OJS (Muhammadiyah University of Enrekang)
Not a member yet
4739 research outputs found
Sort by
Derivation of the word Zhahara and the context of its meaning in the Qur'an: Morphosemantic Analysis
The purpose of this study is to describe the derivation of the word ظهر in the Quran, and also describe the context of its meaning in the Quran. This research is a qualitative research with the research design in the form of a literature study, the data collection technique is listening-note. The method uses the distribution or distributive method. The result of this study is that the derivation of the word ظهر in the Al Quran was found to be 58 data in total, but the study took 14 data to be analyzed to the maximum, because many data are of the same type. Derivatives of the word ظهر have 11 forms, with 8 wazn, namely:
ظهر: فعل ماض, أظهر : فعل ماض زيادة بحرف, ظهير : مصدر قياسى , يظهر: فعل مضارع
,تظاهر : فعل مضارع زيادة بحرفين ,ظهور : مصدر قياسى, ظاهر : اسم فاعل , ظهر : مصدر قياسى
From the derivation of the word ظهر in the context of its meaning, several meanings of the word are found, namely: تظاهر; Please help, ظهور; back,, يظهر; powerful, ظاهر; born, ظهر; apparently, ظهْر; surface , تظهر; the time of Zuhr and يظاهر; zihar
Evaluation in Islamic Education: Philosophical Perspective
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis sistem evaluasi dalam pendidikan Islam dari sudut pandang filosofis. Menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-naratif, metode pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dengan membaca teks-teks yang relevan untuk memperoleh data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi dalam pendidikan Islam berfungsi sebagai umpan balik (feedback) atau dikenal dengan istilah muraja’ah terhadap kegiatan pendidikan. Terdapat berbagai model evaluasi yang telah dikembangkan oleh para ahli yang dapat diterapkan dalam mengevaluasi program pendidikan. Namun, model evaluasi yang umum digunakan dalam lembaga pendidikan Islam antara lain adalah: model CIPP (Stufflebeam), model Kirkpatrick, model Scriven, dan Contenance Evaluation Model (Stake), serta beberapa model lainnya. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan praktik evaluasi dalam pendidikan Islam. Dengan memahami evaluasi dari perspektif filosofis, pendidik diharapkan dapat merancang sistem evaluasi yang tidak hanya efektif dalam mengukur pencapaian akademis, tetapi juga mendukung pengembangan karakter peserta didik
Dynamics of Gender Equality in the Prevalence of Having More Than One Spouse in Sumenep Society Islamic Law Perspective
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika kesetaraan gender dalam praktik poligami di masyarakat Sumenep, Madura, melalui perspektif hukum Islam. Poligami yang dibolehkan dalam ajaran Islam kerap kali menjadi sumber perdebatan terkait keadilan dan hak-hak perempuan. Di Sumenep, fenomena ini tidak hanya dipengaruhi oleh aspek agama tetapi juga norma sosial dan budaya yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi untuk mengumpulkan data dari tokoh agama, perempuan yang mengalami poligami, dan warga masyarakat lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hukum Islam memberikan ruang bagi poligami dengan syarat adanya keadilan, namun dalam praktiknya kerap terjadi ketidakadilan yang merugikan perempuan, khususnya istri pertama. Banyak perempuan merasa tidak memiliki suara dalam keputusan untuk berpoligami dan kerap terjebak dalam situasi ketidakadilan akibat dominasi laki-laki. Selain itu, poligami di Sumenep dipandang sebagai simbol status sosial, di mana laki-laki yang mampu memiliki lebih dari satu istri dianggap lebih terhormat. Penelitian ini juga menemukan bahwa meskipun organisasi perempuan di Sumenep berupaya untuk mempromosikan kesetaraan gender, upaya mereka terbatas dan tidak optimal. Banyak perempuan yang tidak menyadari hak-hak mereka dalam konteks poligami dan masih dipengaruhi oleh norma-norma patriarki yang kuat. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran dan memberdayakan perempuan di masyarakat. Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya memahami dinamika kesetaraan gender dalam konteks poligami di Sumenep. Dengan menganalisis interaksi antara hukum Islam dan norma-norma sosial, penelitian ini berharap dapat memberikan rekomendasi bagi para pembuat kebijakan untuk menciptakan lingkungan yang lebih adil bagi perempuan dalam praktik poligami. Penelitian ini juga diharapkan dapat membuka diskusi lebih lanjut tentang peran hukum Islam dalam mencapai keadilan gender di Indonesi
Implementation of Religious Moderation Value in Junior High School Students in PAI Subjects and its Implications for Tolerance Education
