Rumah Jurnal FAI Universitat Islam Makassar
Not a member yet
216 research outputs found
Sort by
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI (SLBN) PANGKEP, KECAMATAN MINASA TE’NE, KABUPATEN PANGKEP
Abstract: This thesis is about the Islamic education teachers in building students’ character at state of Sekolah Luar Biasa (SLBN) in Minasa Te’ne district, Pangkep region. The main problems are : first (1) , how is the teacher action in building students’ character at state of Sekolah Luar Biasa (SLBN) in Minasa Te’ne district, Pangkep region ?. Second(2), how are tehe supporting factors an obstacles faced by the Islamic education teachers at state of Sekolah Luar Biasa (SLBN) IN Minasa Te’ne district, Pangkep region?. To know an answer those questions above, in this research, researcher uses observation, interview, and documentation as the instrumens of data collection. In analyzing the data, writer use qualitative analysis. Based on the research and data analysis, it shows that the Islamic education teacher in building students’ character is being the model, always supervising politely, understandable every situation, not feeling bored in interacting with the students. The Islamic education teacher also teachers students reciting and writing Holy Qur’an, azan, ritual ablution, and sholat. As the Islamic education teacher, the supporting factors helping the teaching-learning prosecc are the support from head master, the positive responds of other teachers about sharing in every information particularly who carry on SLB situation. Then students’ parents also support in the teaching-learning process. The situation in the class is different, particularly in SLB. The obstacles occurring in situation is low frequency of excercises, and the needed related knowledge in SLB . The teachers also get difficulty in communication because their backgrounds are not SLB education.
Abstrak: Peranan Guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter siswa di Sekolah Luar Biasa Negeri SLBN Pangkep, Kecamatan Miinasa Te’ne, Kabupaten Pangkep. Pokok permasalannya adalah: pertama, bagaimana peranan guru pendidikan agama Islam dalam pemembentukan karakter siswa di sekolah luar biasa Negeri (SLBN) Pangkep, Kecamatan Minasa Te’ne, Kabupaten Pangkep. Kedua bagaimana faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru pendidikan agama Islam dalam pemembentukan karakter siswa di sekolah luar biasa Negeri (SLBN) Pangkep, Kecamanat Minasa Te’ne, Kabupaten Pangkep. Untuk menjawab pokok permasalahan tersebut diatas, maka dalam melaksanakan penelitian, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam membahas dan menganalisa data primer dan sekunder maka penulis menggunakan analisa kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data tersebut, maka hasilnya dapat disimpulkan bahwa tujuan dari peranan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan karakter siswa adalah menjadi suri tauladan, sentiasa membimbing dengan penuh kesabaran, memaklumi keterbatasan yang dimiliki oleh siswa dalam proses pembelajaran serta tidak jemu dalam melayani sikap-sikap siswa yang beraneka ragam khususnya siswa yang menyandang status ketunaan. Peranaan guru pendidikan agama Islam juga mempersiapkan diri siswa agar bisa baca tulis al-quran, adzan, berwudhu, dan solat. Memang dalm menjalankan tugas sebagai guru Pendidikan Agama Islam, faktor pendukung yang bisa membantu selama proses pembelajaran adalah seperti adanya dukungan dari pihak kepala sekolah, sikap para guru dan rekan sejawat yang sangat antusias dan tidak pernah jemu bertanya dan berbagi ilmu tentang siswa yang menyandang status ketunaan dalam berbagi informasi khususnya kepada guru-guru yang mempunyai latar belakang Pendidikan Luar Biasa PLB. Para orang tua siswa juga memberi apresiasi dan sangat antusias dalam membantu para guru selama proses pembelajaran berlangsung. Situasi dalam kelas memang tidak sama di setiap sekolah lebih-lebih lagi di sekolah luar biasa, faktor penghambat yang dihadapi oleh guru Pendidikan Agama Islam adalah seperti, kurangnya pelatihan dari pihak pemerintah tentang ilmu-ilmu yang dibutuhkan dalam menghadapi siswa luar biasa. Para guru juga menghadapi kesulitan dalam berkomunikasi karena bukan dari latar belakang Pendidikkan Luar Biasa
Konsep Moral dan Pendidikan Nilai dalam Pendidikan Islam
