OJS (Muhammadiyah University of Enrekang)
Not a member yet
4739 research outputs found
Sort by
Transformational Leadership: Theory and Practice in Schools (A Literature Review)
Pada era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, institusi pendidikan menghadapi tantangan kompleks yang menuntut pembaruan strategi manajemen, khususnya dalam aspek kepemimpinan. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif adalah kepemimpinan transformasional, di mana kepala sekolah berperan sebagai agen perubahan yang mampu menginspirasi, memotivasi, serta membangun budaya kolaboratif dan inovatif di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam teori dan praktik kepemimpinan transformasional di sekolah melalui metode studi literatur terhadap 13 artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan motivasi kerja guru, kinerja staf, serta mutu layanan pendidikan. Dimensi utama kepemimpinan transformasional seperti pengaruh ideal, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan perhatian individual terbukti berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang adaptif dan berkualitas. Kajian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan kepemimpinan bagi kepala sekolah serta dukungan kebijakan yang mendorong implementasi kepemimpinan transformasional guna menjawab tantangan pendidikan di era modern secara berkelanjutan
The Effect of Blended Learning Model on Students' Learning Outcomes and Learning Independence for Contact Lens Courses At YLPTK Padang Optical Refraction Academy
This study aims to determine the effect of blended learning model on learning outcomes and learning independence of students in the Contact Lens course at the YLPTK Padang Optical Refraction Academy. The research design used a quasi-experimental approach with a control group (using conventional learning methods) and an experimental group (using a blended learning model), each consisting of 30 students. The learning outcome measurement instrument was an objective test that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed descriptively and inferentially with a paired t-test and independent samples t-test at a significance level of α = 0.05. The results of the descriptive analysis showed that the average posttest score of the experimental group (M = 85.20; SD = 6.15) was higher than the control group (M = 74.35; SD = 7.02). Independent samples t-test confirmed a significant mean difference between the two groups (t(58) = 6.23; p < 0.001), while the paired t-test in the experimental group showed a significant increase in learning outcomes from pretest to posttest (t(29) = 12.47; p < 0.001). Based on the results of the analysis and development of the blended learning model, the following conclusions were obtained: There are differences in student learning outcomes for contact lens courses using the Blended learning model with the direct learning model. There are differences in student learning independence for contact lens courses using the Blended learning model with the direct learning model and there is an interaction between student learning outcomes and learning independence for contact lens courses in the Blended Learning model and the direct learning model. These findings indicate that the application of blended learning is effective in improving students' understanding of concepts and clinical skills in the Contact Lens course. Based on these results, it is recommended that the YLPTK Padang Optic Refraction Academy integrate the blended learning model more broadly to support the optimization of the clinical learning process and improve the achievement of student learning outcomes
Penerapan Model Project-Based Learning Berbasis Media Visual untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Deskriptif pada Siswa SMPN Satap Sering Kabupaten Soppeng
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis deskriptif siswa kelas VII SMPN Satap Sering, Kabupaten Soppeng, melalui penerapan model Project-Based Learning berbasis media visual. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui tes menulis, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis deskriptif siswa mengalami peningkatan setelah penerapan model tersebut. Rata-rata nilai siswa pada pra-tindakan sebesar 62 dengan tingkat ketuntasan 29,17%. Setelah siklus I, rata-rata nilai meningkat menjadi 71 dengan ketuntasan 62,5%. Pada siklus II, rata-rata nilai siswa mencapai 78 dengan ketuntasan 87,5%. Selain peningkatan nilai akademik, penerapan Project-Based Learning berbasis media visual juga meningkatkan motivasi, kreativitas, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Model ini terbukti efektif dalam membantu siswa mengembangkan ide, memperkaya kosakata, serta meningkatkan kohesi dan koherensi dalam penulisan teks deskriptif. Temuan ini memperkuat pentingnya penggunaan media visual dan pendekatan berbasis proyek dalam pembelajaran menulis. Oleh karena itu, model Project-Based Learning berbasis media visual disarankan untuk diterapkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya untuk mengembangkan keterampilan menulis di tingkat SMP
Dampak Media Sosial Terhadap Pembelajaran di dalam Dunia Pendidikan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak media sosial terhadap prestasi belajar siswa dan mahasiswa, dengan penekanan pada pengaruh positif dan negatif yang timbul dari penggunaan media sosial dalam konteks pendidikan. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap enam narasumber yang terdiri dari tiga siswa dan tiga mahasiswa. Data diperoleh melalui wawancara yang mendalami pandangan narasumber tentang pemanfaatan media sosial dalam proses belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memberikan berbagai manfaat, antara lain akses cepat terhadap informasi akademik, pembelajaran mandiri, dan kemudahan dalam berkolaborasi dengan sesama mahasiswa. Namun, di sisi lain, penggunaan media sosial yang tidak terkelola dengan baik dapat mengakibatkan penurunan konsentrasi, gangguan belajar, serta peningkatan kecanduan terhadap hiburan yang tidak produktif. Dari temuan ini, disarankan pentingnya pengelolaan waktu dan kesadaran dalam penggunaan media sosial agar dampak positifnya dapat dimaksimalkan dan dampak negatifnya dapat diminimalkan. Penelitian ini berkontribusi dalam memperdalam pemahaman tentang hubungan antara penggunaan media sosial dan prestasi belajar, serta memberikan rekomendasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan media sosial dalam dunia pendidikan.
