Rumah jurnal Fakultas Adab dan Humaniora UIN IB
Not a member yet
    485 research outputs found

    FAKTOR YANG MENYOKONG PEREMPUAN PENIAGA MINANGKABAU BERNIAGA SENDIRIAN DI PASAR TRADISIONAL MINANGKABAU

    No full text
    Minangkabau people, both men and women, have long been known to have trade skills. The ability to trade is supported by the number of traditional markets in Minangkabau called feed, almost in all nagari. In traditional markets, women dominate as traders. This study looked at women who trade in the Baso market. The results of the study found that there are several factors that support women to become traffickers, namely cultural factors, family support, infrastructure, small capital, access to financial sources and security

    INOVASI PUSTAKAWAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA PADANG MASA PANDEMI COVID-19: MEMBANGUN BUDAYA BACA MASYARAKAT MELALUI PENDEKATAN MESJID

    No full text
    This article was written to find out what innovations were made by librarians to build a community reading culture through an approach to the mosque, as well as to find out what innovations and changes occurred through this mosque approach. This article was written based on the worrisome conditions in the field, especially the younger generation, especially elementary school students. Observations and interviews to collect innovation data are needed to solve this problem, therefore, this program needs to be carried out as a form of innovation in developing solutions to build community reading culture with a mosque approach and library visits by the younger generation. Based on the results of field conditions and interviews that the authors did, the method of approach with mosque administrators as a form of building a community reading culture with innovations made by librarians, one of which was an approach with mosque administrators and distributing books to the community, especially students and people old. This is done because the current conditions are not good, and COVID-19 is not going away, and it reduces people's addiction to gadgets. The innovation of distributing books to the community brings knowledge closer effectively and can enjoy it at home   ABSTRAK Artikel ini ditulis untuk mengetahui apa saja inovasi yang dilakukan oleh pustakawan membangun budaya baca masyarakat melalui pendekatan ke masjid, serta untuk mengetahui inovasi dan perubahan apa yang terjadi melalui pendekatan masjid ini. Artikel ini dibuat berdasarkan kondisi dilapangan  yang memprihatinkan khususnya generasi muda terutama para pelajar tingkat sekolah dasar. Observasi dan wawancara untuk melakukan pengumpulan data inovasi diperlukan  menyelesaikan permasalahan ini, maka dari itu, program ini perlu dilakukan sebagai wujud inovasi dalam mengembangkan solusi membangun budaya baca masyarakat dengan pendekatan masjid dan kunjungan pustaka oleh generasi muda. Berdasarkan hasil kondisi dilapangan dan wawancara yang penulis lakukan adalah, dengan metode pendekatan bersama pengurus masjid sebagai salah satu bentuk untuk melakukan membangun budaya baca masyarakat dengan inovasi yang dilakukan oleh pustakawan, salah satunya adalah pendekatan dengan pengurus masjid dan membagikan buku kepada masyarakat khusunya pelajar dan orang tua. Hal ini dilakukan karena kondisi saat ini tidak baik, dan COVID-19 tak kunjung hilang, serta mengurangi kecanduan masyarakat dengan gadget. Inovasi membagikan buku kepada masyarakat mendekatkan pengetahuan secara efektif dan bisa menikmatinya dirumah saja Keywords : Innovation, building a reading culture, libraria