Islamic Religious Education contains two important aspects as a guide for individual Muslims in their interactions, both towards Allah (SWT) and towards other human beings. The two crucial elements in Islamic religious education are moral concepts and values education. This research aims to describe the moral concept in Islamic education and depict values education in Islamic education. The method used in this research is a literature review method by exploring references relevant to the research theme. The research results indicate that the moral education method among the Bugis community is carried out through habitual methods since childhood. The moral concept in Islamic education emphasizes the stipulations of Islamic teachings that rely on intellectuality or rationality as well as social integrity. Meanwhile, values education focuses on the implementation of values in Islamic teachings to achieve educational goal
Strategi Guru Pai Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus Di Sdn 159 Inpres Tekolabbua Kec Maros Baru Kab Maros
Abstract: This research aims to analyze: (1) PAI teacher strategies at SDN 159 Inpres Tekolabbua (2) interest inlearning of students with special needs at SDN 159 Inpres Tekolabbua (3) supporting and inhibiting factors thatinfluence PAI teacher strategies towards students with special needs at SDN 159 Inpres Tekolabbua. supervisedby Dr. Hj. Andi Herawati, M.Ag and Masri, S.Th.I., M.Th.IThe type of research used is qualitative research with data collection techniques through observation, interviewsand documentation with data analysis using data collection, data presentation, data reduction and drawingconclusions.The results of the research prove that the strategy of Islamic religious education teachers in overcoming thelearning interest of students with special needs at SDN 159 Inpres Tekolabbua is very important. One of thestrategies implemented is an individualized learning strategy, different approaches/methods and techniquesadapted to the abilities and needs of each student. The interest of students seems to be very high because thelearning strategy implemented is successful. The supporting factors are the teacher's ability, support from thestudents' parents, while the inhibiting factors are limited time in teaching.The author's advice to schools is to principals and teachers who have been extraordinary in educating studentswith special needs, never get tired and give up hope in continuing to educate these students who are basically notthe same as students in general.KEYWORDS: Strategy, Teacher, Interest in Learning, Special Needs.
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Strategi guru PAI di SDN 159 Inpres Tekolabbua (2)minat belajar siswa berkebutuhan khusus pada SDN 159 Inpres Tekolabbua (3) faktor pendukung danpenghambat yang mempengaruhi stategi guru PAI terhadap siswa berkebutuhan khusus pada SDN 159 InpresTekolabbua. yang di bimbing oleh Dr. Hj. Andi Herawati, M.Ag dan Masri, S.Th.I.,M.Th.IJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan dokumentasi dengan analisis data menggunakan pengumpulan data, penyajian data, reduksidata,dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian membuktikan bahwa Strategi guru pendidikan agama islam dalam mengatasi Minat belajarsiswa berkebutuhan khusus di SDN 159 Inpres Tekolabbua sangatlah penting. Salah satu strategi yangditerapkan adalah strategi pembelajaran yang diindividualisasikan, pendekatan/metode maupun teknik berbedabeda
di sesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan setiap peserta didik. Minat peserat didik terlihat sangattinggi dikarnakan stratagi pembelajaran yang diterapkan berhasil. Adapun faktor pendukung yakni kemampuanguru, dukungan orang tua siswa sedagkan faktor penghambat yakni keterbatasan waktu dalam mengajar.Adapun saran dari penulis kepada sekolah yaitu kepada kepala sekolah dan juga guru-guru yang sudah luar biasamendidik siswa yang berkebutuhan khusus, jangan pernah lelah dan putus asa untuk terus mendidik siswatersebut yang memang pada dasarnya tidak sama dengan siswa pada umumnya. KATA KUNCI: Strategi, Guru, Minat Belajar, Berkebutuhan Khusus
Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: TinjauanRanah Kognitif, Afektif Dan Psikomotorik Di Sma Mta Surakarta
