Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Not a member yet
    5314 research outputs found

    PKM-OPTIMALISASI PERTUMBUHAN DAN HASIL PANEN MELALUI KONTROL AIR DAN PAKAN EFEKTIF PADA BUDIDAYA IKAN LELE (Clarias gariepinus) DALAM EMBER DIPADUKAN SISTEM AQUAPONIK

    Full text link
    Metode budidaya ikan lele dalam ember dipadukan dengan akuaponik adalah budidaya yang praktis dan inovatif. Metode ini berkembang sebagai solusi bagi masyarakat perkotaan atau mereka yang memiliki keterbatasan lahan. Budidaya ikan lele dalam ember yang dipadukan dengan sistem aquaponik limbah dari ikan berupa kotoran dan sisa pakan dalam perairan budidaya dapat digunakan sebagai pupuk bagi tanaman. Dalam budidaya metode ini menawarkan peluang bagi masyarakat untuk menghasilkan protein hewani berupa ikan lele, serta sayuran segar yang diperoleh pada sistem aquaponik sederhana. Sasaran kegiatan pelatihan dan pendampingan ini adalah kelompok Studi Biology Farming Culture Fishery and Assesment (BIFALFIA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Surabaya. Jumlah peserta mahasiswa biologi sebanyak 65 orang dilaksanakan pada hari minggu 15 September 2024 di Auditorium C-10 dan Green House. Efektivitas pelatihan dan pendampingan diukur melalui uji pre-test dan post-test berupa ujian tertulis untuk mengetahui pengetahuan awal dan akhir adanya perubahan kemampuan pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan narasumber. Hasil pelatihan dan pendampingan pada sistem budidaya ikan lele dalam ember dipadukan dengan akuaponik menunjukkan masing-masing tujuan kegiatan rata-rata terjadi peningkatan pencapaian sebesar 55,5%. Tingkat partisipasi peserta selama pelatihan dan pendampingan berjalan sangat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme dan peran aktif peserta pelatihan. Respon peserta sangat baik karena seluruh peserta pelatihan sangat tertarik dengan materi pelatihan disampaikan narasumber

    SOSIALISASI PEMAHAMAN TENTANG PENGHAPUSAN 3 DOSA BESAR PENDIDIKAN MELALUI VIDEO ANIMASIDI SDN WONODADI 2 MOJOKERTO

    Full text link
    Dunia Pendidikan di Indonesia kian marak di cemari dengan tiga dosa pendidikan yaitu perundungan, intoleran, dan kekerasan seksual. Dimana tiga dosa pendidikan tersebut menjadi salah satu sumber masalah yang dapat menghambat perkembangan sosial, psikologi, maupun akademik anak. Tetapi hal seperti itu masih dianggap hal yang biasa dilakukan oleh anak-anak. Ini menjadi penting untuk mendapat perhatian dari orang tua dan guru karena dampaknya yang sangat fatal bahkan bisa sampai berdampak pada kematian. Hal tersebut menjadi tujuan dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dari STKIP Bina Insan Mandiri. Dimana dengan adanya sosialisasi ini anak menjadi tau bagaimana dan apa saja dampak dari tiga dosa Pendidikan. Pada sosialisasi ini tim pengabdian juga mengajarkan lagu tentang ajakan ayo saling sayang, kemudian tim pengabdian juga menyajikan sebuah video animasi contoh konkritnya bagaimana sikap yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan disekolah dalam menyikapi tiga dosa pendidikan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kegiatan sosialisasi tentang pentingnya menghapuskan tiga dosa Pendidikan di sekolah. Langkah-langkah dari pengabdian ini yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan, kemudian evaluasi yang dilakukan dengan angket respon siswa. Setelah dilaksanakannya  sosialisasi ini mendapatkan hasil yang positif seperti respon anak-anak yang sangat antusias untuk menghapus 3 dosa Pendidikan di sekolah.