    MAKNA TRADISI BUTALE HAJI DI TIGO LUHAH SEMURUP KABUPATEN KERINCI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan data kualitatif dengan pendekatan interaksi simbolik, melalui sejarah tradisi butale haji serta makna dan nilai dari tradisi butale haji dalam budaya masyarakat Tigo Luhah Semurup kabupaten Kerinci. Fokus penelitian ini adalah sejarah dan makna aktivitas tradisi butale haji di Tigo Luhah Semurup. Pemahaman tentang tradisi butale haji sebagai nilai interaksi simbolik dalam budaya masyarakat Tigo Luhah Semurup yang mengikat kekerabatan dan kebersamaan. Latar belakang dari penelitian ini adalah dimulai dari interaksi masyarakat Tigo Luhah Semurup yang telah terjadi interaksi selama bertahun-tahun dan berlangsung turun-temurun hingga saat ini. Pada saat berkumpul menikmati kebersamaan dan kegotongroyongan terjadi interaksi antara satu dan yang lainnya antar sesama warga dalam kegembiraan dan keharuan mengantar saudara mereka untuk berangkat ke tanah suci Mekkah. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa masyarakat Tigo Luhah Semurup sangat menjaga tradisi butale haji ini. Aktivitas butale haji yang dilakukan dengan sadar, dengan motif dan tujuan untuk menjaga hubungan kekerabatan, kebersamaan, gotongroyong dan keikhlasan dalam melaksanakan aktivitas tradisi butale ini juga menjadi sarana komunikasi antar kerabat untuk saling mendukung dan mendoakan kepergian saudara melaksanakan ibadah haji dengan gembira tanpa meninggalkan beban dan rasa khawatir.             Kesimpulannya, aktivitas tradisi butale haji sebagai nilai penguat dan perekat hubungan kekeluargaan, kebersamaan, gotong royong, keikhlasan dalam masyarakat Tigo Luhah Semurup kabupaten Kerinci. &nbsp

    PERGESERAN BUDAYA PELAYANAN PERPUSTAKAAN PADA MASA PANDEMI DI PERPUSTAKAANPROKLAMATOR BUNG HATTA BUKITTINGGI

    No full text
    ABSTRACT During the Covid-19 pandemic that occurred from the beginning of 2020 until now, it has greatly affected normal human activities, including activities in the library. Service activities in libraries have shifted to online to avoid direct contact between librarians and users as this action is taken to prevent and transmit the Covid-19 virus. The purpose of the study was to determine the cultural shifts that occurred in the service at the Proclaimer Bung Hatta Bukittinggi library. The research method used in solving this problem is a qualitative approach, namely by describing service activities that occur to users who are taking place during the Covid-19 pandemic at the Proclaimer Bung Hatta Bukittinggi library. The data of this research were obtained through direct observation and interviews with users and librarians in the Proclaimer Bung Hatta Bukittinggi library. The result of this research is the occurrence of a cultural shift in providing services to circulation services, reference services, children's services, and membership services that occur in the Proclaimer Bung Hatta Bukittinggi library. This shift in service culture occurs because of adjustments and new rules that must be applied in library services. Among them is the application of the Health protocol before entering the library room. ABSTRAK Pada masa pandemic Covid-19 yang terjadi dari awal tahun 2020 hingga saat sekarang ini sangat berdampak terhadap aktivitas normal yang dilakukan manusia, termasuk juga kegiatan di perpustakaan. Aktivitas pelayanan di perpustakaan mengalami pergeseran menjadi online untuk menghindari kontak langsung antara pustakawan dan pemustaka sebagai Tindakan ini dilakukan dalam pencegahan dan penularan virus Covid-19. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pergeseran budaya yang terjadi dalam pelayanan di perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan dalam pemecahan permasalahan ini adalah pendekatan kualitatif yakni dengan mendeskripsikan kegiatan pelayanan yang terjadi kepada pemustaka yang sedang berlangsung di masa pandemic Covid-19 di perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung kepada pemustaka serta pustakawan yang ada di perpustakaan Proklamator Bung Hatta di Bukittinggi. Hasil dari penelitian ini adalah terjadinya pergeseran budaya dalam melakukan pelayanan pada layanan sirkulasi, layanan referensi, layanan anak, serta layanan keanggotaan yang terjadi di perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi. Pergeseran budaya pelayanan ini terjadi karena adanya penyesuaian dan aturan-aturan baru yang harus diterapkan dalam pelayanan di perpustakaan. Diantaranya penerapan protocol Kesehatan sebelum memasuki ruang perpustakaan

