Rumah Jurnal FAI Universitat Islam Makassar
Not a member yet
    216 research outputs found

    Efektivitas Metode Pemberian Tugas Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas IV UPT SPF SD Inpres Bung Kota Makassar

    Full text link
    Abstract: This research is motivated by the many learning methods at UPT SPF SD Inpres Bung, Makassar City, such as lecture, storytelling and discussion methods and assignment methods, so this study focuses on assignment methods because students do not respond well to assignments given by teachers in learning. This study aims to analyze (1) The implementation of assignment methods in Islamic Religious Education learning in class IV UPT SPF SD Inpres Bung, Makassar City, (2) Supporting and inhibiting factors for the effectiveness of assignment methods in Islamic Religious Education learning in class IV UPT SPF SD Inpres Bung, Makassar City. This research method uses a qualitative descriptive method with a theological, pedagogical, and psychological approach. Primary data sources were obtained through interviews with the principal, Islamic Religious Education teachers, and class IV students. Secondary data sources include school documents and school profiles. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the assignment method in Islamic Religious Education learning in class IV UPT SPF SD Inpres Bung, Makassar City is quite effective. Supporting factors for the effectiveness of the assignment method include learning approaches, learning organization, teachers/educators, facilities and infrastructure, and textbooks. Inhibiting factors include limited time, lack of facilities, student background, fluctuating concentration, and learning environment. The assignment method in Islamic Religious Education learning in class IV UPT SPF SD Inpres Bung Kota Makassar has been quite effective in increasing students' learning motivation.   Keywords: Effectiveness,  Assignment, Islamic Religious Education. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya metode pembelajaran di UPT SPF SD Inpres Bung Kota Makassar seperti halnya metode ceramah, bercerita dan diskusi serta metode pemberian tugas, sehingga dalam penelitian ini berfokus pada metode pemberian tugas di karenakan peserta didik dalam pembelajaran tidak merespon dengan baik tugas yang diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Pelaksanaan metode pemberian tugas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV UPT SPF SD Inpres Bung Kota Makassar, (2) Faktor pendukung dan penghambat efektivitas metode pemberian tugas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV UPT SPF SD Inpres Bung Kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teologis, pedagogis, dan psikologis. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa kelas IV. Sumber data sekunder meliputi dokumen sekolah dan profil sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa me.tode. pe.mbe.rian tugas dalam pembelajaran Pe.ndidikan Agama Islam di kelas IV UPT SPF SD Inpres Bung Kota Makassar sudah cukup efektif. Faktor pendukung efektivitas metode pemberian tugas meliputi pendekatan belajar, pengorganisasian belajar, guru/pendidik, sarana dan prasarana, serta buku paket. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, kurangnya fasilitas, latar belakang peserta didik, konsentrasi yang mudah berubah- ubah, dan lingkungan belajar Metode. pemberian tugas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV UPT SPF SD Inpres Bung Kota Makassar sudah cukup efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Efektivitas, Pemberian Tugas, Pendidikan Agama Isla

    Prophet Solomon Visited Many of His Wives in One Night: A Study of Thematic Hadith

    Full text link
    The hadith about “Prophet Solomon slept with his wives (tens/hundreds) in one night” has been presented as one example of the contradiction between hadith and logic. The hadith is described as erotic and concluded as an example of forgery by hadith scholars. This study aims to clarify this accusation, examine some responses and compare ideas from important findings from Jewish and Christian sources. The research data were obtained from nine major hadith books (kutub al-tis'ah), hadith commentaries, Biblical sources, and related articles. The data were analyzed descriptively and analytically using a qualitative approach. This study found that this hadith meets the requirements of a valid hadith because it is found in hadith books and is strengthened by other valid hadiths with meaning. Thus, the accusation of forgery is completely baseless. The number of wives should be understood in general as an indication of the number of wives, not including a specific number. This hadith meaningfully indicates that it speaks of the miracles of Prophet Solomon

    Perilaku Bullying dan Pengaruhnya terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar: Bullying Behavior and its Effect on Elementary School Students' Learning Outcomes

