Progres Pendidikan (E-Journal)
Not a member yet
463 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU MODEL INTEGRATED PADA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SDN 26 CAKRANEGARA
Salah satu model yang saat ini sedang dikembangkan dan diimplementasikan adalah Model Integrated. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran tematik terpadu model integrated pada mata pelajaran pendidikan pancasila khususnya di kelas IV di SDN 26 Cakranegara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penggunaan teknik dalam pengumpulan data adalah dengan melakukan observasi dan wawancara. Data tersebut kemudian dianalisis untuk menggambarkan keberhasilan, kendala, serta solusi yang diperlukan dalam meningkatkan efektivitas penerapan model integrated di kelas IV SDN 26 Cakranegara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran tematik terpadu model integrated di kelas IV SDN 26 Cakranegara berjalan dengan baik dalam hal keterlibatan siswa dan pencapaian tujuan pembelajaran, namun masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh guru seperti kesulitan dalam mengelola kelas agar tetap kondusif, seperti adanya gangguan dari siswa yang kurang fokus dan berkelompok, serta tantangan dalam menyatukan berbagai topik dari mata pelajaran yang berbeda agar tetap relevan dengan tema yang sedang dibahas. Maka dari itu, untuk mengatasi kendala tersebut perlu adanya solusi yang harus dilakukan oleh guru tersebut, salah satunya adalah guru harus mampu membangkitkan perhatian peserta didik terhadap materi yang diajarkan, serta memanfaatkan berbagai media, model pembelajaran, dan sumber belajar yang bervariasi untuk menarik minat peserta didik
PENGARUH PROJECT BASED LEARNING (PJBL) BERBASIS TIKTOK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SD KELAS 4 MATERI KERAGAMAN BUDAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis TikTok terhadap motivasi belajar siswa kelas 4 SD dalam materi keragaman budaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran keragaman budaya yang dianggap abstrak dan kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan PjBL, dilaksanakan di SDN 1 Rangkasbitung Barat selama dua minggu dengan melibatkan 125 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran dalam PjBL meningkatkan motivasi belajar siswa, terlihat dari peningkatan nilai rata-rata hasil belajar sebesar 32,87% dengan nilai sebelum pembelajaran sebesar 58,04 dan kemudian setelah penerapan sebesar 77,12. Siswa menunjukkan minat yang tinggi dalam penggunaan teknologi dan peningkatan keterlibatan aktif dalam proses belajar. Disarankan untuk terus mengembangkan konten pembelajaran kreatif di TikTok guna meningkatkan minat siswa
STUDENTS PERCEPTION ON THE USE OF WATTPAD ASSISTED BY COLLABORATIVE TECHNIQUE TO IMPROVE WRITING ABILITY
The objective of the study is to improve students' writing skills by using the Wattpad application. The population for this study was the tenth grade of MAN 19, correspondingly in Jakarta. The method used in this research is descriptive quantitative method. This research sample used one experimental group in the X MIA 3 class. Interview were used as instruments for collecting data. Semi-structured interviews were conducted with ten of the thirty selected students to figure out participant responses during treatment after the pre-test. This showed that after utilizing Wattpad, students are more motivated and have an impact on their skills to generate ideas on writing text such as narrative and descriptive text. In addition, the students’ feedback about the implementation of the use of Wattpad, assisted by collaborative techniques in teaching writing, was positive. The collaborative technique proved that the students are engaged in the learning process; they collaborate and teach each other to create their writing. Based on the findings, this study concludes that Wattpad is an effective medium for improving students' writing skills
EVALUASI PROGRAM KAMPANYE KESEHATAN MENTAL BERBASIS DIGITAL DI KALANGAN MAHASISWA JURUSAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MATARAM
