Rumah jurnal Fakultas Adab dan Humaniora UIN IB
Not a member yet
    485 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA GAME DAN PUSTAKAWAN SEBAGAI SARANA EDUKASI PEMUSTAKA

    No full text
    Librarians play an important role in improving literacy. Literacy improvement programs require quite a lot of funds and resources. Games can be a means of increasing reader literacy. This study aims to observe citations and words that are widely used in abstracts and titles of previous research regarding the use of games by librarians. This study uses a quantitative method called bibliometrics to collect and analyze data. Data was taken from the Scopus website as many as 117 from 1981-2023. Data were analyzed using R Studio software. The results show that most of the documents cited were written by authors from European countries and the United States. However, none of this previous research was cited by fellow local authors. The results above also show that the words that are often used in both the title and abstract of previous research include the word health

    THE EAST HINDIA COMPANY'S TRADE AND THE MOESLIM ECONOMY IN THE MUGHAL SULTANATE OF INDIA, 1610-1630 AD

    No full text
    The Mughal Sultanate was one of the great Islamic sultanates in the classical Islamic era, the Mughal contribution to Islamic civilization in India was very large in terms of politics, culture, architecture, and economy. In the economic field, the Mughals had been independent before the arrival of the EIC in the sultanate in 1610, the Mughals had exported a lot of their agricultural and mining products to both Asia and Europe by cooperating with Muslim merchants, as well as land rulers both Muslim and Hindu. The arrival of EIC in the Mughal Sultanate changed the existing economic order because EIC in smoothing its business often entered into contracts with landlords and bribes with the Mughal apparatus it had significant implications for the development of the Islamic economy in the Mughal Sultanate. EIC also played a monopoly in India and outside India, resulting in the death of the Islamic economy. Eventually, many Muslim merchants and landlords turned to EIC for the sake of their business

    Urban Sufisme Eksistensi Tasawuf di Perkotaan

    No full text
    Tujuan peneltian dalam artikel ini adalah untuk memetakan dan meninfentaris bentuk-bentuk sufisme yang berkembang di perkotaan di zaman modern ini. Sufisme yang identik dengan pedesaan (rural) sering dicap dengan keterbelakangan, tradisional dan digeluti orang-orang dari kalangan menengah ke bawah. Sementara itu muncul beberapa gerakan baru di kota-kota besar usaha untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dalam bentuk sufisme. Untuk mendapatkan informasi tersebut maka dilakukan kajian kepustakaan yang terkait dengan tema tersebut. Di antara sumber kepustakaan tersebut terdapat kajian-kajain yang mendalam tentang sufisme yang sudah mapan seperti tarekat, dan sufsme yang melembaga seperti kajian-kajian keagamaan yang diorganisir oleh Lembaga Pendidikan, Yayasan keagamaan dan organisasi kemasyakrakatan. Dari penelusuran peneliti maka didapatkan ada tiga tipologi sufisme yang berkembang di perkotaan. Pertama tarekat ortodoks, tarekat marginal dan persekutuan sufi modern

    Pembelajaran Unsur-Unsur Bahasa Arab (Mufradat dan Qawaid) dengan Penerapan Strategi Pembelajaran Flashcard di Kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI)

    No full text
    Pembelajaran unsur-unsur bahasa Arab tentang Mufradat dan Qawaid dengan menerapkan strategi pembelajaran Flashcard di kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) bertujuan untuk memaksimalkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu dalam tahapan ini terdiri dari proses pengumpulan data sampai penafsirannya dalam bentuk deskripsi. Hasil penelitian  ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran flashcard dalam pembelajaran unsur - unsur bahasa Arab ( Mufradat dan Qawaid ) pada kelas V MI dilakukan dengan optimal yang ditunjukkan dengan adanya hasil rangkuman beberapa jurnal yang sudah ditelaah oleh peneliti

    Pemanfaatan Layanan dan Sumber Daya Informasi Perpustakaan oleh Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang

    No full text
    This article discusses the use of library services and information sources among undergraduate students at the Imam Bonjol Padang State Islamic University, especially those with a specialization in Library Science. The specific objective is to determine the level of awareness, accessibility, and satisfaction derived from library services and information resources; reasons, reach and challenges of using library services and information resources by undergraduate students. This study used survey research and the instrument used for data collection was a questionnaire distributed to active Library Science students both S1 and D3 at the Adab Faculty using the slovin formula for determining the sample. Descriptive analysis of responses was carried out using tables, frequency calculations, simple percentages and using the Google form. The main findings are; that Library Science students use library services and information resources to update knowledge, study for exam preparation, research purposes, complete assignments etc.; Challenges in utilizing library services and information resources are the lack of awareness of library resources, the lack of guidance to direct users to the appropriate library resource section, the provision of electronic services that have not been maximized regarding library collections; and the lack of expert assistance in finding sources of information in the library prevents students from using several sources of information such as catalogs, journals, CD-ROMs and others. This modest study also found that some of the library's information resources were not fully utilized due to lack of awareness of the resources or they did not consider them important for their studies. The recommended suggestions are the results of a questionnaire to improve library services

    KERJASAMA PERPUSTAKAAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG DENGAN FORUM PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN PERPUSTAKAAN

    No full text
    The quality of library services is regulated by the level of interest of visitors who come to a library, and the importance of improving library services to develop the library for the better. Like the collaboration carried out by the ITB Library with FPPTI to improve library services. This research aims to determine the collaboration between the Bandung Institute of Technology Library and the Indonesian Higher Education Library Forum in improving the quality of library services. Through an analysis of the impact felt by the Library and the Library Forum, the objectives of implementing the collaboration, and the results of the collaboration for both parties. This research study uses a qualitative approach to the case study method, through data collection techniques of observation, interviews, documents and literature studies with technical analysis of source data. The result of this research is to form a collaboration with the Indonesian Higher Education Library Forum through book grants, librarian training, improving service quality, and accreditation assistance to improve the quality of library services. The impact felt by the ITB Library is the increasing interest of visitors to use the service facilities in the library so that the library can be used as well as possible and on target. The results of this collaboration are increasing the quality of library services, increasing the library collection from book grants, and making it easier for library users to access library services, both digital and conventional. This collaboration has had a positive impact, and the Collaboration between the Bandung Institute of Technology Library and the Indonesian Higher Education Library Forum which has been running for more than 1 year can be said to be successful because it can improve library services. Keywords: Cooperation; College Library; Library Services ABSTRAK Kualitas Layanan Perpustakaan diatur oleh tingkat minat kunjung pemustaka yang datang ke sebuah Perpustakaan, pentingnya meningkatkan Layanan Perpustakaan untuk mengembangkan Perpustakaan tersebut menjadi lebih baik. Seperti halnya Kerjasama yang dilakukan oleh Perpustakaan ITB dengan FPPTI untuk meningkatkan Layanan Perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kerjasama Perpustakaan Institut Teknologi Bandung dengan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia dalam meningkatkan Kualitas Layanan Perpustakaan. Melalui analisis Dampak yang dirasakan oleh Perpustakaan dan Forum Perpustakaan, Tujuan dilaksanakannya Kerjasama tersebut, dan Hasil dari Kerjasama tersebut untuk kedua belah pihak. Studi Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif Metode Studi Kasus, melalui Teknik Pengumpulan Data Observasi, Wawancara, Dokumen, dan Studi Literatur dengan teknis analisis data sumber. Hasil dari Penelitian ini adalah membentuk kerjasama dengan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia melalui hibah buku, pelatihan pustakawan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan pendampingan akreditasi untuk meningkatkan kualitas Layanan Perpustakaan. Dampak yang dirasakan oleh Perpustakaan ITB yaitu semakin meningkatnya minat kunjung Pemustaka untuk menggunakan fasilitas Layanan yang ada di Perpustakaan sehingga Perpustakaan dapat digunakan sebaik mungkin dan tepat sasaran. Hasil dari Kerjasama tersebut yaitu meningkatnya kualitas Layanan Perpustakaan, menambah koleksi Perpustakaan dari hibah buku, dan memudahkan Pemustaka dalam mengakses Layanan Perpustakaan baik digital maupun konvensional. Dari dilakukannya Kerjasama tersebut mendapatkan dampak positif didalamnya, dan Kerjasama Perpustakaan Institut Teknologi Bandung dengan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia yang sudah berjalan lebih dari 1 tahun dapat dikatakan berhasil karena bisa meningkatkan Layanan Perpustakaan. Kata Kunci: Kerjasama; Perpustakaan Perguruan Tinggi; Layanan Perpustakaa