    Full text link
    A safe and comfortable environment is certainly needed for students to achieve maximum learning outcomes during the education process. However, in reality, in schools, we can still find acts of violence between friends or what is often called bullying. The purpose of this study was to determine the form of bullying that occurs in schools, a description of student learning achievement, and the effect of bullying on student learning achievement. This study uses a quantitative approach with a descriptive research type. The population was 150 students of Badean 01 Elementary School, with a sample of 30 students. The data collection technique used a questionnaire. Data analysis used descriptive statistics, data validity tests used classical assumption tests, and hypothesis tests used simple linear regression. The results of this study indicate that bullying behavior has no effect on student learning achievement. This is because the bullying that occurs in this school is included in the mild category. In addition, motivation, self-confidence, social support, and student intelligence, as well as teacher efforts are included in the fairly good category in handling bullying

    Strategi Pegadaian Syariah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (Studi Kasus Pegadaian Syariah Cabang Pettarani)

    Full text link
    Abstract: This study aims to analyze: (1) What products are offered by Pegadaian Syariah, Pettarani Branch; (2) What strategies are implemented by Pegadaian Syariah, Pettarani Branch in Improving the Welfare of MSMEs; (3) Obstacles of Pegadaian Syariah in improving the welfare of micro, small and medium enterprises (Case study of Pegadaian Syariah, Pettarani Branch). This study uses descriptive and qualitative methods with an economic approach. Primary data sources consist of informants from branch managers, employees and customers of Pegadaian Syariah, Pettarani Branch. Secondary data sources are taken from various books, journals, and other scientific works as a theoretical basis. Data were collected using observation, interview and documentation techniques, then analyzed using descriptive analysis techniques, namely data reduction to draw conclusions. The validity test of the data used triangulation techniques. The results of the study show the following: First, Pegadaian Syariah products, Pettarani Branch: Arrum, Arrum Haji, Gold, Muliah (gold installments), Amanah, Precious Metals. Second, the strategy of Islamic pawnshops: The growth of MSMEs increases over time, financial access evaluates MSMEs so that they have adequate access to capital for business development, work balance and MSME owners. Third, Constraints: Limited capital, Competition between conventional institutions and financing, Training intensity, evaluation instruments, limited accessibility, lack of micro-power. Keywords: Strategy, Islamic Pawnshop, UMKM, Islamic Pawnshop, Pettarani Branch Abstrak Penelitian Ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Produk apa yang ditawarkan Pegadaian Syariah Cabang Pettarani; (2) Bagaimana Strategi yang dilakukan pegadaian syariah Cabang Pettarani dalam Meningkatkan Kesejajahteraan Pelaku UMKM; (3) Kendala pegadaian syariah dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro kecil menengah (Studi kasus pegadaian syariah Cabang Pettarani). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan kualitatif dengan pendekatan Ekonomi. Sumber data primer terdiri atas informan dari pimpinan cabang, karyawan dan nasabah Pegadaian Syariah Cabang Pettarani. Sumber data sekunder diambil dari berbagai buku, jurnal, dan karya ilmiah lainya sebagai landasan teori. Data dikumpul menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian di analisis menggunakan teknik analisis deskriptif, yaitu reduksi data menarik kesimpulan. Validasi data menggunakan teknik tringulasi. Hasil Penelitian menunjukan sabagai berikut: Pertama, Produk pegadaian syariah Cabang Pettarani: Arrum, Arrum Haji, Emas, Muliah (cicilan emas), Amanah, Logam Mulia. Kedua, strategi pegadaian  syariah: Pertumbuhan UMKM meningkat dari waktu ke waktu, akses keuangan mengevaluasi UMKM supaya memiliki akses yang memadai terhadap modal untuk pengembangan usaha, keseimbangan kerja dan  pemilik UMKM. Ketiga, Kendala: Keterbatasan modal, Persaingan lembaga dam pembiayaan konvensional, Intensitas pelatihan, instrumen evaluasi, ketrbatasan aksesibilitas, kurangnya tenaga mikro. Kata Kunci: Strategi, Pegadaian  Syariah, UMKM, Pegadaian Syariah, Cabang Pettaran

