9003 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENAMBAHAN UNSUR SENG (Zn) PADA SIFAT MEKANIK PENGECORAN LOGAM ALUMINIUM PADUAN
Sultan Hanif Al Agmi (2025). Pengaruh Penambahan Unsur Seng (Zn) Pada Sifat Mekanik Pengecoran Logam Aluminium Paduan. Skripsi Teknik Mesin. Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer. Universitas Pancasakti Tegal.
Pengecoran casting adalah salah satu teknik pembuatan produk dimana logam dicairkan dalam tungku peleburan kemudian dituangkan ke dalam rongga cetakan yang serupa dengan bentuk asli dari produk cor yang akan dibuat. Mendapatkan kekuatan tarik dan impak dan kekerasan yang optimal dari penambahan unsur seng (Zn) 0%, 5%, 7% dan 9%.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yaitu penelitian yang memungkinkan peneliti memanipulasi variabel dan meniliti akibat – akibatnya. Pada metode ini, variable – variable dikontrol sedemikian rupa, sehingga variabel luar yang mungkin dapat dihilangkan.Perlakuan mengenai sifat fisis dan mekanik pada papan serat pelepah pohon kelapa. Metode eksperimen digunakan karena penelitian berbentuk inovasi dari penelitian yang sudah ada. Inovasinya adalah dengan menambahkan unsur seng (Zn) sebesar 0%, 5%, 7% dan 9%.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada campuran unsur seng (Zn) dengan dilakukan beberapa variasi campuran unsur seng (Zn) yang berbeda, maka diperoleh dengan beberapa kesimpulan, penambahan seng (Zn) 7% memiliki nilai kekerasan rata - rata sebesar 0,47%, variasi penambahan seng (Zn) 9% memiliki nilai kekerasan rata –rata sebesar 0,48%
Kata kunci: Unsur Seng (Zn), Uji Tarik, Uji Impact , Uji Kekerasan
PENGARUH VARIASI SUHU HEATER PADA PROSES PREHEAT TERHADAP SAMBUNGAN PENGELASAN KAMPUH V DENGAN PENGELASAN SMAW PADA BAJA KARBON RENDAH UNTUK PENGAPLIKASIAN KURSI MULTIFUNGSI
Studi ini berguna mendalami dampak variasi suhu heater di tahap preheat pada kualitas sambungan pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding) kampuh V pada baja karbon rendah. Variasi suhu yang dimanfaatkan yaitu 100°C, 150°C, serta 200°C. Pengujian berlangsung guna mengevaluasi perubahan sifat mekanik sambungan las melalui uji tarik, uji impact, juga pengujian bending, demikian bisa ditetapkan kondisi suhu preheat yang memberi kinerja mekanik terbaik. Metode studi yang dimanfaatkan yaitu eksperimen laboratorium dengan tahapan studi literatur, persiapan alat dan bahan, pembuatan spesimen, proses preheat sesuai variasi suhu, pengelasan, serta pengujian mekanik. Spesimen dibagi untuk masing-masing jenis pengujian, kemudian data dikumpulkan melalui observasi dan eksperimen. Hasil pengujian dianalisis dengan perhitungan nilai rata-rata untuk memperoleh perbandingan sifat mekanik pada setiap variasi suhu. Temuan dari studi memperlihatkan variasi suhu preheat berpengaruh pada sifat mekanik sambungan las. Nilai kuat tarik dan impact tertinggi diperoleh pada suhu 200°C masing-masing sejumlah 328,18 MPa serta 1,58 J/mm², sedangkan nilai tegangan bending tertinggi diperoleh pada suhu 150°C sejumlah 445,32 MPa. Temuan ini memperlihatkan penerapan suhu preheat yang tepat bisa meningkatkan kualitas dan kekuatan sambungan pengelasan baja karbon rendah.
Kata kunci: Preheat, SMAW, baja karbon rendah, uji tarik, uji impact, uji bendin
PEMANTAUAN KESEHATAN LANSIA DENGAN IOT BERBASIS WEARABLE DEVICE UNTUK DETEKSI DINI PENYAKIT JANTUNG
Savastian Reza Anggoro Putra, 2025 “Pemantauan Kesehatan Lansia Dengan IoT Berbasis Wearable Device Untuk Deteksi Dini Penyakit Jantung”.
Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian pada kelompok lanjut usia (lansia) akibat perubahan fisiologis yang terjadi seiring bertambahnya usia serta tingginya prevalensi faktor risiko kardiovaskular. Keterbatasan akses pemantauan kesehatan secara berkelanjutan mendorong perlunya solusi berbasis teknologi yang mampu mendukung deteksi dini secara mandiri. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan kesehatan lansia berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan wearable device untuk mendeteksi dini potensi penyakit jantung.
Landasan teori yang digunakan meliputi konsep IoT, wearable device, sistem pemantauan kesehatan, penyakit jantung, serta teknologi sensor biometrik, khususnya sensor MAX30100. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan pengembangan sistem (prototype), meliputi tahapan analisis, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Penggalian data dilakukan melalui pengukuran langsung detak jantung dan saturasi oksigen (SpO2), observasi penggunaan alat, serta pengujian sistem pada lansia berusia 60–70 tahun. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan sensor MAX30100, mikrokontroler NodeMCU ESP8266, dan aplikasi Blynk sebagai antarmuka pemantauan berbasis Android.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau detak jantung dan SpO2 secara real-time, menampilkan data secara akurat, serta mengirimkan informasi kesehatan secara nirkabel dengan baik. Dengan demikian, sistem ini dinilai efektif sebagai alat bantu pemantauan kesehatan lansia dan berpotensi mendukung deteksi dini penyakit jantung.
Kata kunci : Internet of Things, Wearable Device, deteksi dini penyakit jantung, lansia, Blynk
ANALISIS EFEKTIVITAS KINERJA ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZoSS) DI SMP NEGERI 3 ADIWERNA KABUPATEN TEGAL
Ramadhani Nur Alamsyah, 2025 “Analisis Efektivitas Kinerja Zona Selamat Sekolah (ZoSS) Di SMP Negeri 3 Adiwerna Kabupaten Tegal” Laporan Skripsi, Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal.
Zona Selamat Sekolah (ZoSS) merupakan salah satu upaya rekayasa lalu lintas yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya pelajar, di kawasan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelengkapan fasilitas ZoSS, menganalisis tingkat pelayanan ruas jalan, serta mengevaluasi efektivitas penerapan ZoSS di Jalan Raya Barat Ujungrusi Adiwerna, khususnya di sekitar SMP Negeri 3 Adiwerna, Kabupaten Tegal. Analisis tingkat pelayanan jalan mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, sedangkan analisis efektivitas ZoSS dilakukan menggunakan metode statistik uji Z sesuai ketentuan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas ZoSS di lokasi penelitian belum sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan, karena masih terdapat rambu dan marka jalan yang tidak lengkap atau mengalami kerusakan. Volume lalu lintas tertinggi terjadi pada jam puncak pagi sebesar 1.972,7 smp/jam dengan derajat kejenuhan sebesar 0,59 yang menunjukkan tingkat pelayanan jalan kategori C. Berdasarkan hasil uji Z yaitu, Z hitung = 11,323 > Z tabel 1,645, yang berarti penerapan ZoSS dinyatakan belum efektif karena kecepatan kendaraan yang melintas masih melebihi batas kecepatan maksimum yang ditetapkan.
Kata kunci: Zona Selamat Sekolah, tingkat pelayanan jalan, efektivitas ZoSS, keselamatan lalu lintas
HUKUM DAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH ( UMKM ) KBUPATEN TEGAL YANG BERBASIS KESEJAHTERAAN
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempunyai tugas fundamental pada perekonomian Indonesia, termasuk di Kabupaten Tegal. Sebagai sektor yang menyerap sebagian besar tenaga kerja, UMKM mempunyai andil substansial terkait Pendapatan Domestik Bruto (PDB) serta pemerataan ekonomi di berbagai wilayah. Di tengah upaya pemerintah guna memperbaiki ekonomi yang sempat hancur pasca pandemi COVID-19, penguatan sektor UMKM menjadi hal yang utama. Kabupaten Tegal, dengan potensi sumber daya alam dan manusianya, memiliki peluang besar untuk mengembangkan sektor UMKM secara berkelanjutan. Peraturan Daerah Kabupaten Tegal Nomor 1 Tahun 2022 terkait Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro menjadi landasan hukum nan krusial. Peraturan ini disusun sebagai upaya untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pengembangan UMKM, dengan memberikan perhatian pada aspek pemberdayaan, peningkatan kapasitas, dan fasilitasi akses ke sumber daya. Sebagai daerah yang memiliki beragam daya ekonomi lokal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Peraturan daerah Nomor 1 Tahun 2022 Tentang pemberdayaan UMKM , kendala dalam implementasi serta apa upaya Pemda Kab Tegal untuk memperbaiki nya .Jenis penelitiannnya adalah yuridis empiris,pendekatan penelitiannya dengan metode kualitatif. Data yang ada pada penelitian berisi data primer serta sekunder. Data primer didapat dari lapangan (wawancara dan observasi). Penelitian ini memakai metode analisis kualitatif dengan adjektiva deskriptif dan berfokus pada proses serta makna. Penelitian kualitatif bertujuan memahami fenomena sosial dan masalah manusia melalui pendekatan yang fleksibel dan interaktif.
