9003 research outputs found
Sort by
IMPLIKASI YURIDIS PEMBATALAN PERKAWINAN TERHADAP HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI SERTA ANAK YANG DILAHIRKAN
ABSTRAK Pembatalan perkawinan merupakan tindakan hukum yang menyatakan suatu perkawinan tidak sah sejak semula karena tidak memenuhi syarat-syarat yang ditentukan undang-undang. Pembatalan menimbulkan konsekuensi yuridis yang kompleks terhadap status keperdataan suami-istri serta kedudukan anak yang dilahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum positif Indonesia mengenai pembatalan perkawinan beserta akibat hukumnya terhadap status, hak, dan kewajiban suami-istri,serta mengkaji implikasi yuridis pembatalan perkawinan terhadap status anak yang dilahirkan, khususnya berkaitan dengan hak perdata seperti nasab, waris, perwalian, dan nafkah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer berupa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, serta putusan pengadilan yang relevan, bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian, serta bahan hukum tersier berupa kamus dan ensiklopedia hukum. Analisis data dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan menelaah norma hukum dan praktik peradilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatalan perkawinan diatur dalam UU No. 1 Tahun 1974 jo. UU No. 16 Tahun 2019, PP No. 9 Tahun 1975, dan Kompilasi Hukum Islam, yang hanya dapat diputuskan oleh pengadilan. Pembatalan bersifat ex tunc sehingga menghilangkan hak dan kewajiban suami-istri seperti nafkah dan waris, namun hukum memberikan perlindungan kepada pihak beritikad baik melalui kompensasi dan pembagian harta bersama secara adil. Terhadap anak, pembatalan tidak berlaku surut berdasarkan prinsip the best interest of the child. Anak tetap berstatus sah dengan hak penuh atas nasab, waris, perwalian, dan nafkah dari kedua orang tua. Perlindungan ini sejalan dengan UU Perlindungan Anak dan Konvensi Hak Anak yang menerapkan asas non-diskriminasi dan keadilan substantif. Disarankan agar hakim menerapkan prinsip keadilan substantif dalam memutus perkara pembatalan perkawinan, instansi pencatat perkawinan meningkatkan sistem verifikasi dokumen dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, serta perlu dikembangkan sistem pendukung berupa konseling dan pendampingan psikososial bagi anak dan keluarga yang terdampak pembatalan perkawinan. Kata Kunci: Pembatalan Perkawinan, Hak dan Kewajiban Suami Istri,StatusAnak,Hak Perdata Anak, Perlindungan Ana
IMPLEMENTASI REGULASI IDENTITAS PERANGKAT KERAS UNTUK MENCEGAH PEREDARAN PONSEL ILEGAL TERKAIT PERLINDUNGAN DATA PRIBADI KONSUMEN
ABSTRAK Penerapan regulasi perangkat keras masih belum efektif untuk konsumen di dalam pelaksanaannya, oleh karena itu penulis menganalisis regulasi ini agar kedepannya bisa dibenahi kaitannya dengan perlindungan data konsumen untuk mengatur perangkat-perangkat telekomunikasi dalam hal ini terkait peredaran ponsel ilegal yang sampai saat ini masih beredar luas di masyarakat Indonesia. Penelitiaan ini bertujuan pertama untuk mengkaji regulasi hukum mengenai perangkat keras di Indonesia, kedua untuk menganalisis implementasi regulasi identitas perangkat keras untuk mencegah peredaran ponsel illegal terkait perlindungan data pribadi konsumen. Jenis penelitian adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan normatif empiris. Teknik pengumpulan data dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan doktrin, yang didukung oleh data empiris melalui wawancara dengan instansi terkait. Hasil penelitian ini menunjukan masih kurang efektifnya regulasi hukum untuk menangani kasus ponsel ilegal yang ada di Indonesia. Serta menemukan bahwa perlindungan data pribadi konsumen belum sepenuhnya terjamin secara maksimal, karena masih terdapat hambatan teknis, kesalahan data, minimnya sosialisasi, serta belum optimalnya integrasi antara kebijakan regulasi perangkat keras dan prinsip-prinsip perlindungan data pribadi konsumen. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal. Kata Kunci: Regulasi, Ponsel Ilegal, Data pribadi, Konsumen
TELAAH PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PEMBATALAN RAISA LIVE IN CONCERT DALAM PERSPEKTIF FORCE MAJEURE
