E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
Not a member yet
1354 research outputs found
Sort by
Pemberdayaan Taman Baca Masyarakat Sebagai Wahana Pendidikan Literasi Anak di Dusun Tibu Kesambik
The empowerment of the Haqqul Yakin Community Reading Garden (TBM) in Tibu Kesambik Hamlet, Lepak Timur Village, aims to improve children's literacy through the KKN Bina Desa program. This TBM empowerment program employed a three-stage implementation method, namely: preparation stage, implementation stage, and evaluation stage. There were several activities that were carried out such as open book donations, labeling, arranging bookshelves, and literacy assistance in reading and writing. As a result, book donations enrich the reading collection, while labeling and arranging shelves make it easier for children to choose books. Literacy assistance increases children's interest in reading and writing. This program has also succeeded in raising public awareness of the importance of literacy, providing a positive impact on the development of literacy culture in remote areas.
Pemberdayaan Taman Baca Masyarakat (TBM) Haqqul Yakin di Dusun Tibu Kesambik, Desa Lepak Timur, bertujuan meningkatkan literasi anak melalui program KKN Bina Desa. Program pemberdayaan TBM ini menggunakan metode pelaksanaan melalui tiga tahap, yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Terdapat beberapa kegiatan yang dijalankan seperti open donasi buku, pelabelan, penataan rak buku, serta pendampingan literasi dalam membaca dan menulis. Hasilnya, donasi buku memperkaya koleksi bacaan, sementara pelabelan dan penataan rak memudahkan anak-anak dalam memilih buku. Pendampingan literasi meningkatkan minat baca dan menulis anak-anak. Program ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi, memberikan dampak positif pada pengembangan budaya literasi di daerah terpencil
Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja, dan Loyalitas Karyawan: Studi Empiris Pada Industri Busana Muslim Garut
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pengaruh lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Latar belakang studi ini didasarkan pada tingginya tingkat turnover yang mencerminkan lemahnya loyalitas karyawan, khususnya di sektor industri fashion Muslim di Garut. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi yang terdiri dari 78 karyawan aktif. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM–PLS) menggunakan tingkat signifikansi 5 persen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dan loyalitas karyawan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara lingkungan kerja dan loyalitas karyawan, sehingga memperkuat pengaruh tersebut. Ini mengindikasikan bahwa faktor kepuasan terhadap jenis pekerjaan, seperti penghargaan atas kontribusi, serta kompensasi yang layak, berperan penting dalam menciptakan suasana kerja yang mendukung dan meningkatkan loyalitas karyawan terhadap perusahaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pengaruh lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Latar belakang studi ini didasarkan pada tingginya tingkat turnover yang mencerminkan lemahnya loyalitas karyawan, khususnya di sektor industri fashion Muslim di Garut. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi yang terdiri dari 78 karyawan aktif. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM–PLS) menggunakan tingkat signifikansi 5 persen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dan loyalitas karyawan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara lingkungan kerja dan loyalitas karyawan, sehingga memperkuat pengaruh tersebut. Ini mengindikasikan bahwa faktor kepuasan terhadap jenis pekerjaan, seperti penghargaan atas kontribusi, serta kompensasi yang layak, berperan penting dalam menciptakan suasana kerja yang mendukung dan meningkatkan loyalitas karyawan terhadap perusahaan
Pengembalian Saham: Profil Risiko dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik sebagai Faktor Potensial
Pertumbuhan pasar modal mendorong investor untuk lebih berhati-hati dalam mengevaluasi faktor-faktor yang memengaruhi pengembalian saham, khususnya di sektor perbankan yang berisiko tinggi. Tujuan dilakukannya penelitian yakni menganalisa dampak profil risiko dan tata Kelola Perusahaan terhadap pengembalian saham bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2022. Dari 43 perusahaan populasi, terpilih 27 perusahaan melalui teknik purposive sampling, menghasilkan 108 data observasi dalam empat tahun dengan memakai uji asumsi klasik dan uji MRA pada aplikasi SPSS 23. Hasil analisis menunjukkan bahwa profil risiko berdampak negatif bagi pengembalian saham, yang menandakan bahwa tingginya resiko berkorelasi dengan rendahnya imbal hasil yang didapat investor. Sementara itu, tata Kelola perusahaan tidak mampu memoderasi hubungan antara profil risiko dan pengembalian saham. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan tata Kelola perusahaan belum cukup efektif dalam memperkuat hubungan antara tingkat risiko dan kinerja saham perbankan
