Rumah jurnal Fakultas Adab dan Humaniora UIN IB
Not a member yet
    485 research outputs found

    Sastra sebagai Medium Perlawanan: Telaah Sosiologi Sastra Marxis dalam Antologi Cerpen Al-Arwa?h Al-Mutamarridah karya Khalil Jibran

    No full text
    This study applied Terry Eagleton's Marxist sociological literary theory to find the relations of production, economic structure and social behavior in society called infrastructure which has the essential function to legitimize social classes. Thus, the concept of ideas and consciousness, which also called superstructures, are the ideas of the authority. This research found forms of social relations that cause class struggle. The alienation of the people as a group of the proletariat was the result of oppression by the Shaykh Abbas as a bourgeoisie from the ownership of the entire village's wealth. Khalil, as Marxist hegemony, tried to build awareness of the people who have been exploited to fight to live without oppression

    Gugatan Terhadap Kepahlawanan Tuanku Imam Bonjol

    Get PDF
    Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui tentang riwayat Tuanku Imam Bonjol, bagaimana perjuangannya dalam perang padri dan seperti apa gugatan yang beliau hadapi. Tuanku Imam Bonjol yang biasa dipanggil Peto Syarif yang lahir pada tahun1772 di Alahan Panjang. Ia diberi gelar Malin Baso karena ia ditugaskan oleh Tuanku Nan Renceh untuk belajar perang. Pengaruh Tuanku Imam Bonjol dalam perang paderi di Tapanuli selatan. Penelitian ini juga penelitian sejarah yang memberikan penjelasan terhadap perilaku sosial dalam sejarah. Pendekatan itu mampu menjelaskan tentang perjuangan Tuanku Imam Bonjol. Perang ini menjadi simpang siur karena pada saatnya kaum Padri yang menang dan ada juga saatnya pihak Belanda yang menang. Ada saatnya Belanda menyerah ke kaum Padri dan Belanda meminta perundingan. Lalu kaum Padri meminta persyaratan dan disetujui oleh pihak Belanda. Namun hal itu hanya siasat Belanda, mereka melakukan penyerangan kembali ke kaum Padri. Tuanku Imam Bonjol terus mencari tempat persembunyian sampai pada akhirya ia menerima sebuah surat undangan dari Reciden Prancis. Namun Tuanku Imam Bonjol malah dibohongi yang ada ia dikepung oleh pihak Belanda yang akan siap ditangkap. Tuanku Imam Bonjol ditawan, mula-mula beliau dipenjarakan di Bukittinggi, namun karena ada rasa takut pihak Belanda memindahkan beliau ke Cianjur. Karena rasa takut yang dirasakan pemerintah Belanda dan akhirnya ia dipindahkan ke Manado pada tanggal 19 Januari 1839. Setelah menjadi tawanan Belanda selama 27 tahun, beliau wafat pada tanggal 8 November 1864 dalam usia 92 tahun. Beliau dimakamkan di Lutak atau Minahasa di Manado

    STATUS QUO KONFLIK IRAN - ISRAEL (2005-2018)

    Get PDF
    Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi alasan dibalik mengapa belum terjadinya konflik bersenjata secara langsung antara Israel dan Iran hingga saat ini, khususnya sejak tahun 2005. Disimpulkan bahwa tidak terjadinya konflik bersenjata secara langsung antara Iran dan Israel hingga hari ini adalah karena adanya perimbangan kekuatan regional di antara kedua negara demi mempertahankan status quo di Kawasan Timur Tengah, akumulasi kekuatan lawan dan risiko yang mungkin muncul jika salah satu pihak melakukan serangan terlebih dahulu

    FORMAT HISTORIOGRAFI ISLAM NUSANTARA

    Get PDF
    The problem in this paper is how the historiography format of the Nusantara Islam. Whereas the focus of his study of the traditional historiography of Nusantara Islam, the historiography of the archipelago's Islam and the historiographic themes of the archipelago's Islam. The approach used in this study is the historiography and analytical descriptive approach. Islamic historiography of the archipelago can be divided into two. First, the traditional historiography of the Islamic archipelago. Second, the modern historiography of Islamic Nusantara. The Islamic historiography of the archipelago can be grouped into five. First, saga. Second, khabar. Third, Tambo. Fourth, story. Fifth, genealogy. The historiographic themes of Nusantara Islam can be divided into five. First, the theme revolves around the work of local history writing. Second, the theme revolves around the work of general history writing. Third, the theme revolves around the work of writing military history. Fourth, the theme revolves around the work of biographical writing. Fifth, the theme revolves around the work of historical novels