ABSTRAK Industri konser musik di indonesia mengalami perkembangan pesat dan menjadi bagian penting dari sektor hiburan serta ekonomi kreatif, namun penyelenggaraan konser tidak terlepas dari berbagai risiko, salah satunya pembatalan acara akibat keadaan memaksa (force majeure), salah satu kasus yang menimbulkan permasalahan hukum adalah pembatalan Raisa Live in Concert yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, peristiwa tersebut menimbulkan konsekuensi hukum terkait pertanggungjawaban promotor serta perlindungan hak konsumen sebagai pembeli tiket. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaturan prinsip force majeure dalam hukum perikatan sebagai dasar pertanggungjawaban promotor dalam pembatalan Raisa Live in Concert; dan (2) menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi konsumen dalam peristiwa pembatalan konser akibat force majeure berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan normatif-empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan analisis peraturan perundang-undangan, kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 dapat dikualifikasikan sebagai force majeure sebagaimana diatur dalam Pasal 1244 dan Pasal 1245 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, sehingga promotor pada prinsipnya dapat dibebaskan dari kewajiban ganti rugi akibat wanprestasi. Namun demikian, pembebasan tersebut tidak menghapus kewajiban promotor untuk beritikad baik serta tetap memberikan perlindungan hukum kepada konsumen, khususnya melalui pengembalian dana tiket sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Oleh karena itu, meskipun pembatalan konser disebabkan oleh force majeure, hak-hak konsumen tetap harus dihormati sebagai bentuk keadilan dan kepastian hukum. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal Kata Kunci: Force majeure, Pembatalan konser, Pertanggungjawaban hukum, Perlindungan konsumen
ANALISIS HUKUM PERLINDUNGAN HAK PRIVAT PEKERJA PEREMPUAN SEBELUM DAN SESUDAH DISAHKANNYA UNDANG – UNDANG CIPTA KERJA
ABSTRAK Pengesahan Undang - undang Cipta Kerja yang menerapkan konsep Omnibus Law, telah menjadi topik penting dan layak untuk dibahas karena mengubah beberapa peraturan, termasuk klaster ketenagakerjaan. Revisi dalam klaster ini berkaitan erat dengan hak normatif pekerja, mengingat peraturan ketenagakerjaan berfungsi sebagai norma atau pedoman yang menjelaskan kondisi ideal di lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif di bidang hukum melalui analisis data sekunder. Pendekatan ini mengacu pada aspek pendekatan legislatif, yang menekankan pemeriksaan norma hukum. Selain itu, untuk memperoleh data primer, dilakukan wawancara dengan narasumber yang memiliki keahlian dan pengalaman terkait topik penelitian. Hasil penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk perlindungan terhadap hak pekerja perempuan sebelum dan sesudah diterapkannya Undang - undang Cipta Kerja, serta mengungkap berbagai dampak yang terjadi setelah disahkanya Undang – undang Cipta Kerja terhadap hak privat Pekerja perempuan Kata Kunci : Cipta Kerja, Tenaga Kerja Perempuan, Perlindungan Huku
PENGARUH KADAR FERMENTASI AMPAS KELAPA DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus)
Ilham Nur Arif Riadi. 3220600006. Analisis Pemberian Pakan Buatan Yang Difortifikasi Fermentasi Ampas Kelapa Terhadap Laju pertumbuhan Ikan Nila Salin (Oreochromis niloticus). Pembimbing: Ninik Umi Hartanti dan Sutaman.
Budidaya ikan nila salin (Oreochromis niloticus.) merupakan salah satu sektor yang menjanjikan dalam industri perikanan, terutama di kawasan pesisir. Namun, tantangan utama yang dihadapi oleh para pembudidaya adalah tingginya biaya pakan yang sering kali menjadi beban terbesar dalam usaha budidaya ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila salin (Oreochromis) yang diberi campuran pakan tambahan fermentasi ampas kelapa, Penelitian ini menggunakan Metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan A (fermentasi ampas kelapa 15%), B (fermentasi ampas kelapa 30%), perlakuan C (fermentasi ampas kelapa 30%), dan perlakuan K (fermentasi ampas kelapa 0%) dan 3 kali ulangan. Parameter yang diamati mencakup laju pertumbuhan harian, laju pertumbuhan mutlak, tingkat kelangsungan hidup, efisiensi pakan dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari pemberian fermentasi ampas kelapa 30%. Perlakuan C menunjukkan hasil terbaik dengan pertumbuhan bobot mutlak rata-rata 6,03 gram, pertumbuhan panjang mutlak rata-rata 4,30 cm, serta laju pertumbuhan harian bobot 0,2155 gram dan panjang 0,1537 cm. Tingkat kelangsungan hidup (SR) mencapai 100% untuk perlakuan A, B, C, dan D. Parameter kualitas air selama penelitian berada dalam rentang toleransi yang dapat diterima.
