessitate an appropriate risk-reduction strategy to reduce the possibility of chronic illness among them

    Climate Change Impacts to Coastal Communities in Kudat, Sabah, Malaysia

    No full text
    Climate change is the among major threats to marine ecosystems, representing both a challenge and an opportunity for researchers and the government. Impacts are not experienced uniformly, and the existing unbalanced ecosystems will be further exacerbated without urgent action to mitigate climate change and enhance community resilience. The objective of this study is to draw insights on the impact of climate change based on the coastal community input and environment change at Kimihang, Kelambu Beach and Bavang Jamal, Kudat, Sabah. Interviews and fieldwork were carried out in March and August 2020. The unstructured questionnaire was applied to 15 respondents to know in-depth experiences on the impacts of climate change. The data were presented as timeline narration before and after the year 2000. Results show that the respondents addressed climate change through the reduction of natural resources yields, and change of surrounding environment, career paths of the young generation, and the existence of structural management. The coastal communities were found to have lacked the know-how and awareness to manage and maximized the use of their coastal resources sustainably. This is to suggest that constructing the best adaptation strategies requires attention in this region

    Legal Literacy in Accessing Justice for Child Sexual Abuse

    No full text
    The sustainable development goals (SDG) set peace, justice, and strong institutions with targeted access to justice for all by 2030. Goal 16 of the SDG sets the number of reports made by victims of violence to the authorities to benchmark access to justice. The study argues that there is a correlation between legal literacy and reporting of crimes. Legal literacy means awareness of a society of the legal rights and obligations and their ability to use the legal avenue to get redress. The methodology of this study is by using content and doctrinal approach. Interviews are conducted with the legal aid and human rights representatives on the society and law enforcement awareness and understanding of the legal process in CSA cases. The study shows adequate law addressing access to justice in CSA cases. The Sexual Offences Against Children Act 2017 and the Legal Aid (Amendment) Act 2017 enhanced the legal process to seek justice. However, inadequate legal literacy among the authority handling CSA is among the hindrance to justice. The absence of support from family members in lodging a police report is another issue found in the study. They were less likely to have the perceptual powers of the mind to report crimes. This study contributes to the literature on prioritising and improving access to justice in CSA

    Pemetaan Pelakuan Penduduk dalam Sebaran Penyakit COVID19 di Daerah Kota Kinabalu, Sabah Menggunakan PCA-GIS

    No full text
    Kini, Coronavirus 2019 (COVID19) merupakan pandemik yang telah menjadi ancaman kesihatan awam di seluruh dunia. Kota Kinabalu merupakan antara daerah di Sabah yang mencatatkan jumlah kes positif COVID19 yang tertinggi pada peringkat awal wabak tersebut menular. Walaupun kerajaan telah mengumumkan arahan Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) namun ada segelintir penduduk yang tidak mematuhi peraturan tersebut. Hal ini sedikit sebanyak telah mempengaruhi peningkatan kes positif COVID19 di Sabah khususnya di daerah Kota Kinabalu. Pemantauan terhadap individu yang melanggar arahan PKP ini sukar dilakukan kerana kekurangan tenaga kerja dan faktor geografi juga sebagai penghalang untuk pihak berkuasa bergerak membuat rondaan. Selain itu, kekurangan penggunaan teknologi seperti Sistem Maklumat Geografi (GIS) menjadi salah satu faktor penguatkuasaan tidak dapat dilakukan dengan baik. Oleh itu, kajian ini adalah untuk mengenal pasti faktor utama pelakuan penduduk yang menyumbang kepada sebaran wabak di Kota Kinabalu menggunakan analisis Analisis Komponen Utama (PCA) dan seterusnya memetakan hasil tersebut menggunakan GIS. Kajian ini menggunakan data sedia ada melibatkan seramai 100 orang responden di daerah Kota Kinabalu dan hanya melibatkan zon yang mencatatkan kes positif COVID19 sahaja. Data yang terlibat terdiri daripada data pelakuan, lokasi faktor dan lokasi responden. Analisis yang digunakan dalam kajian ini ialah analisis PCA dan kaedah pengkelasan menggunakan GIS. Hasil kajian ini merupakan peta pelakuan penduduk di daerah Kota Kinabalu yang mempengaruhi sebaran wabak COVID19. Hasil ini dapat membantu pihak yang bertanggungjawab mengenal pasti zon di daerah Kota Kinabalu yang berpotensi mempunyai risiko tinggi jangkitan COVID19

    M-Pembelajaran dalam Mata Pelajaran Sejarah: Tahap Kesediaan Guru Sekolah Rendah di Luar Bandar