    PENDEKATAN FUN LEARNING DALAM EDUKASI SEKSUAL UNTUK ANAK PEKERJA MIGRAN MALAYSIA MELALUI MEDIA BONEKA IKONIK

    Full text link
    Permasalahan mendasar yang dihadapi oleh anak-anak di SB Muhammadiyah Kepong adalah sebagian besar dari mereka merupakan anak TKI yang tidak memiliki dokumen administrasi pendidikan yang lengkap di Malaysia, sehingga sulit untuk mengakses pendidikan formal. Permasalahan yang sering dihadapi oleh anak TKI adalah kesibukan orang tua yang bekerja. Minimnya pendampingan orang tua dalam tumbuh kembangnya menyebabkan mereka kurang pengawasan sehingga berada pada posisi yang rentan terhadap kekerasan seksual. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi pencegahan kekerasan seksual pada anak dengan pendekatan yang sesuai dan ramah usia, memanfaatkan popularitas Barbie di kalangan anak-anak. Melalui metode penyuluhan dan edukasi yang menggabungkan bercerita, bernyanyi, serta permainan interaktif, anak-anak diajak memahami bagian tubuh yang tidak boleh disentuh serta tindakan yang harus diambil jika mengalami kekerasan. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi kepada pengurus, penyuluhan interaktif, icebreaking, dan penggunaan boneka dalam proses pembelajaran. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai materi yang disampaikan, terlihat dari kemampuan mereka menjawab dengan benar dalam post-test. Kegiatan ini diakhiri dengan deklarasi pencegahan kekerasan seksual sebagai upaya membangun sekolah ramah anak, sekaligus mengubah paradigma tabu pendidikan seksual di kalangan guru dan masyarakat setempat. Program ini menggarisbawahi pentingnya keterlibatan figur guru dalam pembentukan sikap positif pada siswa serta perlunya edukasi sejak dini dalam mencegah kekerasan seksual pada ana

    Implementation of Workplace Safety in the Welding Industry: Challenges and Solutions

    Full text link
    Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sangat penting bagi perusahaan untuk meminimalkan kecelakaan kerja dan risiko kesehatan. Namun, banyak karyawan di sektor pengelasan sering mengabaikan aspek-aspek ini, yang mengarah pada potensi bahaya. Penelitian ini mengkaji penerapan praktik K3 di departemen pengelasan perusahaan manufaktur besi di Surabaya dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Data dikumpulkan dari 35 responden melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi insiden masa lalu. Hasilnya menyoroti bahaya umum, termasuk paparan ultraviolet yang merusak mata dan kulit, asap las yang menyebabkan masalah pernapasan, sengatan listrik yang menyebabkan cedera atau kematian, dan benturan fisik dari material tajam atau berat. Untuk mengurangi risiko ini, kepatuhan terhadap prosedur operasi standar (SOP) dan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang lengkap sangat penting. Penelitian ini menekankan pentingnya kesadaran K3 dan kepatuhan terhadap protokol keselamatan untuk meningkatkan keselamatan dan produktivitas tempat kerja

    UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA LOOSE PART DI PAUD HARAPAN UMMAT KELURAHAN SARI REJO KECAMATAN MEDAN POLONIA: EFFORTS TO IMPROVE THE LOGICAL MATHEMATICAL INTELLIGENCE OF CHILDREN AGED 5-6 YEARS THROUGH LOOSE PART MEDIA AT PAUD HARAPAN UMMAT, SARI REJO VILLAGE, MEDAN POLONIA DISTRICT

    No full text
    This research aims to improve mathematical logic intelligence of 5-6 year old children through loose part media at PAUD Harapan Ummat Medan Polonia. Using Classroom Action Research (CAR) method with two cycles, the study involved 15 children and 2 teachers. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection. Loose part media included natural materials such as leaves, stones, seeds, and seashells. Research results showed significant improvement in children\u27s mathematical logic intelligence. In the first cycle, most children were in the Beginning to Develop (MB) category. In the second cycle, the percentage of children in the Very Well Developed (BSB) category increased dramatically from 13.3% to 53.3% in the first meeting, and reached 80% in the second meeting in matching numbers with the number of objects. The research conclusion proves the effectiveness of loose part media in developing logical and systematic thinking skills in early childhood. The study recommends teachers use interactive and engaging media to stimulate children\u27s mathematical logic intelligence

    Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Sakra)

    Full text link
    Adanya pengaruh globalisasi, pesatnya kemajuan teknologi mengakibatkan nilai-nilai Pancasila seperti jiwa semangat gotong royong, saling menghormati, dan toleransi menjadi luntur dan tergeser. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan suatu pembelajaran lintas disiplin ilmu yang bersifat kokurikuler untuk siswa mampu mengamati dan memikirkan solusi dari permasalahan di lingkungan sekitar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui bagaimana implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 1 Sakra; 2) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dari implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 1 Sakra. Penelitian ini jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 1 Sakra menggunakan tiga tahapan, yakni tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi, tema yang diambil dalam kegiatan projek ini adalah suara demokrasi, Bhinneka Tunggal Ika, dan gaya hidup berkelanjutan. Adapun faktor pendukung dari kegiatan ini yaitu adanya dukungan dari orang tua siswa, penggunaan teknologi informasi, sarana dan prasarana yang memadai serta juga dukungan dari masyarakat. Selain itu, terdapat faktor penghambat dari kegiatan P5 ini, yakni siswa yang masih sering bermain-main pada saat kegiatan projek, dan masih ada guru yang masih belum mengetahui bagaimana alur dari kegiatan P5

    Pelatihan Meningkatkan Kompetensi Guru MGMP TIK Surabaya: Menguasai Arduino untuk Pendidikan Kreatif

    Full text link
    Information and Communication Technology (ICT) is a field that teaches technology skills and how to use information systems in many areas of life. In schools, ICT is taught so that students can recognize and have the ability to use technology in a good, efficient and ethical way. MGMP TIK Surabaya is a community of teachers who teach subjects related to Information and Communication Technology in Surabaya. MGMP, which means Musyawarah Guru Mata Pelajaran, aims to improve the professional and teaching abilities of ICT teachers, strengthen cooperation among teachers, and develop teaching methods and materials that are in line with technological advances. The goal of this Community Service program is to provide technical skills training as well as improve critical and creative thinking abilities in students. Through project-based methods, Arduino offers a practical and immersive learning experience, which prepares students to face the challenges of an increasingly modern and technological world. The problems faced in Arduino education can be solved with appropriate training and collaborative and interactive teaching methods. The implementation of community service activities has been completed in accordance with the specified time. This community service activity is carried out through the delivery of materials, discussions, and practices carried out in a hybrid manner. The success of this activity can be seen from how easy it is for MGMP ICT teachers to use the application and Arduino module package, and all teachers hope that there will be another community service program. The results of the questionnaire survey showed that the teachers mostly gave “strongly agree” and “agree” answers to all the questions asked.

    Pelatihan Editing Video Komisi Senior GKI Pondok Tjandra Indah Sidoarjo: Berdamai dengan Teknologi

    Full text link
    The rapid development of digital technology has created a significant digital divide among the elderly, including the senior members of GKI Pondok Tjandra Indah Sidoarjo, who feel left behind and dependent on the younger generation for digital activities. Despite this, they are highly motivated to be independent in expressing themselves through social media. To address this issue, GKI PTI Sidoarjo initiated a video editing training program using the CapCut application. The purpose of this activity is to empower senior congregants with a basic understanding of video editing that is easily accessible, thus increasing their confidence and digital independence. The expected benefits of the activity are to reduce dependence on others, encourage positive self-expression through social media, and realize the concept of “Making Peace with Technology” for senior congregations. The training was held for two days using the direct instruction method, which includes the stages of preparation (needs identification, basic skills analysis, material preparation, promotion), implementation (basic introduction to hands-on practice), and evaluation (pre-test and post-test). The results of the activity showed significant improvement in the technical skills of using CapCut (cropping, adding text/music, creating simple videos) and positive changes in participants\u27 attitudes and confidence towards technology. The majority of participants (100%) realized the positive benefits of technology and more than half felt more independent. Conclusions show that the training was highly effective in bridging the digital divide and increasing self-reliance, although the limited duration and varying abilities of participants require follow-up such as self-paced modules and learning communities

    Peningkatan Kapasitas Digital Marketing Bagi UMKM Melalui Pelatihan Media Sosial Dan Marketplace Lokal

    Full text link
     This community service activity aims to increase the capacity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the field of digital marketing through social media training and utilization of local marketplaces. In the digital era, digital marketing skills are very important so that MSMEs can survive and compete. This activity was carried out in Taman village, Taman Sidoarjo District in the form of intensive training that includes theory and direct practice. The results of the activity showed an increase in participants\u27 understanding and skills in managing social media and utilizing the marketplace as a means of sales

    Pengaruh Kualitas Produk, Harga, dan Promosi Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Lapis Legit “Harum Bunga Melati” Surabaya

    Full text link
    Pengetahuan teknologi dan perkembangan manusia berjalan seiring dengan perkembangan ekonomi. Sektor bisnis berkembang pesat seiring dengan era globalisasi dibuktikan dengan ketatnya persaingan di antara bisnis untuk menarik pelanggan dan memasarkan barang dan jasa. Saat ini, industri makanan adalah satu dari bidang industri yang perkembangannya sangat cepat dan menghadapi persaingan yang ketat. Bisnis yang sangat maju di daerah Surabaya salah satunya adalah lapis legit "Harum Bunga Melati" Surabaya. Tujuan dari studi ini, yaitu bagaimana loyalitas konsumen efek dari kualitas produk, harga, serta promosi untuk lapisan “Harum Bunga Melati” Surabaya. Metode penelitian kuantitatif adalah salah satu yang dipakai. Populasi penelitian ini terdiri atas pelanggan lapis legit. Sejumlah 126 orang dijadikan sebagai sampel, yaitu sebagai partisipan. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling. Pengujian instrumen, pengujian hipotesis, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinan r dan pengujian asumsi klasikal melalui aplikasi SPSS versi 22 merupakan beberapa metodologi analisis data. Hasil memaparkan jika variabel kualitas produk serta harga dengan parsial berdampak signifikan pada loyalitas pelanggan lapis legit “Harum Bunga Melati” Surabaya. Untuk variabel promosi dengan parsial tidak berdampak signifikan pada loyalitas pembeli. Kemudian Kualitas Produk (X1), Harga (X2), serta Promosi (X3) berdampak dengan simultan pada loyalitas pelanggan (Y) pada lapis legit “Harum Bunga Melati” Surabay

    4,661

    full texts

    5,314

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