Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Not a member yet
5314 research outputs found
Sort by
CAMPUR KODE DALAM AKUN INSTAGRAM NELLA KHARISMA
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode yang terdapat pada akun Instagram Nella Kharisma. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini yang dibahas yakni campur kode yang digunakan oleh seorang artis dalam unggahan media sosialnya. Dalam penelitian ini data yang ditemukan didalamnya terdapat 8 campur kode ke dalam dan campur kode ke luar ditemukan 6 data. Campur kode penysipan frasa ditemukan 2 data, campur kode penyisipan kata ditemukan 7 data, dan campur kode penyisipan klausa 1 data. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat kita ketahui bahwasannya campur kode dapat terjadi dimana saja dan pada siapa saja.
 
REPRESENTASI FEMINISME DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENUNGGU DI LORONG MENUJU LAUT KARYA DIAN PURNOMO
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi feminisme dalam novel
Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut karya Dian Purnomo. Penelitian ini penting dilakukan karena novel ini menggambarkan kehidupan perempuan, khususnya perlawanan dan perjuangan mereka untuk mendapatkan hak-haknya dalam masyarakat Sangihe. Untuk memahami penggambaran feminisme dalam konteks kondisi sosial ekonomi kontemporer, penting untuk menganalisis gagasan-gagasan feminisme yang diartikulasikan dalam novel Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut karya Dian Purnomo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metodologi deskriptif. Data penelitian ini berupa kata-kata atau kalimat yang mengandung representasi feminisme. Sumber data utama untuk penelitian ini adalah novel Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut yang ditulis oleh Dian Purnomo. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, yaitu dengan menganalisis isi novel untuk mengidentifikasi dan mengkategorikan bentuk representasi feminisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan tiga bentuk representasi feminisme dalam novel Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut karya Dian Purnomo dapat dirumuskan sebagai berikut: (1) persamaan hak dan kewajiban, berupa perjuangan Shalom dan ibu rumah tangga untuk mendapatkan pengakuan dan kesempatan yang sama dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan dan pekerjaan; (2) hubungan kekuasaan yang sama, berupa perjuangan Shalom, Ari Naja, Bu Agatha, dan Opa Mapaele untuk membangun identitas dan otonomi mereka di tengah masyarakat yang patriarkis.; dan (3) ketiadaan diskriminasi terhadap kaum perempuan, berupa keberanian dan pembangkangan Mirah terhadap konvensi masyarakat yang menindas
STRUKTUR NARASI ROBERT STANTON DALAM CERITA RAKYAT NUSANTARA KARYA MURTI BUNANTA
Penelitian bertujuan mendeskripsikan struktur narasi dalam cerita rakyat Nusantara asuhan Murti Bunanta dengan kajian Struktur Narasi Robert Stanton, fokus utama alur. Penelitian bermetode deskriptif kualitatif. Sumber data dari cerita rakyat karya Murti Bunanta: Si Molek, Putri Mandalika, Ni Terong Kuning, Suwidak Loro, Topitu, dan Senggutru. Hasil Penelitian berdasarkan urutan perspektif Stanton, mendeskripsikan struktur melalui (1) alur bagian awal: eksposisi-instabilitas , (2) alur bagian tengah: puncak -klimaks dan (3) alur bagian akhir: denoement. Keenam cerita rakyat memiliki alur cerita lengkap dan runtut, juga memiliki alur yang dominan terhadap alur bagian tengah yang didukung oleh alur bagian awal dan akhir sehingga alur dapat diketahui sebagai tulang punggung cerita yang memiliki hubungan sebab akibat
Studi Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Fase A SDN Pojok 02 dengan MI Roudlotun Nasyi’in Pucungsari Garum Kabupaten Blitar
Kebugaran jasmani merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan, baik secara fisik maupun mental. Kebugaran jasmani tentunya sangat diperlukan siswa dalam menunjang proses belajarnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa fase A SDN Pojok 02 dengan MI Roudlotun Nasyi’in Pucungsari Garum Kabupaten Blitar. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan rancangan survei dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Instrument pada penelitian ini menggunakan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) fase A, dengan subjek penelitian sebanyak 56 siswa. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa siswa SDN Pojok 02 menunjukan hasil rata-rata persentase paling rendah sebesar 75% dan tertinggi 87% serta pada MI Roudlotun Nasyi’in Pucungsari menunjukan hasil rata-rata persentase paling rendah 68% dan tertinggi 81%. Denga rata-rata yang diperoleh tiap tes mengemukakan bahwa terdapat perbedaan kebugaran jasmani siswa SDN Pojok 02 dengan MI Roudlotun Nasyi’in Pucungsari.