    PERISTIWA BENCANA GEMPA BUMI DI PADANG PANJANG PADA TAHUN 1926 (STUDI NASKAH-NASKAH GEMPA)

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh beberapa masalah dimana sedikit sekali masyarakat yang bisa memahami dan mengkaji tentang bencana alam melalui studi naskah. Dikarenakan kurangnya penelitian akan naskah-naskah lama yang berada di Minangkabau. Selanjutnya, hanya sebagian masyarakat mengetahui tentang peristiwa-peristiwa bencana gempa bumi. Kemudian, mengetahui dampak positif dan negatif dari gempa bumi terhadap masyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian sejarah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Deskriptif Naratif. Meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi dan penulisan. Sumber data yang didapatkan dipenelitian ini adalah naskah-naskah gempa seperti naskah sair gerak gempa, naskah takwil, naskah Padang Panjang koleksi salah satu ulama diMinagkabau yaitu Pak Apria Putra serta arsip Belanda yang ditulis oleh ditulis oleh Jas D. Emanules tentang bencana gempa bumi di Sumatera Barat dan dilengkapi dengan wawancara. Hasil penelitian peristiwa bencana gempa bumi di Padang Panjang pada tahun 1926 (studi naskah-naskah gempa) adalah peristiwa gempa bumi yang terjadi pada tahun 1926 yang diceritakan dalam naskah- naskah gempa sangat mengharukan. Bencana gempa bumi di Padang Panjang terjadi pada hari Senin tanggal 28 Juni 1926 lebih tepatnya terjadi pada masa kolonial Belanda. Gempa ini terjadi pada pukul 10:00 WIB dan banyak gempa susulan setelahnya. Goncangan dahsyat yang menghancurkan Padang Panjang memberikan akibat yang buruk bagi kondisi masyarakat baik itu kondisi sosial, ekonomi, infrastruktur, maupun lingkungan sekitarnya. Dampak tersebut diceritakan oleh Abdul Syakur dalam naskahnya dimana daerah terparah yaitu Padang Panjang. Banyak bangunan yang rusak seperti Sekolah Diniyyah Padang Panjang, masjid, dan rumah penduduk, kereta api tidak bisa beroperasi. Sedangkan dalam naskah sair gerak gempa yang ditulis oleh Abdul Mu’in Musa mengatakan bahwa dampak gempa tidak hanya di Padang Panjang, tetapi juga daerah sekitarnya seperti Bukittinggi, Sungai Puar, Baso. Naskah-naskah tersebut mencatat lebih kurang 500 korban jiwa. Setelah itu ada juga manfa’at bagi kita yang kurang mengetahui bacaan arab melayu dan hasil dari penelitian ini kita bisa mengetahui dampak-dampak apa saja yang terjadi dan kronologi bencana gempa yang terjadi. Adapun signifikasi terhadap penelitian ini untuk memecahkan suatu kejadian yang sudah lampau yang susah kita ketahui melalui bacaan-bacaan Arab Melayu

    Tokoh Pelopor Islam di Sumatera Barat pada Zaman Kolonial

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui para pelopor Islam merupakan ahli-ahli agama Islam yang memiliki kaitan dengan Minangkabau secara geneologis. Mereka kerap dipanggil dengan sebutan syech, tuanku, dan buya di Minangkabau. Syech begitu populer karena pengaruh mereka dalam perubahan politik dan sosial. Mereka mengggunakan majalah dan surat kabar serta bentuk penerbitan dalam menyebarluaskan ide-ide mereka. Pada awal abad ke-19 syech atau ulama di Minangkabau memulai usaha membebaskan praktek Islam yang bercampur dengan praktek Islam dan praktek adat. Campur tangan Belanda dalam konflik antara Kaum Padri dengan Kaum Adat berujung perang yang mengakibatkan Minangkabau berada dibawah Kolonialisme Belanda. Syech Ahmad Chatib Al-Minangkabawi, diikuti oleh murid-muridnya mengangkat kembali gagasan pemurnian Islam. Ahmad Chatib Al-Minangkabawi dan murid-muridnya dijuluki sebagai Ulama Kaum Muda, mencetuskan gerakan pembaharuan Islam yang ditandai dengan maraknya penerbitan media masa Islam seperti Al-Munir dan pembukaan lembaga pendidikan modern seperti Sumatera Thawalib. Gerakan pembaharuan Islam sempat ditentang oleh ulama tua, yang berhubungan dengan tarekat kaum adat yang bertahan dengan hukum waris adat menurut garis keturunan ibu (Matrelineal). Ketegangan antara kaum muda dan kaum tua serta kaum adat segera dipecahkan dalam usaha bersama melawan Kolonial Belanda , Kristenanisasi dan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Terpecahnya Minangkabau kedalam wilayah administratif Sumatera Barat pasca-kemerdekaan, istilah yang diapakai semula dengan sebutan ulama berubah menjadi sebutan Syech. &nbsp