Abstract: Evaluation in the cognitive, affective and psychomotor domains can provide a comprehensive view ofstudent learning outcomes. This research will focus on evaluating PAI learning at SMA MTA (Majelis Tafsir AlQur'an)
Surakarta in terms of assessments in these three domains. This research is qualitative in nature withinterview and documentation methods as data collection techniques. The source of interview data was PAIteachers and documentation was taken from documents in the form of student report cards and teacher dailyjournals. The research results show that the evaluation of PAI learning at SMA MTA Surakarta in the cognitivedomain is carried out in the form of tests, namely in the form of formative and summative tests. Formative testsare carried out by each PAI teacher in class. Meanwhile, the summative test is carried out by implementing PTSand PAS. The form of the PTS and PAS test is to use an objective test in the form of multiple choices. And in theaffective domain, evaluation is carried out by observing or observing students' daily attitudes, which arerecorded on an observation sheet in the form of a teacher's journal. Meanwhile, evaluation in the psychomotordomain is carried out by creating works or products in the form of mind mapping. Keywords: Evaluation, Islamic Religious Education, Cognitive, Affective, PsychomotoryAbstrak Evaluasi pada ranah kognitif, afektif dan psikomotorik dapat memberikan pandangan yang menyeluruhterhadap pencapaian hasil belajar siswa. Penelitian ini akan berfokus pada evaluasi pembelajaran PAI di SMAMTA (Majelis Tafsir Al-Qur’an) Surakarta yang ditinjau dari penilaian pada ketiga ranah tersebut. Penelitian inibersifat kualitatif dengan metode wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Sumber datawawancara berupa guru PAI dan dokumentasi diambil dari dokumen berupa raport peserta didik dan jurnalharian guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran PAI di SMA MTA Surakarta dalamranah kognitif dilakukan dalam bentuk tes yaitu berupa tes formatif dan sumatif. Tes formatif dilakukan olehmasing-masing guru PAI di kelas. Sedangkan tes sumatif dilakukan dengan pelaksanaan PTS dan PAS. Bentuktes PTS dan PAS yaitu dengan menggunakan tes objektif yang berupa multiple choice atau pilihan ganda. Danpada ranah afektif, evaluasi dilakukan dengan cara pengamatan atau observasi terhadap sikap peserta didiksehari-hari, yang dicatat pada lembar pengamatan berupa jurnal guru. Sedangkan evaluasi pada ranahpsikomotorik dilakukan dengan pembuatan hasil karya atau produk yang berupa mind mapping.Kata Kunci : Evaluasi, Pendidikan Agama Islam, Kognitif, Afektif, Psikomotori
Pengaruh Kegiatan Ice Breaking Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam di UPTD SDN 57 Bulu-Bulu
Abstract: This research aims to determine: (1) The application of ice breaking activities in Islamic Religious Education learning at UPTD SDN 57 Bulu-Bulu; (2) student learning outcomes in Islamic Religious Education learning at UPTD SDN 57 Bulu-Bulu, and (3) the influence of ice breaking activities on student learning outcomes in Islamic Religious Education learning at UPTD SDN 57 Bulu-Bulu. This research uses quantitative methods with a pedagogical approach. The primary data source consists of informants from the principal and teachers of UPTD SDN 57 Bulu-Bulu in Maros. Secondary data sources are taken from various books, journals and other scientific works as a theoretical basis. Data was collected using observation, questionnaire and documentation techniques and then analyzed using hypothesis testing analysis techniques. The results of the research show the results of the correlation test on 28 questionnaire question items for the ice breaking activity variable (X) and 10 questionnaire question items for student learning outcome variables. It can be concluded that all question items in the dimensions whose correlations were tested were declared valid. The learning outcomes of class V B students after implementing ice breaking activities in Islamic Religious Education learning at UPTD SDN 57 Bulu-Bulu were in the very high category with 20 students and 11 students in the high category. By obtaining the calculated r value > r table (r table 0.355), it can be concluded that H1 is accepted, which means that there is an influence of the ice breaking activity variable on the learning outcomes of class VB students at UPTD SDN 57 Bulu-Bulu.