Kata Kunci : Ikan Nila Salin, Fermentasi Ampas Kelapa, Pertumbuha
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG RUMPUT LAUT (Caulerpa sp) DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) PADA FASE PENDEDERAN)
Khasan Rafly, NPM 3221600022. Pengaruh Penambahan Tepung Rumput Laut (Caulerpa Sp) dalam Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Bandeng (chanos chanos) pada Fase Pendederan. (Pembimbing Nurjanah dan Sutaman).
Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan komoditas budidaya perairan payau yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Keberhasilan budidaya pada fase pendederan sangat dipengaruhi oleh kualitas pakan yang diberikan. Salah satu bahan alternatif yang berpotensi meningkatkan kualitas pakan adalah tepung rumput laut (Caulerpa sp), yang diketahui mengandung protein, serat, mineral, dan senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung Caulerpa sp dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng pada fase pendederan serta menentukan dosis terbaik. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu K (kontrol/0%), A (15%), B (25%), dan C (35%) penambahan tepung Caulerpa sp dalam pakan. Benih ikan berukuran 5–6 cm dipelihara selama 28 hari dengan padat tebar 13 ekor per akuarium. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan harian, pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, tingkat kelangsungan hidup (survival rate), dan rasio konversi pakan (FCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung Caulerpa sp dalam pakan memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ikan bandeng, namun tidak berbeda nyata terhadap sintasan. Dosis terbaik dalam penelitian ini diperoleh pada perlakuan A(15%) yang menghasilkan pertumbuhan dan efisiensi pakan yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, tepung Caulerpa sp berpotensi sebagai bahan pakan alternatif untuk meningkatkan performa pertumbuhan ikan bandeng pada fase pendederan.
Kata kunci: ikan bandeng, Caulerpa sp, pertumbuhan, konversi pakan, efisiensi paka
THE EFFECT OF USING VOCABULARY.COM ON STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY IN EFL CLASSROOM (An Experimental Research at 10th Grade of SMK PGRI 2 Taman in Academic Year 2024/2025)
ABSTRACT
DESTIANTI, RISKI DWI AYU. 2026. The Effect of Using Vocabulary.com on Students’ Vocabulary Mastery in EFL Classroom (An Experimental Research at the 10th Grade of SMK PGRI 2 Taman in Academic Year 2024/2025). Research Project. English Department. Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pancasakti Tegal,
The First Advisor is Dr. Sumartono, M.Pd, and
The Second Advisor is Fajar Prihatini, M.Pd.
Key Words: Vocabulary.com, Vocabulary Mastery, EFL
Students, Quasi-Experimental Design, Learning
Media.
The study aims to investigates the effect of using Vocabulary.com on students’ vocabulary mastery in the EFL classroom. The research was conducted at SMK PGRI 2 Taman in the academic year 2024/2025, involving tenth-grade students. The objectives of this study were to examine whether the use of Vocabulary.com significantly improves students’ vocabulary mastery and to identify students’ responses toward its implementation in vocabulary learning. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental pre-test and post-test control group design. The sample consisted of 60 students selected through purposive sampling, divided into an experimental group (30 students) and a control group (30 students). The experimental group received vocabulary instruction through Vocabulary.com, while the control group was taught using conventional methods. The data were collected through vocabulary tests and a questionnaire, and analyzed using descriptive statistics, paired-sample t-tests, and independent-sample t-tests.
