Rumah Jurnal FAI Universitat Islam Makassar
Not a member yet
216 research outputs found
Sort by
Peran Guru Penggerak Dalam Mewujudkan merdeka Belajar DanTransformasi Pendidikan
Abstract: This research aims to analyze the role of driving teachers in realizing Freedom of Learning and educational transformation in Indonesia. This research uses a qualitative approach with literature methods. The research resultsshow that driving teachersplay a crucial role in realizing the vision of Merdeka Belajar through innovative teaching practices, responsive and relevant curriculum development, and the creation of a learning environment that is conducivefor students to develop. Driving teachers become agents of change who encourage students to become more independent,creative and critical. They also facilitate project-based learning, collaborative learning, and the effective use of educationaltechnology .Keywords: driving teachers, Merdeka Belajar, educational transformation, educational innovation, collaborative learningAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru penggerak dalam mewujudkan MerdekaBelajar dan transformasi pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganmetodeliteratur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru penggerak memegang peran krusial dalammewujudkan visi Merdeka Belajar melalui praktik pengajaran inovatif, pengembangan kurikulum yangresponsif dan relevan, serta pembentukan lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa untuk berkembang.Guru penggerak menjadi agen perubahan yang mendorong siswa untuk menjadi lebih mandiri, kreatif, dan kritis.Mereka juga memfasilitasi pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kolaboratif, dan penggunaan teknologipendidikan secara efektif.Kata Kunci: guru penggerak, Merdeka Belajar, transformasi pendidikan, inovasi pendidikan, pembelajarankolaboratif
Peranan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dalam Menanamkan Nilai-Nilai Spritual Anak di TPQ Miftakhul Ulum Desa Karya Jaya Kecamatan Moilong Kabupaten Banggai
methods in instilling children’s spiritual values and factors that influence TPQ in instilling children’s spiritual values at TPQ Miftakhul Ulum, Karya Jaya Village, Moilong District, Banggai. This research used field research through observation, interviews and documentation and is supported by various literatures related to this research. The object of this research was TPQ Miftakhul Ulum institution, managers, educators and student, religious leaders and parents of students. The result showed that TPQ Miftakhul Ulum has played a role in instilling children’s spiritual values. Educators use lectures, exercises, examples, emotional approaches, questions and answers, solicitationts punishments, rewards and motivational methods. The supporting factors are the spiritual potential that the student already have, a positive learning environment, support from the village government and the surrounding community and a good relationship between teachers and students. Meanwhile, the inhibiting factors are limited learning time, less qualified human resources, lack of learning facilities, toxic social environment, misuses of technology. It is expected that related educational institutions pay more attention to the walfare of educators and the completeness of facilities and infrastructure for teaching and learning activities, improve institutional systems and educators’ insights on spiritual values, and pay attention to relations with the community and the procurement of donors in carrying out teaching and learning activities.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran TPQ dalam menanamkan nilai-nilai spiritual anak, metode pendidik dalam menanamkan nilai-nilai spiritual anak dan faktor yang mempengaruhi TPQ dalam menanamkan nilai-nilai spirirtual anak di TPQ Miftakhul Ulum Desa Karya Jaya Kecamatan Moilong Kabupaten Banggai. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang ada, serta ditunjang oleh berbagai bahan literatur yang sehubungan dengan penelitian ini. Objek penelitian ini adalah lembaga TPQ Miftakhul Ulum, pengelola, pendidik dan santri TPQ Miftakhul Ulum. Hasil Penelitian menyimpulkan bahwa TPQ Miftakhul Ulum telah berperan dalam menanamkan nilai-nilai spiritual anak, metode pendidik yakni metode ceramah atau cerita, metode latihan, metode teladan, metode pendekatan emosional, metode tanya jawab, metode ajakan, metode hukuman dan pemberian hadiah dan metode motivasi, faktor pendukungnya adalah potensi spiritual yang telah dimiliki anak, lingkungan belajar yang menyenangkan bagi anak, adanya dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat sekitar, dan hubungan yang baik antara guru dengan anak didik, serta faktor penghambatnya adalah waktu kegiatan belajar terbatas, tenaga SDM kurang berkualitas, minimnya fasilitas belajar, lingkungan pergaulan yang berpengaruh buruk, penyalahgunaan tekhnologi modern.Implikasi pada penelitian ini adalah untuk lebih memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik dan kelengkapan sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar, meningkatkan sistem kelembagaan dan wawasan pendidik tentang nilai-nilai spiritual, serta memperhatikan hubungan dengan masyarakat dan pengadaan donatur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Kata Kunci: Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Nilai- Nilai Spiritua