E-WOM dan Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Konsumen UMKM Martabak Mitra di Kabupaten Garut
Perkembangan teknologi digital mendorong UMKM untuk terus beradaptasi dalam menjaga loyalitas pelanggan. Di tengah persaingan yang semakin ketat, komunikasi dari mulut ke mulut secara elektronik (E-WOM) dan kualitas pelayanan menjadi faktor penting yang berpengaruh terhadap hubungan jangka panjang dengan konsumen. Riset ini bertujuan untuk menganalisis dampak E-WOM dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen pada UMKM Martabak Mitra di Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif asosiatif dengan teknik survei melalui kuesioner kepada 100 responden. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS melalui regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel E-WOM dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Namun secara parsial, hanya kualitas pelayanan yang terbukti memiliki pengaruh signifikan, sementara E-WOM tidak memberikan pengaruh langsung. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun E-WOM memiliki peran penting, pengalaman pelayanan yang nyata tetap menjadi faktor utama dalam membangun loyalitas pelanggan
Impulse Buying and the Mediating Role of Positive Emotion
The beauty industry in Indonesia continues to grow in line with the increasing use of e-commerce, particularly among Generation Z. This phenomenon has led to the rise of impulsive buying behavior influenced by hedonic motives and digital promotions such as flash sales. This study examines the influence of hedonic consumption and flash sales on impulse buying among Generation Z in West Java, with positive emotion as a mediating variable. A quantitative approach was employed with data collected from 160 purposively sampled respondents through a Likert-scale questionnaire. Data were analyzed using multiple linear regression and the Sobel test in SPSS 25. Findings indicate that both hedonic consumption and flash sales positively and significantly affect impulse buying, directly and indirectly through positive emotion. The study contributes to understanding how emotional responses reinforce digital marketing strategies in the Indonesian beauty industry
Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Pembelajaran Inklusif bagi Dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Amikom Purwokerto
Pengabdian ini menjawab isu kurangnya pemahaman dan keterampilan dosen di Fakultas Ilmu Komputer Universitas AMIKOM Purwokerto terkait implementasi teknologi untuk mendukung pendidikan inklusif, khususnya bagi mahasiswa dengan Gangguan Spektrum Autisme (ASD) dan disabilitas penglihatan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam memanfaatkan teknologi bantu, seperti aplikasi pembelajaran multimedia, melalui webinar dan workshop yang dipimpin oleh Ts. Syariffanor Hisham dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM). Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan evaluasi melalui kuesioner umpan balik. Hasil menunjukkan respons peserta yang sangat positif, dengan nilai rata-rata evaluasi di atas 4.0 pada skala 1-5 untuk semua aspek. Ini membuktikan bahwa program berhasil memberikan wawasan baru dan meningkatkan pemahaman peserta, sekaligus menunjukkan relevansi topik dan efektivitas kolaborasi internasional
Implementasi Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Berbasis Kerangka SFDRR di SMA Negeri 1 Padamara
Pengabdian ini menjawab permasalahan rendahnya tingkat pengetahuan dan kesiapan siswa serta guru di SMA Negeri 1 Padamara dalam menghadapi risiko bencana gempa bumi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis warga sekolah mengenai mitigasi gempa bumi. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis kerangka Sendai Framework for Disaster Risk Reduction (SFDRR) yang dilaksanakan pada 18 Juli 2025 sebagai bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan peserta 15 guru dan 280 siswa kelas X. Kegiatan meliputi sesi sosialisasi dan simulasi evakuasi. Keberhasilan program diukur melalui kuesioner persepsi pasca-kegiatan dan observasi. Hasil evaluasi menunjukkan persepsi yang sangat positif dari peserta, dengan skor rata-rata manfaat materi untuk keamanan diri sebesar 4,56 dan efektivitas penyampaian sebesar 4,67 (dari skala 5). Secara kualitatif, seluruh peserta berhasil mempraktikkan prosedur evakuasi sesuai SOP. Dampak dari kegiatan ini adalah terbentuknya kesadaran kolektif dan meningkatnya kapasitas sekolah dalam merespons bencana, sebagai langkah awal menuju Sekolah Aman Bencana
Pelatihan Digital Marketing bagi Pengelola Objek Wisata Talang Londo Secang Kabupaten Magelang