    STRATEGI DAN TANTANGAN PELESTARIAN MANUSKRIP DI PERPUSTAKAAN RUMOH MANUSKRIP ACEH

    No full text
    Preservation is a process or way of protection and damage. This research was conducted at the Aceh Manuscript Rumoh Library (PRMA). This study aims to determine the strategies and challenges of preserving manuscripts in the Aceh manuscript house library. The research method used is descriptive qualitative research. Data collection techniques used by observation, interviews, and documentation. Researchers conducted interviews with one librarian who manages PRMA. The results of the study found that the preservation was carried out by PRMA by carrying out physical preservation and content preservation. Preservation of manuscripts is carried out by carrying out maintenance, conservation and restoration. Damage to manuscripts is caused by damage factors such as biological factors, physical factors, chemical factors, humans, and natural disasters. The strategy undertaken by PRMA is to continue to improve room cleanliness, provide equipment, facilities, and also attend seminars or training for library managers. The challenge for PRMA in carrying out conservation is the constraints on facilities, tools, and materials. Not all librarians are experts at preserving, so libraries need to recruit employees who are capable of preserving it so that the treasures can be enjoyed and used for a long time. Digitalization or media transfer is also a challenge for libraries. By transferring media, the information contained in the manuscript can be used and the value of the information is maintained

    MENGGANDENG KOLONIALISME: MISIONARISME DAN RESPON UMAT ISLAM DI SUKABUMI PADA ABAD 19-20

    No full text
    Penelitian ini mengkaji upaya Kristenisasi di Sukabumi yang dilakukan orang-orang Belanda pada abad ke-19 M sampai abad ke-20 M serta bagaimana umat Islam meresponnya. Upaya mengkristenkan bumiputera ini menarik untuk diteliti karena selain melakukan eksploitasi ekonomi melalui Kolonialisme dan Imperialisme, Belanda juga memberikan dukungan terhadap gerakan misionarisme. Metode penelitian yang digunakan yakni metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai strategi serta program dilakukan orang Belanda dalam melakukan Kristenisasi di Sukabumi pada masa Kolonialisme Belanda. Diantara strateginya adalah membangun gereja, mendirikan sekolah-sekolah Kristen, membangun rumah sakit, dan membangun perkampungan Kristen. Arsip-arsip dari masa Kolonial menyimpan berbagai catatan tentang upaya Kristenisasi, namun hanya sebagian kecil masyarakat pribumi di Sukabumi yang menerima ajaran Kristen. Umat Islam, sebagai respons terhadap upaya Kristenisasi, menolak berbagai program tersebut, bahkan pihak zending menyatakan bahwa umat Islam merupakan faktor terbesar yang menghambat Kristenisasi. Faktor demografis, kultural, serta identitas Islam di Sukabumi menjadi benteng yang cukup kokoh dalam menghadapi upaya zending. Penelitian ini menunjukkan dinamika serta relasi antara agama dan Kolonialisme Belanda di salah satu wilayah Priangan yaitu Sukabumi dimana Islam terus dipertahankan sebagai agama dominan dan menjadi simbol perlawanan terhadap Kristenisasi dan Kolonialisme. Penelitian selanjutnya diperlukan untuk melihat bagaimana wilayah dengan Islam yang dianggap kuat dianut masyarakatnya, serta dianggap sebagai bagian dari identitas etnis seperti di Padang dan Aceh, pada masa Kolonialisme berinteraksi dengan upaya-upaya Zending dan misionaris

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah jurnal Fakultas Adab dan Humaniora UIN IB
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