Rumah Jurnal FAI Universitat Islam Makassar
Not a member yet
216 research outputs found
Sort by
Strategi Pemasaran Produk Thrifting pada Toko Cakar Andalan Makassar (Studi Etika Bisnis Islam)
Abstract:
The emergence of thrifting products is said to be a target for people to get a different appearance from others, this happens because most second-hand clothes use well-known brands abroad and have different clothing styles. This research aims to analyze: (1) An overview of the marketing strategy for thrifting products at the Cakar Andalan Makassar store; (2) Marketing thrifting products at the Cakar Andalan Makassar store via social media; (3) Marketing of thrifting products at the Cakar Andalan Makassar store from an Islamic business ethics perspective. This research uses qualitative methods with an economic approach. The results of this research show that the marketing strategy for thrifting products at the Cakar Andalan Makassar store uses three strategies, namely product quality, affordable prices and strategic location. The marketing strategy via social media at the Cakar Andalan Makassar store uses the 4C aspects, namely context, communication, collaboration and connection. From the perspective of Islamic business ethics, this highlights the implementation of its principles, including unity, balance, honesty, free will, and social responsibility, is used to improve the marketing of thrifting products by building good relationships with consumers. More specifically, it is hoped that this research can provide theoretical contributions to the development of marketing strategies in social media.
Keywords: Media, Marketing, Products, Social, Thrifting.
Abstrak:
Munculnya produk thrifting dianggap sebagai pilihan bagi masyarakat yang ingin tampil unik dan berbeda. Situasi ini terjadi karena pakaian bekas yang dijual sebagian besar bersumber dari merek-merek ternama mancanegara dan memiliki desain yang eksklusif. Maksud dari penelitian ini yaitu dapat memahami: (1) Strategi pemasaran produk thrifting pada toko Cakar Andalan Makassar; (2) Pemanfaatan media sosial dalam pemasaran produk thrifting pada toko tersebut; dan (3) Pemasaran produk thrifting pada toko Cakar Andalan Makassar dalam perspektif etika bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan perspektif ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran pada toko Cakar Andalan Makassar berfokus pada tiga aspek utama yaitu kualitas produk, harga terjangkau, serta lokasi yang strategis. Sedangkan strategi Promosi menggunakan platform media sosial.menerapkan konsep 4C terdiri dari, context, communication, collaboration, dan connection. Dari sudut pandang etika bisnis Islam, pendekatan dalam memasarkan produk thrifting pada butik ini menerapkan prinsip-prinsip seperti unity, balance, honesty, freedom of will, dan social responsibility. Prinsip-prinsip ini digunakan untuk membangun hubungan baik dengan konsumen guna meningkatkan pemasaran produk. Secara khusus, studi ini dapat berpartisipasi terhadap kemajuan pemasaran melalui media sosial.
Kata kunci : Media, Pemasaran, Produk, Sosial, Thrifting.
 
Peran Teman Sebaya dalam Meningkatkan Hafalan Al-Quran Peserta Didik Kelas V B SD Islam Tanwirus Sunnah
Abstract:
This research aims to determine the role of peers in enhancing Al-Qur'an memorization among students in Tahfidz subject at grade V B of SD Islam Tanwirus Sunnah and to identify the supporting and inhibiting factors influencing the role of peers in this process. This research employs a qualitative case study approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Primary data sources are the school principal, Tahfidz teacher, and grade V B students. The research findings indicate that peers play a role as: 1) partners in the memorization process; 2) motivators who encourage friends to improve their memorization; and 3) evaluators who assess their friends' recitation. Factors supporting the effectiveness of the peer role in Tahfidz learning include supportive school programs, teacher guidance, and parental support. Meanwhile, inhibiting factors include the varying memorization abilities of students, time limitations, and levels of self-confidence. This research has implications for the development of peer-based learning strategies in Islamic education, particularly in Al-Qur'an memorization programs.