Implementasi Melalui Peraturan Daerah Kabupaten Tegal Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pemberdayaan Dan Pengembangan Usaha Mikro di Kabupaten Tegal dengan melakukan kebijakan pengembangan UMKM Kab .Tegal dengan program program membuka akses permodalan, digitalisasi,permudah birokrasi perijinan dan mmbangun infrastruktur .Di tahap implementasi ditemukan berbagai kendala kendala dan Pemerintah daerah Kabupaten Tegal telah melakukan langkah langkah untuk mengatasinya.
Kata Kunci : Hukum Kebijakan ,Pengembangan UMKM, Berbasis Kesejahteraa
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA AKUN @guciforest_ SEBAGAI MEDIA PROMOSI DALAM MENINGKATKAN MINAT WISATAWAN PENGUNJUNG GUCI FOREST TEGAL
ABSTRAK
Pemanfaatan media sosial Instagram sebagai media promosi digital semakin penting dalam mendukung pemasaran destinasi pariwisata, seiring dengan perubahan perilaku masyarakat dalam mencari informasi wisata. Instagram tidak hanya berfungsi sebagai sarana berbagi visual, tetapi juga sebagai media komunikasi yang mampu membangun citra dan menarik minat wisatawan. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan akun Instagram @guciforest_ sebagai media promosi destinasi wisata Guci Forest Tegal dengan menggunakan pendekatan bauran pemasaran 7P serta The Circular Model of SOME.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap konten dan aktivitas akun Instagram @guciforest_, wawancara mendalam dengan pengelola akun, serta studi pustaka yang relevan dengan penelitian. Untuk memastikan keabsahan data, peneliti juga menerapkan teknik triangulasi data dengan membandingkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Instagram oleh akun @guciforest_ telah mencerminkan unsur-unsur bauran pemasaran 7P, khususnya pada aspek promosi, produk wisata, proses pelayanan, dan bukti fisik destinasi. Selain itu, penerapan tahapan share, optimize, manage, dan engage dalam The Circular Model of SOME berlangsung secara berkesinambungan dan saling mendukung. Strategi ini mampu meningkatkan interaksi dengan audiens, membangun citra positif destinasi wisata, serta mendorong minat wisatawan untuk berkunjung ke Guci Forest Tegal.
