Universitas Pancasakti Tegal

Repository Universitas Pancasakti Tegal
Not a member yet
    9003 research outputs found

    ANALISIS QUANTITY TAKEOFF PADA PEKERJAAN STRUKTURAL PROYEK PEMBANGUNAN TAHAP II RSUD PEKALONGAN MENGGUNAKAN AUTODESK REVIT (BIM)

    No full text
    Industri konstruksi saat ini menuntut efisiensi dan akurasi tinggi untuk meminimalisir pembengkakan biaya (cost overrun) dan kesalahan perhitungan volume. Namun, Proyek Pembangunan Gedung RSUD Pekalongan Tahap II masih menggunakan metode konvensional berbasis gambar 2D dan perhitungan manual yang rentan terhadap human error. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Building Information Modeling (BIM) menggunakan software Autodesk Revit 2024 guna melakukan pemodelan 3D dan analisis Quantity Takeoff (QTO) pada pekerjaan struktural, serta membandingkan akurasinya dengan metode konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kuantitatif dengan memodelkan ulang struktur bawah (pile cap, tie beam) dan struktur atas (kolom, balok, pelat lantai, tangga) berdasarkan gambar As-Built Drawing. Data volume material (beton dan tulangan) diekstraksi secara otomatis dari model Revit menggunakan fitur Material Takeoff dan dikonversi menjadi Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan AHSP Kabupaten Pekalongan Tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total estimasi biaya pekerjaan struktur menggunakan metode BIM adalah sebesar Rp 10.060.588.913,09. Sedangkan perhitungan manual menghasilkan Rp 11.027.660.164,44. Terdapat selisih biaya sebesar Rp 967.071.251,36. atau penghematan sebesar 8,77% jika menggunakan metode BIM. Selisih ini disebabkan oleh kemampuan BIM dalam mengeliminasi perhitungan ganda (double counting) pada pertemuan elemen beton (seperti balok dan kolom), meskipun volume pembesian pada BIM cenderung lebih detail memperhitungkan panjang penyaluran, kait, dan lewatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi BIM memberikan hasil estimasi yang lebih efisien, realistis, dan meminimalisir kesalahan interpretasi gambar melalui visualisasi 3D. Kata Kunci: Building Information Modeling (BIM), Autodesk Revit, Quantity Takeoff (QTO), Struktur Beton Bertulang, Estimasi Biaya

    PENGEMBANGAN E-MODUL PEMBELAJARAN SENI LUKIS BERDIFERENSIASI BERBASIS ART ENVIRONMENTAL EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK

    No full text
    Titian Cahya, 2026. “Pengembangan E-Modul Pembelajaran Seni Lukis Berdiferensiasi Berbasis Art Environmental Education untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK”. Pembimbing Dr. Sutji Muljani, M.Hum, Dr. Hanung Sudibyo, M.Pd.. Kata Kunci : E-Modul, Pembelajaran berdiferensiasi, seni lukis, Art Environmental Education, Hasil Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul pembelajaran seni lukis berdiferensiasi berbasis Art Environmental Education (AEE) guna meningkatkan hasil belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan pembelajaran seni lukis di SMK yang masih bersifat seragam, kurang memperhatikan keberagaman kebutuhan belajar peserta didik, serta belum optimal dalam mengintegrasikan lingkungan sebagai sumber dan konteks pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya motivasi belajar, kreativitas, dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan modul, pengembangan produk, validasi ahli, uji coba terbatas serta evaluasi efektivitas melalui pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas X DKV B SMK Negeri 1 Kersana sebanyak 36 siswa dan siswa kelas X AP 2 SMK Mitra Karya Mandiri sebanyak 35 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, validasi ahli (ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa), serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul pembelajaran seni lukis berdiferensiasi berbasis AEE dinyatakan sangat valid dan layak digunakan. Nilai koefisien Aiken’s V pada seluruh butir instrumen berada pada rentang 0,88 hingga 1,00, yang menunjukkan tingkat validitas isi yang tinggi. Hasil uji reliabilitas instrumen juga memenuhi kriteria reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha ≥ 0,70. Uji analisis N-Gain menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan e-modul, dengan nilai N-Gain berada pada kategori sedang hingga tinggi (0,54–0,93). Rata-rata nilai pretest siswa sebesar 57,7 meningkat secara signifikan pada posttest, yang menunjukkan bahwa e-modul efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Dengan demikian, e-modul pembelajaran seni lukis berdiferensiasi berbasis AEE dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran seni lukis di SMK. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru seni dan pengembang kurikulum dalam merancang pembelajaran yang adaptif, kontekstual, serta berorientasi pada penguatan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan

    PERAN PEMERINTAH KECAMATAN DALAM PEMBINAAN PERANGKAT DESA DI KECAMATAN BANTARKAWUNG KABUPATEN BREBES TAHUN 2024

    No full text
    ABSTRAK Nama : Judul : Peran Pemerintah Kecamatan dalam Pembinaan Perangkat Desa Di Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes Tahun 2024 Jenis penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif deskriptif yaitu analisa yang bertujuan untuk mendiskripsikan data-data secara naratif mengenai Peran Pemerintah Kecamatan dalam Pembinaan Perangkat Desa Di Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes Tahun 2024. Tujuan penelitian untuk menggambarkan peran Pemerintah Kecamatan dalam pembinaan Perangkat Desa di Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes Tahun 2024 dan untuk menggambarkan kendala dan solusinya. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa Pemerintah Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes Tahun 2024 melaksankan perannya dalam Pembinaan Perangkat Desa denagn baik namun demikian masih terdapat kendala yang dihadapi. Pembinaan yang dilakukan Kecamatan meliputi 1) Pembinaan tertib administrasi desa yang dilaksanakan oleh tim secara terjadwal, pembinaan berupa pengelolaan keuangan desa, pengelolaan aset desa, BUMDes dan Pajak Bumi dan Bangunan, pembinaan kedisplinan perangkat desa serta pembinaan pembangunan fisik desa. 2) Kecamatan memberikan bimbingan, suoervisi, fasilitasi dan konsultasi pelaksanaan administrasi desa, memberikan pembinaan terhadap kepala desa yang dilakukan secara berkala. Bimbingan, supervisidan konsultasi pada bidang keuangan desa, administrasi umum dan pemahaman tuga pokok dan fungsi perangkat desa dengan membentuk wadah PETISI PEDES (Pendamping Teknis Pemerintah Desa) secara tatap muka maupun online. 3) Kecamatan Bantarkawung melakukan pembinaan terhadap kepala desa setiap satu bulan sekali melalui rapat koordinasi lengkap Kepala Desa. Kecamatan memberikan arahan – arahan langsung.4) Kecamatan Bantarkawung melakukan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa yang dilasksanakan setiap akhir tahun. Evaluasi dilakukan oleh Camat, Sekcam dan Kasi. Evaluasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan berkas administrasi yang telah dilaksanakan pemerintah Desa dan melaporkannya kepada Bupati berupa hardcopy laporan. Kecamatan Bantarkawung dalam pembinaan Perangkat Desa terdapat kendala yang dihadapai. Kendala tersebut yaitu Terbatasnya personil pada jabatan struktural, saat ini ada 2 jabatan kasi yang kosong yaitu kasi kesejahteraan sosial dan trantibum, hal ini akan menghambat proses pembinaan penganggaran dibidang tersebut. Keterbatasan pengetahuan staf terhadap apa yang mereka bina di desa, Letak geografis desa yang jauh dari kecamatan, mempersulit komunikasi efektif. Solusi dari kendala yang dihadapi adalah Jabatan kasi yang kosong agar segera diisi, Perlu adanya Bimtek/ Peningkatan Kapasitas bagi para kasi maupun stafnya yang melaksanakan monitoring dan evaluasi desa, Perlu adanya aplikasi yang berguna untuk menambah wawasan perangkat desa dalam bentuk website. Kata Kunci : Peran, Pembinaan Perangkat Des

    PENGEMBANGAN SISTEM SMART CHICKEN FEEDER BERBASIS INTERNET OF THINGS DENGAN KONTROL PERINTAH SUARA MENGGUNAKAN GOOGLE ASSISTANT

    No full text
    Naufal Zaki Aulia, 2026. “Pengembangan Sistem Smart Chicken Feeder Berbasis IoT Dengan Kontrol Perintah Suara Untuk Meningkatkan Kebersihan Lingkungan.” Laporan Skripsi Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal 2026. Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) mendorong penerapan sistem otomatis dalam pengelolaan peternakan ayam guna meningkatkan efisiensi manajemen pakan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem smart chicken feeder berbasis IoT yang dapat dikendalikan menggunakan perintah suara melalui Google Assistant serta mampu memantau ketersediaan pakan secara real-time. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP8266 sebagai pengendali utama, sensor ultrasonik untuk mendeteksi ketinggian pakan, serta platform ThingSpeak sebagai media monitoring berbasis cloud. Integrasi perintah suara dilakukan melalui Google Assistant dan layanan IFTTT untuk mengontrol mekanisme buka dan tutup tempat pakan secara otomatis. Metode penelitian meliputi tahap perancangan, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian fungsional sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengenali dan mengeksekusi perintah suara sederhana dengan baik serta mengirimkan data ketersediaan pakan ke ThingSpeak secara stabil dengan interval pengiriman 20 detik. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan berfungsi sesuai perancangan dan mendukung pengelolaan pakan ayam yang lebih efisien. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sistem tempat pakan cerdas berbasis IoT dengan kontrol perintah suara dan monitoring ketersediaan pakan dapat diimplementasikan dan berfungsi sesuai dengan perancangan yang telah ditetapkan