Keywords: Islamic Elementary School, Peer Role, Qur'an Memorization, Tahfidz,
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teman sebaya dalam meningkatkan hafalan Al-Qur'an peserta didik pada mata pelajaran Tahfidz di kelas V B SD Islam Tanwirus Sunnah dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi peran teman sebaya dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer adalah kepala sekolah, guru Tahfidz, dan peserta didik kelas V B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teman sebaya berperan sebagai: 1) sebagai mitra dalam proses menghafal; 2) motivator yang mendorong teman untuk meningkatkan hafalan; dan 3) evaluator yang mengevaluasi bacaan teman. Faktor-faktor yang mendukung efektivitas peran teman sebaya dalam pembelajaran Tahfidz meliputi program sekolah yang mendukung, bimbingan guru dan dukungan orang tua. Sedangkan faktor-faktor penghambat meliputi kemampuan menghafal peserta didik yang bervariasi, keterbatasan waktu dan tingkat kepercayaan diri. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan strategi pembelajaran berbasis teman sebaya dalam pendidikan Islam, khususnya dalam program menghafal Al-Qur'an.
Kata Kunci:
Hafalan Al-Qur'an, Peran Teman Sebaya, Sekolah Dasar Islam, Tahfid
Strategi Guru TPA Dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an Pada Lansia Di BQS (Baitul Qur’an Salimah) Kabupaten Pangkep
Abstract:
This study intends to 1) determine the methods employed by TPA teachers to overcome reading challenges in the Qur'an, 2) determine the extent of reading difficulties experienced by the elderly, and 3) identify the factors that facilitate and hinder the elderly's ability to overcome reading difficulties in the Qur'anThis study is a kind of qualitative field research that aims to characterize an individual's or a group's attitude and thinking. Several descriptions are utilized to identify guiding principles and explanations that result in findings.The findings of the study demonstrate that teachers' efforts to help older students who struggle with reading the Qur'an have not been successful.Teachers are responsible for planning educational activities for senior citizens. They must also be able to make the most of the senior citizen learning environment. Of course, this can help Qur'an educators overcome the challenges of reading the Al Quran to senior citizens. Therefore, in order for the Qur'an education to continue to refer to their separate standards, it is necessary to preserve the quality of learning, particularly in strategy/method.
Keywords: Teacher's Strategy, Difficulty Reading the Qur'an
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk 1) menentukan metode yang digunakan oleh guru TPA untuk mengatasi tantangan membaca dalam Al-Qur'an, 2) menentukan sejauh mana kesulitan membaca yang dialami oleh lansia, dan 3) mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi dan menghambat kemampuan lansia untuk mengatasi kesulitan membaca dalam Al-Qur'an. Penelitian ini merupakan semacam penelitian lapangan kualitatif yang bertujuan untuk mengkarakterisasi sikap dan pemikiran individu atau kelompok. Beberapa deskripsi digunakan untuk mengidentifikasi prinsip panduan dan penjelasan yang menghasilkan temuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upaya guru untuk membantu siswa yang lebih tua yang berjuang membaca Al-Qur'an belum berhasil. Guru bertanggung jawab untuk merencanakan kegiatan pendidikan untuk warga lanjut usia. Mereka juga harus dapat memanfaatkan lingkungan belajar warga lanjut usia sebaik-baiknya. Tentu saja, hal ini dapat membantu pendidik Al-Qur'an mengatasi tantangan membaca Al-Qur'an kepada warga lanjut usia. Oleh karena itu, agar pendidikan Al-Qur'an terus mengacu pada standar yang tersendiri, perlu dijaga kualitas pembelajaran, terutama dalam strategi/metode.