Data were collected through vocabulary tests and a questionnaire, and analyzed using descriptive statistics, paired-sample t-tests, and independent-sample t-tests. The results revealed that there was a statistically significant difference between the pre-test and post-test scores of the experimental group (p < 0.05). Furthermore, the experimental group outperformed the control group in post-test results, indicating that the use of Vocabulary.com had a significant positive effect on students’ vocabulary mastery. The questionnaire findings also showed positive student responses in terms of motivation, engagement, and ease of learning. In conclusion, Vocabulary.com is an effective digital learning tool for enhancing vocabulary mastery among EFL students and can be recommended as an alternative instructional medium in vocabulary teaching
PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PRAKTIK MANIPULASI RATING DAN REVIEW PALSU DALAM PLATFORM E-COMMERCE DI ERA DIGITAL
ABSTRAK Perkembangan perdagangan elektronik telah membawa perubahan signifikan dalam pola transaksi masyarakat, sekaligus menimbulkan tantangan baru dalam perlindungan konsumen, khususnya terkait praktik manipulasi rating dan review palsu pada platform e-commerce. Praktik tersebut berpotensi menyesatkan konsumen karena informasi digital menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan hukum perlindungan konsumen terhadap manipulasi informasi digital serta mengkaji bentuk pertanggungjawaban hukum pelaku usaha dan penyelenggara platform e-commerce dalam sistem hukum Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan analitis, yang didukung oleh kajian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, serta Peraturan Pemerintah tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik telah memberikan dasar normatif yang memadai untuk menjamin hak konsumen atas informasi yang benar, jelas, dan jujur. Implementasi perlindungan hukum tersebut masih menghadapi kendala, terutama pada aspek pengawasan platform, pembuktian digital, dan efektivitas penegakan hukum. Penelitian ini juga menegaskan bahwa mekanisme penyelesaian sengketa melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen memiliki peran strategis dalam memberikan akses keadilan bagi konsumen yang dirugikan. Oleh karena itu, penguatan peran platform e-commerce, peningkatan kapasitas kelembagaan BPSK, serta pengembangan literasi hukum dan digital konsumen menjadi langkah penting untuk mewujudkan ekosistem perdagangan elektronik yang adil, transparan, dan berkelanjutan. Kata kunci: perlindungan konsumen; e-commerce; manipulasi rating dan review; tanggung jawab platform; sengketa konsume
Fenomena Toxic Relationship Sebagai Dasar Tindak Pidana Penganiayaan
ABSTRAK Fenomena toxic relationship dalam hubungan personal semakin sering menjadi latar belakang terjadinya tindak pidana penganiayaan. Relasi yang tidak sehat ini ditandai oleh ketimpangan kekuasaan, kontrol emosional, serta konflik yang berlangsung secara berulang. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya kekerasan fisik dan psikologis yang melanggar ketentuan hukum pidana. Oleh karena itu, kajian hukum diperlukan untuk memahami toxic relationship sebagai faktor kriminogen dan implikasinya terhadap penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis bentuk dan karakteristik toxic relationship yang berujung pada tindak pidana penganiayaan dan (2) menelaah penerapan hukum pidana terhadap pelaku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui studi dokumen terhadap bahan hukum primer dan sekunder, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toxic relationship memiliki pola relasi yang jelas, seperti dominasi satu pihak, kekerasan yang terjadi secara berulang, dan penggunaan kekerasan sebagai alat pengendalian dalam hubungan personal. Pola tersebut memenuhi unsur tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam hukum pidana Indonesia. Penegakan hukum terhadap pelaku menunjukkan adanya perbedaan tingkat pemidanaan mulai dari pidana ringan hingga pidana berat yang disesuaikan dengan tingkat kesalahan pelaku dan akibat yang dialami korban. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan dalam praktik penegakan hukum, terutama karena kekerasan sering terjadi di ruang privat dan sulit dibuktikan pada tahap awal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian hukum pidana serta menjadi bahan masukan bagi aparat penegak hukum dalam menangani perkara penganiayaan yang dilatarbelakangi oleh toxic relationship. Kata Kunci: toxic relationship, penganiayaan, hukum pidana, penegakan hukum
PENGARUH PENEMPATAN KERJA, PENGALAMAN KERJA, DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA TEGAL
Tri Suci Yuliarni. 2026. Pengaruh Penempatan Kerja, Pengalaman Kerja, dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Penempatan Kerja, Pengalaman Kerja, dan Beban Kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal. Studi kuantitatif ini melibatkan 54 pegawai negeri sipil sebagai responden dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal dan dianalisis mengunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Penempatan Kerja, Pengalaman Kerja, dan Beban Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai negeri sipil (Fhitung = 12.833; p 0,05). Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pengalaman kerja dan beban kerja serta pengembangan program yang lebih spesifik untuk meningkatkan Penempatan Kerja.
Kata Kunci: Penempatan Kerja, Pengalaman Kerja, Beban Kerja, Kinerja Pegawa