Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Not a member yet
5314 research outputs found
Sort by
IDENTIFIKASI DAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT DI KECAMATAN TALANG KELAPA KOTA PALEMBANG
Medicinal plants are plants that can be used for curing the diseases because of its compounds. Identification of medicinal plants is needed to consider the kinds ofmedicinal plants. This study aims to know the species used as medicine and to process it for curing disease. This study is qualitative descriptive. The sampling technique is quota sampling with triangulation and data were analized by Miles and Huberman model. The results showed that 38 species from 22 family of medicinal plants aere found. Parts that are widely used were leaves, then roots, stems, flowers, flower petals, fruit, rhizomes, sap, tubers and all parts. Based on this study it can be seen that these plants can treat various diseases, including diabetes, hypertension, cholesterol, fever, diarrhea, skin itching caused by fungi such as phlegm and ringworm, vaginal discharge and nosebleeds, thrush, increase and accelerate breast milk production, accelerates the healing process of wounds and relieves menstrual pain. The most popular management method was boiled. Another method was mashed and then rubbed, dripped, dried and then affixed, brewed and consumed directlyas vegetables, vegetables or other food mixes.
Tanaman obat adalah tanaman yang dapat digunakan untuk pengobatan penyakit dengan bahan aktif yang terkandung di dalamnya. Identifikasi tumbuhan obat perlu dilakukan untuk mengetahui jenis dari tanaman obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies yang digunakan sebagai obat, bagian yang dimanfaatkan, cara mengolah dan penyakit yang dapat disembuhkan oleh tanaman obat di Kecamatan Talang Kelapa. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel adalah quota sampling dengan triangulasi dan data dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian identifikasi di Kecamatan Talang Kelapa diperoleh 38 spesies dari 22 Famili tanaman obat. Bagian yang banyak dimanfaatkan yaitu daun, selain itu ada juga akar, batang, bunga, kelopak bunga,buah, rimpang, getah, umbi dan seluruh bagian. Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa tanaman tersebut dapat mengobati berbagai penyakit, diantaranya yaitu diabetes, hipertensi, kolestrol, demam, diare, gatal-gatal pada kulit yang disebabkan oleh jamur seperti panu dan kurap, keputihan dan mimisan, sariawan, meningkatkan dan melancarkanproduksi ASI, mempercepat proses penyembuhan luka dan menghilangkan nyeri haid. Cara pengelolaan yang banyak diminati yaitu direbus. Cara lain adalah dihaluskan lalu dioles, ditetes, dikeringkan lalu ditempel, diseduh dan dikonsumsi langsung sebagai sayuran, lalap atau campuran makanan lainnya
Binary Logistic Regression Analysis on the Spread of Dengue Fever in Bali Province
The spread of dengue fever involves a complex cycle between humans as hosts and mosquitoes as vectors. Symptoms of dengue fever can vary from a mild fever to a severe form that can be life-threatening. One of the areas that has the highest spread of dengue fever in Bali Province is the Denpasar area. Research continues to be carried out to understand the factors that influence the spread of dengue fever using the binary logistic regression method. Binary logistic regression is a regression model that is often used in modeling categorical data, where the dependent variable in this study is the distribution of dengue fever cases with the number of cases spreading in each region being assigned a category of zero for a low number of cases and one for a high number of cases. So in this research a more effective strategy was developed in controlling this disease as well as the best model for data on the spread of dengue fever in Bali Province. The results obtained from this research were a test of the influence of the independent variable on the dependent variable, showing that the variable number of adequate sanitation facilities (X5) had a significant influence on the number of dengue fever sufferers in Bali Province, namely 0.081
ANALISIS KEJENUHAN ATLET KARATE PENGGUNA ALAT BANTU PUSH UP BOARD PADA SESI LATIHAN