Kata Kunci: Strategi Guru, Kesulitan Membaca Al-Qur’an
Strategi Pemasaran Bank Syariah Indonesia Dalam Menarik Minat Masyarakat Menjadi Nasabah (Studi Kasus Pada Kantor Cabang Jayapura Abepura)
Abstract:
This study aims to analyze: (1) How is the marketing strategy of BSI KCP Jayapura Abepura in attracting customer interest (2) How is the public's interest in BSI KCP Jayapura Abepura becoming a customer (3) What is done by BSI KCP Japura Abepura in products and services to attract new customers. This study uses a qualitative method with an economics approach. Primary data sources consist of informants from bank employees and customers. Secondary data sources are taken from books, journals, and other scientific works as a theoretical basis. Data were collected using observation, interview and documentation techniques, then analyzed using observation guidelines, interview guidelines, and documentation guidelines. Data validity tests use the inductive method. The results of the study show that. (1) BSI KCP Jayapura Abepura Marketing Strategy in Attracting Public Interest to Become Customers by offering convenience, facilities, opportunities, rewards and practical requirements. (2) Public Interest in Bank Syariah Indonesia KCP Jayapura Abepura, namely interest in services, desire to experience the program, customer confidence in BSI (3) BSI KCP Jayapura Abepura's strategy in products and services to attract new customers, namely by providing product and service innovations, offering convenience, marketing through social media, promotions at the bank, experiential marketing, improving service quality.
Keywords: Strategy, Marketing, Interest
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Bagaimana Strategi pemasaran BSI KCP Jayapura Abepura Dalam Menarik Minat Nasabah (2) Bagaimana Minat Masyarakat Terhadap BSI KCP Jayapura Abepura Menjadi Nasabah (3) Bagaimana yang dilakukan oleh BSI KCP Japura Abepura Dalam Produk dan Layanan untuk Menarik Nasabah Baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ilmu ekonomi. Sumber data primer terdiri atas informan dari pegawai bank dan nasabah. Sumber data sekunder diambil dari buku, jurnal, dan karya ilmiah lainnya sebagai landasan teori. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian di analisis menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, pedoman dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan metode induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. (1) Strategi Pemasaran BSI KCP Jayapura Abepura Dalam Menarik Minat Masyarakat Menjadi Nasabah dengan cara menawarkan kemudahan, fasilitas, peluang, reward dan syarat praktis. (2) Minat Masyarakat Terhadap Bank Syariah Indonesia KCP Jayapura Abepura yakni ketertarikan pada pelayanan, keinginan untuk merasakan program, keyakinan nasabah terhadap BSI (3) Strategi BSI KCP Jayapura Abepura dalam produk dan layanan untuk menarik nasabah baru yakni dengan memberikan inovasi produk dan layanan, menawarkan kemudahan, pemasaran melalui media sosial, promosi di bank, experiental merketing, peningkatan kualitas pelayanan.
Kata Kunci : Strategi, Pemasaran, Mina
Model Pembinaan Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Santri di TPQ Nurul Iman Kecamatan Mandai Kabupaten Maros
Abstract
This study aims to determine the teacher development model at TPQ Nurul Iman and the ability of students in reading the Qur'an and supporting factors in improving the ability to read the Qur'an. This study uses a development model where formal and non-formal education is carried out consciously, planned, directed, organized, and responsible in order to introduce, foster, guide, and develop a balanced, whole and harmonious personality foundation, knowledge and skills according to talent. The results of the study show that (1) The teacher development model at TPQ Nurul Iman starts from the opening stage, at this stage the students greet and then pray. Furthermore, at the core stage or learning stage at this learning stage the teacher applies 3 models in learning. Among them are the tajwid, tartil and tilawah models (2) the ability to read the Qur'an of students at TPQ Nurul Iman is quite good, but there are some students who are not yet fluent in reading it, so the learning process is carried out in turns so that teachers can more easily find out the abilities of their students (3) in improving the ability to read the Qur'an, there are two factors, namely supporting factors, namely the existence of motivation and support from quality teachers and adequate facilities and infrastructure, and inhibiting factors, namely the lack of study time and the influence of social media.-
Keywords:coaching model, Increasing Al-Qur'an Reading
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembinaan guru di TPQ Nurul Iman serta kemampuan santri dalam membaca al-qur’an dan faktor pendukung dalam meningkatkan kemampuan membaca al-qur’an.