Kata kunci: siswa kelas rendah 1; kebugaran jasmani 2; fase A
Analisis Tingkat Kemampuan Shooting dalam Permainan Futsal Di Academi Tamandhika Sidoarjo
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis tingkat kemampuan shooting pada permainan futsal di Akademi Tamandhika Sidoarjo.The objective to be achieved in this study is to determine the analysis of the level of shooting ability in futsal games at the Tamandhika Sidoarjo Academy.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa tes. Tes yang dilakukan mengukur kemampuan siswa dalam melakukan shooting dalam permainan futsal. Data yang diperoleh dari hasil tes dianalisis untuk menilai keterampilan dasar shooting dalam permainan futsal. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh pemain futsal di Akademi Tamandhika Sidoarjo untuk menjadi subjek penelitian, sehingga disebut penelitian populasi. Dalam penelitian ini, instrumen yang ada digunakan untuk mengumpulkan data, instrumen yang dimaksud antara lain: tes kemampuan shooting.
Berdasarkan data yang telah dianalisa, dapat diketahui sebaran kemampuan shooting pemain futsal akademi Tamandhika Sidoarjo. Sebanyak 3 orang atau 15% peserta menunjukkan penguasaan kemampuan shooting sangat baik dengan masuk dalam kategori sangat baik. Jumlah yang sama yakni 3 orang atau 15% juga masuk dalam kategori baik. Sementara itu, mayoritas peserta yakni sebanyak 9 orang atau 45% memiliki kemampuan shooting sedang. Sedangkan untuk 5 orang lainnya atau 25% masuk dalam kategori kurang. Namun demikian, tidak ada satupun peserta yang memiliki kemampuan shooting sangat rendah maupun sangat kurang. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa secara umum kemampuan shooting pemain futsal akademi Tamandhika Sidoarjo sudah cukup baik.
Kata Kunci: analisis, kemampuan shootin
Penggunaan Slop Shuttlecock Sebagai Sasaran Pukulan Smash Untuk Peningkatan Minat Dan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Bulu Tangkis Di SMA Negeri 4 Sidoarjo
Rendahnya hasil belajar dan kurangnya antusiasme siswa dalam mempelajari permainan bulu tangkis menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Banyak siswa yang tidak memenuhi KKTP mengalami penurunan minat dan hasil belajar sebagai akibat dari hal tersebut. Untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan shuttlecock slop dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dalam permainan bulu tangkis di Sma Negeri 4 Sidoarjo menjadi tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest dengan kelompok tunggal dan metodologi penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen. Subjek penelitian berjumlah empat puluh siswa kelas X-L. Proses pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes dengan menggunakan instrumen penilaian seperti lembar evaluasi hasil belajar dan non-tes seperti angket minat siswa dan lembar kerja. Sesuai dengan judul penelitian yaitu pemanfaatan shuttlecock slop untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran bulu tangkis di Sma Negeri 4 Sidoarjo maka teknik analisis statistik dengan rumus yang digunakan adalah uji-t. Desain one group design digunakan untuk pre-test dan post-test, dan SPSS versi 26 digunakan untuk uji t. Hasil uji paired samples test yang dikumpulkan menggunakan program SPSS versi 20 menunjukkan bahwa hasil penelitian thitung sebesar (17,2875). Sedangkan ttabel yang diperoleh adalah (2,02269). Data tersebut menunjukkan bahwa Ho ditolak sedangkan Ha diterima karena thitung lebih besar dari nilai ttabel. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa SMA Negeri 4 Sidoarjo menggunakan shuttlecock yang lebih miring untuk meningkatkan perhatian dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran bulu tangkis.
Kata kunci: Slop Shuttlecock, minat, hasil belajar
Latihan Passing Target Menggunakan Kaki Bagian Dalam untuk Meningkatkan Akurasi Passing Futsal SMA Hang Tuah 1 Surabaya
Dalam permainan futsal akurasi passing sangat penting dikuasai oleh pemain. Jika mempunyai akurasi passing yang bagus maka permain akan lebih indah dilihat oleh mata. Peserta ekstrakurikuler futsal SMA Hang Tuah 1 Surabaya dalam melakukan passing target untuk melatih akurasi passing bola tidak tepat mengenai sasaran Hal ini dapat disebabkan karenan teknik dasar yang kurang baik, kurang nya koordinasi dan keseimbangan. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui passing target pada ekstrakurikuler futsal SMA Hang Tuah 1 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ekstrakurikuler futsal SMA Hang Tuah 1 Surabaya yang berjumlah 20 orang. Yang semuanya diambil sampel penelitian dibagi 2 kelompok. Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol. Latihan yang diberikan kepada kelompok eksperimen dan kelompok kontorl adalah latihan passing statis, latihan passing dinamis, latihan latihan ketarget, latihan passing berpasangn sebanyak 3x seminggu selama 6 minggu. Sebagian latihan diambil data postest data tes prasyarat untuk menguji data statistik uji t dengan taraf signifikan 0,05. Maka dapat disimpulkan dalam penelitian ini adanya pengaruh latihan passing target terhadap akurasi passing futsal eksrakurikuler SMA Hang Tuah 1 Surabaya dan mengalami peningkatan persentasi 165%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan passing target menggunakan kaki bagian dalam dapat meningkat akurasi passing futsal.