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Penerapan kegiatan ice breaking pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di UPTD SDN 57 Bulu-Bulu; (2) hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di UPTD SDN 57 Bulu-Bulu, dan (3) pengaruh kegiatan ice breaking terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di UPTD SDN 57 Bulu-Bulu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pedagogic. Sumber data primer terdiri atas informan dari kepala sekolah dan guru UPTD SDN 57 Bulu-Bulu di Maros. Sumber data sekunder diambil dari berbagai buku, jurnal dan karya ilmiah lainnya sebagai landasan teori. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, angket dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji correlations pada 28 item pertanyaan angket variabel kegiatan ice breaking (X) dan 10 item pertanyaan angket variabel hasil belajar siswa, dapat diperoleh kesimpulan bahwa seluruh item pertanyaan dalam dimensi yang diuji correlationsnya dinyatakan valid. Hasil belajar siswa kelas V B setelah penerapan kegiatan ice breaking pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di UPTD SDN 57 Bulu-Bulu di kategorikan sangat tinggi sebanyak 20 siswa dan kategori tinggi sebanyak 11 siswa. Dengan diperoleh nilai r hitung > r tabel (r tabel 0,355), sehingga dapat disimpulkann bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh variabel kegiatan ice breaking terhadap hasil belajar siswa kelas V B UPTD SDN 57 Bulu-Bul
Eksistensi Guru Pai Dalam Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Kelas V Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Upt Spf Sd Inpres Nipa-Nipa Kecamatan Manggala
Abstact: This research aims to find out about the existence of PAI teachers in increasing the learning interest ofclass V students in Islamic religious education subjects at UPT SPF SD Inpres Nipa-Nipa, Manggala District.The background to this research is the importance of interest in learning for students. Interest in learning can beunderstood as a tendency to always pay attention and study something continuously accompanied by a feeling ofpleasure so that this learning activity is encouraged by an interest that lasts longer and leaves a deeperimpression on the students. The method used in this research is a qualitative method by taking data directly fromthe school. The data collection methods used were observation, interviews and documentation. The researchresults show that the existence of PAI teachers in increasing the learning interest of class V students in Islamicreligious education subjects at UPT SPF SD Inpres Nipa-nipa, Manggala District, namely: 1) Providingmotivation to students, 2) Using learning methods or models which can attract students' attention, 3) Create amore pleasant atmosphere so that students can be active in the learning process. Supporting factors for PAIteachers in increasing students' interest in learning are, the existence of learning methods or models that havebeen prepared, available facilities and infrastructure and cooperation between parents and teachers. Meanwhile,inhibiting factors are the environment around students which is less supportive, lack of attention. from parents tostudents.Keywords: The existence of PAI teachers and students' interest in learning.
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Eksistensi guru PAI dalam meningkatkan minatbelajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran Pendidikan agama islam di UPT SPF SD Inpres Nipa-NipaKecamatan Manggala. Latar belakang penelitian ini pentingnya minat belajar untuk peserta didik. Minat belajardapat dipahami sebagai kecenderungan untuk selalu memperhatikan dan mempelajari sesuatu secara terusmenerus yang disertai dengan adanya perasaan senang sehingga kegiatan belajar ini didorong dengan adanyaminat yang berlangsung lebih lama dan meninggalkan kesan yang lebih mendalam kepada diri peserta didik.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan mengambil data langsung kesekolah tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.Adapun hasil penelitian yang menunjukkan bahwa eksistensi guru PAI dalam meningkatkan minat belajarpeserta didik kelas V pada mata pelajaran pendidikan agama islam di UPT SPF SD Inpres Nipa-nipa KecamatanManggala yaitu: 1) Memberikan motivasi keapada peserta didik, 2) Menggunakan metode atau modelpembelajaran yang dapat menarik perhatian peserta didik, 3) Menciptakan suasana yang lebih menyenangkanagar peserta didik dapat aktif dalam proses pembelajaran. Faktor pendukung guru PAI dalam meningkatkanminat belajar peserta didik yaitu, Adanya metode atau model pembelajaran yang telah disiapkan, sarana danprasarana yang tersedia dan adanya kerja sama antara orang tua dan guru, Sedangkan faktor penghambatnyayaitu lingkungan sekitar peserta didik yang kurang mendukung, kurangnya perhatian dari orang tua terhadappeserta didik.Kata Kunci: Eksistensi guru PAI dan minat belajar peserta didi