Penelitian ini menggunakan model pembinaan yang dimana pendidikan formal maupun non formal yang dilakukan secara sadar, berencana, terarah, teratur, dan bertanggung jawab dalam rangka memperkenalkan, menumbuhkan, membimbing, dan mengembangkan suatu dasar-dasar kepribadiannya seimbang, utuh dan selaras, pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan bakat Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Model pembinaan guru di TPQ Nurul Iman di mulai dari tahap pembuka, pada tahap ini santri memberisalam lalu berdo’a. Selanjutnya pada tahap inti atau tahap pembelajaran pada tahap pembelajaran ini guru menerapan 3 model dalam peembelajaran. Diantaraanya model tajwid,tartil daan tilawah (2) kemampuan membaca Al-Qur’an santri di TPQ Nurul Iman sudah lumayan baik namun ada beberapa santri yang belum lan60car bacaannya sehungga proses pembelajaran dilakukan secara bergiliran agar guru lebih mudah mengetahui kemampuan santrinya (3) dalam meningkatkan kemampuan membaca al-qur’an terdapat dua faktor yaitu faktor pendukung yang dimana adanya motivasi dan dukungan guru yang berkualitas serta sarana dan prasarana yang memadai dan faktor penghambat yaitu minimnya waktu belajar dan pengaruh media sosial.
Kata Kunci: Model Pembinaan, Peningkatan membaca Al-Qur’a
Pengaruh Harga dan Kualitas Produk Terhadap Minat Beli Konsumen pada Usaha Pakaian Thrifting (Di Toko Random Stuff Kota Makassar)
Abstract:
A person's interest in secondhand clothing is very high, this is closely related to the lifestyle of modern society that always pursues prestige and more affordable price range factors. Thrifting clothing is currently a fashion trend, especially among teenagers, the popularity of thrifting clothing is increasing because most people consider thrifting clothing as a unique and classic fashion. This study aims to determine the effect of price and product quality on consumer purchasing interest in thrifting clothing businesses (at the Random Stuff store in Makassar City). The method used in this study is quantitative. The results of this study indicate that Price has a negative but significant effect on Consumer Purchase Intention for thrifting clothing at the Random Stuff Store in Makassar City, meaning that the higher the price, the lower the purchase interest. Consumers consider that the price of thrifting clothing is not commensurate with the benefits obtained. Meanwhile, Product Quality has a positive and significant effect on Purchase Intention, indicating that the better the quality of thrifting clothing, the higher the consumer's purchase interest. However, some respondents considered that thrifting clothing is easily faded because it is a branded second-hand product. Simultaneously, Price and Product Quality have a significant effect on Consumer Purchase Intention, so that both factors together determine the level of consumer interest in purchasing thrifting clothing at the Random Stuff Store in Makassar City.
Keywords: Price, Quality, Interest, Thrifting
Abstrak:
Minat seseorang terhadap pakaian bekas sangat tinggi, hal ini berkaitan erat dengan gaya hidup masyarakat modern yang selalu mengejar prestige dan faktor range harga yang lebih terjangkau. Pakaian thrifting yang saat ini menjadi trend fashion terutama di kalangan remaja, kepopuleran pakaian thrifting semakin menanjak karena kebanyakan masyarakat menganggap pakaian thrifting sebagai mode yang unik dan klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga dan kualitas produk terhadap minat beli konsumen pada usaha pakaian thrifting (di toko Random Stuff Kota Makassar). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Harga berpengaruh negatif namun signifikan terhadap Minat Beli konsumen pakaian thrifting di Toko Random Stuff Kota Makassar, yang berarti semakin tinggi harga, minat beli cenderung menurun. Konsumen menilai bahwa harga pakaian thrifting tidak sebanding dengan manfaat yang diperoleh. Sementara itu, Kualitas Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli, menunjukkan bahwa semakin baik kualitas pakaian thrifting, semakin tinggi pula minat beli konsumen. Namun, beberapa responden menilai bahwa pakaian thrifting mudah memudar karena merupakan produk bekas bermerek. Secara simultan, Harga dan Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli konsumen, sehingga kedua faktor tersebut bersama-sama menentukan tingkat ketertarikan konsumen dalam membeli pakaian thrifting di Toko Random Stuff Kota Makassar.