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya moderasi beragama dalam menjaga harmoni di masyarakat Indonesia yang multikultural. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana nilai moderasi beragama diintegrasikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di jenjang SMP dan implikasinya terhadap pendidikan toleransi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai moderasi beragama, strategi guru, faktor pendukung dan penghambat, serta kontribusi nilai tersebut terhadap pembentukan toleransi siswa. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumen, dan dokumentasi di SMP Negeri 3 Lembang pada Januari 2025 dengan populasi 192 siswa kelas 8 dan sampel 5 kelompok belajar kemudian data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama diintegrasikan melalui pembelajaran Bab 6 “Inspirasi Al-Quran: Indahnya Beragama secara Moderat” dengan pendekatan diskusi kasus. Strategi meliputi pembentukan kelompok, pemberian studi kasus, diskusi, dan presentasi. Temuan utama mencakup peningkatan pemahaman siswa tentang moderasi, penghormatan terhadap perbedaan, dan pencegahan konflik berbasis agama. Faktor pendukungnya adalah ketersediaan sumber belajar dan antusiasme siswa, sedangkan penghambatnya adalah waktu pembelajaran yang terbatas. Penelitian ini berkontribusi dalam penguatan teori moderasi beragama dan penerapannya di pembelajaran PAI. Keterbatasan penelitian adalah kurangnya pengukuran efektivitas model pembelajaran. Rekomendasi untuk penelitian berikutnya adalah studi keefektifan pembelajaran berbasis moderasi beragama
Peranan Sistem dan Teknologi Pada Proses Bisnis Organisasi
Information technology is needed in the organization and operation of business enterprises. Utilization of information technology in a function of the organization is divided into five elements, namely functions: 1). Operational functions, 2). Monitoring and Control function, 3). Planning and Decision Function, 4). Communication functions, and 5). Interorganisational function. The whole role of information technology in the various layers may not function properly without the governance and management of information technology is good, because basically the goal is to use information technology to achieve the goals of the organization or company.
Technology in organizations have a major role in studying the properties of an organization's technology and technology relationship to organizational structure. Thomson grouping technology organizations into three types: 1) Mediating Technology, 2) Long-linked Technology, 3) Intensive Technology
Systematic Literature Review: Shaping Muslim Personality Based on Islamic Educational Philosophy
Karakter seorang muslim dalam melakoni kehidupan sehari-hari sudah mempunyai rule model yang menjadi suri tauladan yaitu ada pada keperibadian Rasulullah SAW. Rule model inilah yang dikembangkan oleh pemikir-pemikir muslim hingga membentuk sebuah aliran keilmuan yang lazimnya dikenal dengan nama filasafat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Filsafat yang pada objek dasarnya adalah hasil dari pegulatan alam pemikiran untuk mendapatkan jalan yang bijak guna menjalankan aktifitas bermasyarakat, mampu bersanding pada pembentukan kepribadian muslim dalam perspektif pendidikan Islam. Dengan pendekatan paradigma Sistematic Literatur Review (SRL) pada jurnal yang sudah dipubikasikan sejak tahun 2020 sampai tahun 2024 maka didapatkan hasil bahwa pembentukan Keperibadian Muslim. Berdasarkan Filsafat Pendidikan Islam adalah, Pertama, dari aspek epistemologi filsafat Pendidikan islam dalam membentuk keperibadian muslim bahwa bagaimana cara, atau langkah-langkah untuk mendapatkan pengetahuan pendidikan yang berdasarkan Alquran dan As-Sunah. Sistem pendidikan Islam harus menempatkan Alquran maupun As-Sunah sebagi pemberi petunjuk ke arah mana proses pendidikan digerakkan. Kedua aspek ontologi berangkat dari ajaran tentang hakikat atau nilai kebaikan yang hendak dituju dalam proses Pendidikan untuk perbaikan keperibadian muslim itu sendiri. Ketiga aksiologi Pendidikan berkaitan dengan tujuan atau manfaat Pendidikan dalam pembentukan keperibadian muslim, maka tujuan dari filsafat Pendidikan islam dapat membentuk karakter keperibadian muslim adalah bahwa pendidikan islam bermanfaat untuk pengembangan manusia secara menyeluruh, melibatkan akal, hati, jasmani, rohaniah, keterampilan, dan akhlak, sehingga filsafat Pendidikan islam sangat mempengaruhi karakter keperibadian musli
Development of Picture Book Learning Media to Improve Writing Potery Skill Based on Local Culture
This study aims to describe the results of developing learning media in the form of a picture book of poetry writing material based on local culture for class VIII students of SMP Negeri 2 Baturaja. The type of research used is Research and Development (R & D). The model used is ADDIE. Data collection techniques in the form of questionnaires, interviews, and tests. Furthermore, the data analysis technique is descriptive statistical analysis technique. The results of the research and discussion showed that the eighth grade students of SMP Negeri 2 Baturaja needed learning media to write poetry. These needs are related to the content and physical aspects of the learning media. Viewed from the aspect of content, students need learning media that is equipped with examples, exercises, and colorful pictures in it that are in accordance with the material about writing poetry. Meanwhile, the teacher's needs are, they want learning media that can attract students' interest in learning, especially writing poetry. From the results of the assessment of the feasibility of the material obtaining a score of 21. Furthermore, the results of the assessment of the linguist obtained a score of 19. The results of the assessment of the design expert obtained a score of 22. The results of the assessment of the graphic expert obtained a score of 16. Thus, the overall score obtained from the assessment of the feasibility of expert validation of 78 with the appropriate category, to become a learning media in the form of a picture book of poetry material for class VIII students of SMP Negeri 2 Baturaja