    Peranan Keluarga Dan Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Islami Pada Peserta Didik Di Smpit Al Ihsan Gowa

    Full text link
    This study aims to: 1) describe and analyze the implementation of Islamic Religious Education (PAI) learning at SMPIT Al Ihsan Gowa, and 2) describe and analyze the roles of parents and Islamic Religious Education teachers in instilling Islamic values in students at SMPIT Al Ihsan Gowa. This is a field research employing a qualitative approach, which aims to describe individual and group attitudes and thoughts. The study investigates the collaborative role between families and PAI teachers in instilling Islamic values both at school and at home. A case study method was used, with data collected through in-depth interviews with PAI teachers, parents, and students, as well as participant observation and document analysis. The findings indicate a strong synergy between the school’s efforts—applying innovative learning methods such as contextual and experience-based approaches—and the active role of parents in guiding their children within the family environment. This collaboration plays a crucial role in holistically shaping students’ Islamic character. Despite challenges such as the influence of digital media, peer environments, and limited parental interaction time, effective and consistent communication between the school and families proves to be a key factor in successfully fostering Islamic values. The study highlights the importance of an integrated and sustainable educational strategy that involves all educational elements—both formal and informal—in shaping a morally upright younger generation in accordance with Islamic teachings. Keywords: The Role of the Family, Teachers Instilling Islamic Values Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPIT Al Ihsan Gowa, dan 2) mendeskripsikan serta menganalisis peran orang tua dan guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada peserta didik di SMPIT Al Ihsan Gowa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan sikap dan pemikiran seseorang secara individu maupun kelompok. Studi ini menyelidiki peran kolaboratif antara keluarga dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai-nilai Islami di lingkungan sekolah dan rumah. Metode yang digunakan adalah studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan guru PAI, orang tua siswa, dan siswa, observasi partisipan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara upaya sekolah yang menerapkan metode pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman, dengan peran aktif orang tua dalam membimbing anak di lingkungan keluarga. Kolaborasi ini berperan penting dalam membentuk karakter Islami siswa secara holistik. Meskipun dihadapkan pada tantangan seperti pengaruh media digital, lingkungan pergaulan, dan keterbatasan waktu interaksi orang tua, komunikasi yang efektif dan konsisten antara pihak sekolah dan keluarga menjadi faktor penentu keberhasilan pembinaan nilai-nilai Islami. Studi ini menyoroti pentingnya strategi pendidikan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh elemen pendidikan, baik formal maupun informal, dalam rangka membentuk generasi muda yang berakhlak mulia sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam. Kata Kunci: Peran Keluarga, Guru Menanamkan Nilai Isla

    Analisis Faktor yang Mempengaruhi Nasabah dalam Memilih Bank Syariah (Studi Bank Syariah Indonesia KCP Makassar Tamalanrea 1)

    Full text link
    Abstract: The purpose of this study is to analyze the factors that influence Islamic bank customers to continue using the services of Indonesian Islamic banks. The diversity of social backgrounds in society such as education level, mastery of banking literature or insight and promotional media and socialization of bank products and services. In addition, internal factors such as religious attitudes and external factors in terms of socialization of services and others also influence a person's decision to use Islamic bank services. The location of the study is Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Makassar Tamalanrea 1. This study is a qualitative study with a data analysis method with a reduction date technique in classifying data in stages, then the data is presented in a certain context to reach the conclusion stage. This study uses primary data through unstructured interviews with random selection of informants. The informants of this study are customers and employees of Indonesian Islamic banks. The research results partially indicate that insight, religiosity, promotion and socialization, and the social community environment, such as friendships and family, are factors that influence customers' decisions to use the services of Bank Syariah Indonesia (BSI) Makassar Tamalanrea 1 Branch Office. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nasabah bank syariah tetap menggunakan jasa bank syariah indonesai. Beragamnya latar belakang sosial masyarakat seperti tingkat pendidikan, penguasaan literartur perbankan atau wawasan dan media promosi dan sosialisasi produk dan layanan bank. Selain itu faktor internal seperti wawasan perbankan, sikap religiusitas dan faktor eksternal dalam hal sosialisasi layanan dan lainnya juga mempengaruhi keputusan seseorang dalam menggunakan jasa bank syariah. Lokasi penelitian adalah Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Makassar Tamalanrea 1. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis data dengan teknik reduction date dalam mengkalisikasi data secara bertingkat, kemudian data disajikan dalam konteks tertentu yang sampai pada tahap kesimpulan. Penelitian ini menggunakan data primer melalui wawancara tidak terstruktur dengan pemilihan informan secara acak. Informan penelitian ini adalah nasabah dan pegawai bank syariah indonsesia. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial bahwa wawasan, sikap religiusitas, promosi dan sosialisasi serta lingkungan komunitas social seperti pertemanan, keluarga menjadi faktor yang memepengaruhi nasabah dalam memutuskan menggunkan jasa bank syariah Indonesia (BSI) KCP Makassar Tamalanrea 1. Kata kunci : Analisis  faktor, nasabah, bank syaria