Kata Kunci: Harga, Kualitas, Minat, Thrifting
Pemanfaatan Fitur Qris Sebagai Metode Sedekah Di Masjid Haji Ahmad Suanna Kecamatan Biringkanayya Kota Makassar
Abstract:
This study aims to analyze almsgiving in Islam and the adaptation of financial technology, namely the Indonesian Standard Quick Response Code (QRIS), to facilitate worship in the digital age. The main objectives of this study are to analyze people's perceptions of the effectiveness and trustworthiness of using QRIS as a method of almsgiving, as well as to identify the factors that influence its use at the Haji Ahmad Suanna Mosque. The method used is qualitative research with a descriptive analytical approach. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the implementation of QRIS at the Haji Ahmad Suanna Mosque received a positive response from the majority of worshipers. QRIS is considered very effective because it is practical, fast, and in line with the shift in lifestyle towards digital transactions. The mosque's income reportedly increased after the use of QRIS, and the congregation has a high level of trust in the mosque administrators in managing alms funds. The main driving factors include ease of use, changes in transaction habits, time efficiency, and transparency of digital records. As a result, the use of QRIS has proven to enhance effectiveness, accountability, and congregant participation in charitable giving, making it a modern and relevant solution. Although occasional technical challenges such as server disruptions have occurred, these have not diminished the overall positive perception.
Keywords: Alms, Effectiveness, Hj. Ahmad Suanna Mosque, Public Perception, QRIS
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sedekah dalam Islam dan adaptasi teknologi finansial, yaitu Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), untuk mempermudah pelaksanaan ibadah di era digital. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis persepsi masyarakat terhadap efektivitas dan kepercayaan dalam menggunakan QRIS sebagai metode sedekah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penggunaannya di Masjid Haji Ahmad Suanna. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QRIS di Masjid Haji Ahmad Suanna mendapat respons positif dari mayoritas jamaah. QRIS dinilai sangat efektif karena praktis, cepat, dan sesuai dengan pergeseran gaya hidup menuju transaksi digital. Pemasukan masjid dilaporkan meningkat setelah penggunaan QRIS, dan jamaah memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap pengurus masjid dalam mengelola dana sedekah. Faktor pendorong utama meliputi kemudahan penggunaan, perubahan kebiasaan transaksi, efisiensi waktu, dan transparansi pencatatan digital. Implikasinya, penggunaan QRIS terbukti meningkatkan efektivitas, akuntabilitas, dan partisipasi jamaah dalam bersedekah, menjadikannya solusi modern yang relevan. Meskipun terdapat kendala teknis sesekali seperti gangguan server, hal ini tidak mengurangi persepsi positif secara keseluruhan.
Kata Kunci: Efektifitas, Masjid Hj. Ahmad Suanna, Persepsi Masyarakat, Qris, Sedekah
Implementasi Penggunaan Media Audio Visual Dalam Pembelajaran PAI Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V UPTD SDN 57 Bulu-Bulu Kecamatan Marusu Kabupaten Maros
Abstract:
This research aims to analyze and describe the use of visual media in Islamic Religious Education (PAI) learning in Grade V at UPTD SDN 57 Bulu-Bulu and the influence of the implementation of audio-visual media in PAI learning on the learning motivation of Grade V students at UPTD SDN 57 Bulu-Bulu. The type of research used by the author is qualitative field research. The reason for using qualitative research is to describe phenomena or conditions in the environment as they truly are. The research results indicate that the implementation of visual media significantly enhances the effectiveness of PAI learning. A crucial step in this implementation is the selection of media relevant to the material, such as video stories of prophets for Islamic history and videos about kindness for instilling moral values. The use of good quality videos creates a positive and immersive learning experience, capturing students' attention, simplifying the understanding of abstract concepts, accommodating visual learning styles, and increasing learning motivation. Furthermore, post-video interaction through discussions and question-and-answer sessions proves essential in processing information, deepening understanding, developing critical thinking and communication skills, and creating a dynamic and collaborative learning environment. Thus, the integration of appropriate, high-quality visual media followed by effective interaction is a powerful strategy in making PAI learning more engaging, easier to understand, and meaningful for Grade V students.
