Progres Pendidikan (E-Journal)
Not a member yet
463 research outputs found
Sort by
ETHNOMATHEMATICS EXPLORATION PETILASAN SRI AJI JAYABAYA KEDIRI DISTRICT
Study This done for explore elements mathematics (ethnomathematics) in Petilasan Sri Aji Jayabaya. Method used in study This that is descriptive qualitative with approach ethnography. Data used is the data obtained through studies literature; observation; interview; and documentation. Data analysis techniques using Miles and Huberman's methods include data reduction, data presentation, as well Conclusion drawing and verification. Aspect culture from Reminiscences of Sri Aji Jayabaya obtained from studies literature and interviews. Aspect mathematical from Reminiscences of Sri Aji Jayabaya obtained from results observations made. Documentation Alone used as supporting data that has been obtained through studies literature; interview; and observation. Result of study This is there is elements mathematics (ethnomathematics) in Petilasan Sri Aji Jayabaya; that is draft mirroring; get up room side flat; get up room side curved; and wake up flat
MANAJEMEN LABORATORIUM UPT SPF SMP NEGERI 24 MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen laboratorium dengan indicator perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi di UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan instrumen non-test yaitu lembar observasi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar. Penelitian ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pada tahap perencanaan dilakukan kegiatan seperti membuat surat izin penelitian, menyiapkan rencana penelitian dan peralatan. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan pengamatan langsung pada laboratorium dengan menggunakan isntrumen atau lembar observasi yang telah disiapkan. Pada tahap akhir dilakukan pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, pembahasan dan penyusunan hasil. Teknik analisis yang digunakan statistik deskriptif untuk mengukur persentase skor setiap aspek manajemen laboratorium. Hasil penelitian manajemen laboratorium di UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar dikategorikan pada kategori kurang dengan skor rata-rata 28,84. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa semua indikator, yaitu perencanaan yaitu 27,27 berada pada kategori kurang, pelaksanaan 33,33 berada pada kategeri kurang, dan evaluasi 25,92 berada pada kategori kurang. UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar memperoleh skor rata-rata pada kategori kurang yang menunjukkan manajemen laboratorium kurang memenuhi standar
ANALYSIS OF LEARNING RESULTS OF STUDENTS IN THE APPLICATION OF GAMIFICATION QUIZIZZ ON MATHEMATICS LESSONS
Gamification is becoming a trend where learning activities will be more fun by playing games, one of which is by using quizizz. In this research, the researcher aims to determine the analysis of student learning outcomes in the application of media quizizz in learning mathematics, especially fractions. The type of research used in this research is qualitative research with a description method. The population used in this research was all 11 grade IV students at Bethesda Elementary School. Data collection techniques are carried out through interviews and analyzing the data that has been obtained. Based on the research results obtained through utilization quizizz In mathematics learning activities regarding fractions, it was found that the learning outcomes of class IV students increased, due to the use of media quizizz. It can increase student motivation in learning and student interest so that it will influence student learning outcomes. Through the results of this research, it is hoped that every school will be able to utilize its quizizz to improve student learning outcomes, especially in fraction material
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara literatur mengenai model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa Sekolah Dasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi literatur. Teknik analisis data adalah dengan mengumpulkan, membaca, meringkas hasil dan mencatat informasi penting yang dimuat dalam berbagai jurnal yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Pengambilan data dilakukan dengan cara mengkaji dan membaca jurnal, buku ataupun sumber lain yang berkaitan dengan masalah tersebut. Hasil dari penelitian dengan mereview 20 jurnal yang terakreditasi Sinta 2-6 menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Problem Based Learning efektif dan mampu meningkatkan kemampuan pemecahan Masalah Matematika siswa Sekolah dasar dan meningkatkanan hasil belajar siswa mengenai kemampuan pemecahan masalah dengan rata-rata presentase peningkatan sebesar 15%
DESAIN AKTIVITAS MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN LEGO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI BILANGAN SISWA SD KELAS TINGGI
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak desain aktivitas matematika menggunakan LEGO terhadap kemampuan operasi bilangan siswa SD kelas tinggi. Metode yang digunakan adalah Teacher Action Research dengan partisipan sebanyak 32 siswa dari SDN 14 Cakranegara. Proses penelitian melibatkan perencanaan, implementasi, dan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 17 siswa berhasil meningkatkan kemampuan operasi bilangan mereka, sementara 15 siswa masih menghadapi kesulitan. Terdapat perubahan signifikan pada kelompok siswa level lanjut yang naik dari 5 menjadi 13. Implikasi penelitian ini mencakup perlunya pendekatan diferensiatif dan adaptasi pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan individu siswa. Selain itu, saran praktis disarankan agar guru mengintegrasikan pendekatan pembelajaran ini secara hati-hati dengan pemberian umpan balik dan penyesuaian yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur penggunaan manipulatif dalam pembelajaran matematika dan menekankan perlunya pemahaman mendalam tentang variasi respons siswa untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif di tingkat SD
PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR ANAK SEKOLAH DASAR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI KELURAHAN LAMARU BALIKPAPAN TIMUR