Implementasi Metode Qiro’ati Dalam Pembelajaran Al Qur’an Di Kelas Xi Sman1 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman
Abstract: The purpose of this research is to describe all matters related to the implementation of the Qiro'ati method in learning the Qur'an in class XI SMAN 1 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman, both the use of the Qiroati methodand the factors that hinder and support learning the Qur'an using the Qiro' method. The research method used is a qualitativedescriptive method that describes events that occur in the field or research that tries to reveal and describe a phenomenon or event that is developing at this time. This research is descriptive qualitative in the form of written or spoken words from people and observed behavior. The data collection technique used is observation, which is a data collection technique by observing. Interview is a data collection technique through question and answer process, both oral and written. Documentation is a way of collecting data through written remains, archives, andbooks related to research. The results showed that the application of the qiro'ati method in learning the Qur'an in class XI SMAN 1 Nansabaris, Padang Pariaman Regency, the steps taken included planning, implementation and evaluation. Al-Qur'an learning strategies that are used individual classics and read-see classics. Keywords:Qiro'ati Method, Learning the Qur'anAbstrak Riset yang dicoba ini tujuannya mendefinisikan seluruh perihal yang berhubungan dengan aplikasi tatacara Qiro’ ati dalam penataran Angkatan laut(AL) Qur’ an di kategori XI SMAN 1 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman bagus itu metode 1Korespondensi Penulis pemakaian tata cara Qiroati ini serta pula aspek penghalang dan mensupport penataran Angkatan laut(AL) Quran Dengan Memakai Tata cara Qiro’ atiini. Tata cara riset yang di maanfaatkan merupakan deskriptif kualitatif ialah melukiskan kejadian serta peristiwa peristiwa yang terjalin di alun-alun, riset yang berupaya mengatakan menampilkan serta menggambarkan suatu kejadian ataupun peristiwa yang bertumbuh di era ini. Riset ini bertabiat deskriptif kualitatif yang berbentuk tutur tutur tercatat atau perkataan dari orang orang serta sikap yangdicermati. Metode pengumpulan informasi yang dipakai merupakan pemantauan ialah metode pengumpulan informasi dengan metode melaksanakan observasi. Tanya jawab ialah metode pengumpulan data di jalani dengan cara pertanyaan jawab, bagus berbentuk perkataan ataupun catatan. Pemilihan jadi metode buat mengakulasi informasi lewat hasiltertulis, arsip, serta novel novel yang berhubungandengan riset. Hasil riset membuktikan kalau aplikasi tata cara qiro’ ati dalam penataran Angkatan laut(AL) Qur’andi kategori XI SMAN 1 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman, tahap yang dicoba mencakup pemograman, penerapan serta penilaian. strategi penataran Angkatan laut(AL) Qur’ an yang di gunakan Klasikalperseorangan serta Klasikal baca ikuti.Kata Kunci: MetodeQiro’ati, Pembelaajaran Al Qur’an
STRATEGI PROMOSI KAMPUS UNIVERSITAS ISLAM MAKASSARDALAM MENINGKATKAN MINAT CALON MAHASISWA BARU
Abstract: This research aims to find out: (1) Promotion strategy of Universitas Islam Makassar in increasing theinterest of new students' prospective; (2) Supporting and inhibiting factors for the campus promotion strategy ofUniversitas Islam Makassar. This research uses qualitative methods with communication and sociologicalapproaches. The premier data source consists of informants from the head of promotion of Universitas IslamMakassar and the Public Relations section of Universitas Islam Makassar. Secondary data sources are taken fromvarious books, journals, and other scientific works as a theoretical basis. Answering existing problems, thetechniques used by researchers to obtain data in this research are by conducting field observations, interviews,and documentation. The data obtained is then analyzed through the stages of reduction, data display, andconclusions. Furthermore, data validity tests were carried out using observation and triangulation. The results ofthis research show that the Universitas Islam Makassar campus in promoting applies several strategies, namely:the first is through social media. Using social media has a direct response with users so it makes it easier to reachpromotions. Second, through print media. In print media contains very important information and is conveyedeffectively. Third through socialization. This strategy is carried out directly by visiting and the last one useshuman resources (HR) .in carrying out this strategy there are several factors that become supporting factors suchas support from campus leaders and cooperation with all parties from the faculty. diverse study programs,university shutter and infrastructure, qualified educators, strategic location of the campus. Meanwhile theinhibiting factor is competition with other universities and changes preferences of prospective students. in trendsand preferences of prospective students. Keywords: Campus, increasing interest, Promotion strategy