    PEMBUATAN BIBLIOGRAFI BERANOTASI KOLEKSI KARYA UMUM PERPUSTAKAAN JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIADAN DAERAH FBS

    No full text
    Makalah ini berisi pembahasan tentang Pembuatan Bibliografi Beranotasi Koleksi Karya Umum Perpustakaan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah. Tujuan pembahasan makalah ini untuk mendeskripsikan proses pembuatan bibliografi beranotasi koleksi karya umum di perpustakaan jurusan bahasa dan sastra Indonesia dan daerah untuk membantu pemustaka dan juga pustakawan dalam melakukan temu kembali informasi menggunakan alat telusur bibliografi. Penulis mendeskripsikan pembuatan bibliografi beranotasi koleksi karya umum perpustakaan jurusan bahasa dan sastra indonesia dan daerah.             Penulisan makalah ini menggunakan metode deskriptif. Data dan infomasi didapat melalui pengumpulan secara langsung, yaitu mencari bentuk fisik koleksi di perpustakaan. Hasil yang diperoleh dalam pengamatan langsung, jumlah judul koleksi karya umum di perpustakaan jurusan bahasa dan sastra Indonesia dan daeah berjumlah 160 judul.  Berdasarkan penganalisisan data,bahwa pembuatan bibliografi beranotasimelalui bebeapa tahapan. (1) penentuan judul bibliografi; (2) pengumpulan bahan pustaka atau penelusuran informasi yang dilakukan dengan cara penelusuran langsung; (3) seleksi bahan pustaka, yang bertujuan untuk menentukan tema buku atau koleksi yang akan dibuatkan bibliografinya; (4) pengelompokkan atau pengklasifikasian, yang mana bibliografi tersebut bertujuan untuk menggambarkan pokok permasalahan dalam buku tersebut; (5) pembuatan kata kunci, yang bertujuan untuk menggambarkan pokok pemasalahan dalam buku atau koleksi tersebut. (6) penyusunan indeks, indeks yang saya buat adalah indeks judul dan indeks kata kunci; (7) pembuatan atau pengetikkan naskah bibliografi, berupa memeriksa tulisan-tulisan untuk menghindari kesalahan ejaan, kesalahan tanda baca, penyingkatan, serta pembalikan nama pengarang yang di sesuaikan

    STRATEGI PENGEMBANGAN CONTENT BASED VIDEO RETRIEVAL PADA PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA MMTC YOGYAKARTA

    No full text
    Utilization of knowledge, especially those in video format, sometimes librarians and users have problems finding collections based on video content. This paper aims to see how the strategy of developing Content Based Video Retrieval at the MMTC Yogyakarta Multi Media High School Library. The research method used by researchers using qualitative research with a library research approach. The data collection technique of this research begins with the activities of selecting, searching, presenting and finally analyzing the data. In analyzing the data, the researcher uses content analysis techniques (content analysis). is a research technique to make reference to the introduction of certain characteristics in the text systematically and objectively. The results showed that the development of the Yogyakarta MMTC Multi Media High School Library, especially for the development of a Video-Based Retrieval System (CBVR) must be evaluated through a SWOT analysis in two ways, namely macro analysis, opportunities and threats variables will be formulated, and second from internal analysis will be formulated strength variables. and weakness. In addition, in the Content Based Video Retrieval development strategy, there are aspects that need to be considered and seen, namely: user needs, development budget, human resources: library staff, support from leadership and facilities (software and hardware) and IT infrastructure (network)