Abstrak:
Penelitian ini berujuan untuk menganalisi dan mendeskripsikan Penggunaan media visual dalam pembelajaran PAI di kelas V UPTD SDN 57 Bulu-Bulu dan pengaruh implementasi penggunaan media audio visual pembelajaran PAI terhadap memeotivasi belajar siswa kelas V UPTD SDN 57 Bulu-Bulu. Jenis Penelitian yang digunakan oleh penulis di sini adalah Penelitian Kualitatif Field reseach, Alasan penelitian ini memakai jenis penelitain Kualitatif dikarenakan dengan menggunakan penelitian Kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena ataupun keadaan di lingkungan dengan sebenarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media visual secara signifikan meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI. Langkah krusial dalam implementasi ini adalah pemilihan media yang relevan dengan materi, seperti video kisah nabi untuk sejarah Islam dan video tentang kebaikan untuk penanaman nilai moral. Penggunaan video berkualitas baik menciptakan pengalaman belajar yang positif dan imersif, menarik perhatian siswa, mempermudah pemahaman konsep abstrak, mengakomodasi gaya belajar visual, dan meningkatkan motivasi belajar. Lebih lanjut, interaksi pasca-penayangan video melalui diskusi dan tanya jawab terbukti esensial dalam memproses informasi, memperdalam pemahaman, mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi, serta menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan kolaboratif. Dengan demikian, integrasi media visual yang tepat, berkualitas, dan diikuti interaksi efektif merupakan strategi ampuh dalam menjadikan pembelajaran PAI lebih menarik, mudah dipahami, dan bermakna bagi siswa kelas V.
Kata Kunci: Audio Visual, Motivas
Strategi Manajemen Kelas Berbasis Karakter Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik Pada Pembelajaran PAI di SD Inpres Tallo Tua I Kota Makassar
Abstract:
The purpose of this study is to examine the elements that helped and hindered the application of character-based class management methods in Islamic Religious Education (PAI) classes at SD Inpres Tallo Tua I in Makassar City. To tackle this issue, the author relies on descriptive-qualitative research, which offers evaluation methods based on descriptive data collected through written and spoken observations of actions and occurrences. One important takeaway from this study is the importance of character-based class management techniques in PAI instruction at SD Inpres Tallo Tua I in Makassar City. Educators have a responsibility to set high standard for classroom conduct, ensure that all students understand and adhere to them, and to offer appropriate consequences for misbehavior. Giving inspiration that is in line with Islamic principles is also thought to be vital. Fair penalties teach children a lesson and motivate them to improve themselves, while well-defined regulations establish limits and make consequences clear
Abstrak:
Adapun Hasil penelitin menunjukan bahwa (1) Bagaimana implementasi strategi manajemen kelas berbasis karakter yang diterapkan pada pembelajaran PAI di SD Inpres Tallo Tua I Kota Makassar menunjukan bahwa Pengelolaan perilaku siswa menjadi fokus utama. Guru perlu menetapkan aturan kelas yang jelas dan disepakati bersama, memberikan penghargaan atas perilaku baik, dan memberikan hukuman yang adil bagi pelanggaran. Selain itu, memberikan motivasi yang selaras dengan nilai-nilai Islam juga dianggap penting. Aturan yang jelas menciptakan batasan dan pemahaman akan konsekuensi, sementara hukuman yang adil memberikan pelajaran dan membantu siswa memperbaiki diri (2) Bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam menerapkan strategi manajemen kelas berbasis karakter pada pembelajaran PAI di SD Inpres Tallo Tua I Kota Makasar bahwa: Dukungan penuh dari kepala sekolah, termasuk penyediaan sumber daya, pelatihan guru, dan penciptaan lingkungan sekolah yang kondusif, merupakan faktor pendukung utama. Kurangnya Keaktifan dan Motivasi Siswa: Rendahnya keaktifan siswa dalam bertanya dan menjawab, serta kurangnya motivasi belajar terhadap mata pelajaran PAI, menjadi hambatan dalam menciptakan suasana belajar yang partisipatif dan bermakna.
Kata Kunci: Manajemen Kelas Berbasis Karakte
RELEVANSI NILAI-NILAI AKHLAKUL KARIMAH MELALUI SERIAL ANIMASI KARTUN NUSSA DAN RARA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PPTQ ILMUL YAQIN TOMPOBULU MAROS
Abstract:
This research aims to analyze: (1) the values of akhlakul karimah (noble character) contained in the cartoon series "Nussa and Rara", and (2) the relevance of akhlakul karimah values contained in the animated cartoon series "Nussa and Rara" in Islamic Religious Education learning at PPTQ Ilmu Yaqin Tompobulu Maros. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. The data source used is secondary data in the form of videos from several episodes of the Animated Cartoon Series "Nussa and Rara", namely the episodes "Prayer is Obligatory", "Learning to be Honest", "Tolerance", and "Keeping Trust". Data collection was carried out through documentation techniques and analyzed using the Qualitative Content Analysis (QCA) method. The results of this study indicate that in the analyzed episodes of the Nussa and Rara Animation Series, namely "Keeping Trust", "Tolerance", "Prayer is Obligatory", and "Learning to be Honest", 6 (six) values of akhlakul karimah were found, namely religious values, honesty, tolerance, social care, responsibility, and friendship. Overall, the values found in several episodes of the Animation series show a close relevance to Islamic Religious Education learning. These values are then very suitable to be applied at PPTQ Ilmul Yaqin, which, as an Islamic boarding school, will greatly prioritize the relevance of values from every learning source, including animated series.
Keywords: Relevance, Values, Akhlakul Karimah, Series, Animation, Cartoon, Nussa and Rara, Islamic Religious Education
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Nilai-nilai akhlakul karimah yang terkandung dalam serial kartun “Nussa dan Rara”, dan (2) Relevansi nilai-nilai akhlakul karimah yang terkandung dalam serial animasi kartun “Nussa dan Rara” dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di PPTQ Ilmu Yaqin Tompobulu Maros. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder berupa video dari beberapa episode Serian Animasi Kartun “Nussa dan Rara” yakni episode “Shalat itu Wajib”, “Belajar Jujur”, “Toleransi”, dan Jaga Amanah. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis dengan metode Qualitative Content Analysis (QCA). Hasil penelitian menunjukkan Ddalam episode Serial Animasi Nussa dan Rara yang dianalisis yakni “Jaga Amanah”, “Toleransi”, “Shalat itu Wajib”, dan “Belajar Jujur” ditemukan 6 (enam) nilai-nilai akhlakul karimah yakni nilai religius, kejujuran, toleransi, peduli sosial, tanggung jawab, dan persahabatan. Secara keseluruhan, nilai-nilai yang ditemukan dalam beberapa episode serial Animasi dan Rara menunjukkan adanya relevansi yang erat dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Nilai-nilai ini kemudian akan sangat cocok diterapkan di PPTQ Ilmul Yaqin yang notabene sebagai pesantren akan sangat mengedepankan relevansi nilai dari setiap sumber pembelajaran termasuk serial animasi.
Kata Kunci: Akhlakul Karimah, Pendidikan Agama Islam, Serial Animasi Nussa dan Rar