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Strategi promosi kampus Universitas Islam Makassardalam meningkatkan minat calon mahasiswa baru; (2) Faktor pendukung dan penghambat strategi promosikampus Universitas Islam Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatankomunikasi dan sosiologis. Sumber data premier terdiri atas informan dari kepala promosi Universitas IslamMakassar dan bagian Hubungan Masyarakat (HUMAS) Universitas Islam Makassar. Sumber data skunderdiambil dari berbagai buku, jurnal, dan karya ilmiah lainnya sebagai landasan teori. Menjawab permasalahanyang ada, teknik yang digunakan peneliti untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah dengan melakukanobservasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapreduksi, display data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya dilakukan uji keabsahan data menggunakanpengamatan dan trianggulasi.Hasil penelitian ini menunjukkan kampus Universitas Islam Makassar dalam melakukan promosi menerapkanbeberapa strategi yaitu: yang pertama melalui media sosial. menggunakan media sosial memiliki respon secaralangsung dengan pengguna jadi memudahkan untuk menjangkau promosi. Kedua melalui media cetak. Di dalammedia cetak berisi informasi yang sangat penting dan disampaikan secara efektif. Ketiga melalui sosialisasi.Strategi ini dilakukan secara langsung dengan cara kunjungan. Dan yang terakhir menggunakan sumber dayamanusia (SDM). dalam menjalankan strategi tersebut terdapat beberapa faktor yang menjadi faktor pendukungseperti adanya dukungan dari pimpinan kampus dan kerjasama dengan seluruh pihak dari fakultas, program studiyang beragam, srana dan prasarana kamupus, tenaga pendidik yang berkualitas, letak strategis kampus. Sedangkan yang menjadi faktor penghambatnya yaitu adanya persaingan dengan universitas lain dan perubahan tren dan preferensi calon mahasiswa.Kata Kunci : Strategi promosi, meningkatkan minat, kampus 
Penerapan Metode Active Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Kelas VII SMP Wahyu Makassar
Abstract: This research discusses the application of the Active Learning method in improving the quality of Islamic Religious Education learning at Wahyu Makassar Middle School. The aims of this research are: (1) an overview of the Active Learning method applied by PAI teachers at Wahyu Makassar Middle School. (2) Knowing the quality of PAI learning through the use of the Active Learning method at Wahyu Makassar Middle School (3) Knowing the obstacles in implementing the Active Learning Method at Wahyu Makassar Middle School. This research on the application of the Active Learning method in learning Islamic Religious Education at Wahyu Makassar Middle School uses descriptive qualitative research methods where the research location is Wahyu Makassar Middle School. The data was obtained directly from the school principal, Islamic Religious Education teacher, students and other competent parties at the school. The results of this research show that the application of the Active Learning method in learning Islamic Religious Education at Wahyu Makassaar Middle School makes it easier for students to understand the subject matter, especially Islamic Religious Education material through group discussions or debates, jigsaw learning and game-like learning. The Active Learning method in learning Islamic Religious Education at Wahyu Makassar Middle School is very effective in achieving the learning objectives of Islamic Religious Education. Because in learning students can be directly involved, collaborate and interact with others. So it is not only teachers who are active, but students also play an active role in learning Islamic Religious Education. The obstacles that occur in schools in implementing active learning methods are in the Islamic Religious Education learning process at Wahyu Makassar Middle School, among which are; (1) teacher limitations, apart from quantity, it turns out that there are still many teachers who are still unable to fully apply the Active Learning method due to a lack of understanding of the Active Learning method. (2) inadequate facilities and infrastructure because the tools used do not meet the criteria and are still very limited. (3). There are different ability and psychological factors or child characteristics for each student.