 
Analisis Layanan Perpustakaan Digital Digilib Unibos dalam Meningkatkan Keterampilan Informasi Mahasiswa di Universitas Bosowa
Pokok masalah penelitian ini adalah bagaimana layanan perpustakaan digital Digilib Unibos dalam Meningkatkan keterampilan informasi mahasiswa di Universitas Bosowa? Pokok masalah tersebut selanjutnya di-breakdown ke dalam beberapa submasalah atau pertanyaan penelitian, yaitu: Bagaimana bentuk layanan perpsutakaan digital Digilib Unibos dalam Meningkatkan keterampilan mahasiswa di Universitas Bosowa?, Bagaimaana pemanfaatan layanan perpustakaan digital (DigiLib Unibos) terhadap peningkatan keterampilan informasi pemustaka di Universitas Bosowa? Jenis penelitian ini tergolong kualitatif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah: managerial dan pedagogis. Adapun sumber data penelitian ini adalah Kepala Perpustakaan atau Pustakawan dan Mahasiswa Univesitas Bosowa atau Pemustaka. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelusuran referensi. Lalu, teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pengaruh Terhadap Keterampilan Informasi Mahasiswa Penggunaan Digilib Unibos berperan penting dalam meningkatkan keterampilan informasi mahasiswa, seperti kemampuan dalam mencari, mengevaluasi, dan mengelola informasi. Walaupun demikian, beberapa mahasiswa masih merasa koleksi yang di sediakan aplikasi ini masih kurang lengkap; layanan perpustakaan digital Digilib Unibos memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk mengakses informasi. Namun, pemanfaatan platform ini masih minim karena kurangnya sosialisasi terkait aplikasi ini
The use of Cake application in improving English speaking skills of students SMPN 2 Kulo
Using the Cake application program, this study attempts to ascertain whether class VIII B students at SMPN 2 Kulo have improved their speaking correctness, particularly in their pronunciation. Pre-experimental research using a quantitative design was employed in this study to analyze data. A speaking exam with a pre-, treatment-, and post-test was the tool utilized. All SMPN 2 Kulo pupils made up the population, and class VIII B, which was chosen through selective selection, was the sample. Twelve pupils were enrolled in total.The results of the study demonstrated that students' speaking abilities were significantly impacted by the usage of cake applications to enhance speaking abilities, particularly in the area of pronunciation.
This is demonstrated by the fact that students' average speaking accuracy score, particularly in pronunciation, was 66.08 on the pre-test and rose to 80.92 on the post-test. Furthermore, the t-test value (14.791 > 2.144) is greater than the t-table. This indicates that there is a rise in the use of cake applications to enhance pupils' speaking abilities, particularly with regard to pronunciation
The effectiveness of using Powtoon-based learning videos on the learning outcomes of grade XI science students at MAN Sidenreng Rappang
This study uses a quantitative method that aims to test whether Powtoon-based learning videos are effective on the learning outcomes of natural science students of Class XI IPA MAN Sidenreng Rappang. The population is 124 students, so the sampling in this thesis is taking all samples if the number of subjects is less than 100, and taking 10-25% of the subjects, or 20-25% of them if there are more than 100 subjects. Because there are only 26 people in the population-total less than 100, the researcher chose to take samples from the entire group using Suharsimi Arikunto's opinion with a sampling technique, namely simple random sampling. There are 2 research variables, namely the independent variable based on Powtoon (X) and the dependent variable, namely the learning outcomes of natural science (Y). This research was conducted at MAN Sidenreng Rappang, precisely in Baranti, Baranti District, Sidenreng Rappang Regency.