    Manajemen Pengelolaan Zakat Dalam Mengentaskan Kemiskinan Pada Baznas Kabupaten Pinrang

    Full text link
    Abstract: This study aims to discuss the Management of Zakat Management in alleviating poverty at Baznas Pinrang Regency. The problems studied in this study are: (1) How is the Management of Zakat Management at Baznas Pinrang Regency. (2) what are the inhibiting and supporting factors in the management of zakat at Baznas Pinrang Regency. This type of research uses Qualitative research where the data sources obtained by researchers come from primary data and secondary data, primary data is collected through written notes, or through video recordings or voice recordings, Primary data is obtained directly from informants, namely staff and employees of Baznas Pinrang Regency. Secondary data is an additional data source, namely all forms of documents, both in written form and photos or second data sources after primary data. This source can be in the form of books, journals. The results of the study indicate that it can be concluded that the Management of zakat management at Baznas Pinrang Regency has been implemented even though public awareness is still lacking regarding the obligation to pay zakat. The inhibiting factors of zakat management consist of two factors, namely musakki awareness, and limited Human Resources (HR) while the supporting factors consist of three factors, namely the existence of clear program planning, availability of funds and legality from the government. The implication is that if Zakat Management in Baznas is carried out effectively and transparently, its contribution to poverty alleviation will be significant. Keywords: Management, Zakat Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membahas Manajemen Zengelolaan Zakat dalam mengentaskan kemiskinan pada Baznas Kabupaten Pinrang. Permasalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana Manajemen Pengelolaan Zakat pada Baznas Kabupaten Pinrang. (2) apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam pengelolaan zakat pada Baznas Kabupaten Pinrang. Jenis Penelitian ini penulis menggunakan penelitian Kualitatif dimana Sumber data yang diperoleh peneliti berasal dari data primer dan data sekunder, data primer yaitu dihimpun melalui catatan tertulis, atau melalui perekaman video atau perekam suara, Data primer diperoleh langsung dari informan yaitu staf dan karyawan Baznas Kabupaten Pinrang. Data sekunder merupakan sumber data tambahan, yaitu segala bentuk dokumen, baik dalam bentuk tertulis maupun foto atau sumber data kedua sesudah data primer. Sumber ini dapat berupa buku, jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dapat disimpulkan bahwa Manajemen pengelolaan zakat pada Baznas Kabupaten Pinrang telah terlaksana meskipun kesadaran masyarakat masih kurang terhadap kewajiban mengeluarkan zakat. Adapun faktor penghambat pengelolaan zakat terdiri dari dua faktor yaitu kesadaran musakki, dan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada sedangkan faktor pendukung terdiri dari tiga faktor yaitu adanya perencanaan program yang jelas, ketersediaan dana dan legalitas dari pemerintah. Adapun Implikasinya yaitu Jika Manajemen Pengelolaan Zakat di Baznas dilakukan secara efektif dan transparan, maka kontribusinya terhadap pengentasan kemiskinan akan signifikan.                 Kata Kunci: Manajemen, Pengelolaan, Zaka

    Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menumbuhkan Kesadaran Beragama Peserta Didik Dikelas X SMA Negeri 18 Makassar

    Full text link
    Abstract: This study focuses on the role of Islamic religious education teachers in fostering religious awareness of students in class X of SMA Negeri 18 Makassar. The purpose of this study was to determine; 1) the religious awareness of students in class X of SMA Negeri 18 Makassar; 2) the role of Islamic religious education teachers in fostering religious awareness of students. This study uses a descriptive qualitative analysis method to determine how the detailed and factual description of the phenomenon studied is based on the field. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that; 1) The religious awareness of students in SMA Negeri 18 Makassar is reflected in their daily attitudes and behavior, especially in terms of worship and morals. Students who have high religious awareness appear disciplined in carrying out worship such as praying, and trying to practice Islamic teachings in their lives. On the other hand, students with low religious awareness tend to ignore religious obligations, behave impolitely, disrespect teachers and friends, and use inappropriate language; 2) Islamic Religious Education teachers at SMA Negeri 18 Makassar have an important role in fostering students' religious awareness not only through delivering materials, but also by providing role models and personal approaches. Teachers play an active role in advising students who are less religious and linking Islamic teachings with students' interests. In addition, school religious programs such as congregational prayers, Al-Quran literacy every Friday, and prayer practice are an important part of the strategy to foster religious awareness as a whole. Abstrak: Penelitian  ini berfokus pada peran guru pendidikan agama islam dalam menumbuhkan kesadaran beragama peserta didik di kelas X SMA Negeri 18 Makassar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui;1) kesadaran beragama peserta didik dikelas X SMA Negeri 18 Makassar;2)peran guru pendidikan agama islam dalam menumbuhkan kesadaran beragama peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif untuk mengetahui bagaimana gambaran secara rinci dan faktual fenomena yang diteliti berdasarkan lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa;1) Kesadaran beragama peserta didik di SMA Negeri 18 Makassar tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari mereka, khususnya dalam hal ibadah dan akhlak. Siswa yang memiliki kesadaran beragama yang tinggi tampak disiplin dalam menjalankan ibadah seperti sholat, serta berusaha mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan mereka. Sebaliknya, siswa dengan kesadaran beragama yang rendah cenderung mengabaikan kewajiban agama, bersikap kurang sopan, tidak menghormati guru dan teman, serta menggunakan bahasa yang tidak pantas;2) Guru pendidikan agama islam di SMA Negeri 18 Makassar memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa tidak hanya melalui penyampaian materi, tetapi juga dengan memberikan keteladanan dan pendekatan personal. Guru berperan aktif menasihati siswa yang kurang beribadah serta mengaitkan ajaran Islam dengan minat siswa. Selain itu, program keagamaan sekolah seperti sholat berjamaah, literasi Al-Qur’an setiap Jumat, dan latihan sholat menjadi bagian penting dalam strategi menumbuhkan kesadaran beragama secara menyeluruh. Kata Kunci: Kesadaran Beragama, Peran Gur

