Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Not a member yet
5314 research outputs found
Sort by
ABDIMAS PELATIHAN PELATIHAN E-MODUL LITERASI BERBASIS ETNOPEDAGOGI BAGI GURU SEKOLAH DASAR UNTUK MENDUKUNG DIGITAL SUPPORT SYSTEM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR : (HYBRID ORIENTATION TECHNOLOGY FOR ERA MERDEKA BELAJAR 5.0)
Community service activities for community service at Sidokare State Elementary School have an important role in improving the quality of education at this school, especially for teachers at the elementary school (SD) level. Implementation of Pkm community service activities E-Module Literacy Training Based on Ethnopedagogy Version 5.0 for Elementary School Teachers to Support the Digital Support System for the Merdeka Belajar Curriculum aims to provide skills to elementary school teachers in creating digital learning media. In the current digital era, the teacher\u27s ability to utilize technology as a learning medium is crucial to increasing student interaction and understanding of the material being taught. This activity not only provides technical training, but also facilitates the development of innovative and creative pedagogical competencies, so that it is hoped that it can create a more effective and enjoyable learning environment. The implementation of these community service activities involves several methods of implementing community service activities, including systematic stages to ensure the achievement of the expected goals. The first method stage is needs analysis, where surveys and interviews are conducted with teachers to identify the initial level of understanding and skills in creating digital learning media. Furthermore, intensive socialization training methods and workshops were carried out which included the theory and practice of creating digital media, starting from the use of design software to techniques for making learning videos. Post-training evaluation and mentoring methods are also an important part of ensuring the continuity and application of the skills that have been acquired. The results of this Abdimas activity show a significant increase in teachers\u27 abilities in creating and using digital learning media, which in turn has a positive impact on the teaching and learning process in elementary school classes.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat abdimas di SD Negeri Sidokare ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah ini, khususnya bagi ibu bapak guru di tingkat Sekolah Dasar (SD). Pelaksanaan kegiatan abdimas Pkm Pelatihan E-Modul Literasi Berbasis Etnopedagogi Versi 5.0 Bagi Guru Sekolah Dasar Untuk Mendukung Digital Support System Kurikulum Merdeka Belajar ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada guru-guru SD dalam pembuatan media pembelajaran digital. Dalam era digital saat ini, kemampuan guru untuk memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran sangatlah krusial untuk meningkatkan interaksi dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga memfasilitasi pengembangan kompetensi pedagogis yang inovatif dan kreatif, sehingga diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Pelaksanaan kegiatan abdimas ini melibatkan beberapa Metode pelaksanaan Abdimas antara lain yang berupa tahapan yang sistematis untuk memastikan pencapaian tujuan yang diharapkan. Tahapan Metode pertama adalah analisis kebutuhan, di mana dilakukan survei dan wawancara dengan para guru untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman dan keterampilan awal dalam pembuatan media pembelajaran digital. Selanjutnya, dilaksanakan Metode pelatihan sosialisasi dan workshop intensif yang mencakup teori dan praktik pembuatan media digital, mulai dari penggunaan perangkat lunak desain hingga teknik pembuatan video pembelajaran. Metode Evaluasi dan pendampingan pasca pelatihan juga menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan dan penerapan keterampilan yang telah diperoleh. Hasil dari kegiatan Abdimas ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran digital, yang pada gilirannya berdampak positif terhadap proses belajar mengajar di kelas tingkat SD.
 
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA PADA USAHA KONVEKSI RUMAHAN “CAHAYA TAILOR”.
Micro, small and medium enterprises (MSMEs) play an important role in local economic growth, including home-based garment businesses such as Cahaya Tailor, which was established in May 2020 on Jl. Anggrek Mlajah, Bangkalan District. This business serves the manufacture of clothing such as school uniforms, office uniforms, kebaya, jackets, alma maters, and others. However, business owners do not yet have a structured financial recording system. This community service aims to assist business actors in preparing simple financial reports so that they can manage finances effectively. The activity was carried out on April 16, 2025 and the results showed an increase in understanding and ability of business actors in recording business income and expenses in a simple and systematic manner.Usaha mikro kecil menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk usaha konveksi rumahan seperti Cahaya Tailor yang berdiri sejak Mei 2020 di Jl. Anggrek Mlajah, Kecamatan Bangkalan. Usaha ini melayani pembuatan pakaian seperti seragam sekolah, kantor, kebaya, jas, almamater, dan lainnya. Namun, pemilik usaha belum memiliki sistem pencatatan keuangan yang terstruktur. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan sederhana agar mampu mengelola keuangan secara efektif. Kegiatan dilaksanakan pada 16 April 2025 dan hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan pelaku usaha dalam mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha secara sederhana dan sistematis
Analisis Sentimen dan Isu Kritis Wajib Pajak Terhadap Implementasi Coretax Berbasis Python
Transformasi digital perpajakan melalui aplikasi Coretax memicu beragam respon publik, termasuk kritik terhadap kinerja teknis dan transparansi anggaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen dan isu utama yang muncul dari komentar wajib pajak di media daring terkait implementasi Coretax. Data berupa 34 komentar dianalisis menggunakan text mining, preprocessing, serta sentiment analysis berbasis Python (TextBlob). Hasil penelitian menunjukkan dominasi sentimen negatif yang terkait dengan kendala teknis, error sistem, beban administratif tambahan, serta kritik terhadap penggunaan anggaran sebesar Rp1,3 triliun. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi pajak tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknologi, tetapi juga oleh kepercayaan publik terhadap akuntabilitas dan tata kelola fiskal. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan data komentar publik sebagai representasi persepsi masyarakat secara alami, bukan survei terstruktur. Penelitian merekomendasikan perbaikan teknis aplikasi, peningkatan transparansi anggaran, dan komunikasi publik yang partisipatif. Keterbatasan penelitian ini adalah jumlah data relatif kecil dan penggunaan TextBlob yang belum optimal untuk Bahasa Indonesia, sehingga riset lanjutan perlu memanfaatkan model NLP lokal dan dataset yang lebih luas
Tranformasi Digital Melalui Implementasi E-Government Pada Organisasi Sektor Publik
Objective – This study aims to analyze how digital transformation and the implementation of e-government affect efficiency, transparency, and accountability in public services in Indonesia. In addition, this study aims to identify gaps in the existing literature and provide recommendations for the development of studies and strategies for future digital transformation of government.
