E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
Not a member yet
    1354 research outputs found

    Wirausaha Baru Dalam Membangun Fondasi Bisnis

    No full text
    Community Service activity was conducted at the Bina Amanah Cordova Entrepreneurship School (SKBAC) Jl. Japos Raya No. 09, Pondok Jati RT 05 RW 03, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, South Tangerang City, Banten Province. The purpose of the activity is to train new entrepreneurs from Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in understanding a strong business foundation as a basis for building and developing sustainable businesses. The problems faced by entrepreneurs, such as a lack of knowledge and skills in designing business models, financial management, marketing strategies, and enhancing entrepreneurial mentality. The training and counseling participants numbered eleven people. The activities included direct mentoring, business simulations, group discussions, and interactive training. The results of the activities show that the participants have a better understanding of basic business concepts and how they can be applied in the businesses they are currently running or will run. This program is expected to help nurture new entrepreneurs who are innovative, resilient, and capable of adapting to market dynamics, as well as contributing to local economic growth.Kegiatan PkM dilaksanakan di Sekolah Kewirausahaan Bina Amanah Cordova (SKBAC)  Jl. Japos Raya No. 09, Pondok Jati RT 05 RW 03, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Tujuan kegiatan untuk melatih para wirausaha baru dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pemahaman tentang fondasi bisnis yang kuat sebagai dasar untuk membangun dan mengembangkan usaha yang berkelanjutan. Masalah dari pelaku usaha, seperti kekurangan pengetahuan dan keterampilan dalam merancang model bisnis, manajemen keuangan, strategi pemasaran, dan meningkatkan mentalitas kewirausahaan. Peserta pelatihan dan penyuluhan berjumlah sebelas orang. Kegiatan melalui pendampingan langsung, simulasi bisnis, diskusi kelompok, dan pelatihan interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami konsep dasar bisnis dan bagaimana mereka dapat diterapkan dalam usaha yang sedang atau akan dijalankan. Program ini diharapkan akan membantu menumbuhkan wirausaha baru yang inovatif, tangguh, dan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika pasar serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal

    Pendekatan Partisipatif dalam Revitalisasi Produksi Keripik Pisang untuk Mendorong Ekonomi Lokal Desa Beringin

    No full text
    Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Beringin, Kabupaten Deli Serdang, untuk menjawab masalah rendahnya kapasitas produksi, manajemen usaha yang belum terstruktur, dan pemasaran terbatas pada usaha keripik pisang mitra. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan produktivitas, kualitas produk, serta daya saing melalui penerapan mesin slice pisang, pelatihan manajemen usaha, dan penguatan pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan lima tahapan: sosialisasi, analisis kebutuhan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga 300%, waktu produksi berkurang 50%, kualitas irisan lebih seragam, serta sistem pembukuan dan pemasaran digital berhasil diterapkan. Program ini memberikan dampak signifikan berupa peningkatan pendapatan mitra ±70%, penciptaan lapangan kerja baru, serta perluasan pasar hingga luar daerah sehingga mendorong kemandirian dan daya saing usaha secara berkelanjutan

    Meningkatkan Kualitas Pembelajaran melalui Pendampingan Adaptasi Teknologi Media Interaktif

    No full text
    Latar belakang pengabdian ini adalah masih minimnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di SDN 1 Cibiuk Kidul. Sebagian besar guru masih menggunakan metode konvensional dengan buku, sehingga siswa cepat bosan dan kurang aktif. Tujuan kegiatan ini adalah membantu guru dan siswa beradaptasi dengan teknologi agar pembelajaran lebih menarik dan sesuai dengan perkembangan zaman. Metode dilaksanakan dalam tiga tahap: observasi, pelaksanaan pada siswa kelas 2, 3, dan 5 menggunakan video edukasi serta aplikasi Quizizz, dan analisis hasil kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan semangat dan partisipasi siswa, terlihat dari antusiasme mereka dalam berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan bekerja sama. Guru juga lebih mudah memantau pemahaman siswa melalui hasil belajar digital. Secara keseluruhan, penggunaan teknologi memberikan dampak positif dengan menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangka

    Peran Kompetensi Instruktur dalam Menyampaikan Materi Pelatihan kepada siswa di Perguruan ANNIDA Al Islamy : Kajian Profesional, Kepribadian, dan Sosial