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang penerapan metode Active Learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaraan Pendidikan Agama Islam SMP Wahyu Makassar.Tujuan penelitian ini adalah: (1) gambaran tentang metode Active Learning yang diterapkan oleh guru PAI di SMP Wahyu Makassar. (2) Mengetahui kualitas pembelajaran PAI melalui penggunaan metode Active Learning di SMP Wahyu Makassar (3) Mengetahui Kendala-kendala dalam penerapan Metode Active Learning di SMP Wahyu Makassar. Penelitian tentang penerapan metode Active Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Wahyu Makassar ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif di mana lokasi penelitian adalah SMP Wahyu Makassar. Data-datanya diperoleh langsung dari kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, siswa dan pihak-pihak lain yang berkompeten di sekolah tersebut. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode Active Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Wahyu Makassaar memberikan kemudahan bagi siswa dalam memahami materi pelajaran, khususnya materi Pendidikan Agama Islam melalui diskusi kelompok ataupun debat, jigsaw learning serta pembelajaran semacam permainan. Metode Active Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Wahyu Makassar sangat efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Karena dalam pembelajaran siswa dapat terlibat secara langsung, bekerjasama dan saling berinteraksi dengan yang lainnya. Jadi bukan hanya guru saja yang aktif akan tetapi siswa juga berperan aktif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Kendala-kendala yang terjadi di sekolah dalam menerapkan metode active learning adalah dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Wahyu Makassar, di antarannya adalah; (1) keterbatasan guru, selain kuantitas, ternyata masih banyak guru yang masih belum mampu sepenuhnya mengaplikasikan metode Active Learning karena kurangnya pemahaman terhadap metode Active Learning. (2) sarana dan prasarana yang kurang memadai karena alat-alat yang digunakan belum memenuhi kriteria dan masih sangat terbatas. (3). adanya faktor kemampuan dan psikologi atau karakter anak yang berbeda pada setiap diri sisw
PENERAPAN METODE KISAH DALAM PEMBELAJARAN PAI KELAS IV SD PERTIWI MAKASSAR
Abstract: This study aims to determine: (1). How is the application of the story method in learning PAI for class IV SD Pertiwi Makassar, (2) How does the application of the story method affect learning PAI class IV SD Pertiwi Makassar and (3) What are the supporting factors in the application of the story method teaching PAI class IV SD Pertiwi Makassar.
This research method is a qualitative method. The research instrument is the researcher himself as the key instrument. The research data were obtained from observations and interviews with research subjects. The research results were processed using qualitative analysis through data verification and triangulation.
Based on the results of this study, data was obtained that SD PERTIWI Makassar through the story method could: 1. Sharpen students' knowledge related to the story being taught. 2. Practicing comprehension, thinking power, concentration power, developing imagination then educating morals and sharpening the sense that a student has. 3. Get support from teachers in the field of Islamic religious education to work together and continue learning to develop learning and be able to improve learning outcomes of Islamic Religious Education class IV SD PERTIWI Makassar.
