Universitas Pancasakti Tegal

Repository Universitas Pancasakti Tegal
Not a member yet
    9003 research outputs found

    PENERAPAN PEER COUNSELING UNTUK MENINGKATKAN SELF- CONFIDENCE SISWA KELAS X E2 SMA NEGERI 3 BREBES TAHUN AJARAN 2024/2025

    No full text
    ABSTRAK Nugroho, Danesha Gusti Ayu. 2026 Penerapan Peer Counseling untuk Meningkatkan Self-Confidence Siswa Kelas X E2 SMA Negeri 3 Brebes Tahun Ajaran 2024/2025. Pembimbing I : Prof. Dr. Sitti Hartinah, DS., MM Pembimbing II : Yovian Yustiko Prasetya, M.Pd Kata Kunci: Kepercayaan Diri, Konseling Sebaya, Peserta Didik, Bimbingan dan Konseling. Rendahnya rasa kepercayaan diri di kalangan siswa sekolah menengah atas merupakan masalah umum yang dapat menghambat perkembangan akademik, sosial, dan emosional siswa. Kurangnya keberanian untuk menyampaikan pendapat, takut melakukan kesalahan, dan keraguan terhadap kemampuan diri sering kali menyebabkan siswa menjadi pasif dalam proses pembelajaran. Kondisi ini juga ditemukan pada siswa kelas X E2 SMA Negeri 3 Brebes pada Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri siswa sebelum dan sesudah konseling sebaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dan sampel dalam penelitian ini terdiri atas 37 siswa kelas X E2, yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh (total sampling). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kepercayaan diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,904, sehingga dianggap sangat reliabel. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test menggunakan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest adalah 115,24, yang termasuk kategori sedang hingga rendah. Setelah menerima konseling sebaya selama lima sesi, rata-rata skor posttest meningkat menjadi 174,35, yang dikategorikan tinggi. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (sig.) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling sebaya efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X E2 di SMA Negeri 3 Brebes

    TINDAK TUTUR LOKUSI PADA ENDORSE DI AKUN INSTAGRAM @RISNAHMAYLI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA

    No full text
    ABSTRAK JAELANI, AFRIZAL, 2025. “ Tindak Tutur Lokusi pada Endorse di Akun Instagram @Risnahmayli dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA”. Skripsi. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas PancasaktI Tegal. Pembimbing 1: Syamsul Anwar, M.Pd. Pembimbing 2 : Afsun Aulia Nirmala, M.Pd. Kata Kunci: Tindak Tutur Lokusi, Endorse, Instagram, Pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan media sosial Instagram sebagai sarana promosi melalui fitur endorsement. Fenomena ini menciptakan keragaman bentuk tutur bahasa yang unik dan persuasif. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur lokusi dalam unggahan endorse di Instagram, dan (2) mendeskripsikan implikasi hasil temuan tersebut terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data dalam penelitian ini berupa tuturan verbal (tulisan atau lisan) dalam unggahan endorse yang mengandung unsur lokusi. Sumber data diperoleh dari akun influencer di Instagram. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat berbagai bentuk tindak tutur lokusi dalam endorse Instagram yang meliputi berita (deklaratif), tanya (interogatif), dan perintah (imperatif). Penggunaan kalimat berita menjadi yang paling dominan untuk memberikan informasi mengenai detail produk kepada pengikut (followers). (2) Hasil analisis tindak tutur lokusi ini berimplikasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA, khususnya pada materi Teks Negosiasi atau Teks Iklan di kelas X/XI. Materi ini dapat digunakan sebagai bahan ajar yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan teknologi komunikasi saat ini, guna meningkatkan kemampuan pragmatik siswa dalam berkomunikasi

    PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE PADA TINDAK PIDANA ANAK KASUS BULLYING PADA ANAK

    No full text
    ABSTRAK Tindak..pidana..bullying..yang..melibatkan..anak..sebagai pelaku maupun korban menjadi persoalan yang kompleks dalam sistem peradilan pidana anak di Indonesia. Restorative Justice hadir sebagai pendekatan yang mengedepankan pemulihan dan perlindungan hak anak dengan menghindarkan anak dari proses peradilan formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Restorative Justice dalam penanganan bullying terhadap anak serta kesesuaiannya dengan tujuan perlindungan anak dalam hukum positif Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan yuridis normatif, menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier..yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Restorative Justice telah memiliki..dasar hukum. yang kuat, penerapannya masih terhambat oleh belum adanya..pengaturan khusus mengenai bullying, keterbatasan profesionalisme aparat, minimnya..sarana pendukung, serta persepsi masyarakat yang keliru. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas aparat, dan..edukasi masyarakat agar..penerapan Restorative Justice dapat berjalan lebih efektif dalam melindungi hak anak. Kata kunci: Restorative Justice, bullying, anak, penerapan hukum

    Motif Pelanggaran Hak Cipta Lagu pada Platform Media Sosial & Bentuk Perlindungan Hukumnya

    No full text
    ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pesatnya penggunaan platform media sosial sebagai sarana penyebaran karya musik. Namun, kondisi tersebut juga menimbulkan permasalahan hukum berupa maraknya pelanggaran hak cipta, khususnya penggunaan karya tanpa izin pemegang hak cipta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motif yang mendorong terjadinya pelanggaran hak cipta lagu pada platform media sosial serta menganalisis bentuk perlindungan hukum yang diberikan terhadap pelanggaran tersebut berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan hukum, literatur ilmiah, serta putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan memiliki kontribusi ilmiah berupa pengayaan kajian hukum kekayaan intelektual, khususnya dalam mengidentifikasi motif pelanggaran hak cipta lagu di media sosial serta merumuskan relevansi efektivitas perlindungan hukum hak cipta di era digital. Bahwa pelanggaran hak cipta lagu di media sosial didorong oleh berbagai motif, antara lain motif kemudahan akses,motif popularitas,motif ekonomi,serta kurangnya pemahaman hukum terhadap hak cipta. Adapun bentuk perlindungan hukum terhadap hak cipta lagu meliputi Peraturan Perundang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, serta didukung oleh mekanisme penegakkan administrasi dan perlindungan preventif melalui pendaftaran hak cipta. Dengan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta menjadi bahan pertimbangan bagi pembuat kebijakan dalam memperkuat perlindungan hak cipta lagu di era digital. Berdasarkan hasil penelitian ini di harapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan ,akademisi,praktisi,dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal Kata kunci: Hak cipta, Lagu, Media Sosial, Motif Pelanggaran, Perlindungan Hukum

    STUDI TENTANG PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PIHAK BUTA AKSARA TERHADAP KEABSAHAN CAP JEMPOL SEBAGAI PENGGANTI TANDA TANGAN DALAM PERJANJIAN

    No full text
    ABSTRACT The high illiteracy rate in Indonesia creates legal vulnerabilities for this group, particularly the risk of becoming victims of fraud or exploitation in written contracts due to difficulties in independently understanding the substance of the document. The research method used was a normative juridical approach with a statute approach. Data sources included primary legal materials such as the Civil Code, the HIR/RBg, the Human Rights Law, the Notary Law, and the ITE Law, as well as secondary legal materials in the form of related scientific literature. The results of the study indicate that legal protection for illiterate parties is divided into two forms: preventive protection through strict formal procedures such as the obligation for public officials (such as Notaries or Land Deed Officials) to clearly read and explain the contents of the deed before witnesses, and repressive protection through a mechanism for canceling agreements in court if a defect in will is proven. Legally, a thumbprint has the same validity as a signature as long as it meets the procedures stipulated in Article 1874 of the Civil Code and Article 285 of the HIR/RBg, Voidable Agreement (Vernietigbaar): If in a dispute it is proven that the use of the thumbprint was based on a defect in will (wilsgebreke). Keywords: Legal Protection, Illiteracy, Thumbprint, Agreement v

    Pertanggungjawaban pidana aparat penegak hukum terhadap kematian demonstran dalam aksi unjuk rasa