    DAMPAK BULLYING TERHADAP PERKEMBANGAN KARAKTER KELAS III MIS DARUL AMAN KECAMTAN TALLO

    Full text link
    Abstract: This research aims to analyze and describe: (1) Bullying of students in class III MIS Darul Aman, Tallo District; (2) the character of students in class III MIS Darul Aman, Tallo District; (3) the impact of bullying on the character of students in class III MIS Darul Aman, Tallo District; and (4) overcoming cases of student bullying in class III of MIS Darul Aman, Tallo District. This research uses a qualitative descriptive research method with a methodical and scientific approach. Primary data sources consist of the school principal, class teacher, Akhlak Akhlak teacher, and class III students. Secondary data sources are evidence of notes or reports, school profiles, geographic conditions of schools, and documents. Data was collected using observation, interview and documentation techniques and then analyzed using descriptive analysis developed by Miles and Hurberman, namely data reduction, data display and conclusion or verification. Test the validity of the data using triangulation. The subjects of this research were class III MIS Darul Aman, Tallo District with a total of 23 participants. The results of the research show cases of bullying against students in class III MIS Darul Aman, namely verbal bullying, making fun of their parents' names and their jobs or unique names in the form of making fun of Fatty/Battala until his face turns funny and crying and even mocking his parents' job, the handyman. rickshaws, physical bullying, hitting and pushing, there are students in the class who are studying, then a classmate comes and suddenly pushes them, this behavior the victim cannot fight back, because physically the perpetrator is stronger, disrupts writing in the form of pushing. his hands stopped writing and even threw his pencil, but physical forms of bullying, hitting, were rarely found. The character of MIS Darul Aman students towards bullies wants to get attention from both the teacher and their classmates and the character of bullying victims is quiet, shy, and physically weaker than other students. The impact of bullying on the character of students in class III MIS Darul Aman on the perpetrator is very detrimental, first for themselves, the good name of their parents/family, and the quality of the school will be reduced in the eyes of the community, for the victim it will make them less confident, and most will even remain silent. themselves in the classroom, and towards other students, there is a desire to follow the behavior of the bully so that they do not become the next victim. Overcoming bullying cases of students in class III MIS Darul Aman in the form of motivating/advising students using their language that whatever is usually said at home cannot be said at school because there are certain rules or sanctions, teachers or parents can get used to spending time with children and telling each other about their daily lives, and collaboration between school parties in the form of behavioral counseling, aqidah akhlah teachers use various strategies, increase students' understanding of moral principles and provide examples through the teachings and lives of the prophet and other prophets. Keywords: Impact of Bullying, Student Character Development Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan: (1) Bullying terhadap peserta didik di kelas III MIS Darul Aman Kecamatan Tallo; (2) karakter peserta didik di kelas III MIS Darul Aman Kecamatan Tallo; (3) dampak bullying terhadap karakter peserta didik di kelas III MIS Darul Aman Kecamatan Tallo; dan (4) penanggulangan kasus bullying peserta didik di kelas III MIS Darul Aman Kecamatan Tallo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitataif dengan pendekatan metode dan keilmuaan. Sumber data primer terdiri atas kepala sekolah, wali kelas, guru Akhidah Akhlak, dan peserta didik kelas III. Sumber data sekunder bukti catatan atau laporan, profil sekolah, keadaan geografis sekolah, dan dokumen. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan analisi deskriptif yang dikembangkan oleh Miles dan Hurberman, yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan atau verifikasi. Uji keabsan data menggunakan triangulasi. Subjek penelitian ini adalah kelas III MIS Darul Aman Kecamatan Tallo dengan jumlah peserta 23 orang. Hasil penelitian menunjukkan kasus bullying terhadap peserta didik di kelas III MIS Darul Aman yaitu bullying verbal mengejek dengan nama orang tua dan pekerjaan orang tua atau nama unik berupa mengejejek si Gendut/ Battala sampai muka dia berubah menjadi lucu dan menangis bahkan mengejek pekerjaan orang tuanya si tukang becak, bullying fisik memukul dan mendorong ada peserta didik di dalam kelas yang sedang belajar kemudian datang seorang teman kelasnya yang tiba-tiba mendorong, perilaku tersebut korban tidak bisa melawan, kerena dari segi fisik si pelaku memang lebih kuat, mengganggu menulis berupa mendorong-dorong tangannya sampai berhenti menulis bahkan melempar pensilnya, namun bentuk bullying fisik memukul jarang di temukan. Karakter peserta didik MIS Darul Aman terhadap pelaku bullying ingin mendapatkan perhatian baik dari guru maupun teman kelasnya dan karakter dari korban bullying ialah pendiam, pemalu, dan fisiknya lebih lemah dibandingkan peserta didik lain. Dampak bullying terhadap karakter peserta didik di kelas III MIS Darul Aman terhadap pelaku sangat merugikan, pertama bagi diri sendiri, nama baik orang tua/ keluarga, dan kualitas sekolah akan berkurang di mata masyarakat, terhadap korban membuat dirinya kurang percaya diri, dan bahkan kebanyakan berdiam diri didalam kelas, dan terhadap peserta didik lainnya ada keinginan mengikuti perilaku pelaku bullying agar mereka tidak menjadi korban selanjutnya. Penanggulangan kasus bullying peserta didik di kelas III MIS Darul Aman berupa memotivasi/ menasehati peserta didik dengan bahasa mereka bahwa apapun yang biasa di ucapkan di rumah tidak bisa di ucapkan disekolah karena ada aturan atau sanksi tertentu, guru atau orang tua bisa membiasakan meluangkan waktu bersama anak dan saling bercerita tentang kesehariannya, dan kerjasama antar pihak sekolah berupa konseling behavioral, guru aqidah akhlah menggunakan berbagai strategi, meningkatkan pemahaman peserta didik tentang prinsip-prinsip moral dan memberikan keteladanan melalui ajaran dan kehidupan nabi dan nabi lainnya. Kata Kunci:  Dampak Bullying, Perkembangan Karakter, Peserta Didik &nbsp