Strategi Pencegahan Dan Intervensi Cyberbullying Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Mahasiswa
Abstract: Cyberbullying is a detrimental act carried out by a person or certain group in various ways, such as sending rude text messages, degrading photos, sensitive meme images, sensitive videos, andspreading personal information about someone through digital media such as someone's social media. the aim isto harass, insult, insinuate, or lower the self-esteem of other people. The aim of this research is toanalyze the impact of cyberbullying on students' mental health, discuss prevention strategies that can be appliedin educational environments, review the effectiveness of cyberbullying interventions in helping students who are victims, and identify changes in students' mental health after efforts to implement prevention andintervention strategies. The research method used is a literature review, which combines previous research from relevant literature sources on the theme of cyberbullying. The database was chosen with the consideration that 15 journals and articles were relevant to the 2016-2023 period, using a combination of keywords: cyberbullying, mental health, and students. The results showed thatcyberbullying had a significant negative impact on college students' mental health, including depression, anxiety, and low self-esteem. Factors that exacerbate cyberbullying include individual factors, groups,mentors, schools, and internet use. Acknowledging these factors can help develop more effective preventionstrategies. Conclusion: According to the research mentioned, cyberbullying has a significant negativeimpact on the mental health of high school students, including depression, anxiety, and low self-esteem. This emphasizes how important it is to understand and solve this problem. Several strategies can be implemented to prevent cyberbullying and protect the mental health of high school students. Among these are education and training, computer skills, social networking, scanning and screening, one-on-one instruction,counseling, legal advice, positive reinforcement, and further research. Further studies and continued efforts to prevent and overcome cyberbullying need to be carried out to create a safe and healthyenvironment for students. Key words: cyberbullying, mental health, and studentsAbstrak Cyberbullying adalah tindakan merugikan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok tertentudengan berbagai cara, seperti mengirimkan pesan teks kasar, merendahkan foto, gambar meme sensitif, video sensitif, dan menyebarkan informasi pribadi tentang seseorang melalui media digital seperti mediasosial seseorang. tujuannya untuk melecehkan, menghina, menyindir, atau merendahkan harga diri orang lain. tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak cyberbullying terhadap kesehatan mental mahasiswa,membahas strategi pencegahan yang dapat diterapkan di lingkunganpendidikan, mengulas efektivitas intervensi cyberbullying dalam membantu mahasiswa yang menjadi korban, serta mengidentifikasi perubahan dalam kesehatan mental mahasiswa setelah upaya penerapanstrategi pencegahan dan intervensi. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur, yangmenggabungkan penelitian terdahulu dari sumber-sumber literatur relevan dengan tema cyberbullying.Database yang dipilih dengan pertimbangan bahwa 15 jurnal dan artikel yang relevan dengan rentang tahun 2016-2023, dengan menggunakan kombinasi kata kunci : cyberbullying, kesehatan mental, dan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberbullying memiliki dampak negatif yang signifikan pada kesehatanmental mahasiswa, termasuk depresi, kecemasan, dan harga diri rendah. Faktor-faktor yang memperburuk cyberbullying mencakup faktor individu, kelompok, mentor, sekolah, dan penggunaaninternet. Mengakui faktor-faktor ini dapat membantu mengembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif. kesimpulan : menurut penelitian yang telah disebutkan, bahwa cyberbullying memiliki dampak negatif yang signifikan pada kesehatan mental siswa sekolah menengah, termasuk depresi, kecemasan, dan harga diri rendah. Ini menekankan betapa pentingnya memahami dan memecahkan masalah ini. Beberapa strategi dapat diterapkan untuk mencegah cyberbullying dan melindungi kesehatan mental siswa sekolah menengah. Di antara ini adalah pendidikan dan pelatihan, keterampilan komputer, jejaring sosial, pemindaian dan penyaringan, instruksi satu-satu, konseling, saran hukum, penguatan positif, dan penelitian lebih lanjut. Studilebih lanjut dan upaya lanjutan dalam mencegah dan mengatasi cyberbullying perlu dilakukan untukmenciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi mahasiswa. Kata kunci: cyberbullying, kesehatan mental, dan mahasiswa. 
