Faculty of Public Health Journal Universitas Indonesia
Not a member yet
    1218 research outputs found

    Adverse Effect of Aerosol Pesticide on Lung Dysfunction amongPaddy Farmers in Purworejo, Central Java, Indonesia

    Get PDF
    The World Health Organization estimated that chronic obstructive pulmonary disease (COPD) will be the highest non-communicable disease worldwide by2030, and pesticide exposure is one of major risk factors. This study aimed to determine effect of pesticide exposure on lung dysfunction among paddyfarmers. A case-control study was performed on April - May 2016 in Purworejo. The case group comprised 66 farmers suffering from lung dysfunction during2015 based on medical records, while the control group comprised 59 neighboring farmers showing normal lung function. Both case and control groups weretested using a spirometer and COPD assessment test (CAT) questionnaire. Logistic regression analysis of pesticide quantity (OR = 0.75; 95% CI = 0.317 -1.754) and duration of spraying (OR = 1.11; 95% CI = 0.430 - 2.891) adjusted for confounders showed no clear associations. Pesticide remained a potentialhealth risk for lung dysfunction due to farming duration (OR = 5.61; 95% CI = 1.124 - 27.990) adjusted by age, personal protective equipment, records of lungdisease, smoking habit, dust exposure, and indoor air pollution. The farming duration was revealed to be a risk factor, but no clear association was found between quantity and duration of spraying to lung dysfunction

    POLICY OF PATIENT SAFETY GOVERNANCE FOR HOSPITALIZED PATIENT AT THE KOJA PUBLIC HOSPITAL IN 2019

    Get PDF
    AbstractClinical governance is a structured organizational framework to improve the quality and safety of patients in the hospital which made by the NHS into seven pillars and adjusted to RI Law No. 44 of 2009. The evaluation results from the quality and patient safety team of Koja Public Regional Hospital in 2018, showed that there is Fall Patient incidents (6 events), KTD and KNC (13 events) which is not following the 0 % of the target from Patient Safety Goals by the Ministry of Health. The study was conducted to analyze patient safety governance for hospitalized patients at the Koja Public Regional Hospital in 2019 based on 4 of the Clinical Governance theories, which are clinical leadership, clinical audit, clinical effectiveness (guidelines); and education, training, and development of conservation profession. This study is using in-depth interview methods through the Purposive Sampling method and also reviewing documents conducted from May to June 2019. The results of the study found that the implementation of Clinical Leadership in Koja Public Hospital was running quite well but not yet optimal because the leadership system, which used the Line Organization to help to faster the decision-making process, is still weak in monitoring. From the Clinical Pathway (CP) evaluation,  The medical audit was done well, but the monitoring and evaluation aspects are not yet optimal. The evaluation of clinical effectiveness showed that the compliance to fill the CP form was not optimal because of the lack of CP benefit socialization. Training and courses were done pretty well but have not been evaluated yet. The management team recommends monitoring, collaborating with the medical committee to evaluate the CP usage, providing training related to CP procurement to increase understanding, and also providing necessary training and its evaluation.Abstrak Tata kelola klinis merupakan kerangka organisasi yang bertujun untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien di rumah sakit yang diciptakan oleh NHS ke dalam 7 pilar dan disesuaikan kedalam UU Nomor 44 tahun 2009. Hasil evaluasi tim mutu dan keselamatan pasien RSUD Koja pada tahun 2018 menunujukan tingginya angka kejadian pasien jatuh ( 6 kejadian) , KTD dan KNC (13 kejadian) dimana hal ini tidak sesuai dengan Patient Safety Goals yang ditargetkan oleh kemenkes 0 %.   Penelitian dilakukan untuk menganalisis gambaran tata kelola keselamatan pasien rawat inap di RSUD Koja berdasarkan 4 dari teori Clinical Governance yaitu kepemimpinan klinis, audit klinis, efektivitas klinis (Guideline), serta pendidikan, pelatihan dan pengembangan profesi berkelanjutan  dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam menggunakan  Purposive Sampling , serta melakukan telaah dokumen yang dilakukan pada bulan Mei hingga Juni 2019. Hasil penelitian menemukan bahwa pelaksanaan kepemimpinan klinis di RSUD Koja berjalan cukup baik namun belum optimal karena sistem kepemimpinan menggunakan Line Organization yang  membantu dalam pengambilan keputusan yang cepat namun lemah dalam  pengawasan, Pelaksanaan audit medis dilaksanakan dengan baik namun monitoring dan evaluasi masih belum optimal dari hasil evaluasi Clinical Pathway (CP)., Evaluasi  efektifitas klinis menunjukan kepatuhan  pengisian form CP  belum optimal karena kurangnya sosialisasi terhadap manfaat CP,  Pelatihan dan pendidikan sudah terlaksana cukup baik namun belum adanya kegiatan evaluasi.  Saran penelitian adalah pihak manajemen melakukan monitoring, melakukan kerjasama dengan tim komite medis melaksanakan evaluasi penggunaan CP dan memberikan pelatihan terkait pentingnya pengisian CP  untuk meningkatkan pemahaman, serta memberikan pelatihan dasar dan  mengevaluasi penerapan pelatihan  pendidikan

    Analisis Risiko Kesehatan Pajanan Inhalasi Debu Particulate Matter 2.5 pada Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Depok Tahun 2018