    SYEKH SULAIMAN AL-RASULI: INTEGRASI ADAT DAN AGAMA DI MINANGKABAU

    No full text
    Awal Islam dikembangkan di Minangkabau mendapat perlawanan oleh kaum adat sehingga terjadi perperangan yang mengakibatkan pertumpahan darah. Namun setelah kedua belah pihak menyadari bahwa perperangan tersebut tidak akan menyelesaikan permasalahan, maka diadakan musyawarah di Bukit Marapalam”. Hasil musyawarah melahirkan kebijakan dengan ungkapan “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”. Untuk menjaga kebijakan tersebut maka hari demi hari, waktu demi waktu ungkapan tersebut diperkokoh dengan ungkapa-ungkapan bijak berikutnya seperti; Adat dan Agama Bagaikan Aur dan Tebing Keduanya Sanda Menyanda,  Syarak Mangato Adat Mamakaikan, Syarak Batalanjang Adat Basisampiang, Syarak Nan Kawi Adat Nan Lazim. Sebagai seorang ulama Syekh Sulaiman al-Rasuli, telah berjasa pula melakukan pengintegrasian adat dan agama di Minangkabau. Upayanya terlihat dari ceramah-ceramah agamanya di masjid-masjid dan dari beberapa karya tulisnya. Seperti ungkapannya” jika ada adat yang tidak sesuai dengan ajaran agama maka itu bukan adat Minangkabau namun adat jahiliah”. Kemudian ia kokohkan dengan ungkapan bijak yang belum ada pengokohan baru hingga sekarang “Adat Bapaneh Syarak Balinduang

    LAYANAN PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UMUM UNIVERSITAS BAITURRAHMAH MASA PANDEMI COVID-19

    No full text
    ABSTRACT Library services provided by librarians must meet the demands of information users in the pre- and post-covid-19 era. Various libraries are now facing a paradigm shift to meet the challenges brought by Covid-19. Instead of returning to normal library activities, librarians will return to the “new normal”. One of them is experienced by the Library of the Faculty of General Medicine (FK) Baiturrahmah University in Padang City. The presence of the Covid-19 pandemic is forcing librarians to have time to adapt pedagogical practices as well as learn new virtual technologies, and develop outreach plans to ensure continued library services in remote and online environments. Other changes to the FK UNBRAH library include a greater shift in acquisition from print to electronic resources. Services for remote systems may be a bigger point of emphasis. COVID-19 has no boundaries and is changing our lives and the way we work and minimizing face-to-face interactions. So that inevitably these changes have predicted the substantial way the FK UNBRAH library has shifted in terms of physical access to print collections, facilities, collections, services, spaces and operations as a result of the Covid-19 pandemic. The traditional approach used by libraries was abandoned, and new tactics were identified to be implemented in response to the current situation as the new normal with the help of Information and Communication Technology (ICT). Keywords: Library Services, Covid-19, University Libraries, Paradigm Change, Baiturrahmah University.   ABSTRAK Layanan perpustakaan yang diberikan oleh pustakawan harus memenuhi tuntutan pengguna informasi di era pra dan pasca pandemi Covid-19. Berbagai perpustakaan kini menghadapi pergeseran paradigma untuk menghadapi tantangan yang dibawa oleh Covid-19. Alih-alih kembali ke aktivitas perpustakaan biasa, pustakawan akan kembali ke “normal baru”. Salah satunya yang dialami oleh Perpustakaan Fakultas Kedokteran Umum (FK) Universitas Baiturrahmah di Kota Padang. Kehadiran pandemi Covid-19 memaksa pustakawan memiliki waktu untuk menyesuaikan praktik pedagogis serta mempelajari teknologi virtual baru, dan mengembangkan rencana penjangkauan untuk memastikan layanan perpustakaan yang berkelanjutan di lingkungan jarak jauh dan online. Perubahan lain pada perpustakaan FK UNBRAH termasuk pergeseran yang lebih besar dalam akuisisi dari sumber daya cetak ke elektronik. Layanan untuk sistem jarak jauh mungkin menjadi titik penekanan yang lebih besar. COVID-19 tidak memiliki batas dan mengubah hidup kita dan cara kita bekerja dan meminimalkan interaksi tatap muka. Sehingga  mau tidak mau perubahan tersebut telah memprediksi cara substansial perpustakaan FK UNBRAH telah bergeser dalam hal akses fisik ke koleksi cetak, fasilitas, koleksi, layanan, ruang dan operasi sebagai akibat dari pandemi Covid-19. Pendekatan tradisional yang digunakan oleh perpustakaan ditinggalkan, dan taktik baru diidentifikasi untuk dijalankan dalam menanggapi situasi saat ini sebagai normal baru dengan bantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).   Kata Kunci: Layanan Perpustakaan, Covid-19, Perpustakaan Universitas, Perubahan Paradigma, Universitas Baiturrahmah.&nbsp