Perubahan Perilaku Siswa Kelas Viii Terhadap Guru Pada Era Digital Di Upt Spf Smp Negeri 11 Makassar
Abstract: This thesis discusses the Changes in Behavior of Class VIII Students towards Teachers in the Digital Era at UPT SPF SMP Negeri 11 Makasaar. The main problem in this research is the form of change in student behavior towards teachers in the digital era. The purpose of this research is to determine and describe: (1) Student behavior, (2) Changes in student behavior towards teachers, and (3) Causes of changes in student behavior at UPT SPF SMP Negeri 11 Makassar.
This research uses qualitative methods with normative, pedagogical and social approaches. Primary data sources were obtained from informants, teachers, staff and class VIII students at UPT SPF SMP Negeri 11 Makassar. Secondary data sources are taken from searches such as student documents, school profiles and other scientific works as a theoretical basis. Answering existing problems, the technique used by researchers to obtain data in this research is by conducting field observations, interviews and documentation. The data obtained was then analyzed through the stages of reduction, data display, and drawing conclusions. Next, data validity was tested using observation and triangulation.
The results of this research show diverse student behavior. Most students show bad behavior towards teachers and towards friends, such as not respecting teachers, being less polite with teachers, not obeying school rules, playing with gadgets inappropriately, and not paying attention to lessons in class. Towards their friends, changes in students' behavior can also be seen starting from the lack of mutual respect between older and younger people. This change in behavior was caused by two factors. Internal factors, personality, talent, and gender. External factors, parental attention and love, daily interactions, external culture, and romantic problems. Furthermore, the efforts made by teachers in responding to changes in student behavior are by reprimanding, approaching, giving advice, and giving punishment according to the actions carried out.
Key words: student behavior, changes in behavior towards teachers, digital era
Abstrak Skripsi ini membahas tentang Perubahan Perilaku Siswa Kelas VIII Terhadap Guru pada Era Digital di UPT SPF SMP Negeri 11 Makasaar. Masalah utama dalam penelitian ini yaitu bentuk perubahan perilaku siswa terhadap guru di era digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan: (1) Perilaku siswa, (2) Perubahan perilaku siswa terhadap guru, dan (3) Penyebab perubahan perilaku siswa di UPT SPF SMP Negeri 11 Makassar.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif, pedagogis, dan pendekatan sosial. Sumber data primer didapatkan dari informan guru, staf dan siswa kelas VIII di UPT SPF SMP Negeri 11 Makassar. Sumber data sekunder diambil dari penelusuran seperti dokumen siswa, profil sekolah serta karya ilmiah lainnya sebagai landasan teori. Menjawab permasalahan yang ada, teknik yang digunakan peneliti untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, display data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya dilakukan uji keabsahan data menggunakan pengamatan dan trianggulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan perilaku siswa yang beragam. Kebanyakan siswa menunjukka perilaku yang kurang baik terhadap guru juga terhadap teman, seperti kurang menghormati guru, kurang sopan dengan guru, kurang mentaati tata tertib sekolah, bermain gedget bukan pada tempatnya, serta kurang memperhatikan pelajaran saat di dalam kelas. Kepada temannya perubahan perilaku siswa juga terlihat mulai dari tidak adanya sikap saling menghargai antara yang lebih tua dan yang lebih muda. Perubahan perilaku ini disebabkan karena dua faktor. Faktor internal, kepribadian, bakat, dan jenis kelamin. Faktor eskternal, perhatian dan kasih sayang orang tua, pergaulan sehari-hari, budaya luar, dan masalah asmara. Selanjutnya upaya yang dilakukan guru dalam menyikapi perubahan perilaku siswa adalah dengan menegur, melakukan pendekatan, menasehati, dan memberikan hukuman sesuai dengan perbuatan yang dilakukan.