Kata kunci: Passing Target; futsal; Tendangan kaki bagian dala
Pengaruh Latihan Interval Training Dan Fartlek Terhadap Peningkatan Vo2 Max Pada Atlet Basket Maramba
Permasalah yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh latihan interval Training dan Faretlek terhadap peningkatan Vo2 Max pada pemain Basket Maramba. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui pengaruh latihan Interval Training dan Fartlek terhadap peningkatan Vo2 Max pada pemain Basket Maramba. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan two-group-pretest-posttest desain. Sampel penelitian dengan jumlah 20 pemain Basket maramba. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pemain Basket Maramba yang melakukan latihan Interval Training Dan Fartlek terhadap peningkatan Vo2 Max diketahui bahwa nilai mean deskriptif statistik Vo2 Max pada posttest lebih besar dari pada pretest (49,620>36,190).Dari kedua hasil analisis data yang menunjukkan bahwa p <0,05 yaitu 0,000<0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa latihan Interval Training dan Fartlek mempunyai pengaruh besar dalam peningkatan Vo2 Max pada pemain Basket Maramba. Dengan daya tahan jantung paru yang baik seorang pemain Basket tidak akan cepat mengalami kelelahan dalam bermain dan mampu mengoptimalkan teknik dan strategi yang dimiliki.
Kata kunci: Inrerval Training, Fartlek Vo2 Max, Baske
Elementary School Teachers’ Perception Using Stories in English Language Literacy
This study aims to determine the perception of elementary school teachers on the use of stories in the learning process. This study used a mixed method involving 7 elementary school teachers from SD Negeri 3 Banjar Jawa and SD Laboratorium Undiksha as samples. Data collection was carried out through questionnaires and interviews. Questionnaires and interviews were made based on the theory of perception. Perception theory consists of behavioral, emotional, and cognitive engagement. The study results showed that most teachers had a very positive perception, with an average value of 23.90 on the use of stories. The results of the interview also stated that the results were very positive. In terms of behavior, teachers are able to involve themselves in the learning process to help increase students\u27 interest in reading. In addition, emotionally, teachers are also able to organize the learning process so that students are comfortable and can teach moral values to students through stories. Furthermore, in the cognitive aspect, teachers are very able to guide students in completing tasks that are arranged according to targets during the learning process. Based on the results of this study, researchers strongly recommend the use of stories to improve literacy. Teachers can use learning media that are relevant to the story and create a fun learning atmosphere
Implementation of English Medium Instruction (EMI) and Its Influence on Improving Students\u27 English Skills in Joint Degree Class of D4 Nautical Study Program of Politeknik Maritim Negeri Indonesia
The purpose of this study is exploring the implementation of English Medium Instruction (EMI) and Its Influence on Improving Students\u27 English Skills in Joint Degree Class of D4 Nautical Study Program of Politeknik Maritim Negeri Indonesia. It especially aims to 1) explore the implementation of EMI in the Joint Degree class of Nautical Study Program; 2) examine the lecturers’ and students’ perceptions of using English as the medium of instruction, and 3) describe the impact of EMI on enhancing students’ English proficiency. This study is a descriptive qualitative which focuses on analysing how EMI is implemented in Joint degree class and also to find out how the teacher and students perceive the use of EMI in classroom, afterward it is going to explain the consequences of EMI on improving students\u27 English skills. This study presents several findings based on the research questions raised. 1) English has not been widely used in the Joint Degree program. This is primarily because many of the lecturers in the program have admitted to lack confidence in speaking English. The low level of English proficiency among the lecturers is one of the factors contributing to their reluctance to teach English; 2) there is a correlation between students’ perception and the consequences of using English in the classroom, 3) For the majority of students, the use of English as the medium of instruction impacts their English language skills. This encourages them to review the material presented in both languages, thereby indirectly allowing them to learn English. They are also motivated to be more active and to study to improve their English skills, as they consider this very important, especially in preparation for attending lectures in Germany. Some recommendations are drawn in order to make the use of English as medium of instruction can be implemented well in Joint Degree class such as to prepare the class better as the add value of the school quality, provide professional development for lecturers, and foster a welcoming atmosphere where the students feel at ease practicing English, motivating them to engage in conversations, even if it begin in the simple way