E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
Not a member yet
1354 research outputs found
Sort by
Pemberdayaan UMKM Aisyiyah Bandung melalui Pengembangan Konten Visual dan Strategi Pemasaran Digital di Era Ekonomi Kreatif
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital pelaku usaha BU EKA (Bina Usaha Ekonomi Keluarga Aisyiyah) melalui pelatihan pemasaran digital dan pengembangan desain kemasan produk. Tim pelaksana memberikan pelatihan yang mencakup pembuatan konten visual, penggunaan marketplace, serta strategi komunikasi visual untuk memperkuat daya tarik produk secara online. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman mitra mengenai penggunaan media digital untuk promosi dan penjualan produk. Saat ini, mitra telah memiliki akun penjualan di platform marketplace dan memahami cara mengelola pemasaran digital secara mandiri. Selain itu, mitra juga telah memperoleh keterampilan dasar dalam mendesain ulang kemasan yang lebih menarik dan komunikatif. Intervensi ini telah membuka peluang bagi BU EKA untuk memperluas pasar hingga di luar komunitas lokal serta memperkuat daya saing produknya di era digital. Dampak keberlanjutan diharapkan melalui kemampuan mitra dalam mengadopsi teknologi digital secara berkelanjutan dan kreatif untuk mengembangkan usaha mereka secara mandiri di masa depan
Penerapan Program Vocational Training Bidang E-Commerce untuk Digitalisasi UMKM Peserta Sekoper Cinta
Peningkatan penjualan sangat penting dan menjadi prioritas dalam keberlangsungan usaha. Kemandirian perempuan Jawa Barat tidak terlepas dari sektor ini. Pada sisi lain teknologi yang ada sudah siap membantu mengembangkan usaha dan pendapatan dari para perempuan Jawa Barat. Pada kenyataannya, para ibu-ibu yang ada pada sektor ini belum sanggup memanfaatkan teknologi ini sebagai alat bantu penjualan dan peningkatan pendapatan. Berdasarkan fakta ini, menjadi prioritas kegiatan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan dalam penggunaan teknologi e-commerce. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dengan materi terstruktur. Tahapan yang dilakukan adalah persiapan, evaluasi awal, pelaksanaan vocational training, pendampingan, dan evaluasi pelaksanaan program. Hasil kegiatan yang dilaksanakan ini yaitu terdapat materi ajar yang terstruktur, jadual yang tersusun, terdapat 100% peserta yang dapat memahami materi dari yang sebelumnya 74,9% yang paham. Hasil dari kegiatan ini juga terdapat pergeseran pengetahuan mengenai teknologi e-commerce. Berasal dari tidak paham menjadi paham menggunakan dan dapat bertransaksi melalui e-commerce
Implementation of Hybrid Recommendations in the Standardized Student Internship Assessment System At ITPLN
Student internship assessment is an important aspect of higher education, requiring objective and accurate standards. This research examines implementing a hybrid recommendation system to improve the internship assessment process at ITPLN. The hybrid recommendation method combines content-based and collaborative approaches so that it can provide more relevant and personalized recommendations. Through analysis of previous assessment data and feedback from students and supervisors, this system is designed to assess student performance more comprehensively. The research results show that the use of a hybrid recommendation system can increase accuracy and fairness in assessments, as well as provide additional insight for supervisors in providing evaluations. Thus, this research contributes to the development of better assessment systems in the context of professional education, especially in the fields of engineering and technology. It is hoped that the implementation of this system can become a model for other institutions in optimizing the student internship assessment process
Forecasting Water Pollution in Cengklik Reservoir Using Triple Exponential Smoothing Method
Water quality is a crucial element for the sustainability of ecosystems and human life, yet it is often threatened by pollution resulting from human activities. Cengklik Reservoir in Boyolali Regency has shown increasing levels of pollution influenced by domestic waste, agricultural fertilizers, and residual fish feed from Floating Net Cages (KJA). This study aims to predict water pollution levels to support more effective management efforts by applying the Triple Exponential Smoothing (TES) method to pollution index data from 2016 to 2023. The forecasting results reveal a clear seasonal pattern, with a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 34.36%, indicating a moderately good level of accuracy. These findings suggest that TES is capable of identifying general pollution patterns, although further approaches are needed to fully capture the dynamics of water pollution. As a follow-up, the study recommends optimizing the number and placement of KJA units, improving waste management, and implementing community education programs to preserve water quality and ensure the sustainability of the reservoir ecosystem
