Progres Pendidikan (E-Journal)
Not a member yet
    463 research outputs found

    INTERAKSI SOSIAL ANAK TUNARUNGU DI LINGKUNGAN MASYARAKAT

    Get PDF
    Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu dengan individu dan individu dengan kelompok. Dalam berinteraksi sosial, semua anak memiliki haknya masing-masing. Anak yang berkebutuhan khusus sekalipun berhak berinteraksi sosial. Interaksi sosial anak berkebutuhan khusus merupakan hubungan timbal balik antara individu yang mengalami kelainan dari segi perkembangan, fisik, emosi, mental dan intelektual dengan jenis yang sama. Interaksi sosial tersebut, dapat terjadi juga dengan jenis yang berbeda dan anak normal pada umumnya. Interaksi sosial anak berkebutuhan khusus dapat terjadi di lingkungan sekolah dan masyarakat. Dalam lingkungan sekolah, anak berkebutuhan khusus terkadang mengalami hambatan dalam berinteraksi sosial. Akan tetapi, ada beberapa anak berkebutuhun khusus yang mampu berinteraksi sosial di lingkungan sekolah. Hal tersebut terjadi, karena telah terbiasa dengan lingkungan rumahnya. Kemudian di lingkungan masyarakat anak berkebutuhan khusus dalam berinteraksi sosial juga mengalami hambatan. Metode yang digunakan dalam penelitian “Interaksi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus” yaitu menggunakan kajian pustaka secara deskriptif. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa, anak down syndrome sudah mampu berinteraksi dengan temannya. Selanjutnya, anak autis masih kurang mampu dalam melakukan interaksi sosial. Akan tetapi, mampu berinteraksi dengan orang terdekatnya. Kemudian, anak tunarungu mampu berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Terakhir, anak tunagrahita ringan mengalami hambatan dalam berinteraksi dengan teman sebayanya di sekolah. di lingkungan masyarakat anak berkebutuhan khusus dalam berinteraksi sosial juga mengalami hambatan. Metode yang digunakan dalam penelitian “Interaksi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus” yaitu menggunakan kajian pustaka secara deskriptif. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa, anak down syndrome sudah mampu berinteraksi dengan temannya. Selanjutnya, anak autis masih kurang mampu dalam melakukan interaksi sosial. Akan tetapi, mampu berinteraksi dengan orang terdekatnya. Kemudian, anak tunarungu mampu berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Terakhir, anak tunagrahita ringan mengalami hambatan dalam berinteraksi dengan teman sebayanya di sekolah. di lingkungan masyarakat anak berkebutuhan khusus dalam berinteraksi sosial juga mengalami hambatan. Metode yang digunakan dalam penelitian “Interaksi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus” yaitu menggunakan kajian pustaka secara deskriptif. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa, anak down syndrome sudah mampu berinteraksi dengan temannya. Selanjutnya, anak autis masih kurang mampu dalam melakukan interaksi sosial. Akan tetapi, mampu berinteraksi dengan orang terdekatnya. Kemudian, anak tunarungu mampu berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Terakhir, anak tunagrahita ringan mengalami hambatan dalam berinteraksi dengan teman sebayanya di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian “Interaksi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus” yaitu menggunakan kajian pustaka secara deskriptif. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa, anak down syndrome sudah mampu berinteraksi dengan temannya. Selanjutnya, anak autis masih kurang mampu dalam melakukan interaksi sosial. Akan tetapi, mampu berinteraksi dengan orang terdekatnya. Kemudian, anak tunarungu mampu berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Terakhir, anak tunagrahita ringan mengalami hambatan dalam berinteraksi dengan teman sebayanya di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian “Interaksi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus” yaitu menggunakan kajian pustaka secara deskriptif. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa, anak down syndrome sudah mampu berinteraksi dengan temannya. Selanjutnya, anak autis masih kurang mampu dalam melakukan interaksi sosial. Akan tetapi, mampu berinteraksi dengan orang terdekatnya. Kemudian, anak tunarungu mampu berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Terakhir, anak tunagrahita ringan mengalami hambatan dalam berinteraksi dengan teman sebayanya di sekolah. anak tunarungu mampu berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Terakhir, anak tunagrahita ringan mengalami hambatan dalam berinteraksi dengan teman sebayanya di sekolah. anak tunarungu mampu berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Terakhir, anak tunagrahita ringan mengalami hambatan dalam berinteraksi dengan teman sebayanya di sekolah

    STRATEGI MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DENGAN GLS: GERAKAN LITERASI SEKOLAH

    Get PDF
    Kemampuan literasi adalah salah satu kebutuhan yang sangat penting untuk dimiliki setiap orang. Oleh karena itu kita kita harus memiliki strategi dalam meningkatkan kemampuan literasi ini, salah satunya dengan GLS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja strategi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan literasi dengan GLS. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kajian pustaka. Strategi kegiatan literasi dilaksanakan dalam 3 tahapan, yaitu: pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran. Hal ini akan berhasil jika guru mampu mengembangkan pembelajaran yang tepat sehingga pembelajaran yang dilaksanakan dapat meningkatkan kemampuan literasi dan potensi siswa seutuhnya.