    PENGARUH PEMAHAMAN KONSEP MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR

    Full text link
    Abstract: This study aims to see the effect of understanding the concept of religious moderation to tolerance attitude of students in the Islamic Education study program Makassar Islamic University. This study uses an associative quantitative approach using a questionnaire distributed to 30 samples using sampling technique Simple Random Sampling. Testing instruments in this research using validity and reliability tests, data analysis techniques using descriptive analysis, using classic assumption tests consisting of normality tests, and heteroscedasticity tests and  multiple linear regression analysis consisting of hypothesis testing and coefficient of determination analysis. The results of this research show that: (1) Students' understanding of the concept of religious moderation is in the medium category, withobtained a percentage in the high category of understanding religious moderation of 3.3%, the medium category of 96.7%, and the low category of 0%.; (2) Student Tolerance is included in the moderate category, with gainsthe percentage in the high tolerance attitude category was 10%, the medium category was 86.7%, and the low category was 3.3%; and (3) Understanding the concept of religious moderation has a positive effect on students' attitudes of tolerance as proven by the resultsthe significance level of <0.001 is smaller than 0.05 while the t-value obtained is 8.348 which is greater than the t valuetable 2,048.  The magnitude of the influence of understanding the concept of religious moderation on students' tolerance attitudes is proven by their grades R square of 0.442 indicates that the ability is variableindependent in explaining variations in variablesdependent is 71.3% and the remaining 28.7% is explained by other variables outside this research model Keywords: Religious moderation, Student, College Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman konsep moderasi beragama terhadap sikap toleransi mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 30 sampel dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Pengujian instrumen dalam penelitian ini menggunakan uji validitas dan reliabilitas, teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, menggunakan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, dan uji heteroskedastisitas serta analisis regresi linier berganda yang terdiri dari uji hipotesis dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Pemahaman konsep moderasi beragama mahasiswa termasuk dalam kategori sedang, dengan memperoleh presentase pada kategori pemahaman moderasi beragama tinggi sebesar 3,3%, kategori sedang 96,7%, dan kategori rendah sebesar 0%.; (2) Sikap Toleransi Mahasiswa termasuk dalam kategori sedang, dengan memperoleh presentase pada kategori sikap toleransi tinggi sebesar 10%, kategori sedang 86,7%, dan kategori rendah sebesar 3,3%; dan (3) Pemahaman konsep moderasi beragama berpengaruh positif terhadap sikap toleransi mahasiswa dibuktikan dengan hasil tingkat signifikansi sebesar <0,001 lebih kecil dari 0,05 sementara nilai t-hitung yang diperoleh yaitu sebesar 8,348 lebih besar dari nilai ttabel 2,048.  Besarnya pengaruh pemahaman konsep moderasi beragama terhadap sikap toleransi mahasiswa dibuktikan dengan nilai R square sebesar 0,442 menunjukkan bahwa kemampuan variabel independent dalam menjelaskan variasi variabel dependent adalah sebesar 71,3% dan sisanya sebesar 28,7% dijelaskan oleh  variabel lain di luar model penelitian ini. Kata Kunci:  Moderasi Beragama, Sikap Toleransi, Mahasiswa, Universita

    208

    full texts

    216

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal FAI Universitat Islam Makassar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