Kata kunci: Media Sosial, Instagram, Bauran Pemasaran 7P, Promosi Pariwisata, Minat Wisatawa
IMPLEMENTASI KEADILAN RESTORATIF DALAM PENANGANAN KASUS NARKOTIKA DI KEJAKSAAN NEGERI BREBES: PENDEKATAN INOVATIF UNTUK REHABILITASI DAN PENCEGAHAN
Penyalahgunaan narkotika di Indonesia selama ini masih didominasi oleh pendekatan pemidanaan berupa pidana penjara, termasuk terhadap korban pengguna narkotika. Pendekatan tersebut terbukti tidak efektif karena tidak hanya gagal menekan angka penyalahgunaan, tetapi juga memperburuk kondisi kesehatan dan sosial korban pengguna, serta berkontribusi terhadap overkapasitas lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan kendala penerapan keadilan restoratif sebagai pendekatan inovatif dalam rehabilitasi dan pencegahan penyalahgunaan narkotika, dengan studi kasus di Kejaksaan Negeri Brebes. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis, yang didukung oleh data lapangan dan studi kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, hukum positif Indonesia telah menyediakan dasar yang cukup bagi penerapan rehabilitasi dan keadilan restoratif melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif (Restorative Justice), serta diperkuat oleh pembaruan hukum pidana melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana KUHP. KUHP 2023 menempatkan nilai keadilan restoratif sebagai orientasi pemidanaan, sementara Undang-undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana KUHAP membuka ruang prosedural bagi penyelesaian perkara di luar persidangan. Namun demikian, pada tataran praktik di Kejaksaan Negeri Brebes, penerapan keadilan restoratif masih menghadapi kendala struktural, normatif, kultural, dan teknis, termasuk keterbatasan sumber daya, perbedaan penafsiran hukum, kuatnya paradigma retributif, serta keterbatasan sarana rehabilitasi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa keadilan restoratif memiliki peluang besar untuk dioptimalkan sebagai pendekatan rehabilitatif dan preventif dalam penanganan penyalahgunaan narkotika, khususnya terhadap korban pengguna. Akan tetapi, efektivitas penerapannya sangat bergantung pada sinkronisasi kewenangan antara jaksa dan hakim, kejelasan pengaturan hukum acara, penguatan kapasitas aparat penegak hukum, serta dukungan sarana rehabilitasi dan kebijakan sosial yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pembaruan KUHAP dan penguatan kebijakan institusional menjadi prasyarat penting bagi pengarusutamaan keadilan restoratif dalam sistem peradilan pidana narkotika di Indonesia.
Kata kunci: keadilan restoratif, narkotika, rehabilitasi, jaksa, kebijakan hukum pidana
EFEKTIVITAS FUNGSI PENGAWASAN DPRD KABUPATEN BREBES DALAM PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (APBD)
Idealitas fungsi legislatif tersebut seringkali tidak terwujud sepenuhnya di daerah, termasuk di Kabupaten Brebes. Sebagai salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Tengah, Brebes menghadapi tantangan serius dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Dalam praktiknya, terdapat sejumlah problematika yang mengindikasikan lemahnya peran dan efektivitas DPRD sebagai lembaga legislatif. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendasar tentang seberapa besar kewenangan legislatif yang dimiliki DPRD benar-benar dijalankan secara optimal. Kenyataan bahwa berbagai rekomendasi DPRD tidak ditindaklanjuti secara memadai oleh eksekutif memperlihatkan gejala asimetris dalam hubungan kekuasaan lokal.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat strategi dalam optimalisasi pengawasan DPRD Kabupaten Brebes dalam Pengawasan dan seberapa efektuf fungsi pengawasan yang dilakukan DPRD. Jenis penelitiannnya adalah yuridis empiris,pendekatan penelitiannya dengan metode kualitatif. Data yang ada pada penelitian berisi data primer serta sekunder. Data primer didapat dari lapangan (wawancara dan observasi). Penelitian ini memakai metode analisis kualitatif dengan adjektiva deskriptif dan berfokus pada proses serta makna. Penelitian kualitatif bertujuan memahami fenomena sosial dan masalah manusia melalui pendekatan yang fleksibel dan interaktif..
Strategi yang dilakukan DPRD dalam rangka optimalisasi fungsi pengawasan DPRD terhadap Angaran Pendapatan Belanja Daerah ada 3 hal yaitu :Meningkatkan kemampuan legal drafting pada anggota DPRD., menyiapkan backing staff dan penguasaan public finance.dan mengembangkan prosedur dan teknik-teknik pengawasan. Fungsi pengawasan DPRD Kabupaten Brebes terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah berjalan cukup efektif di tandai dengan indicator dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan
Kata Kunci : Optimalisasi Pengawasan DPRD, Efektifitas Pelaksanaan
PEMODELAN SISTEM PROSES PRODUKSI PART OTOMOTIF DI PT XYZ MENGGUNAKAN SIMULASI SOFTWARE PROMODEL
Akhmad Maulana Akbar, 2026 “PEMODELAN SISTEM PROSES PRODUKSI PART OTOMOTIF DI PT XYZ MENGGUNAKAN SIMULASI SOFTWARE PROMODEL”. Laporan Skripsi Teknik Industri Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal 2026.
PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur komponen otomotif berbahan logam yang memproduksi berbagai part untuk pelanggan industri besar seperti MES (Metindo Era Sakti), NHCH (Nusa Hadi Citra Harmonis), TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia), dan NTC (Nusa Toyotetsu Corporation). Salah satu produk utama yang diproduksi adalah komponen arm brake, yaitu komponen yang berfungsi dalam sistem pengendalian pergerakan roda kendaraan. Seiring dengan meningkatnya permintaan pasar, perusahaan menghadapi kendala pada kapasitas produksi yang belum mampu memenuhi target harian yang ditetapkan.
Ketidakseimbangan lintasan produksi dan tata letak fasilitas yang kurang optimal di PT XYZ berdampak pada tingginya waktu terhambat (blocked time) dan inefisiensi jarak perpindahan material. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan performansi sistem produksi melalui perancangan ulang tata letak fasilitas dengan menggunakan simulasi perangkat lunak ProModel. Metode penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi distribusi probabilitas waktu proses dan memodelkan kondisi eksisting serta dua skenario usulan perbaikan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting terdapat hambatan aliran material yang signifikan dengan rata-rata waktu terhambat sebesar 1,37 jam dan akumulasi produk dalam sistem (Work in Process) sebanyak 1.219 unit. Setelah dilakukan optimasi, model Usulan II terpilih sebagai alternatif terbaik. Implementasi Usulan II berhasil mereduksi total jarak perpindahan material sebesar 48,89%, dari 45 meter menjadi 23 meter, serta memangkas waktu transportasi sebesar 41,67%. Secara operasional, produktivitas sistem meningkat drastis dengan kenaikan jumlah produk keluar (total exits) sebesar 167,79%, dari 981 unit menjadi 2.627 unit. Selain itu, waktu terhambat berhasil diminimalisir hingga 89,05% menjadi 0,15 jam. Penurunan rata-rata waktu entitas dalam sistem sebesar 71,07% membuktikan bahwa tata letak usulan mampu menciptakan aliran produksi yang lebih stabil, efisien, dan responsif terhadap target produksi perusahaan.
Kata Kunci: Tata Letak Fasilitas, Simulasi ProModel, Efisiensi Produksi, Bottleneck, Work in Process
STUDI KASUS PENGARUH BULLYING TERHADAP PERKEMBANGAN AKADEMIK PESERTA DIDIK KELAS X SMK HARAPAN BERSAMA KOTA TEGAL MELALUI PERSPEKTIF GURU BK DAN ORANG TUA
ABSTRAK
CESIELLA NURUL ZAHWA, 2026. Studi Kasus Pengaruh Bullying Terhadap Perkembangan Akademik Peserta Didik Melalui Perspektif Guru Bk Dan Orang Tua Di Smk Harapan Bersama Kota Tegal. Skripsi. Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pancasakti Tegal
Pembimbing I : Mulyani, M.Pd.
Pembimbing II : Dr. Suriswo, M.Pd.
Kata kunci: bullying verbal, perkembangan akademik, guru BK, orang tua, studi kasus.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh bullying terhadap perkembangan akademik peserta didik kelas X di SMK Harapan Bersama Kota Tegal melalui perspektif guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta orang tua. Bullying verbal yang berupa ejekan, penghinaan, dan ancaman merupakan fenomena yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan berpotensi menimbulkan dampak psikologis maupun akademik bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru BK dan orang tua peserta didik yang menjadi korban bullying verbal. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menelaah pola, makna, dan keterkaitan antar temuan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying verbal berdampak negatif terhadap perkembangan akademik peserta didik, yang ditandai dengan menurunnya motivasi belajar, konsentrasi, kepercayaan diri, serta prestasi akademik. Selain itu, faktor lingkungan sekolah, keluarga, dan karakteristik individu turut mempengaruhi terjadinya bullying verbal. Guru BK dan orang tua memandang bahwa penanganan bullying memerlukan kerja sama yang berkelanjutan melalui pendampingan, konseling, serta penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan suportif. Dari pengolahan data, didapati hasil dari penelitian ini adalah perilaku bullying memiliki pengaruh kuat terhadap perkembangan peserta didik di SMK Harapan Bersama Kota Tegal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan dalam upaya pencegahan dan penanganan bullying di lingkungan pendidikan