Keywords: Application of Story Method, Islamic Religion Learning
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). Bagaimana penerapan metode kisah dalam pembelajaran PAI kelas IV SD Pertiwi Makassar, (2) Bagaimana pengaruh penerapan metode kisah dalam pembelajaran PAI kelas IV SD pertiwi Makassar dan (3) Bagaimana faktor pendukung dalam penerapan metode kisah pembelajaran PAI kelas IV SD Pertiwi Makassar.
Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen kunci. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, dan hasil wawancara dengan subyek penelitian. Hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kualitatif melalui verifikasi dan trigulasi data.
Berdasarkan hasil penelitian ini, diperoleh data bahwa SD PERTIWI Makassar melalui metode kisah, dapat : 1. Mengasah pengetahuan siswa terkait dengan kisah yang di ajarkan . 2. Melatih daya tangkap, daya berpikir, daya konsentrasi, mengembangkan Imajinasi kemudian mendidik Akhlak dan mengasah rasa yang di miliki seorang siswa. 3. Mendapatkan dukungan dari guru-guru bidang studi pendidkan agama Islam untuk saling bekerja sama dan terus belajar untuk mengembangkan pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas IV SD PERTIWI Makassar.
Kata Kunci :Penerapan Metode Kisah , Pembelajaran Agama Islam
Pengaruh Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Perilaku Jujur Peserta Didik SMK Negeri 1 Majene
This research aims to find out: first, the implementation of Islamic Religious Education learning; second, the level of honest behavior of students; and third, the effect of Islamic Religious Education learning on the honest behavior of students. This type of research is field research, quantitative, using ex post facto method. The research location is SMK Negeri 1 Majene. The research approach is educational and psychological. The research sample is 20% of the 658 population, namely 132 people. The data collection method is a questionnaire (questionnaire). Data processing and analysis methods use descriptive statistical tests and inferential statistical tests. The results showed that: first, Islamic Religious Education learning is very well implemented in the high category; second, the honest behavior of students gets an average score of 76.48 in the high category; and third, there is an influence between Islamic Religious Education learning on the honest behavior of students. Islamic Religious Education learning contributes 7% to the honest behavior of students
Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Prestasi Belajar Siswa Madrasah Aliyah Negeri Pinrang
Penelitian ini membahas tentang pengaruh kegiatan ekstrakurikuler tersebut terhadap prestasi belajar siswa Madrasah Aliyah Negeri Pinrang. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode survei. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi kemudian diolah dalam bentuk persentase (%) dan dianalisis menggunakan teknik analisis statistik. Jumlah populasi sebanyak 281 siswa yang dipilih secara purposive sampling sebanyak 42 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif antara kegiatan ekstrakurikuler dengan prestasi belajar siswa sebesar 0,7640 dan berada pada kofisien korelasi yang termasuk pada kategori kuat. Hal ini berarti keduanya saling mempengaruhi. Berarti jika siswa semakin aktif dalam kegiatan ektrakurikuler maka prestasi belajar mereka semakin meningkat
Motivasi Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Dalam Mengikuti Organisasi Kemahasiswaan Di Universitas Islam Makassar
Abstract: This study focuses on how students' motivation to join organizations on campus and what influences students in joining organizations. This study itself aims to determine the form of motivation and what factors influence Islamic religious education students in participating in student organizations at the Islamic University of Makassar. In this study, the researcher used a qualitative descriptive study. Qualitative research is collecting data in a natural setting, using natural methods. The results of the study show that in general, students of the Islamic Education Study Program have the motivation to join the student organization, which is indicated by the need to want to learn and know more about how to function than actual students in addition to student presentations starting from the 2017, 2018, and 2019 classes. Enthusiastic to join student organizations. According to them, organization is a place where they can explore their potential and train themselves so that students who organize will have soft skills that will be useful for themselves and do not rule out the possibility for those around them. The motivation of students to join student organizations is marked by a will for themselves (intrinsic) and also from outside (extrinsic). Motivation from within (intrinsic) is the desire to have the confidence to be able to speak in public, add insight both in terms of worldly knowledge and also ukhrowi science, as well as soft skills or personal abilities for a student for his future. Meanwhile, motivation from outside (extrinsic) is the support from parents, invitations from friends and also wanting to have a close relationship with seniors or lecturers who entered the organization first.