    POLA PERLAWANAN KAUM ADAT DAN ULAMA DI KERINCI DALAM MENGHADAPI KOLONIALISME BELANDA

    Get PDF
    Masyarakat Kerinci sebelum kedatangan Belanda mempunyai dua pola kepmimpinan yaitu kaum adat dan ulama, mereka mempunyai peran signitifikan di tengah masyarakat Kerinci dalam menyusun serta menerapkan peraturan-peraturan yang ada. Kedatangan Kolonialisme ke Kerinci dianggap merusak struktur dan tatanan masyarakat, sehingga kaum adat dan ulama melakukan pergerakan anti penjajahan dengan berbagai bentuk dan pola perlawanan. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif analisis, dengan temuan bahwa perlawanan kaum adat dipimpin oleh Depati Parbo dengan strategi bergerilya dan membangun benteng di berbagai tempat di wilayah kerinci dengan dibantu oleh depati yang lainnya. Komunikasi yang intens antar Depati dilakukan oleh kaum adat dalam membentuk pertahanan. Sedangkan perlawanan ulama dipimpin oleh H. Ismael di Pulau Tengah, perlawanan kaum ulama menggunakan justifikasi agama dengan menjadikan masjid Keramat sebagai poros utama dan pusat pergerakan perlawanan terhadap Belanda, strategi yang digunakan adalah perang secara terbuka dengan mendirikan benteng di berbagai titik di Pulau Tengah

    SEJARAH MELANGUN SUKU ANAK DALAM DESA MENTAWAK KECAMATAN NALO TANTAN KEBUPATEN MERANGIN

    Get PDF
    Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana sejarah  kehidupan melangun salah satu kelompok Suku Anak Dalam hingga menetap di Desa Mentawak Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi pada tahun 2011. Istilah melangun sendiri berasal dari nama adat istiadat Suku Anak Dalam, melangun didefenisikan sebagai kegiatan perpindahan tempat pemukiman kelompok Suku Anak Dalam dari suatu tempat ke tempat yang lain dengan alasan tertentu serta waktu perpindahan dan menetap sesuai mengikuti situasi dan kondisi kehidupan yang dihadapi kelompok tersebut selama kegiatan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok Suku Anak Dalam Desa Mentawak berasal dari Minangkabau, dengan kemiripan corak adat kebudayaan mereka, dekatnya dialek bahasa mereka yang merupakan dialek bahasa Melayu Minang, serta kesamaan mereka dalam sistem kekeluargaan yang dianut dimana Suku Anak Dalam menganut sistem matrilineal (garis keturunan dari ibu). Selain itu, berdasarkan hasil wawancara dengan tetua kelompok Suku Anak Dalam Desa Mentawak sekaligus mantan tumenggung (kepala suku) mereka yakni Kitab, beliau menerangkan bahwa mereka adalah masyarakat yang melarikan diri dari konflik paderi dan penjajahan Belanda di Minangkabau. Mereka terus berpindah-pindah hingga akhirnya kelompok ini menetap di Desa Mentawak pada tahun 2011

    PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI PERPUSTAKAAN IAIN TULUNGAGUNG

    Get PDF
    This study aims to describe the use of information and communication technology at the Tulungagung IAIN Library with various obstacles. The method used is a qualitative research method with a descriptive approach based on empirical data from the results of interviews, data reduction, analysis and conclusion. The technique of collecting data uses observation and interviews. The use of information and communication technology in the current era has spread in almost all aspects of life, including the library. The library is a place to develop information and knowledge managed by educational institutions, as well as educational tools to help facilitate teaching and learning activities of the academic community. The library has a variety of types, one of which is a college library. The college library has a role in supporting the implementation of the Higher Education Tri Dharma, including education, research or research and community service. No wonder this technology is applied in the Library. good service will influence the satisfaction of the user. In this regard the problems encountered at the Tulungagung IAIN Library, such as constraints in network systems and technology, are still not optimally utilized for students in searching online library materials. Therefore, libraries must be able to adapt and develop information and communication technology appropriately into various types of services. Technology-based service activities are expected to be one element that attracts visitors to visit and utilize various sources of information so as to enhance the image of the librar

