Progres Pendidikan (E-Journal)
Not a member yet
    463 research outputs found

    ANALISIS KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN DI KELAS I SDN 26 AMPENAN TAHUN AJARAN 2021/2022

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai kesulitan membaca permulaan yang dialami peserta didik, untuk mengetahui faktor yang menghambat peserta didik dalam kesulitan membaca permulaan, Serta untuk mengetahui solusi mengatasi kesulitan membaca permulaan peserta didik dikelas I SDN 26 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Penelitian kualitatif juga disebut dengan metode penelitian naturalistic. Penelitian ini dilakukan di SDN 26 Ampenan yang terletak di Jalan Bungkarno No.112, Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, dengan melibatkan siswa-siswi kelas 1 di SDN 26 Ampenan. Informan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah  Guru Wali kelas 1, Siswa-siswi kelas 1 serta kepala sekolah. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan wawancara, observasi serta dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis terhadap 25 siswa maka diperoleh data 10 siswa menghadapi kesulitan membaca permulaan. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diketahui bahwa tingkat membaca permulaan pada siswa kelas I di SDN 26 Ampenan tergolong “Belum Baik”. Kesulitan yang sering di temui dalam diri siswa anatara lain: 1)kesulitan mengenal huruf, 2) kesulitan membaca kata, 3) membaca kata yang tidak mempunyai arti, dan 4) Kelancaran membaca nyaring dan pemahaman bacaan. Faktor yang mempengaruhi kesulitan tersebut seperti kurangnya minat belajar siswa, siswa tidak sekolah taman kanak-kanak serta kurangnya dukungan keluarga dalam membaca. Adapun solusi yang diterapkan guru untuk mengatasi permasalahan siswa dalam Kesulitan Membaca Permulaan di kelas I di SDN 26 Ampenan yaitu; 1) guru mengadakan jam tambahan bagi siswa yang masih kesulitan membaca permulaan, 2) guru memberikan perhatian lebih dan khusus untuk siswa yang masih tidak bisa membaca permulaan, 3) huruf dijadikan bahan nyanyian, dan 4) menampilkan huruf dan mendiskusikan bentuk (karakteristiknya) khususnya huruf-huruf yang memiliki kemiripan bentuk (misalnya p, b, d, m, dan n)

    KETERLIBATAN ORANG TUA DAN KERJASAMA SEKOLAH DALAM PENDIDIKAN SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI KEPUSTAKAAN

    Get PDF
    Orang tua dan sekolah adalah sebuah kemitraan di dunia pendidikan yang bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama yaitu membantu para siswa agar berhasil dalam mencapai tujuan pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak di sekolah dasar dan bentuk kerjasama orang tua dengan guru dan sekolah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini ialah metode penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan dari artikel-artikel pada database Scopus dan Taylor & Francis Online. Hasil studi kepustakaan menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua yang kuat berhubungan dengan manajemen yang baik dan budaya pembelajaran yang kuat. Keterlibatan orang tua dalam pendidikan juga telah dikaitkan dengan berbagai hasil akademis yang positif, termasuk nilai nilai rata-rata yang lebih tinggi. Kemitraan antara orang tua dan guru menumbuhkan jejaring dukungan dalam memberikan kesempatan terbaik bagi siswa untuk berkembang di sekolah. Salah satu bentuk kegiatan kerjasama orang tua dan guru yang sudah berlangsung lama adalah forum pertemuan orang tua dan guru. Akan tetapi, ada kendala yang dihadapi yaitu seringnya terjadi pertemuan tanpa dialog antara orang tua dan guru

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI 1 MIDANG

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnnya kemampuan pemecahanmasalah peserta didik pada mata pelajaran matematika akibat pola pengajaran guru yang masih menggunakan model pembelajaran konvensional dan belum pernah menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam proses pembelajaran, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran Inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas IV SD Negeri 1Midang. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau quasi experimenttipe nonequevalent control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah dan observasi keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas. Pengujian prasyarat analisis data menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Analisis data menggunakan uji independent sample t-test dengan bantuan SPSS 25.0 for windows dengan nilai signifikansi 5% dan didapatkan hasil thitung = 1.679 > ttabel = 2.252 dan berdasarkan nilai sig (2-tailed) didapatkan sebesar 0.029 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecaham masalah matematika peserta didik digunakan uji effect size dengan hasil d = 0.58 yang berada pada kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing memberikan pengaruh sedang terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Midang

    HUBUNGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DAN PEMBELAJARAN INOVATIF DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA KELAS V

    Get PDF
    The lesson plan and implementation of the lesson made by the class V teacher only used one learning strategy during one semester's learning and also used assignment, observation, question and answer, discussion and lecture methods. Learning must be innovative in order to create fun learning and increase student achievement motivation. The aims of this study were 1) to determine the relationship between teacher pedagogic competence and student learning motivation, 2) to determine the relationship between innovative learning and student achievement motivation, 3) to determine pedagogical competence and innovative learning and student achievement motivation. The method used is multiple correlation analysis method. The location of the research was at SDN Gugus IX Praya Central Lombok in the even semester. The results of this study are that there is a positive and significant relationship between teacher pedagogical competence and innovative learning with the achievement motivation of fifth grade students of Public Elementary Schools Group IX Praya. Suggestions for school principals and teachers are to continue to improve teacher competence through training, as well as for other researchers to review similar research related to student achievement motivation.

    PENGEMBAGANGAN MEDIA KARTU GAMBAR BERBANTUAN TEKNIK SCRAMBEL DALAM MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS III SDN 5 DANGER TAHUN AJARAN 2022/2023

    Get PDF
    The background of this research is to present the students who have not read optimally yet because of media that can not support students' problems. the purpose of this study is to produce in the form of media, namely the development of picture card media assisted by the Scrambel Technique in the reading material of beginning grade III students of SDN 5 Danger in the 2022/2023 school year. This type of research is development research. The subjects in this study were third-grade students totaling 9 people with small groups of 3 members and SDN 5 Danger class teachers. The methods used in data collection are interview methods, questionnaire sheets, and documentation. The data analysis technique was carried out using a Likert scale to get a score with the assessment score used, namely 1-4. The results in this study are picture card learning media assisted by scramble techniques in beginning reading developed using the ADDIE model which consists of several research stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. In addition, the picture card media assisted by the scramble technique in beginning reading is declared effective with a percentage value of 72.5% with a good or effective category to use. The percentage of material expert validation obtained a percentage value of 90% with a very good or very effective variety to use.

    DEVELOPING SELF-CONFIDENCE THROUGH SINGING PLAY DOLL GAMES IN GROUP A CHILDREN AT AL HUDA TK, BATUKULIANG UTARA DISTRICT

    Get PDF
    The ability of Self-Confidence in group A TK AL HUDA Kindergarten, Batukuliang Utara District, Central Lombok Regency is still not optimal, this happens when children are asked to come forward just to prepare their friends to line up, children are still shy and sometimes cry. The formulation of the problem in this study was: can playing singing dolls develop social-emotional abilities and self-confidence in children in group A Kindergarten AL HUDA, Batukuliang Utara District, Central Lombok Regency. The subjects of this study were the children of Group A Kindergarten AL HUDA, Batukuliang Utara District, Central Lombok Regency, totaling 19 children using the Kemmis and Taggart Classroom Action Research (CAR). It was carried out using three cycles, with data collection techniques in the form of Weekly and Daily Learning Program Plans, self-confidence assessment sheets and teacher observation sheets. Based on the results of implementing Classroom Action Research, the average percentage of completeness in pre-action self-confidence was 36.8%. Followed by remedial actions cycle I and cycle II. In the first cycle, after applying the singing doll game, the average percentage increased by 47% followed by cycle II and also experienced an increase in percentage by 63%, followed by cycle III. In cycle III the percentage increased by 84% and in cycle III this has exceeded the minimum completeness criteria of 75% and the hypothesis is accepted. Thus it can be concluded that playing singing dolls can develop self-confidence in group A TK AL HUDA children, Batukuliang Utara District, Central Lombok Regenc

    PEMBERIAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DISLEKSIA KELAS 5 SDN 1 CENGGU KAB. BIMA

    Get PDF
    Disleksia adalah suatu gangguan yang berpusat pada sistem saraf dan pendengarannya mengalami kesulitan dalam hal membaca, menulis, mengeja, atau dapat dikatakan kesulitan dalam mengenal huruf-huruf. motivasi dapat mendorong siswa untuk selalu konsentrasi penuh dalam hal belajar, dorongan motivasi dalam belajar mampu membuat siswa ingin belajar dengan giat, membuatnya merasa senang dan gembira.tujuan penelitian  untuk mendeskripsikan tentang cara guru memotivasi belajar siswa disleksia kelas 5 SDN 1Cenggu Kab. Bima. Metode penelitian kualitatif deskriptif, tempat penelitian SDN 1 Cenggu Kab. Bima, waktu yang digunakan pada tanggal  10 mei 2023. Hasil dari penelitian cara guru memberikan motivasi belajar siswa disleksia kelas 5  SDN 1 Cenggu Kab.Bima yaitu: 1) menjelaskan tujuan pembelajaran. 2) pemberian hadia. 3) membuat saingan/ kompetensi. 4) memberi hukuman. 5) membentuk kebiasaan belajar yang baik. 6) membantu siswa disleksia. 7) mengunakan metode pembelajaran yang baik. 8) menggunakan media pembelajaran. Adapun saran yang diberikan peneliti yaitu: 1) Sebagai calon guru  ataupu guru kita harus mampu mengenali apa saja yang menjadi kesulitan belajar siswa dalam proses belajar dan mengajar. 2) Guru juga harus mampu memilih metode pembelajaran untuk siswa disleksia. 3) Guru juga harus kreatif dalam memanfaatkan media pembelajaran untuk mendorong motivasi siswa

    IDENTIFIKASI SISWA SLOW LEARNER DI KELAS 4 SDN 1 TAMAN SARI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara guru mengidentifikasi siswa yang mengalami slow learner. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriftif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas 4 SDN 1 Taman Sari dengan subjek penelitian guru kelas 4. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara. Analisis data menggunakan analisis data Model Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini menjelaskan langkah dalam melakukan identifikasi slow learner yaitu dengan mengamati proses belajar siswa, mengamati interaksi sosial siswa, mengamati motorik siswa, mengamati komunikasi siswa dan mengamati hasil belajar. Adapun jumlah siswa slow learner di kelas 4 SDN 1 Taman Sari yaitu berjumlah 5 orang siswa

    PROBLEMS OF BIOLOGY LEARNING PROCESSES AT NATIONAL AND INTERNATIONAL LEVELS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    The increase of learning attainments always pursued through processes of reflection, evaluation, and refinement. Refinement of learning is conducted based on challenges occured since learning taken place. Present study is conducted to analyse variety of problems in the processes of biology learning at senior high school through systematic literature reviews to national and international accredited journals by performing PRISMA approach (Preffered Reporting Item for Systematic Review and Meta-Analysis). Researchers select published articles from year 2018 to 2021 by using keywords “problems of biology learning”, “obstacles of biology learning”, and “biology learning obstacles in high school” by exploring google scholar, ERIC and springer. Exclusion and inclusion criteria resulted in 10 from 535 articles. This study contributes as guidance for teachers, researchers, and policy makers since they need scientific information regarding problems of biology learning at senior high school level as a basis for formulating strategies of creative, effective, and innovative pedagogies. Present study shows that problems of biology learning at senior high school in national dan international levels consist of three main factors, thse are a) human resource factor in terms of teachers and students; b) content factor, namely subject to be learned by students; c) learning facility factor; and d) family facto

    PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK

    Get PDF
    Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Data disajikan secara deskriptif kualiatif terkait peran orang tua dalam meningkatan motivasi belajar anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka. Data yang telah diperoleh kemudian di analisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Rendahnya motivasi belajar peserta didik merupakan salah satu hambatan tercapainya tujuan pendidikan nasional. . Motivasi belajar peserta didik yang rendah akan berakibat pada proses pembelajaran dan prestasi belajar peserta didik, misalnya peserta didik kurang semangat dalam belajar sehingga memperoleh nilai yang rendah. Oleh Karena itu peran orang tua sangat penting terhadap motivasi belajar peserta didik. Sehingga dengan adanya pemahaman dan kesadaran orang tua terhadap perannya dapat membantu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi peserta didik, maupun guru terkait dengan masalah belajar di sekolah

    439

    full texts

    463

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Progres Pendidikan (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