Implementation of P5 to Enhance Creativity and Diversity: The Theme of Local Wisdom through Archipelago Dance Training for Students of SMKN 9 Wajo
In this era of globalization, there needs to be a balance between education and appreciation of local wisdom with the ability to adapt in an increasingly integrated world. One way that can be done is through culture-based projects, such as traditional Nusantara dance training. The implementation of the Project for Personal and Social Responsibility (P5) with the theme of Local Wisdom through Nusantara Dance Training at SMKN 9 Wajo, aims to increase student creativity while introducing them to cultural diversity. This project integrates traditional dance learning with the development of student creativity within a broader cultural framework. This project shows an increase in student appreciation of local culture as well as a better understanding of cultural diversity at the global level. Data were collected through observation and interviews, then analyzed descriptively. This study used a quantitative approach with an experimental design to assess the impact of Nusantara dance training in the Project for Personal and Social Responsibility (P5) on the creativity and understanding of diversity of SMKN 9 Wajo students. The results showed a significant increase in student motivation mastery, highlighting the effectiveness of game-based learning in creating a fun and interactive learning atmosphere
Teacher Professionalism in Child-Friendly Schools: Al-Qurán Perspective
Tulisan ini membahas profesionalisme guru dalam sekolah ramah anak (SRA) perspektif Al-Qurán. Guru memiliki peran yang sangat strategis dalam berbagai hal utamanya selain meningkatkan intelektualitas, juga menanamkan nilai-nilai karakter dan adab yang mulia bagi peserta didik. Suatu tanggung jawab yang mesti ditunaikan dengan sepenuh hati. Adanya kebijakan sekolah ramah anak merupakan upaya melindungi, menjamin dan memenuhi hak dasar-dasar anak dalam pendidikan. Sistem among sebagai salah satu sistem pendidikan di Indonesia mengamanahkan guru untuk lebih menjiwai profesinya dengan perannya Ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso tut wuri handayani. Daniel Goleman menegaskan pentingnya keterampilan soft skill dalam profesionalisme guru. Ki Hajar Dewantara pun secara implisit menguatkan pentingnya keterampilan guru dalam keteladanan berbicara, berperilaku dan bertindak. Hal senada juga diperjelas oleh Al-Attas bahwa perilaku guru yang baik, guru yang beradab akan menjadi pondasi mendasar untuk menciptakan generasi yang cerdas intelektual, emosional dan spiritual. Tujuan studi ini untuk mendeskripsikan profesionalisme guru dalam sekolah ramah anak perspektif Al-Qurán. Dalam menjawab permasalahan, peneliti menggunakan metode maudhui dan tahlili. Metode yang pertama, metode tafsir yang menginventarisasi seluruh atau sebagian ayat-ayat dari beberapa surah yang berbicara tentang istilah-istilah profesionalisme guru dalam Al-Qurán. Metode kedua digunakan untuk menginterpretasi ayat-ayat yang mengisyaratkan pendidikan sekolah ramah anak (SRA) dan sistem among. Studi ini menggunakan metode Library Research (penelitian kepustakaan) dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru dalam sekolah ramah anak tidak hanya terampil dalam peningkatan intelektualitas peserta didik namun pribadi guru yang beradab, cerdas, rasional, spiritual, inklusif, humanis dan teladan. Profesionalisme guru dalam sistem among perspektif Al-Qurán menguatkan bahwa guru selain terampil dalam pengajaran, guru juga harus memiliki integritas yang tinggi. Semakin beradab guru semakin profesional dalam profesiny
Improving Students' Creative Thinking Skills Through the Discovery learning Model on Class VII Motion and Force Material at SMP Negeri 18 Kota Jambi
Artikel ini mendeskripsikan sebuah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 18 Kota Jambi dengan melibatkan 34 siswa kelas VII C, terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Metode yang digunakan mencakup pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi pada beberapa tahapan meliputi: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Kemudian dilakukan analisis data menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif dilakukan untuk mengolah data hasil tes kemampuan berpikir kreatif siswa. Sementara itu, analisis kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan hasil observasi aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran dengan model discovery learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa. Pada siklus pertama, persentase siswa yang mencapai ketuntasan sebesar 44,11%. Kemudian, pada siklus kedua, terjadi peningkatan ketuntasan klasikal menjadi 67,64%, meskipun belum mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu ≥ 75%. Oleh karena itu, penelitian dilanjutkan ke siklus ketiga, di mana ketuntasan klasikal meningkat menjadi 79,41%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII C di SMP Negeri 18 Kota Jambi