    No full text
    This community service aimed to improve training quality for senior high school students by enhancing instructors’ professional, personal, and social competencies. Activities included training, observation, and evaluation using a Likert-scale questionnaire distributed to 24 participants. Results showed that 50% of respondents rated instructors’ readiness and organization as Very Good, and 37.5% as Good. Professional competence, such as topic explanation, received Very Good ratings from 45.8%, while social competencies like communication and tolerance were rated Very Good by 37.5% and Good by 50%. The average score across all indicators was above 4.25 (on a scale of 1–5). These findings indicate a positive impact on training effectiveness and student engagement. This program contributes to creating more interactive and meaningful training sessions, aligning with the learning needs of today’s students.  Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas pelatihan siswa SMA melalui penguatan kompetensi instruktur dalam aspek profesional, kepribadian, dan sosial. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan, observasi, dan evaluasi berbasis kuesioner skala Likert kepada 24 peserta. Hasil menunjukkan bahwa 50% responden memberikan nilai Sangat Baik dan *37,5% nilai Baik pada indikator kesiapan dan keteraturan penyampaian materi. Kompetensi profesional seperti kemampuan menjelaskan topik memperoleh nilai Sangat Baik dari 45,8% responden, sedangkan aspek sosial seperti komunikasi dan toleransi mendapat nilai Sangat Baik dari 37,5% dan Baik dari 50% responden. Rata-rata skor keseluruhan untuk semua indikator berada di atas 4,25 (skala 1–5). Hasil ini menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan efektivitas pelatihan dan keterlibatan siswa. Kegiatan ini berkontribusi dalam menciptakan pelatihan yang lebih interaktif, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan siswa di era pembelajaran modern

    Perilaku Kerja Inovatif : Peran Keyakinan Individu, Inisiatif Pribadi, Kepemimpinan Transformasional.

    No full text
    Komponen penting dari bisnis yang mempromosikan kinerja dan inovasi adalah sumber daya manusia. Tujuan dari studi ini adalah untuk menyelidiki bagaimana perilaku kerja inventif karyawan dipengaruhi oleh keyakinan pribadi, inisiatif, dan kepemimpinan transformasional. Menentukan tingkat di mana ketiga faktor tersebut memengaruhi perilaku inventif adalah tujuannya. 132 orang diberi kuesioner sebagai bagian dari strategi pengambilan sampel bertujuan yang digunakan dalam studi ini. Perangkat lunak SPSS 16.0 digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Temuan menunjukkan bahwa perilaku kerja inovatif secara positif dan signifikan dipengaruhi oleh nilai-nilai pribadi, inisiatif, dan kepemimpinan transformasional. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengembangkan ketiga area ini untuk meningkatkan inovasi di tempat kerja. Organisasi akan mendapat manfaat dari peningkatan kinerja dan daya saing sebagai hasilnya. Studi ini menunjukkan bahwa baik strategi individu maupun kepemimpinan yang mendorong inovasi dan perubahan dapat meningkatkan perilaku inventif

    Kualitas Layanan dan Citra Perusahaan Terhadap Kepuasan Pengguna Jasa Pelayanan Kesehatan RS Hermina Semarang

    No full text
      ABSTRACT The increasingly competitive health service competition requires hospitals to continue to improve the quality of service and strengthen the image of the institution in order to maintain patient satisfaction. This study aims to analyze the effect of service quality and corporate image on user satisfaction at Hermina Pandanaran Hospital, Semarang. This study uses a quantitative approach with 180 patients selected through purposive sampling techniques. Data collection was carried out through questionnaires, and data analysis used multiple linear regression with the help of SPSS version 23. The results of the study indicate that service quality and corporate image have a positive and significant effect on patient satisfaction. The dimensions of service quality assessed include reliability, empathy, assurance, and accessibility, while corporate image includes the values and personality of the institution. The average value of respondents shows a good perception of the hospital's service and reputation. This study concludes that consistent improvement in service quality and positive corporate image are key factors in creating patient loyalty and satisfaction. These findings can be a strategic basis for hospital management in improving services and maintaining public trust. ii.     Keywords: service quality, corporate image, patient satisfaction, hospital Persaingan layanan kesehatan yang semakin kompetitif menuntut rumah sakit untuk terus menambahkan mutu layanan dan memperkuat citra kompi guna menjaga kepuasan pasien. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efek mutu layanan dan citra perseroan terhadap kepuasan pengguna jasa di RS Hermina Pandanaran Semarang. Riset ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 180 orang pasien yang dipilih secara teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis memakai regresi linear berganda menggunakan SPSS. Temuan riset memperlihatkan bahwa baik kualitas layanan maupun citra rumah sakit sama-sama memberikan efek positif dan menonjol empati, jaminan, dan aksesibilitas, sedangkan citra perusahaan mencakup nilai dan kepribadian institusi. Nilai rata-rata responden menunjukkan persepsi yang baik terhadap pelayanan dan reputasi rumah sakit. Temuan ini dapat menjadi dasar strategis bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan pelayanan dan mempertahankan kepercayaan publik

    Peran Customer Value Dan Brand Image Dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan Pada Travel Rimba Raya Melalui Customer Satisfaction