    GURU TEUPA KUJANG “ABAH WAHYU”: SEBUAH SEJARAH LISAN

    No full text
    This study aims to reveal the knowledge possessed by a Teupa teacher to share information about what and how to make Kujang which is widely known as a typical weapon from West Java. The Teupa teacher who was an informant in this study was Wahyu Affandi Suradinata from Bogor, better known as Abah Wahyu. Through a qualitative method with a descriptive approach it is hoped that it can convey straightforwardly about the profession of a Teupa Kujang Teacher. In-depth interviews were conducted in November 2014 and then supplemented with other supporting references. The results of the study show that the dedication of Abah Wahyu for 26 years made Kujang qualified as a Teupa Teacher so that he could become an example and worthy of being emulated by the next generation, then it is hoped that there will be a successor so that the cultural wealth especially related to Kujang does not become extinct. Through this study, we are really hope to capture the oral history of a Teupa Kujang teacher that is useful for the general public and cultural enthusiasts in particular so the preservation of the existence of Kujang can be maintained

    ANALISIS PEMANFAATAN INLISLite (Integrated Library System) DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN TRENGGALEK

    No full text
    ABSTRACT This study aims to determine the use of INLISLite (Integrated Library System) feature by librarians, the obstacles experienced and efforts to overcome the obstacles that occur. The method used is descriptive qualitative. The research informants consisted of 1 Plt. head of the Archive and Library Service, 1 head of information technology (IT) and 2 librarians. Data were collected using the observation, interview, and documentation stages. Data analysis techniques were obtained through three stages, namely data reduction, data presentation, and data retrieval. conclusion. The results of the study indicate that the use of INLIS Lite (Integrated Library System) feature has been well utilized for library management. INLIS Lite (Integrated Library System) used is version 3.2. The use of INLIS Lite (Integrated Library System) includes the management of library materials, circulation services (borrowing and returning), membership, OPAC (Online Public Access Catalog), making reports, and guest books. The problems faced in utilizing INLISLite (Integrated Library System) such as online integration OPAC (Online Public Access Catalogue) and the latest version updates have been resolved properly.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan fitur INLISLite (Integrated Library System) oleh pustakawan, kendala yang dialami dan upaya mengatasi kendala yang terjadi. Metode yang digunakan yaitu deskriptif  kualitatif. Informan penelitian terdiri dari 1 Plt. kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, 1 kepala bidang teknologi informasi  (TI)  dan 2 pustakawan. Data dikumpulkan menggunakan tahapan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data diperoleh melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemanfaatan fitur  INLISLite (Integrated Library System) sudah dimanfaatkan dengan baik untuk pengelolaan perpustakaan. INLISLite (Integrated Libray System) yang digunakan adalah versi 3.2. Pemanfaatan INLISLite (Integrated Library System) meliputi  pengelolaan bahan pustaka, layanan sirkulasi (peminjaman dan pengembalian), keanggotaan, OPAC (Online Public Access Catalogue), pembuatan laporan, dan buku tamu. Kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan INLISLite (Integrated Library System) seperti integrasi online OPAC (Online Public Access Catalogue) dan update versi terbaru telah terselesaikan dengan baik

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah jurnal Fakultas Adab dan Humaniora UIN IB
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