Setiap negara bercita-cita untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas tinggi, tindakan pendidikan itu sendiri sangat penting dalam mempersiapkan orang untuk hidup di lingkungan yang sangat maju, tetapi pengajaran di sekolah saja tidak dapat menilai kualitas pendidikan, seseorang juga membutuhkan pengarahan dan pendampingan, kegiatan yang berkaitan dengan kuliah kerja nyata harus membantu dalam menyelesaikan masalah yang disebutkan di atas. Pemberian bimbingan belajar kepada anak-anak pada tingkat sekolah dasar menjadi kegiatan yang dapat menjadi alternatif dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian. Pemahaman dan pengetahuan yang lebih baik mengenai nilai pendidikan untuk masa depan di kalangan warga Kelurahan Lamaru menjadi tujuan dilaksakannya kegiatan pengabdian oleh mahasiswa KKN. Kedua meningkatkan standar pengajaran yang diberikan kepada anak-anak di Kelurahan Lamaru. Di antara hal-hal yang dilakukan adalah: 1. Memperkenalkan warga dengan kegiatan bimbingan belajar melalui sosialisasi. 2. Mendampingi anak-anak di Kelurahan Lamaru. Kegiatan bimbingan belajar dilakukan pada sore hari. Anak-anak ditempatkan dalam kelompok-kelompok berdasarkan kemampuan. Kegiatan yang dilakukan antara lain berlatih membaca, berhitung, dan menjawab soal-soal ujian. Ketua RT, warga, dan anak-anak di Kelurahan Lamaru mengucapkan terima kasih atas program bimbingan belajar ini
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS III SDN INDRALAYA
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tentang sifat-sifat benda dengan menggunakan metode pemaparan pada siswa kelas III SD Negeri 05 Indralaya. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Sebelum intervensi, siswa kesulitan untuk memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) karena metode pengajaran yang terbatas. Penerapan metode peningkatan menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam kinerja siswa. Temuan ini menyoroti efektivitas metode ini dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan hasil belajar siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi wawasan yang berharga tentang strategi ilmu pendidikan yang efektif di tingkat sekolah dasar, yang penekanan pentingnya pendekatan pengajaran yang interaktif dan demonstratif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman konsep-konsep ilmiah
Peran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Partisipasi Aktif Dalam Pembelajaran Matematika Siswa Kelas 2 SD
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dampak Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dalam meningkatkan tingkat keterlibatan siswakelas dua di SDN 1 Saribaya. Teknik PBL merupakan strategi pembelajaran yang menempatkan siswa di pusat pembelajaran mereka sendiri. Dalam metode ini, siswa dihadapkan pada masalah-masalah autentik dan didorong untuk bekerja sama serta menggunakan keterampilanberpikir kritis untuk menemukan solusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metodologi penelitianberbasis perpustakaan. Data diperoleh dari sumber-sumber perpustakaan. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan yang nyata dalamketerlibatan aktif siswa sebagai konsekuensi langsung dari penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Siswa menunjukkan lebihbanyak keterlibatan dalam diskusi kelas, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengajukan pertanyaan, dan menunjukkan inisiatif yanglebih besar dalam mencari jawaban atas tantangan yang diberikan. Lebih jauh lagi, PBL memfasilitasi pengembangan keterampilan sosial dankolaborasi di antara siswa. Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan pendekatan pendidikan yang sangat berhasil yang mendorong lebihbanyak keterlibatan dan keterlibatan di antara siswa kelas 2 di SDN 1 Saribaya.
Kata Kunci: Strategi, Problem Based Learning, Partisipasi Aktif, Pembelajaran Matematik
Analisis Kebutuhan Pengembangan Tes Diagnostik Four Tier Berbasis Web untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Fisika Siswa
This study aims to determine the needs of teachers in identifying student misconceptions by developing a web-based four tier diagnostic test. Misconception is one of the serious problems that needs to be addressed as soon as possible because it can affect students' next concepts. This type of research was descriptive with a qualitative approach. This research began with literature study activities, distributing questionnaires and interview activities to several physics’ teachers at school. The data analysis technique used consists of three streams of activities, namely: data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. The results of this study indicate that the development of a web-based four tier diagnostic test was really needed by physics teachers to identify the occurrence of student misconceptions, especially in basic materials such as temperature and heat
Efektifitas Penggunaan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar
Pada abad 21 ini perkembangan teknologi menjadi serba canggih dimana sebagian banyak orang menggunakan perantara digital untuk melakukan suatu kegiatan. Bidang pendidikan harus mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Salah satu contoh penggunaanya yaitu dengan cara menggunakan media dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Terdapat beragam media yang dapat digunakan dalam pembelajaran yang salah satunya adalah media audio visual. Media pembelajaran audio visual merupakan media yang dapat menyampaikan informasi yang lebih nyata melalui gambar bergerak dan suara yang berhubungan dengan indra penglihatan dan pendengaran. Penelitian ini diawali dari banyaknya peserta didik yang kurang mengerti materi yang dijelaskan oleh gurunya. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektifitas penggunaan media audio visual dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu literature review dengan metode studi review yang menelaah beberapa jurnal yang telah terpublikasi dari tahun 2011-2022. Hasil yang didapatkan dari penelitian kepustakaan ini adalah penggunaan media audio visual efektif dan berpengaruh positif dalam pelaksanaan pembelajaran daripada menggunakan metode ceramah atau metode konvensional. Hal tersebut juga ditunjukkan dari hasil tes yang dilakukan, bahwa kelas yang menggunakan media audio visual dalam pembelajarannya mendapatkan hasil belajar yang lebih tinggi dari kelas yang tidak menggunakan media audio visual dalam melakukan pembelajaran