    No full text
    Persaingan usaha angkutan bus antar kota semakin ketat, mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi efektif dan efisien guna menarik konsumen dan membangun citra positif. Dalam bisnis transportasi, mempertahankan eksistensi memerlukan kesiapan yang matang, terutama karena kualitas pelayanan menjadi faktor utama, mengingat konsumen kini semakin selektif dalam memilih jasa yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh customer value dan brand image terhadap customer loyalty pada Travel Rimba Raya, dengan customer satisfaction sebagai variabel mediasi. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan  rumus hair mendapatkan 129 responden menggunakan teknik non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Sampel yang dianalisis dengan metode SEM menggunakan perangkat Smart-PLS versi 4.0. Hasil bahwa customer value dan brand image berpengaruh signifikan terhadap customer loyalty, tetapi ada satu variabel yang tidak memiliki pengaruh signifikan yaitu custoer satisfaction

    Mentoring dan Dukungan Sosial Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Padang

    No full text
    This study aims to analyze the influence of mentoring and social support on the entrepreneurial interest of students at the Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Padang. The research employed a quantitative associative approach. The population included active students who had completed the Entrepreneurship Practice course. The sample was selected using purposive random sampling. Data were collected using questionnaires with a Likert scale. The results indicate that mentoring and social support have a positive and significant impact on students’ entrepreneurial interest, both individually and simultaneously. Mentoring provides direction and practical experience, enhancing students' interest in entrepreneurship, while social support from family, peers, and lecturers increases confidence and motivation. The study concludes that the combination of mentoring and social support plays a crucial role in fostering the entrepreneurial spirit among students.Sebagian besar mahasiswa masih menunjukkan minat berwirausaha yang rendah, suatu kondisi yang dapat berkontribusi pada meningkatnya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh mentoring dan dukungan sosial terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Populasi penelitian merupakan mahasiswa aktif yang lulus mata kuliah Praktik Kewirausahaan. Sampel ditentukan melalui teknik purposive random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mentoring dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Mentoring melalui bimbingan dan pengalaman praktis meningkatkan minat berwirausaha, sementara dukungan sosial dari keluarga, teman, dan dosen memberikan dorongan kepercayaan diri dan motivasi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi antara mentoring dan dukungan sosial memiliki peran membangun semangat kewirausahaan mahasiswa

    Pengaruh Good Corporate Governance Dan Green Accounting Terhadap Pelaporan Environmental Social Governance Dengan Reputasi Perusahaan Sebagai Variabel Mediasi

    No full text
    Fenomena globalisasi dan degradasi lingkungan meningkatkan tekanan bagi perusahaan untuk mengembangkan perilaku bisnis yang etis dan bertanggung jawab terhadap aspek keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh GCG dan Green Accounting terhadap pelaporan ESG dengan reputasi perusahaan sebagai variabel mediasi. Subjek penelitian perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 di BEI periode 2020–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG tidak berpengaruh terhadap reputasi perusahaan, Green Accounting berpengaruh positif terhadap reputasi perusahaan. GCG dan Green Accounting berpengaruh positif terhadap pelaporan ESG, namun reputasi perusahaan tidak berpengaruh terhadap pelaporan ESG. Reputasi perusahaan tidak memediasi pengaruh GCG maupun Green Accounting terhadap pelaporan ESG

    Model Regresi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ekspor Kopi Indonesia Ke Jepang

    No full text
    The phenomenon of fluctuations in Indonesian coffee exports to Japan shows complex dynamics influenced by various external and internal factors. This study aims to analyze the effect of world coffee prices, climate conditions, and trade promotion on the volume of Indonesian coffee exports to Japan. The method used is multiple regression analysis with a time series approach using data from 1989 to 2024. The results show that simultaneously, all independent variables—world coffee prices, air temperature, rainfall, exchange rate volatility, and trade promotion dummy—have a significant effect on export volume. Partially, world coffee prices have a significant positive effect, while air temperature and trade promotion dummy have a significant negative effect. Rainfall and exchange rate volatility have no significant effect.Fenomena fluktuasi ekspor kopi Indonesia ke Jepang menunjukkan adanya dinamika kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal dan internal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga kopi dunia, kondisi iklim, dan promosi dagang terhadap volume ekspor kopi Indonesia ke Jepang. Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan pendekatan time series menggunakan data dari tahun 1989-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, semua variabel independen—harga kopi dunia, suhu udara, curah hujan, volatilitas nilai tukar, dan dummy promosi dagang—berpengaruh signifikan terhadap volume ekspor. Secara parsial, harga kopi dunia berpengaruh positif signifikan , sementara suhu udara dan dummy promosi dagang berpengaruh negatif signifikan. Curah hujan dan volatilitas nilai tukar tidak memiliki pengaruh signifikan

    0

    full texts

    1,354

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