Kejenuhan pada atlet biasanya terjadi karena monotinitas aktivitas sehari-hari, sehingga tuntutan yang dihasilkan dari periode stresor pelatihan yang berlebihan. Salah satu peralatan yang dapat membantu mengatasi kejenuhan yaitu push up board. Push up board memberikan inovasi dan fasilitas kepada atlet untuk dapat berlatih menggunakan alat-alat ringan hingga berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejenuhan pada atlet karate melalui penggunaan alat bantu push up board. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, wawancara dilakukan pada 10 atlet karate di Dojo Basecamp SMAN 1 Kandat. Hasil wawancara kemudian dianalisis secara mendalam untuk menjawab pertanyaan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa push up board berhasil dikembangkan dengan desain untuk membantu membentuk dan memaksimalkan otot tricep dan bicep brachii dengan mode papan plastik kokoh dan tebal serta efisien. Papan dengan kode warna yang berbeda menargetkan otot-otot yang bekerja. Sistem push up “Plug and Press” tugas berat dengan berbagai posisi dan sudut yang memahat dan memaksimalkan tubuh bagian atas. Membangun kekuatan dengan sistem push up inovatif ini menuntun melalui latihan kekuatan dan kebugaran tubuh total. Push up board secara signifikan mengurangi kejenuhan latihan serta sebagai media stress release yang efektif pada atlet karate
Pentingnya Motivasi Terhadap Prestasi Atlet Bulutangkis
Badminton atau bulutangkis merupakan salah satu cabang yang sangat populer di seluruh dunia, di Indonesia pun bulutangkis merupakan olahraga yang sangat di gemari oleh seluruh masyarakat dikarenakan menampilkan permainan yang menarik, seru untuk di tonton, dan mudah untuk dilakukan.Bulutangkis sendiri juga dapat dilakukan oleh semua kalangan untuk mengisi waktu luang, atau sekedar bersenang-senang dengan teman. Kita semua tahu bahwa seluruh dunia mengakui bahwa Indonesia merupakan salah satu negara berprestasi pada cabang olahraga bulutangkis. Terbukti bahwa negara Indonesia sering kali mendapatkan gelar juara pada kejuaraan dunia. Namun akhir-akhir ini prestasi yang diperoleh atlet bulutangkis Indonesia sedikit menurun. Hal ini disebabkan beberapa faktor salah satunya yaitu faktor psikologi. Psikologi olahraga sendiri sangat mempengaruhi perkembangan prestasi atlet seperti motivasi. Sebelum pertandingan diperlukan motivasi yang telah dipersiapkan untuk meningkatkan kepercayaan diri seorang atlet.Merosotnya prestasi atlet bulutangkis Indonesia disebabkanoleh kurangnya motivasi yang diperoleh seperti contohnya pada pandemicCovid-19 saat ini dilarang berkerumun, oleh sebab itu penonton dilarang hadir ke stadion. Hal tersebut bisa mengurangi motivasi seorang atlet karena tidak adanya suporter yang menonton.
Kata kunci: Motivasi, Prestasi, Bulutangki
Pengaruh Latihan Burpee Pass Dan Box Jump Terhadap Power Otot Tungkai Pemain SSB UNTAG ROSITA U-16 Surabaya
This research aims to examine vertical jumps on leg muscle power at SSB Untag Rosita U-16 Surabaya. This research uses quantitative research with experimental methods. In this study, a two-group pretest-posttest design was used, where this design contained a pretest and posttest. The sample in this research was 20 SSB Untag Rosita students. The implementation and data collection in this research used the test method. The statistical analysis methods used are descriptive analysis, normality test, homogeneity test, and t test (paired) using SPSS 25.Based on a series of research activities that have been carried out, it can be said that the Burpee Pass and Box Jump types of training can increase the leg muscle power of SSB Untag Rosita U-16 Surabaya players because the sig. (2-tailed) in the Burpee Pass and Box Jump Homogeneity Test, which is 0.050, so the sig value. (2-tailed) on the leg muscle power of SSB Untag Rosita U-16 Surabaya students there is a significant effect, and the results of the Paired Test on Burpee Training are stated as sig (2-tailed) on the results of posttest 1 < 0.05, so it can be it was stated that the Burpee Pass exercise had an effect on the leg muscle power of the SSB Untag Rosita U-16 Surabaya players and the results of the Paired Test on the Box Jump exercise stated a sig (2-tailed) value on the results of posttest 2 and < 0.05, so it can be stated that the exercise Box Jump affects the leg muscle power of SSB U-16 Surabaya players.