Methodology – This study uses a literature study method with qualitative analysis of researchers on the topic of digital transformation through the implementation of E-Government in various regions and government institutions in Indonesia. This study examined 54 scientific articles in Indonesia that discussed innovations, challenges, and the impact of e-government on governance and public services.
Findings – The results of the study show that the implementation of e-government in various regions of Indonesia has increased the efficiency, transparency, and accountability of public services, although they are still faced with limited infrastructure and low digital literacy of the community. The government\u27s digital transformation does not only depend on technology, but is also influenced by social, political, and organizational cultural factors that require bureaucratic reform and improvement of apparatus competence. Active community participation and cross-sector policy synergy are the keys to the successful implementation of inclusive and sustainable digital government. This study also reveals the need for theoretical approaches and strategies for human resource capacity building and revitalization of organizational values to face structural challenges and improve the quality of digital public services.
Limitations – This study focused on a literature analysis so the results are highly dependent on the data and context of the published research. Further research is needed for empirical exploration and evaluation of the implementation of e-government directly.
Practical Implications – Governments and stakeholders can use the results of this research as a basis for formulating inclusive digital policies, strengthening the capacity of state civil servants, and fostering cross-sector collaboration for successful digital transformation in the public sector.
Authenticity – This study contributes in the form of a comprehensive synthesis of the development of e-government in Indonesia with a focus on technical, institutional, and social aspects, as well as the challenges faced in achieving more efficient, transparent, and sustainable governance
PENGGUNAAN DEIKSIS SEBAGAI PENANDA SUDUT PANDANG NARATIF DALAM FILM “A NORMAL WOMAN”
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan lima jenis deiksis dan perannya dalam membentuk sudut pandang naratif dalam film “A Normal Woman”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi dan menganalisis data deiksis dalam dialog film “A Normal Woman”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis persona merupakan bentuk yang paling dominan, sedangkan deiksis tempat, waktu, sosial, dan wacana turut memperjelas ruang, kronologi, relasi sosial, serta koherensi alur. Temuan ini menegaskan bahwa deiksis berperan penting dalam pembentukan perspektif naratif film
Analisis Kelincahan dan Keseimbangan pada Siswa Sekolah Sepak Bola di Kota Semarang
Meningkatnya minat siswa pada sekolah sepak bola di Kota Semarang menuntut untuk pengembangan bakat dan prestasi melalui kebugaran jasmani yang dapat mendukung keterampilan sepak bola siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebugaran jasmani yang berhubungan dengan keterampilan pada komponen kelincahan dan keseimbangan pada siswa sekolah sepak bola di Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 61 siswa SSB di Kota Semarang, menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes kelincahan dan keseimbangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani yang berhubungan dengan keterampilan pada kelincahan berada dalam kategori baik sekali, sedangkan keseimbangan berada dalam kategori kurang pada siswa SSB di Kota Semarang. Hasil ini dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan program latihan di SSB Kota Semarang. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani yang behubungan dengan keterampilan pada komponen kelincahan dan keseimbangan siswa sekolah sepak bola di Kota Semarang menunjukkan hasil yang berbeda. Temuan ini menegaskan pentingnya program latihan fisik terstruktur dalam meningkatkan kebugaran jasmani yang mendukung keterampilan bermain
Podcast Experiences: EFL Students\u27 Challenges and Strategies in Listening to English
Listening is a fundamental skill in language acquisition; however, many EFL learners still face real challenges in understanding spoken English. Podcasts offer an innovative and accessible medium for self-directed learning, making them a potential solution for improving listening skills. This study examines the challenges and strategies students use to improve their English listening skills through podcasts. A qualitative descriptive design was used, involving 10 English Education students who engaged with podcasts as part of their learning. Data were collected through semi-structured interviews, conducted both on campus and via phone, and analyzed qualitatively by transcribing and organizing the data to identify students\u27 challenges and strategies. The findings reveal that students face various obstacles such as speech speed, diverse accents, unfamiliar vocabulary, and idiomatic expressions, which can hinder comprehension. To overcome these challenges, students adopt strategies such as using subtitles, adjusting playback speed, re-listening to difficult segments, and taking detailed notes on new words and phrases. These approaches helped students increase their vocabulary, strengthen listening comprehension, and engage more deeply with the content. The findings highlight the effectiveness of combining tailored strategies with podcasts, emphasizing their potential as a valuable tool for language development. This study offers useful insights for educators and learners alike, underscoring the importance of flexible learning methods to address various difficulties in English listening comprehension
