E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
Not a member yet
    1354 research outputs found

    Dapatkah Brand Image, Social Media Marketing & Perceived Quality Terhadap Keputusan Pembelian Parfume HMNS di Sidoarjo

    No full text
    The purpose of this study is to examine the influence of Brand Image, Social Media Marketing, and Perceived Quality on purchasing decisions for HMNS Perfume in Sidoarjo. This type of research is based on a quantitative descriptive research approach. The population of this study was 96 consumers of HMNS perfume in Sidoarjo. The sampling technique was purposive sampling. The location of the study was in Sidoarjo. The data obtained will then be processed using the SmartPLS 4 program. The results of the study are that Brand Image, Social Media Marketing, and Perceived Quality have a significant positive effect on purchasing decisions for HMNS perfume in SidoarjoParfum HMNS kini menjadi simbol gaya hidup modern yang diminati oleh masyarakat, khususnya di wilayah sidoarjo, untuk lebih selektif dalam memilih produk dari brand yang berkualitas. Tujuan penelitian berguna mengkaji pengaruh Brand Image, Social Media Marketing, dan Perceived Quality terhadap keputusan pembelian Parfume HMNS di Sidoarjo. Jenis penelitian ini berbasis pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini ialah konsumen parfume HMNS di Sidoarjo sejumlah 96 orang. Teknik sampel yakni purposive sampling. Lokasi penelitian berada di sidoarjo. Dari data yang didapat selanjutnya akan diolah menggunakan program SmartPLS 4. Hasil penelitian yakni Brand Image, Social media marketing, dan  Perceived quality berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian pada parfume HMNS di Sidoarj

    Analisis Pendampingan Operasional Homestay Desa Wisata Cibiru Wetan: Tantangan dan Solusi

    No full text
    The community service program conducted in Cibiru Wetan Tourism Village, Bandung Regency, West Java, focused on operational assistance for homestays to improve service quality, strengthen operational standards, and enhance business sustainability. The activities were carried out through stages of socialization, training, evaluation, and the development of Standard Operating Procedures (SOPs) for homestays involving village officials, the DEWI tourism awareness group, homestay owners, and local youth. The results indicated a significant improvement in homestay managers’ knowledge and skills. Based on pre-test and post-test assessments, the average score increased by 35% in SOP knowledge, 28% in communication skills, and 29% in guest management. Additionally, a homestay SOP document was successfully developed as a guideline for 29 units, ensuring standardized services that were previously inconsistent. The program also improved tourist satisfaction, particularly in cleanliness (from 60% to 85%) and facilities (from 55% to 78%). Furthermore, it encouraged youth involvement in digital promotion, with 60% of local youth actively participating in online marketing and the introduction of a simple reservation system. However, challenges remain in financial record-keeping and digital literacy among managers. Thus, further programs focusing on financial management training, digital reservation systems, and continuous monitoring are required. Overall, this program successfully enhanced managerial capacity, strengthened service standards, and reinforced a competitive and sustainable community-based homestay management model.Program pengabdian kepada masyarakat di Desa Wisata Cibiru Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, difokuskan pada pendampingan operasional homestay guna meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat standar operasional, serta memperbaiki keberlanjutan usaha. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, evaluasi, serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) homestay dengan melibatkan perangkat desa, pengurus Pokdarwis DEWI, pemilik homestay, dan pemuda desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan pengelola homestay. Berdasarkan pre-test dan post-test, terjadi peningkatan rata-rata skor sebesar 35% pada aspek pengetahuan tentang SOP layanan, 28% pada keterampilan komunikasi, serta 29% pada kemampuan manajemen tamu. Selain itu, tersusun dokumen SOP homestay yang menjadi pedoman operasional bagi 29 unit homestay sehingga mampu menyamakan standar layanan yang sebelumnya bervariasi. Dampak lainnya adalah peningkatan kepuasan wisatawan, khususnya pada aspek kebersihan (dari 60% menjadi 85%) dan fasilitas (dari 55% menjadi 78%). Program ini juga mendorong keterlibatan pemuda desa dalam digitalisasi pemasaran, di mana 60% pemuda berpartisipasi aktif dalam promosi daring dan pengenalan sistem reservasi sederhana. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam aspek pencatatan keuangan dan literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan tindak lanjut berupa pelatihan keuangan, pendampingan penggunaan teknologi reservasi, serta monitoring berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan kapasitas pengelola, memperkuat standar layanan, serta memperkuat model pengelolaan homestay berbasis komunitas yang berdaya saing dan berkelanjutan

    Pemberdayaan IRT Geblek di Kelurahan Trimurjo melalui Digitalisasi dan Peningkatan Kualitas Produk untuk Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan Lokal

    No full text
    Geblek Mbak Sun Home Industry (IRT) in Trimurjo Village processes cassava into geblek, a traditional Yogyakarta delicacy popular in Lampung. This enterprise employs 20 workers with an average daily production of 200 kg of cassava. However, it faces several challenges, including limited product shelf life, lack of flavor innovation, simple financial recording, absence of standardized operating procedures (SOP), limited access to clean water, and restricted marketing reach. The Community Service Program (PkM) was implemented through observation, socialization, product and packaging innovation training, financial and SOP training, digital marketing training, technology adoption, and mentoring. The results showed improvements in product shelf life through vacuum sealer technology, development of two new product flavors, adoption of digital financial recording, establishment of production SOPs, digital marketing through WhatsApp Business, Marketplace, and website platforms, as well as market expansion with increased sales beyond the Trimurjo areaIndustri Rumah Tangga (IRT) Geblek Mbak Sun di Kelurahan Trimurjo mengolah singkong menjadi geblek, makanan tradisional khas Yogyakarta yang populer di Lampung. Usaha ini mempekerjakan 20 orang dengan produksi harian rata-rata 200 kg singkong. Namun, IRT ini menghadapi permasalahan seperti masa simpan produk , kurangnya inovasi rasa, pencatatan keuangan yang sederhana, ketiadaan SOP produksi, keterbatasan air bersih, dan pemasaran yang terbatas. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan melalui observasi, sosialisasi, pelatihan inovasi produk dan pengemasan, pelatihan keuangan dan SOP, pelatihan pemasaran digital, penerapan teknologi, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan masa simpan produk melalui teknologi vacuum sealer, terciptanya dua varian rasa baru, penerapan pencatatan keuangan digital, penyusunan SOP produksi, pemasaran digital melalui WhatsApp Bisnis, Marketplace, dan website, serta perluasan pasar dengan  penjualan meningkat di luar wilayah Trimurjo

    Strategi Branning (Branding dan Positioning) sebagai Upaya Meningkatkan Loyalitas Pelanggan pada Pabrik Tahu di Kelurahan Pinangsori

    No full text
    Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis strategi Branning (branding dan positioning) sebagai upaya meningkatkan loyalitas pelanggan pada pabrik tahu di Kelurahan Pinangsori. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil Kegiatan menunjukkan bahwa penerapan Branning secara terpadu berhasil meningkatkan loyalitas pelanggan. Strategi ini mencakup branding yang kuat positioning yang jelas sebagai "tahu tradisional dan lembut," serta didukung oleh kualitas produk yang konsisten dan interaksi personal dengan pelanggan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Branning, didukung oleh kualitas dan konsistensi, merupakan pendekatan efektif bagi industri tahu kecil untuk membangun dan mempertahankan loyalitas pelanggan, menjamin keberlanjutan bisnis di tengah persaingan. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis strategi Branning (branding dan positioning) sebagai upaya meningkatkan loyalitas pelanggan pada pabrik tahu di Kelurahan Pinangsori. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil Kegiatan menunjukkan bahwa penerapan Branning secara terpadu berhasil meningkatkan loyalitas pelanggan. Strategi ini mencakup branding yang kuat positioning yang jelas sebagai "tahu tradisional dan lembut," serta didukung oleh kualitas produk yang konsisten dan interaksi personal dengan pelanggan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Branning, didukung oleh kualitas dan konsistensi, merupakan pendekatan efektif bagi industri tahu kecil untuk membangun dan mempertahankan loyalitas pelanggan, menjamin keberlanjutan bisnis di tengah persaingan

    Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Kelompok Wanita Tani Cemara Desa Petir Banjarnegara Untuk Meningkatkan Produksi dan Pemasaran Produk Pangan Lokal Tiwul Instan

    No full text
    KWT Cemara di Banjarnegara mengolah ubi kayu menjadi tiwul instan, namun menghadapi tantangan dalam hal kemasan dan metode produksi yang masih tradisional. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan daya saing produk dan kesejahteraan kelompok. Dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), anggota KWT dilibatkan dalam identifikasi masalah dan perumusan solusi. Analisis SWOT juga digunakan untuk merumuskan strategi yang relevan. Tim menemukan bahwa kualitas produk rendah akibat kemasan dan proses produksi konvensional. Melalui sosialisasi dan pelatihan teknologi, 80% anggota berhasil meningkatkan pengetahuan mereka tentang pemasaran digital, desain produk, serta keterampilan mengoperasikan mesin modern. Secara keseluruhan, program ini sukses meningkatkan kapasitas KWT Cemara, memperkuat fondasi bisnis mereka, dan meningkatkan daya saing produk tiwul instan di pasar

    Penguatan Ekonomi Petani Gambir melalui Skalasi Produksi, Manajemen Usaha, dan Branding Produk Berbasis Inovasi

    No full text
    Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Kentara, Kabupaten Dairi, untuk mengatasi rendahnya kapasitas produksi dan mutu getah gambir akibat proses pengeringan tradisional. Mitra adalah kelompok petani gambir dengan produksi 30–40 kg/hari getah kering yang terkendala waktu pengeringan 5–7 hari dan manajemen usaha belum terkelola baik. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kapasitas produksi, mempercepat pengeringan, memperkuat manajemen usaha, dan memperluas pemasaran produk. Metode yang digunakan meliputi perancangan dan pembuatan mesin pengering kabinet, pelatihan pengoperasian dan perawatan, pendampingan pembukuan usaha, serta pelatihan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi ±90%, waktu pengeringan menjadi ±24 jam, kualitas produk lebih seragam, serta keterampilan manajemen dan pemasaran mitra meningkat. Program ini berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan, efisiensi usaha, dan kesiapan mitra memasuki pasar ekspor

    Sosialisasi Aplikasi Mobile JKN pada Layanan Kesehatan Masyarakat di Rumah Sakit Siaga Al Munawwarah Samarinda

    No full text
    Pengabdian ini bertujuan mengatasi kendala penggunaan aplikasi Mobile JKN di Rumah Sakit Siaga Al Munawwarah Samarinda untuk mempercepat pendaftaran pasien. Pendekatan Service Learning dengan observasi, wawancara, dan analisis Fishbone digunakan untuk mengidentifikasi masalah utama dan solusi prioritas. Hasilnya, aplikasi mobile JKN memberikan dampak positif mempercepat pendaftaran pasien serta efektif mengurangi antrean manual namun masih ada beberapa kendala yang dapat diatasi dengan intervensi edukasi, sosialisasi, dan jalur alternatif pendaftaran diusulkan guna meningkatkan akses dan efektivitas layanan digital kesehatan

    Sosialisasi dan Edukasi Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Wira Tani dalam Manajemen Usaha dan Mendukung Pendidikan Karakter