Keywords: Burpee Pass, Box Jump, Leg Muscle Power
Teaching English in Rural Area: Difficulties and Strategies
The difficulty of teaching English in rural areas still exists. This study aimed to find out the teachers\u27 difficulties in teaching English at a rural school in South Sumatera and the strategies they employed to overcome those difficulties. A qualitative method with a case study approach was used in this study. The participants in this study were limited to only one teacher. The data were collected using a semi-structured interview with open-ended questions. Then, data from interviews was analyzed using thematic analysis. After analyzing the data, the findings showed that there are four difficulties and strategies in teaching English for rural area. The difficulties were: (1) insufficient infrastructure and facilities; (2) lack of students’ motivation; (3) less opportunity for professional teacher development; and (4) lack of parental support. In accordance with the difficulties, the strategies were: (1) applying teaching methods and procedures with personal funds; (2) giving motivation; (3) trying the best way to get proper training; and (4) promoting effective communication between parents and teachers. Overall, the study\u27s contributions extend beyond the immediate context of rural English education in South Sumatera, providing valuable insights and implications for enhancing educational practices and policies in rural areas more broadly
University Students’ Perspective on English Speaking Challenges: A Descriptive Study
Speaking English can be something very challenging, including for students. This research aims to reveal the challenges experienced by students regarding English speaking activities. This research involved three participants from Abdul Chalim University. This research uses descriptive qualitative research methods and research data is collected through interviews and observation. The results of this research show that there are three main challenges in speaking English for students. The first is Lack of English-Speaking Environment. The second is Uncertainty in Pronunciation and Grammar. The third is Lack of Confidence. This research holds significance in understanding the challenges of English speaking among university students and contributes to the development of more effective educational solutions. However, this research has limitations in the number and variety of research participants. Therefore, it is recommended for future research to conduct similar research by increasing the number and variety of research participants
PELATIHAN KONSELING SEBAYA PADA SISWA SMA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI, SEKS BEBAS DAN PERNIKAHAN DINI
Masa Remaja merupakan masa yang rentan akan berbagai permasalahan, baik permasalahan pribadi, sosial, pendidikan hingga karir. Beberapa permasalahan yang sering terjadi pada remaja yaitu dampak seks dini, kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, penyakit menular seksual dan pernikahan dini. Salah satu yang menjadi fokus dari seks bebas dan pernikahan dini adalah dampak negatif terhadap kesehatan reproduksi. Konseling sebaya dianggap dapat menanggulangi kasus tersebut dengan pendekatan pertemanan. Konseling sebaya penting karena pada kenyataanya remaja lebih terbuka terhadap teman sebayanya dibandingkan dengan orang tuanya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SMAN 15 Surabaya. Tujuan program pelatihan konselor teman sebaya adalah memberdayakan siswa agar dapat menjadi perpanjangan tangan pihak sekolah sekaligus diharapkan dapat menjadi sarana pertolongan pertama bagi siswa yang memiliki masalah dan membantu memecahkan permasalahan teman sebaya untuk mengusung isu seks bebas, pernikahan dini, dan kesehatan reproduksi melalui kegiatan konseling. Evaluasi dilaksanakan pada akhir kegiatan menggunakan lembar angket. Berdasarkan hasil angket dapat diketahui bahwa kegiatan yang telah dilakukan membantu meningkatkan pengetahuan (54,17%) remaja. Pelatihan dan penayangan video membantu meningkatkan pengetahuan remaja mengenai seks bebas, pernikahan dini, dan kesehatan reproduksi melalui konseling sebaya
ANALISIS SOSIAL RETURN ON INVESMENT (SROI) PROGRAM LOMBA INFOGRAFIS LEADING BY DATA
Badan Pusat Statistik (BPS) memiliki peran sentral dalam menyediakan data statistik yang penting untuk perencanaan pembangunan di Indonesia. Untuk mendorong pemahaman lebih dalam tentang isu pertanian dan pemanfaatan data BPS, sebuah kompetisi lomba infografis diadakan di Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pemanfaatan data BPS secara tepat dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam sektor pertanian, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperbaiki distribusi pangan. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pelatihan dan edukasi bagi petani dalam penggunaan data statistik untuk memaksimalkan manfaat yang diperoleh. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan data secara tepat dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam sektor pertanian, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperbaiki distribusi pangan. Sehingga penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan data BPS secara efektif dapat meningkatkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani di Indonesia. Data statistik yang akurat memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam sektor pertanian, meningkatkan efisiensi produksi, dan memperbaiki distribusi pangan. Pelatihan dan edukasi bagi petani tentang penggunaan data statistik juga penting untuk memaksimalkan manfaat yang diperoleh
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENENTUAN HARGA JUAL, PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DAN PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL PADA UMKM JASA LAUNDRY DI BANYU URIP.
UMKM merupakan usaha mikro kecil menengah, saat ini UMKM mengalami perkembangan pesat di setiap daerah, khususnya daerah surabaya barat. Dimana pada objek sosialisasi dan pendampingan kami yaitu UMKM laundry yang menyediakan jasa laundry dengan harga terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat. UMKM laundry memiliki peran penting dalam perekonomian lokal dikarenakan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan jasa laundry seiring dengan gaya hidup yang sibuk dan praktis. Hal ini menunjukkan semakin besar pendapatan yang diterima maka semakin meningkat juga biaya operasional yang dikeluarkan. Akan tetapi, pada objek yang kami observasi masih menerapkan sistem penganggaran yang sederhana (manual) serta kurangnya strategi pemasaran dan penggunaan teknologi secara efektif. Hal ini menyebabkan keterbatasan dalam efisiensi operasional dan daya saing usaha.
Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari wawancara dengan pemilik UMKM laundry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan UMKM laundry sangat dipengaruhi oleh kemampuan manajerial dalam mengelola anggaran dan penerapan strategi pemasaran digital. Adopsi teknologi seperti aplikasi mobile untuk pemesanan dan pembayaran terbukti dapat meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing usaha, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh UMKM yang diamati.
Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelaku UMKM laundry untuk meningkatkan kualitas sistem penganggaran, mengembangkan strategi pemasaran yang efektif, dan memanfaatkan teknologi secara optimal guna mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasa