Rumah Jurnal FAI Universitat Islam Makassar
Not a member yet
    216 research outputs found

    Filsafat Pendidikan Anti Korupsi: Internalisasi Nilai Islam dan Budaya Bangsa: Philosophy of Anti-Corruption Education: Internalization of Islamic and National Culture Values

    Get PDF
    Schools as centers of education must be able to implement anti-corruption education, especially in cultivating anti-corruption behavior in every individual in the academic environment. Educators must be able to arouse students' curiosity about the urgency of this material so that they are able to stay away from corrupt behavior. The purpose of this study was to determine the philosophy of anti-corruption education as an effort to internalize Islamic religious values and national culture in educational institutions. The method used in this study was a literature study. The results of this study indicate that, ontologically, corruption means misappropriation of institutional funds for personal gain. Corruption in an epistemological review examines the personal factors of humans and the factors that cause someone to commit corruption. Based on the axiological review of anti-corruption, Islamic education has values that are in line with the spirit of anti-corruption as a cultural value of the nation, such as honesty, patience, and contentment. This study has implications for the importance of educators in instilling in students how big the negative impact of corruption is for themselves, their families, and the people around us

    Perbandingan Metode Ummi di SD Al-Bayan dan Metode Tilawati di TPA DzunNur’ain dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran

    Get PDF
    This study aims to analyze (1) the influence of the Ummi method at SD Integral Al Bayan in improving the ability to read the Quran; (2) the influence of the Tilawati method at TPA Dzun Nur'ain in improving the ability to read the Quran. This study uses a quantitative method with a comparative and pedagogical approach. The primary data source consists of 20 students. Secondary data sources are taken from various books, journals and other scientific works as a theoretical basis. Data were collected using survey techniques, questionnaire statements, and documentation then analyzed using descriptive statistical analysis techniques, namely data display and conclusion drawing. The data validity test uses inferential techniques. The results of the study showed that there was no difference between the results of the Ummi method and the Tilawati method, of course it can be a motivation for Al-Quran educators in improving the ability to read the Quran of students. Therefore, every Quran education, especially in the Ummi method and the Tilawati method, needs to maintain the quality in terms of learning so that it continues to refer to the standards of each method. Keywords: Ummi Method, Tilawati Method, Effectiveness in Reading the Quran Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1)Pengaruh Metode Ummi di SD Integral Al Bayan dalam meningkatkan kemampuan membaca Al Quran; (2) Pengaruh Metode Tilawati di TPA Dzun Nur'ain dalam meningkatkan kemampuan membaca Al Quran. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan pendekatan Komparatif dan Pedagogi. Sumber data primer terdiri 20 Peserta didik. Sumber data sekunder diambil dari berbagai buku, jurnal dan karya ilmuyah lainnya sebagai landasan teori. Data dikumpulkan menggunakan teknik survei, pernyataan kuesioner, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik, yaitu display data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tidak adanya Perbedaan antara hasil kemampuan metode Ummi dan Metode Tilawati ini, tentunya dapat menjadi motivasi pendidik Al Qur’an dalam meningkatkan kemampuan membaca Al Quran peserta didik. Oleh karena itu setiap pendidikan Al Quran khususnya pada metode Ummi dan Metode Tilawati perlu menjaga kualitas dari segi pembelajaran agar tetap mengacu pada standar masing-masing metode. Kata Kunci : Metode Ummi, Metode Tilawati, Ke-Efektifan dalam Membaca Al Qur'a

    Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Media Wordwall dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Bahasa Indonesia

    Get PDF
    Abstract: This study aims to increase the learning activeness of Indonesian language students in class V UPT SPF SD Inpres Manggala. Increasing learning activeness is one of the important indicators in efforts to improve the quality of education. The Problem Based Learning method based on Wordwall media was chosen as a strategy to create more interactive learning and encourage students' involvement in the learning process. This research uses the Classroom Action Research (PTK) method which is carried out collaboratively between researchers and educators. The research process includes the stages of planning, action, observation, and reflection carried out in two cycles. Each cycle focuses on improving learning strategies based on the evaluation results of the previous cycle. The results showed an increase in student learning activeness from cycle I to cycle II. The average liveliness observation score increased from 73.61% in cycle I to 81.39% in cycle II, while the questionnaire results showed an increase from 77.78% to 91.67%. The application of Problem Based Learning based on Wordwall media is proven effective in creating a more dynamic and interactive learning atmosphere, and can be used as an alternative in an effort to improve the quality of learning in the classroom. Keywords: Problem Based Learning Model, Wordwall and Learning Activity Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas V UPT SPF SD Inpres Manggala. Peningkatan keaktifan belajar menjadi salah satu indikator penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Metode Problem Based Learning berbasis media Wordwall dipilih sebagai strategi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan mendorong keterlibatan peserta didik dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti dan pendidik. Proses penelitian meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus berfokus pada perbaikan strategi pembelajaran berdasarkan hasil evaluasi siklus sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Rata-rata nilai observasi keaktifan meningkat dari 73,61% pada siklus I menjadi 81,39% pada siklus II, sementara hasil angket menunjukkan peningkatan dari 77,78% menjadi 91,67%. Penerapan Problem Based Learning berbasis media Wordwall terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan interaktif, serta dapat dijadikan alternatif dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Kata Kunci: Model Problem Based Learning, Wordwall dan Keaktifan Belajar

    Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Peserta Didik Kelas IV MIS Al-Qalam Tompong Kabupaten Manggarai Timur

    Get PDF
    Abstract: This study's objective was to examine: 1. How is class IV MIS Al-Qalam Tompong, East Manggarai Regency, using the contextual learning model? 2. Can writing abilities in class IV MIS Al-Qalam Tompong, East Manggarai Regency, be enhanced by the contextual learning model? Two research cycles of classroom action research were conducted using a qualitative research technique in order to identify the issue. Tests, documentation, interviews, and observations were the methods utilized to get the data. The pre-test and post-test were the research tools utilized. The findings demonstrated that, when the pre-test was administered to class IV pupils, the researcher saw that the students' scores remained below the KKM, which was 30. Subsequently, the researcher implemented the contextual learning approach. Based on the post-test findings from cycle I, the researcher saw a minor rise in the number of pupils, with the best score being 90. Lastly, in cycle II, the researcher administered a post-test. Students in cycle II achieved the highest possible score of 100 and the lowest possible score of 85.    Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji: 1. Bagaimana kelas IV MIS Al-Qalam Tompong, Kabupaten Manggarai Timur, menggunakan model pembelajaran kontekstual? 2. Apakah kemampuan menulis di kelas IV MIS Al-Qalam Tompong, Kabupaten Manggarai Timur, dapat ditingkatkan dengan model pembelajaran kontekstual? Dua siklus penelitian tindakan kelas dilakukan dengan menggunakan teknik penelitian kualitatif untuk mengidentifikasi masalah tersebut. Tes, dokumentasi, wawancara, dan observasi adalah metode yang digunakan untuk mendapatkan data. Pre-test dan post-test adalah alat penelitian yang digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, ketika pre-test diberikan kepada siswa kelas IV, peneliti melihat bahwa nilai siswa masih di bawah KKM, yaitu 30. Selanjutnya, peneliti menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual. Berdasarkan temuan post-test dari siklus I, peneliti melihat sedikit peningkatan jumlah siswa, dengan nilai terbaik adalah 90. Terakhir, pada siklus II, peneliti memberikan post-test. Siswa pada siklus II memperoleh nilai tertinggi yang mungkin yaitu 100 dan nilai terendah yang mungkin yaitu 85. Kata Kunci: Pembelajaran kontekstual, Hasil Belajar

    Pembinaan Nilai Toleransi Beragama di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Al-Imam Ashim Kota Makassar

    Get PDF
    Abstract: This study aims to evaluate the implementation of the Contextual Teaching Learning (CTL) approach in learning Akidah Akhlak at MTs Insan Unggul Makassar. The background of the problem underlying this study is the low interest of students in learning Akidah Akhlak material, which is expected to be improved through the implementation of the CTL approach. The method used in this study is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The subjects of the study consisted of the Principal, teachers, and students at MTs Insan Unggul Makassar. The results of the study showed that the implementation of the CTL approach was able to increase students' interest in learning, with the results of interviews and observations showing positive changes in student interaction and participation during the learning process. The implication of this study is the need to optimize the implementation of CTL in the classroom in order to facilitate students in understanding the teaching material better and increasing their involvement. In addition, it is hoped that this study can be a reference for teachers and other educators in designing appropriate learning strategies to increase students' motivation and interest in learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pembinaan nilai toleransi beragama di Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al Imam Ashim Makassar. Pembinaan ini dilakukan melalui berbagai metode, termasuk pengajaran langsung oleh Kyai dan para ustadz, kegiatan pengajian Ahad Pon, dan kegiatan bersama yang melibatkan umat dari berbagai agama. Penelitian ini juga mengkaji faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan toleransi beragama di pesantren ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan nilai toleransi beragama didukung oleh peran aktif para ustadz yang memiliki pemahaman agama yang mendalam dan kepekaan sosial yang tinggi. Selain itu, motivasi santri untuk belajar dan meneladani sikap toleransi juga berperan penting dalam keberhasilan program ini. Namun, terdapat beberapa faktor yang menghambat, seperti keterbatasan jumlah responden, kurangnya fasilitas yang memadai, serta partisipasi santri yang terbatas akibat pekerjaan mereka. Penelitian ini merekomendasikan agar Pondok Pesantren Al Imam Ashim meningkatkan fasilitas dan memotivasi santri untuk lebih aktif dalam kegiatan keagamaan, guna menciptakan lingkungan yang lebih harmonis. Kata Kunci: Toleransi Beragama, Pembinaan Karakter, Pondok Pesantre

    Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Problematika Sosial Peserta Didik Kelas Xi Smk Mutiara Ilmu Makassar

    Get PDF
    Abstract: This study uses a qualitative method. The purpose of the study aims to describe how: (1) Implementation of Islamic Religious Education Learning, (2) Social Problems, and (3) Islamic Religious Education Learning for Class XI of SMK Mutiara Ilmu Makassar. Primary data sources were obtained from informants of teachers, staff and homeroom teachers of class XI at SMK Mutiara Ilmu Makassar. Secondary data sources were taken from student documents, school profiles and other scientific works as a theoretical basis. The techniques used by researchers to obtain data in this study were by conducting field observations, interviews, and documentation. The data obtained were then analyzed through the stages of reduction, data display, and drawing conclusions. Furthermore, data validity tests were carried out using observation and triangulation. The results of this study indicate that the implementation of Islamic Religious Education learning for class XI is through clear material that is relevant to the development of the students' era. Social problems of class XI students at SMK Mutiara Ilmu Makassar are different, ranging from family problems, the environment, and schools. Bullying still exists in all classes, both verbal and non-verbal. Islamic Religious Education learning overcomes the problem of delivering teaching materials according to the conditions of students in the classroom so that learning is accepted by students. The personal approach provided by Islamic Religious Education teachers and the Rohis extracurricular activities in the school help students understand their religion more deeply.   Keywords: Implementation, Social Problems, PAI Learning Abstrak: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana: (1) Implementasi Pembelajaran PAI, (2) Problematika sosial, dan (3) Pembelajaran PAI kelas XI SMK Mutiara Ilmu Makassar. Sumber data primer didapatkan dari informan guru, staf dan wali kelas XI di SMK Mutiara Ilmu Makassar. Sumber data sekunder diambil dari dokumen siswa, profil sekolah serta karya ilmiah lainnya sebagai landasan teori. Teknik yang digunakan peneliti untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, display data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya dilakukan uji keabsahan data menggunakan pengamatan dan trianggulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, implementasi pembelajaran PAI kelas XI melalui materi yang jelas serta relevan dengan perkembangan zaman peserta didik. Problematika sosial peserta didik kelas XI SMK Mutiara Ilmu Makassar berbeda mulai dari masalah keluarga, lingkungan, serta sekolah. Bullying masih terdapat di semua kelas baik yang verbal maupun non verbal. Pembelajaran PAI mengatasi masalah membawakan materi ajar sesuai dengan kondisi peserta didik di dalam kelas agar pembelajaran dalam diterima oleh peserta didik. Pendekatan personal yang diberikan oleh guru PAI serta ekskul Rohis yang ada di dalam sekolah membantu peserta didik memahami lebih dalam agamanya. Kata Kunci: Implementasi, Problematika sosial, Pembelajaran PA

    Transformasi Pendidikan Islam Di Era Globalisasi Dan Modernisasi

    Get PDF
    Abstract: This study aims to analyze the transformation of Islamic education in the era of globalization and modernization through the integration of traditional Islamic values with digital technology-based approaches. A descriptive qualitative method was employed using literature review and content analysis of academic journals, books, and reports on digital Islamic education practices. The findings indicate that curriculum reform, which combines religious knowledge with digital literacy, significantly enhances the quality and relevance of learning. Moreover, the optimization of teachers' roles as digital facilitators fosters active student engagement and creates more contextual and meaningful learning experiences. The use of technology also positively contributes to expanding access to Islamic education in remote areas, although challenges remain regarding infrastructure and digital competence. Therefore, a cross-sector collaborative strategy is required to develop an inclusive, adaptive, and spiritually grounded Islamic education system.   Keywords: Islamic Education, Globalization, Integrated Curriculum, Digital Technology, Teacher Role Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pendidikan Islam di era globalisasi dan modernisasi melalui integrasi nilai-nilai keislaman tradisional dengan pendekatan teknologi digital. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan metode studi pustaka dan analisis konten terhadap jurnal, buku, serta laporan praktik pendidikan Islam berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformulasi kurikulum yang integratif antara ilmu agama dan literasi digital mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan relevansi materi ajar. Selain itu, optimalisasi peran guru sebagai fasilitator digital terbukti mendorong keterlibatan aktif siswa dan menjadikan proses pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna. Penggunaan teknologi juga berdampak positif dalam memperluas akses pendidikan Islam di daerah terpencil, meskipun masih terdapat tantangan pada aspek infrastruktur dan literasi digital. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi kolaboratif lintas sektor untuk membangun pendidikan Islam yang inklusif, adaptif, dan tetap berakar pada nilai-nilai spiritual. Kata Kunci: Pendidikan Islam, Globalisasi, Kurikulum Integratif, Teknologi Digital, Peran Gur

    Relasi Al-Qur’an Dengan Budaya Lokal Bugis Dalam Tafsir Al-Munir Karya Daud Ismail (Studi Kasus Di Desa Tajo-Lamasewanua, Kec. Majauleng, Kab. Wajo)

    Get PDF
    Abstract: The presense of culture due to the interaction between the Muslim community and its holy book, the Qur’an, has always experienced dynamic development. One of the successes of scholars in spreading Islam is through a persuasive approuch to their society through cultural acculturation. The purpose of this study is to determine how the Qur’an and Daud Ismail’s views on local Bugis culture (tradition) in the Tafsir Al-munir. To determine the views and correlation on mabbarazanji culture. To determine the application of mabbarazanji culture in the community in Tajo-Lamasewanua Village, Majauleng District, Wajo Regency. This study uses a qualitative method. Tafsir Al-Munir by AG. KH. Daud Ismail is a concrete manifestation of the integration between the universal teachings of the Qur'an and local Bugis culture. Through writing in he Bugis language and Lontara script, this interpretation is not only a medium for understanding Islam, but also a means of cultural preservation. Local traditions such as Mabbarazanji are seen as aligned with Islamic values because they strengthen faith, morals, and belief. AG. KH. Daud Ismail's approach to culture was selective—culture that aligns with Islam is preserved, while conflicting elements, such as polytheism, are rejected. This demonstrates that Islamic preaching can be conducted contextually and culturally without losing cultural identity. The Mabbarazanji radition, still preserved by the Tajo-Lamasewanua Village community, serves as strong evidence that local culture continues to play a vital role in the social and religious life of the community. Abstrak: Hadirnya budaya akibat adanya interaksi antara komunitas muslim dengan Kitab sucinya, Al-Qur’an senantiasa mengalami perkembangan yang dinamis. Salah satu keberhasilan ulama dalam penyebaran Islam yaitu dengan pendekatan persuasif terhadap masyarakatnya melalui dengan akulturasi budaya. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui bagaimana pandangan Al-Qur’an serta pandangan Daud Ismail terhadap budaya local (tradisi) Bugis dalam Tafsir Al-Munir. Untuk mengetahui pandangan dan korelasi Al-Qur’an pada kebudayaan mabbarazanji. Untuk mengetahui penerapan budaya mabbarazanji pada masyarakat di Desa Tajo-Lamasewanua, Kec. Majauleng, Kab. Wajo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Tafsir Al-Munir karya AG. KH. Daud Ismail merupakan wujud nyata integrasi antara ajaran universal Al-Qur’an dengan budaya lokal Bugis. Melalui penulisan dalam bahasa Bugis dan aksara Lontara, tafsir ini tidak hanya menjadi media pemahaman keislaman, tetapi juga sarana pelestarian budaya. Tradisi lokal seperti Mabbarazanji dipandang selaras dengan nilai-nilai Islam karena mampu memperkuat aqidah, akhlak, dan keimanan. Pendekatan AG. KH. Daud Ismail terhadap budaya bersifat selektif—budaya yang sejalan dengan Islam dilestarikan, sementara unsur yang bertentangan seperti kesyirikan ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa dakwah Islam dapat dilakukan secara kontekstual dan kultural tanpa menghilangkan identitas budaya. Tradisi Mabbarazanji yang masih dilestarikan masyarakat Desa Tajo-Lamasewanua menjadi bukti kuat bahwa budaya lokal tetap memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Kata Kunci: Budaya, Bugis, Tafsir, Tradisi

    Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pendidikan Anak di Keluarga Modern di Jalan Swadaya Sungguminasa Kabupaten Gowa

    Get PDF
    Abstract: This research explores: 1) the dynamics of modern family life in Jl Swadaya, Sungguminasa, 2) the Islamic values upheld within these family units, and 3) how those values are internalized through family-based education. Employing a qualitative field research approach, this study captures real-life experiences and insights from modern families residing in the area. Data were gathered through interviews, observations, and documentation, complemented by scholarly literature and previous studies. The results show that despite the influence of modernity characterized by technological advancement, busy routines, and reduced interpersonal engagement families in Jl Swadaya continue to prioritize the cultivation of Islamic character in children. Religious values such as honesty, respect, discipline, and spiritual responsibility are transmitted through consistent parental modeling, structured religious routines, and intentional communication. Family education plays a pivotal role in this process, acting as a vehicle through which values are introduced, reinforced, and embedded into daily life. Internally, this value formation is supported by emotional bonding, shared religious experiences, and collective participation in religious practices. Even when facing challenges like fragmented schedules and media distractions, these families strive to preserve their Islamic identity and moral foundation through an integrative educational approach rooted in the home. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: 1) dinamika kehidupan keluarga modern di Jl Swadaya, Sungguminasa, 2) nilai-nilai keislaman yang dijadikan pedoman oleh keluarga-keluarga tersebut, dan 3) bagaimana proses internalisasi nilai berlangsung melalui pendidikan keluarga. Menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, studi ini menggali pengalaman langsung dari keluarga-keluarga modern yang tinggal di wilayah tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta didukung oleh literatur ilmiah sebagai pelengkap. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa, meskipun dipengaruhi oleh arus modernitas—seperti kemajuan teknologi, rutinitas yang padat, dan interaksi tatap muka yang semakin minim—keluarga-keluarga di Jl Swadaya tetap menempatkan pembentukan karakter islami sebagai prioritas. Nilai-nilai seperti kejujuran, penghormatan, kedisiplinan, dan tanggung jawab spiritual ditanamkan melalui keteladanan orang tua, rutinitas ibadah yang teratur, serta komunikasi yang diarahkan pada pembentukan moral anak. Pendidikan keluarga menjadi kunci utama dalam mengenalkan, menguatkan, dan menginternalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembentukan nilai ini diperkuat oleh kedekatan emosional, pengalaman keagamaan bersama, dan keterlibatan aktif dalam aktivitas spiritual keluarga. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan pengaruh media digital, keluarga-keluarga ini tetap berupaya mempertahankan identitas keislaman dan landasan moral mereka melalui pendekatan pendidikan yang terintegrasi di lingkungan keluarga. Kata Kunci: Keluarga Modern, Nilai Keislaman, Pendidikan Keluarg

    Analisis Ilmu Dalam Perspektif Al-Quran (Studi Kitab Tafsir Al-Mishbah)

    Get PDF
    Abstract: This research discusses the concept of knowledge from the perspective of  the Quran. The study uses a library research  methodology with a thematic tafsir (maudhu) approach. The  collected  data is then  analyzed  and elaborated through  a  descriptive explanation. The findings indicate that the concept of knowledge in the Quran stems from the understanding that the Quran positions knowledge as a fundamental value in human life.  In the Quran, knowledge is not just understood as rational or empirical information but lso as a means to know God, understand oneself, and build a civilized society, The study’s approach involves gathering Quranic verses that address knowledge, which are then analyzed based on the interpretation of Quraish Shihab in his work Taafsir Al-Mishbah, supported by other relevant tafsir literature and scientific works. Abstrak: Penelitian ini membahas tentang (1) Bagaimana Konsep Ilmu dalam Perspektif Al-Qur’an, (2)Bagaimana Konsep Ilmu dalam Perspektif Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik maudhu. Kemudian data tersebut dianalisis dan dijabarkan melalui uraian deskriktif. Hasil penelitian ini menunjukan konsep ilmu dalam perpekstif Al-Quran berangkat dari kesadaran bahwa Al-Qur’an menempatkan ilmu sebagai salah satu nilai fundamental dalam kehidupan manusia. Ilmu dalam Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan rasional atau empiris, tetapi juga sebagai sarana untuk mengenal Allah, memahami diri, serta membangun peradaban yang berkeadaban. Yaitu menghimpun ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang ilmu, kemudian dianalisis berdasarkan penafsiran Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah, serta ditunjang dengan literatur tafsir dan karya ilmiah lain yang relevan. Kata Kunci: Al-Quran, Tafsir Al-Mishbah, Konsep Ilmu &nbsp

    208

    full texts

    216

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal FAI Universitat Islam Makassar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