    No full text
    ABSTRAK Tindakan aparat penegak hukum dalam mengamankan aksi unjuk rasa seharusnya dilakukan untuk melindungi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Faktanya, dalam beberapa peristiwa menunjukan bahwa tindakan pengamanan justru dilakukan secara berlebihan dan seringkali berakhir pada kematian demonstran. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai tanggung jawab hukum aparat penegak hukum atas tindakan yang mereka lakukan. Penelitian ini membahas bagaimana pertanggungjawaban pidana aparat penegak hukum terhadap kematian demonstran dalam aksi unjuk rasa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research) menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang undangan, konsep hukum pidana, dan kasus-kasus yang relevan. Teknik pengumpulan datanya melalui literature review dan dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparat penegak hukum dapat dimintai pertanggungjawaban pidana apabila dalam menjalankan tugasnya terbukti melakukan perbuatan melawan hukum yang disertai kesalahan, baik disengaja maupun karena kelalaian. Penegakan hukum pidana terhadap aparat masih lemah dan seringkali berhenti pada sanksi etik dan disiplin, sehingga berpotensi menimbulkan impunitas dan menghambat terwujudnya keadilan serta perlindungan hak asasi manusia Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal. Kata Kunci: Pertanggungjawaban pidana, Unjuk Rasa, Kematian Demonstran

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERDIFERENSIASI BERBANTU FLIPBOOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPS SISWA SMP KELAS VIII DI KECAMATAN BUMIJAWA KABUPATEN TEGAL

    No full text
    Lusy Mukhtianarti.2026. ” Pengembangan Bahan Ajar Berdiferensiasi Berbantu Flipbook Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPS Siswa SMP Kelas VIII Di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal.Tesis. Program Study Magister Pedagogi.Program Pascasarjana. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing (1) Dr. Tity Kusrina, M.Pd., Pembimbing ( II ) Dr. Munthoha Nasuha, M.Pd. Kata Kunci: Bahan Ajar berdiferensiasi, Flipbook, Motivasi belajar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar IPS siswa IPS SMP di Kecamatan Bumijawa yang ditandai dengan kurangnya partisipasi dan keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Penyebabnya adalah bahan ajar monoton hanya bersumber dari buku cetak, tidak memperhatikan gaya belajar siswa, bahan ajar tidak menarik dan belum mampu menghadirkan pengalamn belajar konstektual dan bermakna.Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar inovatif, mengembangkan prototipe Bahan Ajar Berdiferensiasi Berbantu Flipbook yang valid dan layak, serta menguji efektivitas produk tersebut dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Metode yang digunakan dalam penelitian ini Research and Development dengan mengadaptasi model ADDIE (khususnya tahap Analyze, Design, dan Development). Subjek penelitian melibatkan 100 siswa kelas VIII dari SMP Negeri di wilayah Kecamatan Bumijawa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol untuk pengujian efektivitas produk melalui desain Kuasi-Eksperimen. Instrumen yang digunakan mencakup angket analisis kebutuhan, lembar validasi ahli (materi dan media), dan angket motivasi belajar. Hasil validasi oleh para ahli menunjukkan bahwa Bahan Ajar Berdiferensiasi Berbantu Flipbook yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi. Produk ini memperoleh persentase validitas rancangan mencapai 95% dan validitas media Flipbook sebesar 93%, menempatkannya dalam kategori "Sangat Layak" untuk diimplementasikan. Pengujian hipotesis menggunakan Uji-t komparatif membuktikan adanya perbedaan yang sangat signifikan antara peningkatan motivasi belajar siswa pada kelompok eksperimen yang menggunakan Flipbook berdiferensiasi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah < 0,001, menegaskan bahwa produk ini secara empiris efektif. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan Bahan Ajar Berdiferensiasi Berbantu Flipbook merupakan intervensi yang valid, layak, dan terbukti berhasil meningkatkan motivasi belajar IPS siswa kelas VIII secara substansial

    PENGARUH DIGITALISASI LAYANAN, PROFESIONALITAS DAN DISIPLIN KERJA APARATUR SIPIL NEGARA TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DENGAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI KECAMATAN TEGAL SELATAN KOTA TEGAL