    PENGEMBANGAN MEDIA AJAR DIGITAL BERBASIS MICROSITE DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Shanti Apriliyani. 2026. “Pengembangan Media Ajar Digital Berbasis Microsite dengan Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar”. Tesis. Program Studi Magister Pedagogi. Program Pascasarjana. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I Prof. Dr. Taufiqulloh, M.Hum. Pembimbing II Dr. Khusnul Khotimah, M.Pd. Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar memerlukan media ajar digital yang inovatif, kontekstual, dan mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Perkembangan teknologi pendidikan menuntut guru untuk memanfaatkan media digital yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mendukung pembelajaran bermakna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media ajar digital berbasis microsite dengan pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran bahasa Inggris kelas V sekolah dasar serta mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Subjek penelitian meliputi guru kelas V dan siswa kelas V sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian terdiri atas pedoman wawancara analisis kebutuhan, angket validasi ahli materi dan ahli media, serta angket respon guru dan siswa. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ajar digital berbasis microsite yang dikembangkan dengan mengintegrasikan prinsip Deep Learning mampu mendorong keterlibatan aktif siswa, pemahaman bermakna, serta keterkaitan materi dengan konteks pembelajaran. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase kelayakan sebesar 87,5% dengan kategori sangat layak, sedangkan validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Uji kepraktisan berdasarkan respon guru menunjukkan persentase sebesar 88,13% dengan kategori sangat praktis, sementara respon siswa memperoleh persentase sebesar 90% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media ajar digital berbasis microsite dengan pendekatan Deep Learning dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai media pendukung pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar. Media ini direkomendasikan untuk digunakan oleh guru sebagai alternatif media pembelajaran digital yang inovatif serta dapat dikembangkan lebih lanjut pada materi, jenjang kelas, dan mata pelajaran lain guna mendukung pembelajaran yang bermakna. Kata Kunci: Media Ajar Digital, Microsite, Deep Learning, Bahasa Inggris, Sekolah Dasa

    PENGARUH KECEPATAN CETAK TERHADAP KONSUMSI ENERGI PADA EXTRUDER PRINTER 3D FDM

    No full text
    Muhamad Louiski Ananda Pratama, 2022 “Pengaruh Kecepatan Cetak Terhadap Konsumsi Energi Pada Extruder Printer 3d Fdm”. Laporan Skripsi Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal 2025. Perkembangan teknologi Pencetakan 3D dengan Fused Deposition Modeling (FDM) terus mengalami kemajuan untuk mendukung proses manufaktur yang lebih cepat dan efisien. Salah satu unsur utama yang memengaruhi kinerja pencetakan adalah kecepatan cetak, yang dapat berpengaruh langsung terhadap penggunaan energi selama proses ekstrusi. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak variasi kecepatan cetak terhadap penggunaan energi pada extruder printer 3D FDM. variasi kecepatan yang diuji meliputi 50 %, 100 %, 125 %, dan 166 %, dengan menggunakan material filamen PETG dan PLA. metodologi penelitian ini mengadopsi pendekatan eksperimen kuantitatif yang dilaksanakan di Laboratorium Teknik Mesin. pengukuran konsumsi energi dilakukan menggunakan wattmeter digital untuk memperoleh data daya secara instan dan total energi selama proses pencetakan. setiap sampel dicetak dalam kondisi yang terstandarisasi, termasuk suhu hotend, suhu bed, dan geometri objek yang identik. data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta perbandingan antar variasi kecepatan untuk mengetahui pola penggunaan energi. hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kecepatan cetak memiliki dampak yang signifikan terhadap total penggunaan energi. kecepatan rendah menyebabkan waktu pencetakan lebih lama yang berakibat pada peningkatan total energi, sementara kecepatan tinggi cenderung menurunkan total energi tetapi dapat meningkatkan fluktuasi daya. kecepatan optimal ditemukan dalam rentang tertentu yang menawarkan keseimbangan antara kualitas pencetakan, kestabilan extruder, dan efisiensi energi. diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam mengoptimalkan parameter pencetakan, terutama dalam hal efisiensi energi dalam penggunaan printer 3D FDM di sektor akademis maupun industri. Kata kunci: 3D Printing, FDM, Kecepatan Cetak, Konsumsi Energi, Extruder

    PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH BERBASIS COACHING DAN MOTIVASI TERHADAP PROFESIONALISME KINERJA GURU SEKOLAH DASAR

    No full text
    Sri Kusningsigih (2026) Tesis berjudul “Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah berbasis Coaching dan Motivasi terhadap Profesionalisme Kinerja Guru.”.Tesis Program Studi Magister Pedagogi. Program Pascasarjana. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I DR.Beni Habibi,M.Pd., Pembimbing II Dr.Yoga Prihatin, M.Pd. Kata kunci : supervise kepala sekoalah berbasis coaching,motivasi,profesionalisme kinerja guru. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan supervisi di sekolah dasar yang masih cenderung bersifat administratif dan hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan akademik. Kondisi tersebut menyebabkan motivasi kerja guru belum berkembang secara optimal dan berdampak pada rendahnya profesionalisme kinerja guru. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan supervisi yang lebih konstruktif, reflektif, dan memberdayakan melalui model supervisi berbasis coaching yang dipadukan dengan penguatan motivasi kerja. Permasalahan utama penelitian ini adalah apakah supervisi kepala sekolah berbasis coaching dan motivasi berpengaruh terhadap profesionalisme kinerja guru. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedua variabel tersebut secara parsial maupun simultan terhadap profesionalisme guru sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder melalui kuesioner/angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji koefisien regresi berganda, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji F untuk mengetahui tingkat signifikansi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala sekolah berbasis coaching memiliki koefisien regresi sebesar B = 0,581 dengan r-hitung = 8,420 dan signifikansi (p) < 0,001. Variabel motivasi memiliki koefisien regresi B = 0,367 dengan r-hitung = 5,773 dan signifikansi (p) < 0,001. Kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap profesionalisme guru. Koefisien determinasi sebesar 94,6% (R = 0,946) menunjukkan kontribusi yang sangat kuat terhadap peningkatan profesionalisme kinerja guru. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah dalam bidang manajemen pendidikan dengan menegaskan bahwa supervisi berbasis coaching merupakan pendekatan efektif dalam pembinaan profesional guru. Model ini tidak hanya meningkatkan motivasi kerja, tetapi juga mendorong refleksi diri, kolaborasi, dan pengembangan kompetensi pedagogik secara berkelanjutan, sehingga dapat menjadi strategi pembinaan profesional guru yang lebih humanis dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dasar

    PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK, LINGKUNGAN KERJA NON FISIK, DAN PENGAWASAN KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PT. HAMSINA JAYA BREBES

    No full text
    Efektivitas kerja karyawan merupakan faktor krusial dalam mendukung kesuksesan perusahaan manufaktur, khususnya pada industri padat karya yang sangat bergantung pada kualitas SDM. PT. Hamsina Jaya Brebes sebagai perusahaan manufaktur menghadapi tantangan berupa fluktuasi efektivitas kerja karyawan bagian produksi yang memperlihatkan ketidakkonsistenan kinerja antarbagian dan periode produksi. Kondisi ini mengindikasikan bahwa efektivitas kerja tidak hanya dipengaruhi oleh aspek teknis, tetapi juga oleh faktor psikologis, sosial, dan manajerial. Penelitian ini bermaksud menganalisis pengaruh motivasi intrinsik, lingkungan kerja non fisik, dan pengawasan kerja pada efektivitas kerja karyawan bagian produksi PT. Hamsina Jaya Brebes, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan kuantitatif berbasis metode kausal diplih untuk metode penelitian ini. Sampel riset terdiri atas 86 karyawan yang dipilih mempergunakan formula Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang sudah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, dianalisis mempergunakan regresi linier berganda berbantuan SPSS. Hasil riset menunjukkan bahwa motivasi intrinsik, lingkungan kerja non fisik, serta pengawasan kerja berpengaruh positif signifikan pada efektivitas kerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Nilai Adjusted R Square sejumlah 0,698 mengindikasikan 69,8% variasi efektivitas kerja dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan motivasi internal, hubungan kerja yang kondusif, serta pengawasan kerja yang efektif dalam meningkatkan efektivitas kerja karyawan bagian produksi. Kata kunci: motivasi intrinsik, lingkungan kerja non fisik, pengawasan kerja, efektivitas kerja