Analisis Parameter Pemotongan Terhadap Waktu Pemesinan pada Proses C-Axis Menggunakan Software CAM
This study aims to analyze the effect of depth of cut and feed rate variations on machining time in the C-Axis collet process. The research method employed was an experimental approach using Mastercam software. This study's independent variables were variations in cut depth (0.5 mm, 0.8 mm, 1.0 mm) and feed rate (110 ft/min, 125 ft/min, 140 ft/min), while the controlled variable was a spindle speed of 1036 rpm. The tools used were 8 mm and 4 mm diameter flat endmills. The results showed that the shortest machining time was achieved in Toolpath 2 with a depth of cut of 1.0 mm and a feed rate of 140 ft/min, resulting in a time of 12.47 s. In contrast, the longest machining time occurred in Contour Toolpath 1 with a depth of cut of 0.5 mm and a feed rate of 110 ft/min, taking 141.15 s. This research can be further developed to establish standards for optimizing machining time efficiency in C-Axis processes.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis variasi kedalaman pemakanan dan kecepatan pemotongan terhadap waktu pemesinan pada proses C-Axis collet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bantuan software mastercam. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah variasi kedalaman pemakanan (0.5 mm, 0.8 mm, 1.0 mm) dan variasi kecepatan pemotongan (110 feet/min, 125 feet/min, 140 feet/min. Sedangkan variabel kontrol yang digunakan adalah kecepatan spindel 1036 rpm. Pahat yang digunakan yakni flat endmill diameter 8 dan diameter 4. Hasil penelitian menunjukan waktu pemesinan tercepat diperoleh pada proses toolpath 2 variasi kedalaman pemakanan 1.0 mm dan kecepatan pemotongan 140 feet/min dengan waktu 12.47s, sedangkan waktu pemesinan terlambat diperoleh pada proses toolpath contour 1 variasi kedalaman pemakanan 0.5 mm dan kecepatan pemotongan 110 feet/min dengan waktu 141,15s. Penelitian ini dapat dikembangkan untuk menemukan standar dari aspek-aspek untuk menghasilkan waktu pemesinan yang lebih efisien pada proses C-Axis
Designs of Maggot Rotary Dryer to Support Alternative Feed Production
The growth of maggot cultivation as an alternative feed source is increasing in response to the demand for sustainable organic waste management solutions. However, the drying process remains a major challenge, especially for small and medium-scale operations. This study aims to design and develop a 20-kg capacity rotary maggot dryer that is efficient, energy-saving, and suitable for community-scale production. The design method includes user needs analysis, material selection, CAD-based design simulation, and testing tool performance. The results indicated that the dryer can reduce maggot moisture content within an average drying time of 3 hours at 60–70°C with relatively low energy consumption. This innovation is expected to improve maggot production efficiency and promote appropriate technology for sustainable alternative feed development at the community level
Pemberdayaan Masyarakat Pesantren Husnul Khotimah berbasis Teknologi dengan Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Terbarukan
Husnul Khotimah Islamic Boarding School faces challenges in meeting the need for electricity supply due to 24-hour operations. This causes high operational costs, especially for electricity. Until now, there have been no efforts to implement alternative energy sources due to limited knowledge and budget. This research in the form of community service proposes empowering the Islamic boarding school community through renewable energy-based power generation technology, namely solar and wind power. This implementation aims to reduce dependence on conventional electricity, reduce operational costs, and increase the understanding of the Islamic boarding school community regarding green energy technology, namely solar and wind energy. The methods used include feasibility studies, planning, installation, and training the Islamic boarding school community. The expected results are the creation of an efficient and sustainable renewable energy system, as well as increasing the capacity of the Islamic boarding school community in managing independent energy resources. This empowerment is expected to be a model that can be replicated by other Islamic boarding schools in overcoming similar problems.Pondok Pesantren