    RENDAHNYA MINAT BACA ANAK SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Membaca adalah jendela dunia, karena dengan membaca seseorang dapat mengetahui segala hal yang tidak diketahuinya. Membaca merupakan ilmu dasar yang harus dimiliki oleh seseorang untuk mendapatkan pengetahuan lainnya, namun tidak cukup hanya dengan kemampuan tetapi juga diperlukan sebuah keinginan. Kemampuan  dan keinginan membaca akan mempengaruhi pengetahuan serta keterampilan seseorang. Semakin banyak membaca dapat dipastikan dari ketidak tahuan menjadi tahu dan ketidak bisaan menjadi bisa. Dengan banyak membaca seseorang akan memiliki kualitas diri lebih baik dibanding yang sedikit membaca. Adapun tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menjawab rumusan masalah yang sudah dibuat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kajian pustaka dengan mencari data-data yang berbentuk tulisan dan dideskripsikan sesuai dengan sumber yang sudah didapatkan. Dalam penelitian ini peneliti mengambil sumber data dari jurnal online mengenai “ Rendahnya Minat Baca Anak Sekolah Dasar.

    STRATEGIC ANALYSIS OF TOOLS/MEDIA COMBINATION FOR DISTANCE LEARNING IN SCIENCE COURSES

    Get PDF
    Negative responses to the learning process and the high cost of buying quotas are problems that arise due to the implementation of online learning during PJJ. The purpose of this research is to analyze strategies for using a combination of distance learning tools/media that are effective and low-cost in the teaching-learning process in science courses. This survey research uses a closed questionnaire as a research instrument. Questionnaires were distributed to 112 PGSD students. The questions asked were 10 items related to network and internet access, and the PJJ tools used. The data obtained were analyzed using descriptive statistics. We found the fact that the University of Mataram has provided good e-learning for use in online learning. The vicon media and social media that are most frequently used sequentially are Google Meet (96.4%) and WA (99.1%). Therefore, the online tool/media that we recommend is the use of a combination of the three tools/media together with the surrounding environment as a Natural Laboratory in science learning. This recommendation is not only relatively cheaper in cost, but also has the potential to develop aspects of students' knowledge, attitudes and science process skills

    ANALISIS MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas IV di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, yang melibatkan analisis terhadap berbagai sumber literatur, jurnal, dan artikel yang relevan dengan topik penelitian. Dalam studi literatur ini, peneliti mengumpulkan dan menganalisis data yang terkait dengan teori-teori motivasi belajar, faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar, serta penelitian terdahulu yang menginvestigasi hubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas IV. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dan hasil belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas IV di sekolah dasar. Di simpulkan dari mengkaji 30 jurnal serta artikel permasalahan yang dihadapi oleh siswa kelas IV yang tidak memiliki motivasi belajar bahasa Indonesia, karena terdapat 50% siswa yang tidak memiliki motivasi belajar pada bahasa Indonesia, siswa tidak aktif dalam diskusi, 20% siswa kurang berpartisipasi dalam kegiatan kelas, dan 30% siswa kurang berusaha untuk memahami dan menerapkan konsep yang diajarkan. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi cenderung mencapai hasil belajar yang lebih baik dalam pelajaran bahasa Indonesia. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar, seperti lingkungan belajar, dukungan orang tua, dan penghargaan yang diberikan oleh guru, juga memiliki peran penting dalam mencapai hasil belajar yang optimal. Studi literatur ini dapat menjadi acuan bagi pendidik, pengembang kurikulum, dan praktisi pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar dan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas IV di sekolah dasar

    PERAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI SENI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

    Get PDF
    Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki perbedaan, baik secara fisik maupun mental, dengan anak umum lainnya. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam mengembangkan potensi seni yang dimiliki oleh anak berkebutuhan khusus. Dasar dari pemilihan pembahasan ini karena kurangnya pengetahuan orang tua terhadap peran mereka yang sangat penting bagi seorang anak, utamanya anak berkebutuhan khusus. Motode yang digunakan adalah studi kepustakaan, yaitu mengumpulkan data dengan cara mencari informasi melalui artikel terkait. Langkah yang dilakukan oleh orang tua dalam mengembangkan potensi seni anak berkebutuhan khusus yaitu menerima dan menghargai anak, menyekolahkan anak di sekolah luar biasa, membebaskan anak untuk berkreasi dan melukis pada anak. Selain itu, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh orang tua yaitu memberikan kesempatan untuk anak belajar hal baru dan fokus pada bidangnya, berusaha memahami anak, memberi motivasi dan fasilitas, memancing anak untuk meningkatkan kemampuannya, memiliki rencana ke depan, serta melakukan kontrol