Kata kunci: perilaku siswa, perubahan perilaku terhadap guru, era digita
Peningkatan Minat Belajar PAI Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scamble Pada Siswa Kelas V SD Inpres Kantisang Makassar
Abstact: This research aims to find out: (1) what is the description of interest in learning PAI at SD InpresKantisang Makassar; (2) how to implement the scramble type cooperative learning model in Class V of SDInpres Kantisang Makassar; (3) how to increase students' interest in learning at SD Inpres Kantisang MakassarThis research is a type of field research, while the nature of this research is a qualitative description with apedagogical approach. The primary data source consists of informants, namely students and teachers of PAIsubjects at SD Inpres Kantisang Makassar. Secondary data sources are taken from various books, journals andother scientific works as a theoretical basis. Data was collected using observation, interview and documentationtechniques.The results of this research. Based on the analysis of the processed data, it was found that students' interest inlearning scramble learning was generally good and very good. It can be seen that each group works together tocomplete the tasks given by the teacher. In PAI learning in the classroom, the teacher prepares media materialsthat will be used in teaching beforehand, the answers are scrambled, the teacher organizes the subjects toencourage the learning process, divides students into several large groups to analyze and hear the results of thework being studied. If you agree, compare and confirm the correct answer. From the results of this research, itcan be proven that there was an increase in students' interest in learning. Before this research was carried out,students were less enthusiastic when attending lessons. This cooperative method is very appropriate to be used inlearning PAI so that it will indirectly influence students' interest in learning.Keywords: Interest in Learning Islamic Religious Education, Scramble Type Cooperative Learning Model
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bagaimana gambaran minat belajar PAIdi SD Inpres Kantisang Makassar; (2) bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatiftipe scramble di Kelas V SD Inpres Kantisang Makassar; (3) bagaimana peningkatan minatbelajar siswa di SD Inpres Kantisang MakassarPenelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan sedangkan sifat penelitian ini adalahdeskripsi kualitatif dengan pendekatan padeagogik. Sumber data primer terdiri atas informanyaitu siswa dan guru mata pelajaran PAI di SD Inpres Kantisang Makassar. Sumber datasekunder diambil dari berbagai buku, jurnal dan karya ilmia lainnya sebagai landasan teori.Data dikumpul menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian ini Berdsarkan analisis data yang diolah, diperoleh minat belajar siswaterhadap pembelajaran scramble secara umum yaitu baik dan sangat baik. Dilihat padamasing-masing kelompok saling bekerja sama untuk menyelesaikan tugas yang diberikan olehguru. pada pembelajaran PAI di Kelas guru menyiapkan bahan media yang akan dipakaidalam mengajar sebelumnya, jawaban diacak guru menyususn mata pelajaran untukmendorong proses belajar, membagi siswa jadi beberapa kelompok besar untuk menganalisidan mendengar hasil pekerjaan yang dipelajari. Jika setuju, bandingkan dan konfirmasikan jawaban yang benar. Dari hasil penelitian ini bisa dibuktikan adanya peningkatan minat siswadalam belajar sebelum peneliti ini dijalankan siswa kurang semangat saat menikuti pelajaran.Metode koperatif ini sangat tepat untuk bisa dipakai dalam belajar PAI hingga secara tidaklangsung akan berpengaru pada minat siswa dalam belajar. Kata Kunci: Minat Belajar Pendidikan Agama Islam, Model Pembelajaran Kooperatif TipeScrambl
Pandangan Ekonomi Syariah terhadap Bisnis Multi Level Marketing pada PT K-Link Indonesia Cabang Makassar: Sharia Economic Perspective on Multi-Level Marketing Business at PT K-Link Indonesia, Makassar Branch
The rise of the Multi Level Marketing (MLM) business has made Islamic economists and business experts differ in their opinion in determining the laws of the business system. Based on this, this article will discuss the Islamic economic view of the MLM business system at PT K-Link Indonesia Makassar Branch. The method of this research is qualitative. The data of interview, documentation and field observations regarding the MLM business system at PT K-Link Indonesia Makassar Branch were then confronted with sharia economic theory so that syar'i laws could be established regarding the business. It was found that the work system of the Multi Level Marketing (MLM) business of PT K-Link Indonesia Makassar Branch in the view of sharia is in the muamalah category, which in principle is permissible based on the rules of fiqh. However, when there are elements that are prohibited in Islamic literature and found in MLM, this should not be done