    No full text
    Pendidikan abad ke-21 menuntut perubahan kaedah pengajaran dan pembelajaran (PdP) Sejarah yang dapat memaksimumkan implementasi teknologi seperti pembelajaran mudah alih (M-pembelajaran). Oleh itu, kajian ini bertujuan untuk mengenal pasti tahap kesediaan guru Sejarah sekolah rendah di luar bandar terhadap penggunaan M-pembelajaran dalam mata pelajaran Sejarah dari aspek pengetahuan, kemahiran dan sikap guru. Kajian kuantitatif berbentuk tinjauan ini menggunakan instrumen soal selidik. Responden kajian ini dipilih menggunakan teknik pensampelan bertujuan yang melibatkan 32 orang guru sejarah sekolah rendah di kawasan luar bandar Sarawak. Data kajian dianalisis secara deskriptif (min dan sisihan piawai) berbantukan perisian Statistical Package for Social Sciences (SPSS) Versi 25.0. Dapatan kajian mendapati bahawa tahap pengetahuan guru terhadap M-pembelajaran dalam PdP Sejarah berada di tahap sederhana (min=3.65, s.p.=0.98). Begitu juga, tahap kemahiran guru terhadap penggunaan M-pembelajaran dalam PdP Sejarah adalah pada tahap sederhana (min=3.35, s.p.=0.93). Seterusnya, tahap sikap guru terhadap penggunaan M-pembelajaran dalam PdP Sejarah juga berada pada tahap yang sederhana (min=3.55, s.p.=0.87). Penggunaan M-pembelajaran dalam mata pelajaran Sejarah memberi kesan yang positif dan baik kepada nilai pedagogi dan nilai intrinsik yang dapat diintegrasikan oleh guru dalam proses PdP

    A Systematic Literature Review on Citizen Awareness of Energy

    No full text
    Education is the key to sustaining our natural resources. Thus, community awareness is extremely important in order to make changes and reduce climate change, specifically global warming, and to curb the increase of carbon dioxide emissions which have caused the greenhouse effect. Although there are various studies on public awareness of energy literacy, analytically reviewing works on this research topic has been challenging as scholars have yet to integrate the SLR review technique into the process. This article intends to perform a systematic literature review on how to increase the public’s knowledge of energy literacy. The systematic literature review method comprised five key procedures guided by the review protocol. The process involved formulating the research questions, identifying the searching and screening methods, deciding the inclusion and exclusion criteria, appraising content quality, and extracting data. The articles for review were retrieved from established databases, specifically Scopus and Web of Science (WoS). Thematic analysis of the articles discovered five main themes, which were (1) energy literacy; (2) renewable energy; (3) programmes, training, and campaigns; (4) fostering strong social relationships in teaching energy literacy; and (5) teaching techniques. These five themes were divided into 11 sub-themes. Findings from this systematic review will provide in-depth info to our community and specifically to educationalists, enabling them to develop more effective, efficient, and sustainable strategies that will shape future globally competent citizens in justifying and adapting energy literacy issues

    Jaringan Rangkaian Organisasi dalam Memperkukuh Pembangunan Industri Halal Malaysia

    No full text
    Rancangan Malaysia ke-12 melaporkan nilai eksport produk halal keluaran Malaysia dijangka menyumbang sebanyak RM 56 bilion pada tahun 2025. Perkembangan positif ini menunjukkan produk halal keluaran Malaysia semakin mendapat perhatian dan permintaan yang semakin tinggi di peringkat global. Kepesatan pembangunan industri halal ini memperlihatkan peranan jalinan rangkaian antara organisasi dalam memastikan industri halal Malaysia dapat kekal berdaya saing dan bersedia memenuhi keperluan pasaran tempatan dan global. Oleh itu, kajian ini dijalankan dengan meninjau peranan jaringan rangkaian organisasi dalam memperkukuhkan pembangunan industri halal Malaysia. Kajian ini dijalankan menggunakan kaedah kualitatif. Kajian literasi dan temu bual bersama Bahagian Hab Halal JAKIM dan Perbadanan Pembangunan Industri Halal (HDC) dijalankan bagi menjawab objektif kajian. Hasil kajian mendapati Bahagian Hab Halal JAKIM dan HDC memainkan peranan penting dalam membangunkan industri halal melalui aspek jaringan rangkaian organisasi. Bahagian Hab Halal JAKIM menjalinkan beberapa rangkaian organisasi kerajaan seperti dengan KPDNK, JAIN, dan KKM dalam menguatkuasakan peraturan persijilan halal persijilan halal Malaysia dari masa ke masa. Manakala HDC pula memainkan peranan sebagai agen perantaraan antara pihak kerajaan seperti MATRADE dan MITI dengan pihak swasta seperti syarikat-syarikat industri bagi meningkatkan daya saing firma dalam ekonomi global melalui kerjasama dengan syarikat multinasional. Jaringan rangkaian organisasi dijalankan oleh Bahagian Hab Halal JAKIM dan HDC mempunyai kekuatan mekanisme yang tersendiri serta mendatangkan impak positif dalam usaha membangunkan industri halal di Malaysia