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui pengaruh digitalisasi layanan, profesionalitas, dan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap kepuasan masyarakat dengan kualitas pelayanan publik sebagai variabel mediasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik di era digital, di mana transformasi teknologi, kompetensi ASN, dan kedisiplinan kerja menjadi faktor strategis yang menentukan kepuasan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat pengguna layanan pada instansi yang menjadi objek penelitian. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak AMOS versi 22 untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi layanan, profesionalitas , dan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan publik. Kualitas pelayanan publik juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Selain itu, kualitas pelayanan publik memediasi secara signifikan pengaruh digitalisasi layanan, profesionalitas, dan disiplin kerja ASN terhadap kepuasan masyarakat, sehingga peran mediasi bersifat parsial. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya optimalisasi digitalisasi layanan, peningkatan kompetensi profesionalisme, serta penerapan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara yang konsisten sebagai upaya untuk memperkuat kualitas pelayanan publik. Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepuasan masyarakat sebagai tujuan akhir penyelenggaraan pelayanan publik. Kata kunci: digitalisasi layanan, profesionalitas, disiplin kerja ASN, kualitas pelayanan publik, kepuasan masyarakat

    PENGARUH RELATIONSHIP MARKETING, HARGA DAN CITRA PERUSAHAAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN MELALUI WORD OF MOUTH SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA KLINIK UTAMA PERMATA AS SYIFA

    No full text
    Klinik Utama Permata As Syifa menyediakan jasa medical check up untuk perusahaan dan mandiri, medical check up untuk umroh dan haji serta medical check up untuk anak buah kapal untuk memastikan kesehatan dan kelayakan ABK dalam bekerja di atas kapal, serta memenuhi persyaratan hukum. Permasalahan penurunan loyalitas pelanggan di klinik utama Permata As Syifa dapat terjadi akibat beberapa faktor yang saling berkaitan, terutama mengingat beragamnya segmen pelanggan yang dilayani, mulai dari pemilik kapal, perusahaan pelayaran, biro Umroh dan haji, hingga instansi pemerintah. Penelitian ini bertujuan menemukan bukti empiris adanya: 1) pengaruh relationship marketing, harga, dan citra perusahaan, terhadap word of mouth. 2) pengaruh relationship marketing, harga, citra perusahaan, dan word of mouth terhadap loyalitas pelanggan. 3) pengaruh relationship marketing, harga, dan citra perusahaan terhadap loyalitas pelanggan dengan word of mouth sebagai variabel mediasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini ini adalah 251 pelanggan klinik utama Permata As Syifa dan sampel diambil dengan metode sensus atau teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan dianalisis dengan analisis SEM. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa harga dan citra perusahaan berpengaruh terhadap word of mouth, sedangkan relationship marketing tidak berpengaruh terhadap word of mouth. Relationship marketing berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan, sedangkan harga dan citra perusahaan tidak berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan. Word of mouth mampu memediasi pengaruh harga dan citra perusahaan terhadap loyalitas pelanggan, namun tidak mampu memediasi pengaruh relationship marketing terhadap loyalitas pelanggan. Kata Kunci : relationship marketing, harga, citra perusahaan, word of mouth, loyalitas pelanggan

    IMPLEMENTASI PERDA NO 9 TAHUN 2018 TENTANG PENYELENGGARAAN UMUM DAN KETENTRAMAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN KOTA TEGAL YANG BEBAS DARI PENGEMIS, PENGAMEN DAN ANAK JALANAN

    No full text
    ABSTRAK Akhmad Sukma Aji. 2025. Implementasi Perda No 9 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Umum dan Ketentraman Masyarakat Dalam Mewujudkan Kota Tegal yang bebas dari Pengemis, Pengamen dan Anak Jalanan. Skripsi. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I : Wahyu Jati Kusuma, SH., M.H. Pembimbing II : Fitriyanto, M.Pd Kata Kunci :Implementasi Perda, Ketertiban Umum, Pengemis, Pengamen, Anak Jalanan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat dalam penanganan pengemis, pengamen, dan anak jalanan di Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) pelaksanaan Perda dilakukan melalui patroli dan penertiban oleh Satpol PP, namun belum optimal; (b) keberadaan pengemis, pengamen, dan anak jalanan berdampak terhadap ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat; dan (c) upaya pemerintah masih berfokus pada penertiban dan belum didukung secara maksimal oleh program lanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Perda telah berjalan, tetapi masih perlu diperkuat agar tujuan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat dapat tercapai secara berkelanjutan

    6,564

    full texts

    9,003

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Pancasakti Tegal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