Kesehatan mental mahasiswa menjadi isu yang semakin penting, terutama dalam menghadapi tekanan akademik dan sosial. Kampanye kesehatan mental berbasis digital di Jurusan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram dirancang untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya kesehatan mental dan memberikan akses informasi yang lebih mudah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kampanye ini dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan program di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Theory of Change (TOC) dengan metode penelitian campuran (Mixed Method) yang menggabungkan survei dan analisis kualitatif. Data dikumpulkan dari 123 mahasiswa yang berpartisipasi dalam kampanye melalui kuisioner dan pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 94,3% mahasiswa menilai materi kampanye bermanfaat, 92,7% tertarik dengan penggunaan hashtag, dan 91% merasa sesi tanya jawab memberikan wawasan baru dalam memahami dan mengelola stres. Faktor pendukung utama adalah relevansi materi dan interaksi langsung dengan pemateri, sedangkan faktor penghambat meliputi desain visual yang masih dapat ditingkatkan dan jangkauan program yang terbatas pada satu fakultas. Rekomendasi strategis meliputi peningkatan kualitas visual media kampanye, keberlanjutan program dengan integrasi ke dalam kebijakan kampus, perluasan jangkauan melalui kolaborasi lintas fakultas, serta penguatan layanan konseling berbasis digital. Dengan evaluasi berbasis TOC, penelitian ini memberikan landasan bagi pengembangan kampanye kesehatan mental yang lebih efektif dan inklusif di lingkungan perguruan tinggi
ANALISIS KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN PADA SISWA KELAS I SDN 31 MATARAM
Abstract:
Early reading and writing skills are very important for first grade elementary school students as a basis for language skills. Ideally, first grade students are already able to master these skills well. However, the reality shows a gap, where some students have difficulty in early reading and writing. This study aims to describe the early reading and writing skills of two first grade students and the factors that influence them. The method used is descriptive qualitative with observation and interview methods. The results of the study showed that students' lack of reading skills can be seen from their limited mastery of letters (only recognizing a few initial letters), inability to combine letters into syllables or meaningful words, low phonemic abilities, and inability to read simple sentences. Furthermore, in terms of writing, the two students are also not yet able to write independently, even to write their own name they still need direction and visual examples from the teacher. In addition, they have difficulty in bolding letters, copying writing, and showing fine motor skills that have not developed optimally. The factors that influence early reading and writing skills include: 1) Lack of motivation and interest in learning which makes students passive and unenthusiastic in participating in learning, 2) Minimal family and environmental support, which causes students to be less accustomed to literacy activities at home and tend to rely on the direction of others; and 3) Not attending preschool education (PAUD/TK).
Keywords: Reading, Writing, Beginning
Abstrak:
Keterampilan membaca dan menulis permulaan sangat penting bagi siswa kelas I SD sebagai dasar kemampuan berbahasa. Idealnya, siswa kelas 1 sudah mampu menguasai keterampilan tersebut dengan baik. Namun, realitanya menunjukkan kesenjangan, di mana beberapa siswa mengalami kesulitan dalam membaca dan menulis permulaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan membaca dan menulis permulaan pada dua siswa kelas I serta faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kurangnya keterampilan siswa dalam membaca terlihat dari terbatasnya penguasaan huruf (hanya mengenal beberapa huruf awal), ketidakmampuan menggabungkan huruf menjadi suku kata atau kata bermakna, rendahnya kemampuan fonemik, serta tidak mampumembaca kalimat sederhana. Selanjutnya dalam aspek menulis, kedua siswa juga belum mampu menulis secara mandiri, bahkan untuk menulis nama sendiri masih memerlukan arahan dan contoh visual dari guru. Selain itu, mereka kesulitan dalam menebalkan huruf, menyalin tulisan, serta menunjukkan kemampuan motorik halus yang belum berkembang secara optimal. Adapun faktor-faktor yang memperngaruhi keterampilan membaca dan menulis permulaan tersebut meliputi: 1) Kurangnya motivasi dan minat belajar yang membuat siswa pasif dan tidak antusias dalam mengikuti pembelajaran, 2) Minimnya dukungan keluarga dan lingkungan, yang menyebabkan siswa kurang terbiasa dengan aktivitas literasi di rumah dan cenderung bergantung pada arahan orang lain; dan 3) Tidak mengikuti pendidikan prasekolah (PAUD/TK).