    No full text
    Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Wira Tani berada di Kabupaten Karawang yang merupakan mitra, dibangun secara swadaya kelompok tani sebagai wadah penyuluhan pertanian dan  mempunyai  program yaitu pelatih pertanian peternakan-perikanan untuk masyarakat, program magang dan praktik kerja lapangan, serta pusat informasi dan teknologi pertanian, termasuk aktivitas berbasis kesadaran lingkungan. Wira Tani menjadi tujuan studi banding dari siswa/i sekolah PAUD sampai SMP-SMA dan mahasiswa disekitar Karawang dan Jabodetabek, kelompok komunitas Tani, komunitas bisnis, serta menjadi tujuan kunjungan instansi hingga wisata keluarga. Kegiatan P4S ini melipun berbagai kegiatan edukasi dan pendidikan pertanian terpadu. P4S Wiratani mengembangakan Agroeduwisata menjadi pusat Agroecocultureedutaniment  dengan biaya Rp. 4 Milyar secara mandiri . Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) diharapkan P4S WIRA TANI dapat Mengoptimalkan peran seluruh pengurus P4S Wira Tani, Meningkatkan keterlibatan masyarakat, Mengembangkan solusi berbasis budaya lokal, Mengintegrasikan nilai budaya Sunda. Menjadikan P4S WIRA TANI  sebagai media pembelajaran berbasis pengalaman

    ESOP, Kepemilikan Institusional, Komite Audit, Komisaris Independen dan Dampaknya Pada Nilai Perusahaan Non-keuangan Indonesia

    No full text
    This study aims to prove again the significance of the influence of the internal mechanisms of Good Corporate Governance: the employee stock option plan (ESOP), institutional ownership (KI), audit committee (KA), and independent board of commissioners (PDKI) on firm value as measured by price to book value (PBV). The object of research is non-financial companies listed on the IDX for the period 2020–2022, with as many as 556 company samples using the purposive sampling technique. The results showed that the Employee Stock Option Plan (ESOP) and institutional ownership variables had a significant positive effect on firm value, the audit committee had no effect on firm value, and the independent board of commissioners had a significant negative effect on firm value.Penerapan corporate governance pada suatu perusahaan untuk meminimalkan konflik keagenan antara manajer dan investor. Dengan informasi yang simetrris anatara manajer dan investor maka harapannya nilai perusahaan akan meningkat. Penelitian bertujuan untuk membuktikan kembali signifikansi pengaruh mekanisme internal corporate governance: employee stock option plan (ESOP), kepemilikan institusional (KI), komite audit (KA), dan dewan komisaris independen (PDKI) terhadap price to book value (PBV). Objek penelitiannya adalah perusahaan non keuangan yang terdaftar di BEI periode 2020–2022, dengan sampel perusahaan sebanyak 556 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel employee stock option plan (ESOP) dan KI berpengaruh positif signifikan terhadap PBV, komite audit tidak berpengaruh terhadap PBV, dan PDKI berpengaruh negatif signifikan terhadap PB

    Ekspor dan Stabilitas Harga sebagai Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan: Analisis Panel Data 10 Negara ASEAN 2013-2022

    No full text
    Pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN menunjukkan dinamika yang signifikan namun belum merata antar Negara. Tujuan penelitian ini  menganalisis pengaruh ekspor, impor, Foreign Direct Investment (FDI), dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi (EG) 10 Negara ASEAN tahun 2013 -2022. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel pemilihan model terbaik berdasarkan uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier (LM), serta didukung uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil uji menunjukkan bahwa ekspor berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (EG), sementara inflasi berpengaruh negatif signifikan. FDI dan impor berpengaruh tidak signifikan. Penelitian ini mengindikasikan bahwa stabilitas harga dan pertumbuhan yang didorong ekspor adalah elemen krusial untuk memajukan ekonomi ASEAN secara berkelanjutan, sedangkan efektivitas FDI dan impor masih bergantung pada konteks struktural masing-masing negara. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya strategi kebijakan yang menitikberatkan pada ekspor bernilai tambah tinggi dan pengendalian inflasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di ASEAN

    0

    full texts

    1,354

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