Data collection techniques using tests and documentation. The collected test data were analyzed using statistical techniques using the mean formula. Based on the results of data analysis, the value of X = 87.17> Y = 40.39 was obtained so that it can be concluded that this study shows the effectiveness of the use of Powtoon-based learning videos on the learning outcomes of natural science students of class XI IPA MAN Sidenreng Rappang.
Based on the research results obtained, it can be concluded that the effectiveness of using Powtoon-based learning videos on the learning outcomes of natural science students of class XI IPA MAN Sidenreng Rappang, this shows that the working hypothesis stating that the use of Powtoon-based learning videos is effective in improving the learning outcomes of natural science students of class XI IPA MAN Sidenreng Rappang, is accepted
Validation of Educational Robotic-Based Circular Motion Kinematics Learning Module to Improve Critical Thinking Skills with a Guided Inquiry Model for High School Students in Class XI
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi modul pembelajaran berbasis educational robotic pada materi kinematika gerak melingkar untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA kelas XI. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE yang difokuskan hingga tahap pengembangan. Modul dirancang berdasarkan analisis kebutuhan siswa, analisis kurikulum merdeka, serta integrasi media robotik dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Kegiatan pembelajaran dalam modul disusun berdasarkan sintaks inkuiri terbimbing dan melibatkan aktivitas eksperimen langsung dengan robot edukasi. Subjek penelitian meliputi guru fisika, ahli materi, dan ahli media. Data dikumpulkan melalui wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), serta angket validasi. Instrumen validasi terdiri dari 26 butir untuk ahli materi dan 20 butir untuk ahli media. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul memperoleh skor validasi sebesar 88,96% dari ahli materi 1, 91,35% dari ahli materi 2, dan 91,25% dari ahli media, yang semuanya berada dalam kategori “sangat valid”. Dengan demikian, modul pembelajaran ini dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran fisika di sekolah. Modul ini juga diharapkan mampu memfasilitasi pembelajaran yang bermakna dan kontekstual, serta membantu siswa menguasai konsep gerak melingkar secara konkret melalui aktivitas robotik yang interaktif
Regular quizzes as a teaching device to boost students’ cognitive and affective behaviour
Penelitian ini dilakukan untuk mengisi kesenjangan pemahaman saat ini mengenai perilaku kognitif dan afektif dalam dunia pendidikan. Peneliti menggunakan desain metode QUAN-qual atau yang juga dikenal sebagai desain metode campuran eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester enam Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Makassar. Sampel penelitian berjumlah 38 mahasiswa yang terdiri dari dua kelas, yaitu 18 mahasiswa dari kelas A dan 20 mahasiswa dari kelas C. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara untuk mengetahui apakah penerapan kuis reguler dapat meningkatkan perilaku kognitif dan afektif mahasiswa atau tidak. Data dari kuesioner dianalisis secara manual sedangkan wawancara diuraikan untuk mendukung hasil analisis kuesioner. Hasil analisis data menunjukkan bahwa skor rata-rata mahasiswa kelas A adalah 64,05, sedangkan skor rata-rata mahasiswa kelas C adalah 65,44. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuis reguler dapat meningkatkan perilaku kognitif dan afektif mahasiswa
Directive Speech Acts in Teacher-Student Interaction and Implicit Meanings in Social Media Discourse: A Pragmatic and Discourse Study
This study examines the phenomenon of directive speech acts in two distinct contexts: face-to-face interaction between teachers and students in senior high schools (SMA), and implicit communication practices on social media. Directive speech acts play a significant role in constructing power relations, delivering commands, requests, and even sarcasm. This research employs a descriptive qualitative method using discourse analysis, complemented by quantitative data from case studies. Data were collected from classroom transcripts and social media posts, analyzed through the lens of speech act theory Austin & Searle, implicature Grice, and critical discourse analysis Fairclough. Case studies were conducted at two senior high schools in South Sulawesi, with secondary data obtained from digital communication journals. The findings show that 62% of teacher directives were explicit, while 73% of directives on social media were implicit, expressed through sarcasm or metaphors. This article highlights the importance of social context, power relations, and pragmatic intentions in shaping the structure and strategy of directive delivery