Keywords: motivation, organization, students.
Abstrak: Penelitian ini berfokus pada bagaimana motivasi mahasiswa dalam mengikuti organisasi yang ada di kampus dan apa saja yang mempengaruhi mahasiswa dalam mengikuti organisasi. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui bentuk motivasi dan faktor apa saja yang mempengaruhi mahasiswa pendidikan agama islam dalam mengikuti organisasi kemahasiswaan di Universitas Islam Makassar. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif adalah pengumpulan data pada suatu latar alamiah, dengan menggunakan metode alamiah. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam memiliki motivasi untuk mengikuti organisasi kemahasiswaan itu di tandai dengan adanya kebutuhan untuk mau belajar dan lebih tau lagi bagaiman fungsi dari pada mahasiswa sebenarnya di samping itu presentasi mahasiswa mulai dari angkatan 2017, 2018, dan 2019 antusias untuk mengikuti organisasi kemahasiswaan. Organisasi menurut mereka adalah tempat dimana menggali potensi diri dan malatih diri sehingga mahasiswa yang berorganisasi nantinya memiliki soft skill yang nantinya bermanfaat untuk pribadinya dan tidak menutup kemungkinan untuk orang disekitarnya. Motivasi mahasiswa untuk mengikuti organisasi kemahasiswaan yang di tandai dengan kemauan atas dirinya sendiri (intrinsik) dan juga dari luar (ekstrinsik). Motivasi dari dalam dirinya (intrinsik) yaitu adanya keinginan memiliki rasa percaya diri untuk bisa berbicara di depan umum, menambah wawasan baik dari segi ilmu duniawi maupun juga ilmu ukhrowi, dan juga soft skill atau kemampuan pribadi untuk seorang mahasiswa demi masa depannya nanti. Sedangkan motivasi dari luar (ekstrinsik) yaitu adanya dukungan dari orang tua, ajakan dari teman dan juga ingin memiliki kedekatan kepada senior atau dosen-dosen yang memang lebih dulu masuk organisasi.
Kata Kunci : motivasi, organisasi, mahasiswa
Paradigma Pendidikan Kritis dalam Perspektif Pendidikan Islam di Madrasah Aliyah Kota Makassar
Abstract: This study aims to: (1) To obtain information about the views of critical education on the student learning process, (2) To obtain information about the implementation of the concept of critical education in the learning process in the perspective of Islamic education in Madrasah Aliyah Makassar. The results of the study show: (1) Critical education based on the concept of learning is education that aims to develop and maximize students' critical thinking skills in examining phenomena and problems contained in the subject matter, (2) Islamic education views on the concept of critical education in The learning process is the development of students not only covering aspect ratios, but its development is integrated with emotional and spiritual aspects and a teacher cannot impose his will on students, but a teacher must try to develop the potentials possessed by students.
Keywords: critical education, Islamic education.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mendapatkan informasi tentang pandangan pendidikan kritis terhadap proses pembelajaran siswa, (2) untuk mendapatkan informasi tentang implementasi konsep pendidikan kritis dalam proses pembelajaran berdasarkan perspektif pendidikan Islam di Madrasah Aliyah Makassar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pendidikan kritis berdasarkan konsep pembelajaran adalah pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan dan memaksimalkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menelaah fenomena-fenomena dan persoalan-persoalan yang terdapat dalam materi pelajaran, (2) pandangan pendidikan Islam terhadap konsep pendidikan kritis pada proses pembelajaran adalah pengembangan peserta didik tidak hanya meliputi aspek rasio, tetapi pengembangannya terpadu dengan aspek emosi dan spiritual dan seorang guru tidak bisa memaksakan kehendaknya terhadap peserta didik, melainkan seorang guru harus berusaha mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki oleh siswa.
Kata Kunci: pendidikan kritis, pendidikan Isla