    ANALISIS PENGARUH MEDIA PENDINGIN PADA KEKUATAN SAMBUNGAN LAS MIG BAJA ST37

    No full text
    Ivan Yudhystira Ardi,2025“Analisis Pengaruh Media Pendingin Pada Kekuatan Sambungan Las Mig Baja St37” Skripsi Teknik Mesin Universitas Pancasakti Tegal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh media pendingin pada kekuatan Tarik, kekuatan Impak dan kekuatan Kekerasan pada pengelasan MIG baja ST 37. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Analisa ini betujuan untuk mencari kekuatan Tarik, nilai kekerasan dan kekuatan impak .dengan menggunakan las MIG variasi pendingin menggunakan variasi pendingin Udara, pendingin Collant, Pendingin Oli dan Pendingin air dengan menggunakan baja st 37. Dari hasil data yang di peroleh dari uji tarik baja st37 dengan menggunakan mesin UTM. Variasi media pendingin udara menunjukan nilai tegangan rata - rata 460,21 Mpa. variasi media pendingin collant tegangan Tarik rata-rata 396,49 Mpa. Variasi media pendingin Oli tegangan Tarik rata-rata 451,27 Mpa. Pada variasi media pendingin air biasa menghasilkan nilai rata-rata 371,08. Hasil uji impak menunjukan variasi pendingin udara menghasilkan Harga impak dengan rata-rata 2,90 J/mm². variasi pendingin collant menghasilkan Harga impak dengan rata-rata 2,90 J/mm². Variasi pendingin oli menghasilkan Harga impak dengan rata-rata 2,89 J/mm². variasi pendingin air biasa menghasilkan Harga impak dengan rata-rata 2,81 J/mm². Hasil uji kekerasan variasi media pendingin oli menunjukan nilai kekerasan tertinggi dengan rata-rata 131,33 HB, variasi media pendingin udara memiliki nilai rata-rata 118 HB, variasi media pendingin collant memiliki nilai rata-rata 108,33 HB. variasi media pendingin air biasa menghasilkan nilai rata-rata 112,67 HB Kata Kunci : Las MIG, Uji Tarik, Uji Impak, Uji Kekerasan, Variasi Pendingi

    THE ANALYSIS OF SPEAKING ANXIETY EXPERIENCED BY D3 ENGLISH PROGRAM GRADUATES OF JENDERAL SOEDIRMAN UNIVERSITY

    No full text
    ABSTRACT Aderiany, Anggita Melliana. 2026. 1623600007. “The Analysis of Speaking Anxiety Experienced by D3 English Program Graduates of Jenderal Soedirman University.” Research Project. English Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pancasakti Tegal. First Advisor: Noeris Meiristiani, M.Pd. Second Advisor: Drs. Masfuad ES, M.Pd. Key words: Speaking Anxiety, English Graduates, Causes of Anxiety, Coping Strategies. This research analyzes the speaking anxiety experienced by graduates of the D3 English Program at Jenderal Soedirman University in professional communication contexts after completing their formal education. Unlike previous studies that mainly focus on current students, this research highlights the real experiences of graduates in workplace settings. The objectives of this research are to describe how speaking anxiety is experienced by the graduates, identify the factors contributing to their anxiety, and explore the strategies they use to cope with and overcome it. This research employed a qualitative descriptive approach involving fifteen graduates as participants. The data were collected through observation checklists, open-ended questionnaires, and semi-structured interviews, and were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that all participants experienced speaking anxiety in professional communication contexts, with dominant symptoms including communication apprehension, hesitation, nervous gestures, and fear of negative evaluation. The causes were influenced by psychological factors such as fear of making mistakes, shyness, and low self-confidence; linguistic difficulties including limited vocabulary, grammar, and pronunciation; socio-cultural factors such as feelings of embarrassment and fear of being wrong; and environmental factors such as limited speaking practice and anxiety in formal speaking situations. To cope with their anxiety, participants applied various strategies such as practicing with friends, watching English videos, engaging in self-practice, and seeking supportive speaking environments. Based on these findings, it can be concluded that D3 English Program graduates continue to experience speaking anxiety even after graduation; therefore, higher education institutions are encouraged to provide more practical speaking opportunities, supportive learning environments, and confidence-building programs before students enter professional settings

    6,564

    full texts

    9,003

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Pancasakti Tegal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