    Analisis Sorotan Kajian: Keterancaman Melayu dalam Era Kolonial

    No full text
    Persepsi ancaman atau keterancaman merupakan isu yang sering dibincangkan oleh sarjana-sarjana dalam bidang hubungan antarabangsa namun kurang dibincangkan dalam politik domestik. Berbeza dengan keterancaman yang dirasai oleh orang Melayu, ancaman tersebut dinisbahkan kepada usaha pengukuhan kedudukan mereka sebagai bangsa peribumi di Tanah Melayu (Malaysia). Ancaman itu wujud daripada cubaan-cubaan untuk menggugat konvensyen tradisional misalnya menuntut hak sama rata yang bercanggah dengan status quo. Keterancaman yang tertanam dalam nasioanalisme Melayu telah mengukuhkan lagi psike keterancaman ini. Justeru itu, objektif kajian ini yang pertama adalah untuk mengenal pasti isu-isu keterancaman Melayu ketika era kolonial dan kedua, merumuskan elemen-elemen utama yang membangkitkan keterancaman Melayu serta ketiga, menganalisis kesinambungannya dengan politik kontemporari negara. Metodologi kajian ini bersifat kualitatif, iaitu dengan kaedah menganalisis kandungan yang diperoleh daripada sumber primer dan sekunder secara deskriptif. Hasil sorotan kajian telah mendapati, terdapat tiga elemen utama yang mendorong keterancaman Melayu iaitu pendekatan politik, konsep kesamarataan serta penggemblengan unsur agama. Ketiga-tiga elemen ini telah membentuk persoalan keterancaman yang sama, iaitu pemeliharaan terhadap kedudukan dan kepentingan politik orang Melayu sebagai peribumi yang masih lagi berlangsung sehingga ke hari ini

    Cabaran Pelaksanaan Pembelajaran Atas Talian dalam kalangan Guru Matematik

    No full text
    Teknologi pada hari ini memainkan peranan yang sangat penting dalam kehidupan kita. Peningkatan teknologi pada hari ini juga memberikan impak yang besar kepada pendidikan dalam negara. Pembelajaran atas talian mulai diperkenalkan diperingkat rendah dan menengah untuk memudahkan pelajar untuk menerima ilmu pengetahuan dengan lebih baik bukan sahaja tertumpu dalam pengajaran yang dibuat dalam kelas di sekolah. Pembelajaran atas talian ini adalah sesuatu yang agak baru dalam dunia pendidikan di Malaysia. Oleh itu, kajian ini dibuat untuk fokus mengenal pasti cabaran pelaksanaan pembelajaran atas talian khususnya bagi guru matematik di sekolah rendah. Responden dalam kajian ini merupakan guru matematik yang mempunyai pengalaman dalam mengaplikasikan pembelajaran atas talian bagi subjek tersebut dengan menggunakan soal selidik. Keputusan kajian menunjukkan bahawa, terdapat tiga cabaran utama dalam mengaplikasikan pembelajaran atas talian iaitu segi masa, kos dan juga tanggungawab murid dalam menghantar kerja yang diamanahkan mereka semasa pembelajaran atas talian

    Systematic Literature Review: Students' Sustainable Thinking Toward Environment

    No full text
    Environmental issues are often debated in the mass media, thus indicating the need for improvement in existing efforts, primarily through the education system. It is common knowledge that environmental education is a curriculum integrated into several subjects, one of which is Moral Education. In addition, environmental sustainability is one of the elements across the curriculum applied in the Moral Education. This shows that the application of this education is crucial in helping to realize the goals of the Moral Education curriculum in line with the goals of sustainable development. Therefore, this article is presented to review the literature on students' sustainable thinking toward the environment. The researchers use the Systematic Literature Review methodology based on three stages of selecting relevant articles: identification, screening, and eligibility. The findings of this article showed that the level of sustainable thinking of students is still at a low level, while the application of environmental education is not satisfactory. This research integrated various research designs where studies were selected based on published standards. The articles used were those published from 2015 to 2022. This study selected articles using two leading databases, Scopus and Web of Science, and one supporting database, Google Scholar. This study is expected to be a source for other studies on sustainable thinking toward the environment

    832

    full texts

    2,148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