Kata Kunci: Membaca, Menulis, Permulaa
GOOGLE SITES-BASED LEARNING MEDIA IN NATURAL SCIENCE LESSONS IN ELEMENTARY SCHOOL : A LITERATURE STUDY
The writing of this article aims to review various journal articles on the development of learning media based on Google Sites in learning Natural Sciences in elementary schools. The method used in writing the article is a literature study of articles that have been published in the period between 2020 and 2025. The results of the study state that there is feasibility in learning science at the elementary school level using Google Sites-based learning media. Validity assessments from media experts and material experts are on average in the "very valid" category (above 90%), and teacher and learner responses indicate a high level of practicality and effectiveness. In addition, there were several articles that had a significant increase in learning outcomes as indicated by N-Gain values in moderate to high levels. Google Sites is proven as a learning media that can successfully improve the quality of science learning in elementary schools
ANALYSIS OF THE USE OF DIGITAL READING CORNERS AS A SOURCE OF STUDENT LEARNING AT SDN 16 MATARAM
This study aims to describe the use of digital reading corners as a source of student learning at SDN 16 Mataram, responding to changes in the educational landscape due to technological advances. Using a qualitative descriptive approach, this study involved 15 3rd grade students as subjects, including 8 students and 7 female students. Data collection was carried out through interviews, direct observations, and field notes. The results of the study show that digital reading corners bring positive changes to students' reading habits, making them more diligent and enthusiastic about interactive digital books. It also encourages reading interest and improves overall literacy. However, there are obstacles such as limited access to digital devices and infrastructure, as well as a lack of interest in reading in conventional libraries. The proposed solutions include allocating school budgets for digital devices and the use of technology. This research provides insight into the potential of digital reading corners in improving the quality of learning and literacy, and emphasizes the importance of digital infrastructure investment to expand access to education and prepare students to face the digital era
THE EFFECT OF THE PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) MODEL INTEGRATED WITH SNAKES AND LADDERS MEDIA ON THE IPAS LEARNING OUTCOMES OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
This study aimed to examine the impact of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by the snakes and ladders media on the learning outcomes of fifth-grade students in the IPAS subject. The research method used was a quasi-experimental group design, specifically the nonequivalent control group design. The population and sample consisted of 40 students. Data were collected through tests, observations, interviews, and documentation. The hypothesis was tested using simple linear regression analysis. If the significance result was 0.00 < 0.05, then the null hypothesis (Ho) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. The results showed that there was a significant effect of the implementation of the PBL model assisted by the snakes and ladders media on the IPAS learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 10 Metro Timur. This research indicated that the problem-based learning model integrated with educational game media had the potential to be an effective learning approach to improve students' learning outcomes at the elementary school level
PEMBERDAYAAN BERFIKIR KRITIS PADA SISWA KELAS 3 DI SDN 44 AMPENAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN DISKUSI
Studi ini bertujuan untuk mengatasi masalah dominasi metode ceramah interaktif yang belum efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak-anak di kelas 3 SDN 44 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang bersifat kualitatif, di mana peneliti tidak melakukan tindakan atau intervensi langsung terhadap subjek penelitian. Studi kasus difokuskan pada pengamatan mendalam terhadap kondisi nyata yang terjadi di kelas III SDN 44 Ampenan, khususnya berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis siswa dan pendekatan pembelajaran yang digunakan oleh guru.Pendekatan ini bertujuan untuk memahami secara menyeluruh latar belakang, konteks, dan situasi pembelajaran yang menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru, serta analisis dokumen seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Penelitian tidak mengintervensi proses pembelajaran, tetapi hanya mendeskripsikan dan menganalisis kondisi yang terjadi, serta memberikan alternatif solusi dalam bentuk saran atau rekomendasi pada bagian akhir. Dengan tidak adanya intervensi langsung, studi ini menekankan pentingnya analisis situasional untuk memahami permasalahan di lapangan secara kontekstual.Dari penelitian ini, disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri dan metode diskusi kelompok sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di kelas 3 SD. Kedua pendekatan ini menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan interaktif, serta mendorong siswa untuk berpikir lebih mendalam dan kreatif, sehingga mereka terbiasa berpikir secara sistematis, logis, dan mandiri dalam menghadapi berbagai tantangan
HOW PERSONALITY SHAPES STUDENT MOTIVATION: A REVIEW OF KEY FINDINGS
This article explores the relationship between personality and student learning motivation through a literature review approach, also known as library research. This method involves reading, analyzing, and comparing various literature sources, including research reports, academic journals, papers, books, and other relevant references, without requiring fieldwork. The study discusses several key aspects: the concept of personality; factors determining personality; personality patterns; the concept of learning motivation; factors influencing learning motivation; the objectives of providing motivation; indicators of student learning motivation; and the relationship between personality and student learning motivation. The findings of this study provide insights for educators, policymakers, and researchers into the importance of understanding personality traits to enhance students' learning motivation. By tailoring teaching strategies to align with different personality patterns, educators can foster a more engaging and supportive learning environment. Furthermore, the study highlights the need for educational interventions that address both personality development and motivational factors, thereby contributing to the overall improvement of student academic performance and personal growth