Husnul Khotimah menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan catu daya listrik akibat operasional selama 24 jam. Hal ini menyebabkan biaya operasional yang tinggi, khususnya untuk listrik. Hingga saat ini, belum ada upaya implementasi sumber energi alternatif karena keterbatasan pengetahuan dan anggaran. Penelitian dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat ini mengusulkan pemberdayaan masyarakat pesantren melalui teknologi pembangkit listrik berbasis energi terbarukan, yaitu tenaga surya dan angin. Implementasi ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional, menekan biaya operasional, dan meningkatkan pemahaman masyarakat pesantren mengenai teknologi energi hijau yaitu dengan energi surya dan angin. Metode yang digunakan meliputi studi kelayakan, perencanaan, instalasi, serta pelatihan komunitas pesantren. Hasil yang diharapkan adalah terciptanya sistem energi terbarukan yang efisien dan berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas masyarakat pesantren dalam mengelola sumber daya energi mandiri. Pemberdayaan ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi oleh pesantren lain dalam mengatasi masalah serupa
Sosialisasi Aplikasi Primaku untuk Pencegahan Stunting pada Posyandu Wijaya Kusuma A Mojosongo, Jebres, Surakarta
Perkembangan teknologi informasi memberikan kemudahan bagi orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak, salah satunya melalui aplikasi PrimaKu. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami cara penggunaan aplikasi tersebut secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai penggunaan aplikasi PrimaKu sebagai sarana pemantauan tumbuh kembang anak, khususnya dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilakukan di Posyandu Wijaya Kusuma A, Mojosongo, melalui penyuluhan dengan media leaflet dan praktik langsung penggunaan aplikasi PrimaKu. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, dilakukan pre-test dan post-test kepada para peserta. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan orang tua mengenai stunting dan penggunaan aplikasi PrimaKu. Antusiasme peserta selama kegiatan juga cukup tinggi. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan orang tua dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal
Penyuluhan dan Pendampingan Manajemen Teknologi dan Industri Berbasis Limbah Perikanan Darat untuk Pupuk Organik Cair di Desa Cibungur, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang
Isu dan Fokus Pengabdian kepada masyarakat yang didanai Direktorat Pengabdian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) adalah bagaimana Limbah cair budidaya Ikan Bioflok di Desa Cibungur belum dikelola secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan, sementara petani masih bergantung pada pupuk kimia yang mahal. Fokus pengabdian yang dibiayai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia adalah pemanfaatan limbah bioflok menjadi pupuk organik cair (POC) sebagai solusi ramah lingkungan dan peningkatan produktivitas pertanian. Sedangkan tujuan Pengabdian bagaimana Meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah bioflok menjadi POC, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Sedangkan metode Sosialisasi, pelatihan langsung, pendampingan partisipatif, dan uji coba penerapan POC pada tanaman pertanian di 15 rumah tangga. Hasil Pengabdian pada PKM Terbentuknya kelompok pengolah POC mandiri, peningkatan kualitas tanah, penurunan biaya produksi pertanian, serta terwujudnya sistem pertanian berkelanjutan berbasis ekonomi sirkular yang dapat direplikasi. Kegiatan ini mendukung ketahanan pangan dan lingkungan hidup di tingkat desa
Perilaku Disfungsional Audit Pada Kantor Akuntan Publik di Jawa Tengah
Untuk menjaga kualitas dan ketergantungan temuan audit, perilaku audit disfungsional menjadi perhatian serius. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana auditor pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di wilayah Jawa Tengah menunjukkan perilaku disfungsional audit dalam kaitannya dengan independensi, pengalaman, tekanan waktu, dan lokus kendali eksternal. Dengan menggunakan metodologi kuantitatif, penelitian ini mengumpulkan data primer dari 63 auditor di 12 KAP melalui kuesioner. Sampling jenuh adalah teknik pengambilan sampel yang digunakan, sementara SPSS versi 30 digunakan untuk menganalisis data dengan menggunakan regresi linier berganda. Temuan analisis menunjukkan bahwa meskipun pengalaman kerja, tekanan waktu, dan locus of control eksternal secara signifikan mempengaruhi perilaku disfungsional, namun independensi memiliki pengaruh yang negatifwaktu, dan locus of control eksternal semuanya memiliki dampak positif yang signifikan