Perkembangan teknologi sangat mempengaruhi berbagai kehidupan manusia, termasuk dalam pemasaran pariwisata. Digitalisasi daya tarik wisata menjadi elemen primer dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Fokus pengabdian masyarakat ini yaitu melakukan pelatihan digital marketing bagi pengelola objek wisata Talang Londo. Tujuan dari pengabdian ini yaitu memberikan pelatihan terkait dengan Digital Marketing melalui media sosial serta pembuatan video termasuk cara mengedit hingga dapat dipublikasikan melalui media sosial. Metode pelaksanaan program yang diterapkan dalam pengabdian ini menggunakan metode Community Based Research (CBR), yang merupakan metode riset partisipatif berbasis kelompok atau komunitas. Metode ini memberikan penekanan kepada kolaborasi aktif antara penyelenggara dengan masyarakat sasaran pada proses pelaksanaannya. Pendekatan ini memberikan peluang bagi penyelenggara pengabdian dengan masyarakat sasaran. Hasil pengabdian masyarakat ini memberikan dampak peningkatan pemahaman kepada peserta pelatihan mengenai digital marketing. Selain itu juga memberikan tambahan pengetahuan khususnya terkait dengan sejarah dan cara merawat objek wisata Talang Londo sehingga dapat mewujudkan pariwisata berkelanjutan
Pemberdayaan Perempuan Melalui Digitalisasi Produk Unggulan Desa Wargaluyu Untuk Peningkatan Sosial Ekonomi Masyarakat
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, dengan tujuan meningkatkan kapasitas ibu-ibu PKK dalam kewirausahaan, manajemen usaha, dan pemasaran digital berbasis potensi lokal. Permasalahan utama desa adalah tingginya angka pengangguran, rendahnya keterlibatan perempuan dalam ekonomi produktif, serta kurang optimalnya pemanfaatan singkong sebagai komoditas unggulan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, focus group discussion (FGD), pelatihan teknis, pendampingan, dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam budidaya singkong bebas hama, produksi olahan tape (sistik tape, muffin tape), serta pencatatan keuangan. Selain itu, pelatihan digital marketing dan pembuatan website desa meningkatkan kemampuan peserta dalam memasarkan produk secara daring. Program ini memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan perempuan, pertumbuhan ekonomi desa, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)
Transformasi Lansia Menuju Active Ageing melalui RUJAK POLO (Rumah Jaringan Usaha Kerja Produktif) di Yogyakarta
The transformation of the elderly toward active ageing is a crucial issue as Indonesia’s ageing population continues to grow, posing social and economic challenges. Older adults are often perceived as passive and dependent, whereas with the right approach they can remain productive and independent. This community engagement program empowers seniors through the establishment of RUJAK POLO (Rumah Jaringan Usaha Kerja Produktif – Productive Work Network House) as a hub for training, collaboration, and community-based creative enterprise development.The method applied was Participatory Action Research (PAR), involving 20 seniors in Argosari Hamlet, Sedayu, Bantul, from problem identification to training in eco-printing and crafts, business management mentoring, and participatory evaluation. Results show significant improvement: 80% of participants produced simple products after training (compared to 25% before). They also gained additional monthly income of Rp150,000–Rp300,000 from local market sales.Beyond economic impact, RUJAK POLO strengthened community organization, self-confidence, and social bonds. The program supports active ageing, aligns with SDGs 8 and 11, and serves as a replicable best practice model.Transformasi lansia menuju active ageing menjadi isu penting karena jumlah lansia Indonesia terus meningkat dan berpotensi menimbulkan tantangan sosial-ekonomi. Lansia sering dianggap pasif, padahal dengan pendekatan tepat mereka dapat tetap produktif dan mandiri. Kegiatan pengabdian ini memberdayakan lansia melalui pembentukan RUJAK POLO (Rumah Jaringan Usaha Kerja Produktif) sebagai wadah pelatihan, kolaborasi, dan pengembangan usaha kreatif berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 20 lansia di Dusun Argosari, Sedayu, Bantul, sejak identifikasi masalah, pelatihan ekoprint dan kerajinan, pendampingan manajemen usaha, hingga evaluasi partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan signifikan: 80% peserta mampu menghasilkan produk sederhana pasca pelatihan (sebelumnya 25%). Lansia juga memperoleh tambahan penghasilan Rp150.000–Rp300.000 per bulan melalui penjualan produk. Selain meningkatkan keterampilan dan pendapatan, RUJAK POLO memperkuat organisasi komunitas, kepercayaan diri, dan ikatan sosial. Program ini mendukung active ageing, selaras dengan SDGs tujuan 8 dan 11, serta menjadi model praktik baik yang dapat direplikasi