Manajemen Keuangan Berbasis Teknologi dalam Perpustakaan Modern di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo – Jawa Timur
Transformasi perpustakaan menuju perpustakaan modern menuntut penguatan sistem manajemen internal, termasuk manajemen keuangan. Teknologi informasi memberikan peluang bagi perpustakaan untuk mengelola anggaran secara lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Artikel ini membahas penerapan manajemen keuangan berbasis teknologi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, kebutuhan penguatan kompetensi sumber daya manusia, serta solusi berupa sistem digital dalam proses pencatatan, penganggaran, dan pelaporan keuangan. Perpustakaan modern menuntut penerapan teknologi dalam seluruh aspek layanan, termasuk dalam manajemen keuangan. Pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan menjadi kebutuhan penting bagi perpustakaan sebagai lembaga layanan publik. Artikel ini bertujuan menganalisis pentingnya penerapan manajemen keuangan berbasis teknologi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, serta menawarkan pendekatan implementasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi pengelolaan anggaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui analisis literatur dan studi lapangan pada kondisi pengelolaan keuangan instansi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi keuangan digital, pelatihan SDM, serta penerapan dashboard monitoring menjadi strategi utama dalam mewujudkan perpustakaan modern. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan publik pada perpustakaan modern. Artikel ini merekomendasikan implementasi sistem keuangan berbasis teknologi yang terintegrasi agar perpustakaan mampu memberikan layanan publik yang lebih profesional, efisien, dan akuntabel
DAMPAK APLIKASI TEKNIK JAHIT BULUMATA DAN TANPA JAHIT TERHADAP RIASAN MATA PENGANTIN INDIA
Teknik jahit bulu mata merupakan inovasi dalam dunia tata rias yang mampu memberikan efek mata yang lebih tajam dan dramatis, terutama pada riasan pengantin India. Namun, teknik ini belum banyak digunakan secara luas. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknik jahit bulu mata dibandingkan tanpa jahit terhadap hasil riasan mata pengantin India. Teknik jahit bulumata merupakan inovasi dalam dunia tata rias yang memberikan tampilan lebih tajam dan dramatis pada mata. Pendekatan kuantitatif dilakukan pada penelitian dengan metode eksperimen, menggunakan rancangan Only Control Group Design. Sampel sebanyak 42 mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga dipilih secara purposive. Instrumen pengumpulan data berupa observasi dan kuesioner dengan enam indikator: aplikasi, konsistensi teknik, ketegasan, kerapian, ketahanan, dan keserasian. Pada penelitian dihasilkan suatu kesimpulan yang mana teknik jahit bulu mata memberikan pengaruh signifikan terhadap riasan mata pengantin India, terutama dalam hal ketahanan, ketegasan bentuk mata, dan estetika keseluruhan. Dibandingkan dengan teknik tanpa jahit, teknik jahit menghasilkan tampilan mata yang lebih tajam, rapi, dan sesuai dengan karakteristik riasan pengantin India. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan teknik tata rias dan pembelajaran di bidang kecantikan.Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan teknik rias serta pembelajaran kecantikan
Evaluating Patient Satisfaction in Surabaya Public Health Centers Using an Integrated IPA–Kano Framework
Quality healthcare services at community health centers (Puskesmas) are crucial for enhancing public satisfaction and trust, particularly in large cities like Surabaya. This study aims to identify and prioritize service attributes using Importance Performance Analysis (IPA), classify them using the Kano method, and integrate both approaches to formulate a comprehensive service improvement strategy. A survey method with questionnaires was administered to 85 patients at Puskesmas Surabaya, and the data were analyzed using IPA and Kano methods. The IPA results show that four variables fall into the low-priority quadrant: registration speed, the attitude of the staff in providing service, waiting room conditions, and the availability of adequate parking spaces. Meanwhile, the Kano method classified all attributes as One Dimensional (O), meaning that improving the quality of these attributes will proportionally enhance patient satisfaction. Conversely, satisfaction will decrease if the performance of these attributes declines. The integration of IPA and Kano methods highlights the need to improve the speed of registration, staff service attitudes, waiting room conditions, and parking availability. These findings emphasize the importance of focusing on these aspects to improve overall service quality and patient satisfaction