    KEBIJAKAN AKSES TERBUKA (OPEN ACCESS) TERHADAP LAYANAN REPOSITORI INSTITUSI

    Get PDF
    ABSTRACT The college library has played an important role in the process of scientific communication over the past 150 years. In the last discussion, they have been supported by an open access movement to support and develop their own community research, and develop their institutional repositories. However, evidence shows that even though there is considerable investment in the college library towards these repositories, scientists and researchers have not fully demonstrated the same commitment to Open Access. Because the main problem in the repository is ensuring that it does not violate copyright or other intellectual property rights. This study uses qualitative methods with library research, data collection techniques are documentation and analysis techniques, namely content analysis.The results of this study provide the best solution in establishing an open access information policy for institutional repository services by giving authors exclusive rights to the library, but the authors can also disseminate it. The next policy, namely the first owner of the copyright in the scientific work remains with the author, unless it has been assigned by the relevant university or funding contract that can claim ownership. For users outside of campus, access rights or downloads are subject to certain fees, according to the rates set by the institution concerned. The fee is accumulated at a certain time and submitted to the author. At present, a large number of colleges and research institutions accept open access as a policy that requires the retention of scientific work in an open access repository system.   ABSTRAK Perpustakaan perguruan tinggi telah memainkan peran penting dalam proses komunikasi ilmiah selama 150 tahun terakhir. Dalam dekade terakhir, mereka telah didorong oleh gerakan akses terbuka untuk menyebarkan dan mempromosikan karya komunitas penelitian ilmiahnya sendiri, dan berupaya mengembangkan repositori institusinya. Namun, bukti menunjukkan bahwa meskipun ada investasi yang cukup besar di perpustakaan perguruan tinggi terhadap repositori tersebut, para ilmuwan dan peneliti belum sepenuhnya menunjukkan komitmen yang sama untuk Open Access. Karena masalah utama dalam repositori adalah memastikan bahwa tidak melanggar hak cipta atau HAKI lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan, teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dan teknik analisis yaitu analisis isi. Hasil penelitian ini memberikan solusi terbaik dalam menetapkan kebijakan informasi akses terbuka terhadap layanan repositori instutisi dengan cara memberikan hak ekslusif penulis kepada perpustakaan, tetapi penulis juga dapat menyebarkannya. Kebijakan selanjutnya, yaitu pemilik pertama hak cipta dalam karya ilmiah tersebut tetap pada penulis, kecuali telah ditugaskan oleh perguruan tinggi bersangkutan atau kontrak pendanaan yang dapat mengklaim kepemilikannya. Untuk pemustaka di luar kampus, hak akses atau unduh dikenakan biaya tertentu, sesuai dengan tarif yang ditetapkan oleh lembaga bersangkutan. Biaya tersebut diakumulasikan pada waktu tertentu dan diserahkan kepada penulis. Saat ini, sejumlah besar perguruan tinggi dan lembaga penelitian menerima akses terbuka sebagai kebijakan yang mengharuskan penyimpanan karya ilmiah dalam sistem repositori akses terbuka. Keywords: Open Access; institutional repository; intellectual property righ

    PENINGKATAN MINAT BACA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PLAY-THINK-PAIR-SHARE DI SDN 19 NAN SABARIS

    Get PDF
    Learning at the Elementary School level is dominated by information gathering activities to build students' knowledge. The concept of learning is related to constructivist learning theory and requires students to have a high reading interest. Based on interviews with SDN teachers 19 Nan Sabaris revealed the findings that students' reading interest was still low, this was confirmed by the fact that the learning methods that were often used were lectures. The purpose of this study was to see the effect of using the Play-Think-Pair-Share model to increase students' reading interest. This type of research is quasi-experimental, with a sample of fifth grade students at SDN 19 Nan Sabaris in the 2018/2019 school year. The data collection instrument used is the student interest reading assessment sheet, with the data analysis technique chosen is paired sample t-test. Based on the results of data analysis it was found that the sig 2.tailed value was 0.0000 smaller than the value of ? = 0.05, so it can be concluded that there were significant differences in reading interest between before and after the use of Play-Think-Pair-Share models in elementary school learning

    Kesinambungan dan Perubahan Budaya Pada Perkawinan Adat Uluan Musi

    Get PDF
    Fokus penelitian ini adalah kesinambungan dan perubahan budaya pada perkawinan adat Uluan Musi Sumatera Selatan. Perkawinan adat sejatinya adalah peristiwa sakral yang tata laksananya diatur sedemikian ketat untuk menjaga budaya yang menjadi citra masyarakat adatnya. Dalam konteks Uluan Musi, terjadi perubahan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan etnografi. Data-data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Penelitian ini menemukan bahwa pada budaya perkawinan adat Uluan Musi masih tetap ada bentuk kesinambungan adatnya dan juga mengalami sejumlah pergeseran. Kesinambungan dan pergeseran terjadi baik pada stuktur dan maupun kulturnya. Perubahan struktur mengakibatkan hilangnya fungsi kontrol dan tanggung jawab agen struktur konvensional pada adat perkawinan adat masyarakat Uluan Musi (hilangnya kesadaran in-group). Perubahan kultur mengakibatkan terjadinya profanisasi nilai kultur, koeksistensi kultur dan globalisasi budaya pada perkawinan adat Uluan Musi

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah jurnal Fakultas Adab dan Humaniora UIN IB
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