    USING THE SAVI LEARNING MODEL BASED ON GOOGLE CLASSROOM MEDIA TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES IN SOCIOLOGY IN CLASS XI IPS 2 SMAN 2 SELONG

    Get PDF
    Sociology is one of the subjects taught at the high school level which currently uses the 2013 curriculum, in implementing the 2013 curriculum a model and a media are needed whose learning is student-centered so that students are required to be active and innovative in learning, but in the implementation of the national curriculum in class XI IPS 2 SMAN 2 SELONG students are still fine it is difficult to play an active role in learning so that student learning outcomes are low, this is because the learning models and media used are still traditional. Low student learning outcomes are the background for this research. The purpose of this study is to improve student learning outcomes in class XI IPS 2 SMAN 2 SELONG. This research was conducted in 2 cycles as a class action research project. The data in this study were collected by observing, reflecting, learning achievement tests, and documentation. The results of this study showed that the percentage of learning implementation was 66.6% and the percentage of student learning outcomes was 66.6% in chicle I, then there was an increase after the implementation of cycle II with the percentage of learning implementation being 90.4% and the percentage of student learning outcomes being 84.8%

    PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN GUGUS 3 SEKARBELA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi dari rendahnya minat belajar matematika dan guru belum mampu menerapkan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) terhadap minat belajar matematika siswa kelas IV SDN gugus 3 sekarbela. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan Independent Sample T-test dengan bantuan SPPS. 21 for windows. Tempat penelitian dilakukan di gugus 3 sekarbela, dengan SDN 25 ampenan sebagai kelompok eksperimen dan SDN 31 ampenan sebagai kelompok kontrol. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2022/2023. Hasil uji Independent Sample T-Test menggunakan n-gain berbantuan SPSS. 21 for windows diperoleh nilai sig (2-tailed) adalah 0.000 ˂ 0.05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima maka terdapat pengaruh pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) terhadap minat belajar matematika siswa kelas IV SDN gugus 3 sekarbela

    IDENTIFIKASI UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA DISLEKSIA KELAS IV DI SDN 29 CAKRANEGARA

    No full text
    Disleksia ini bukan merupakan suatu penyakit yang perlu obatnya akan tetapi disleksia merupakan suatu kesulitan belajar yang dialami siswa sehingga hanya membutuhkan dorongan , motivasi dan bimbingan khusus. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pendengkatan deskriptif . Penelitian dilakukan di SDN 29 Cakranegara . Adapun tenik pengumpumpulan data ialah dengan wawancara terhadap guru serta berupa studi kepustakaan dengan mencari literatur mengenai disleksia berupa arikel, buku-buku, hasil penelitdian terdahulu dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa ada beberapa upaya yang harus dilakukan guru dalam meningkatkan motivasi siswa. Berikut beberapa cara guru dalam memotivasi anak disleksia , anata lain : guru menjelaskan materi agar sesuai dengan tujuan pembelajran , guru melakukan sebuah kompetisi atau kerja sama agar mendorong semangat siswa, memberikan pujian setelah selesai atau saat siswa belajar, menggunakan metode yang tepat , guru memberikan contoh kebiasaan belajar kepada siswa, serta menggunakan media belajar yang mendorong motivasi siswa

    IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA (IKM) DALAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN LOMBOK TIMUR

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk: (1) mendeskripsikan bentuk pengetahuan dan pemahaman guru tentang kurikulum merdeka; (2) menganalisis implementasi kurikulum merdeka; (3) menjelaskan faktor pendukung dan penghambat implementasi kurikulum merdeka di SD Neheri 1 Selong dan SD Negeri 2 Lepak Timur. Pendekatan yang digunakan adalah  kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman terdiri dari pengumpulan data, reduksi  data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian (1) guru belum terlalu memahami tentang Kurikulum Merdeka. (2) Implementasi Kuikulum Merdeka di SD Negeri 1 Selong berdeda dengan implementasi Kurikulum Merdeka di di SD Negeri 2 Lepak Timur. Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 1 Selong sudah dilaksanakan karena sekolah tersebut terpilih sebagai sekolah pengggerak, sedangkan implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 2 Lepak Timur   sudah mulai dilaksanakan pada kelas 1 dan kelas 4 dengan jalur mandiri belajar. (3) Faktor pendukung dalam implementasi Kurikulum Merdeka adalah Kemauan guru untuk belajar.  faktor penghambat dalam implementasi Kurikulum Merdeka adalah kurangnya pemahaman guru terkait dengan implementasi Kurikulum Merdeka dan  kurangnya media pembelajaran yang ada di sekolah

    439

    full texts

    463

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Progres Pendidikan (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