    Get PDF
    Particulate Matter2.5 merupakan polutan yang menjadi perhatian karena sifatnya yang unik. Dengan ukuran kurang dari 25 mikron, polutan ini dapat masuk hingga alveoli. Terdiri dari berbagai bahan dan mampu ditempeli oleh polutan kimia toksik, toksisitas PM2.5 belum dapat ditentukan secara pasti. Salah satu sumber PM2.5 yang penting yaitu jalan raya. Populasi yang dekat dengan sumber pajanan akan memiliki potensi bahaya, salah satu tempat dengan populasi yang padat yaitu sekolah. Sekolah yang dekat dengan jalan raya dapat menjadi tempat terpajannya siswa dengan PM2.5. Siswa merupakan kelompok rentan yang menghirup lebih banyak konsentrasi polutan dibandingkan dengan orang dewasa, diperlukan suatu analisis risiko kesehatan pajanan PM2.5 pada siswa sekolah. Asupan harian PM2.5 siswa berada pada rentang 7.30×10-5-14.4×10-4 mg/kg/hari, perhitungan risiko non karsinogenik bernilai dari 0.02-0.36 rentang ini berada dibawah nilai 1 sehingga dapat dikatakan aman.Kata Kunci: Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan, Particulate Matter 2.5, Sekolah Seha

    Strategi Pemasaran Pelayanan Home Care Rumah Sakit Umum Bhakti Rahayu Denpasar

    Get PDF
    ABSTRAK Perubahan pola penyakit menjadi penyakit degeneratif dan penyakit kronis semakin berkembang belakangan ini dan banyak rumah sakit yang belum mengembangkan pelayanan penyakit kronis. Rumah Sakit umum Bhakti Rahayu memiliki salah satunya layanan Home Care (HC) yang sudah berjalan tetapi belum berkembang dengan baik karena kurangnya pemasaran kepada pasien dengan kategori dan diagnosa penyakit yang dapat dilakukan perawatan HC, sehingga perlu dilakukan pengembangan dan perencanaan strategi dalam pemasaran layanan home care sebagai salah satu pendapatan rumah sakit. Studi ini dilakukan dengan menggunakan pola observasi dan partisipasi; wawancara mendalam pada petugas home care, pasien, dan direktur. Berdasarkan hasil studi, didapatkan informasi bahwa peluang dan potensi pengembangan HC dengan pola penentuan strategi yang tepat dapat membawa kearah yang baik sebagai salah satu pos pendapatan untuk di rumah sakit dengan mengutamakan kepuasan pasien sehingga keinginan pasien untuk membayar dapat terjadi dan pasien merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikanevaluasi kualitas pelayanan yang berkelanjtan dan peningkatan skill dan perbaikan produk yang ditawarkan serta harga yang sesuai dapat menjadi nilai tawar yang cukup baik. Maka, dapat disimpulkan bahwa prospek pengembangan pelayanan HC di RS Umum Bhakti Rahayu cukup besar. Alternatif strategi pemasaran pada pasien yang berkunjung dan rawat inap serta menawarkan melalui media sosial dapat menjadi poin yang cukup kuat dalam memasarkan produk yang di tawarkan.  ABSTRACT Changes in the pattern of diseases to degenerative diseases and chronic diseases are growing lately and many hospitals have not yet developed chronic disease services. Bhakti Rahayu General Hospital has one of them Home Care (HC) services that has been running but has not developed well due to the lack of marketing to patients with categories and diagnoses of diseases that can be treated with HC, so it is necessary to develop and plan strategies in marketing home care services as one of the hospital's earnings. This study was conducted using a pattern of observation and participation; in-depth interviews with home care officers, patients and directors. Based on the results of the study, information was obtained that the opportunities and potential for developing HC with a pattern of determining the right strategy can lead to good direction as one of the income posts for the hospital by prioritizing patient satisfaction so that the patient's desire to pay can occur and the patient feels comfortable with the service provided. given an ongoing quality of service and improved skills and product improvements offered and the appropriate price can be a pretty good bargaining value. So, it can be concluded that the prospect of developing HC services in Bhakti Rahayu General Hospital is quite large. Alternative marketing strategies for visiting and hospitalized patients and offering through social media can be a strong enough point in marketing the products offered

    Studi Eksploratif Faktor Risiko Pasar Tradisional Tahun 2018 (Studi di Pasar Bantar Gebang, Kota Bekasi)

    Get PDF
    Latar belakang. Keberadaan pasar tradisional yang merupakan tempat penjualan bahan pangan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesehatan masyarakat. Keadaan pasar tradisional yang tidak memenuhi kaidah kesehatan dapat menjadi tempat penularan wabah penyakit. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh subjek yang melakukan aktivitas di lingkungan pasar tradisional Bantar Gebang. Sampel diambil dengan teknik quota sampling sehingga didapatkan besar sampel 150. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah, infrastruktur pasar, sanitasi pasar, Higiene dan sanitasi personal, suhu, dan kelembaban udara, pencahayan, kualitas air bersih, kepadatan lalat, frekuensi populasi berisiko berada di pasar, lama populasi berisiko berada di pasar dan keluhan atau gangguan kesehatan pada populasi berisiko. Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner, observasi menggunakan checklist, dan pengukuran komponen lingkungan. Hasil. Penelitian menunjukan bahwa infrastruktur bangunan pasar Bantar Gebang masih kurang; sanitasi pasar Bantar Gebang masih kurang; higiene dan sanitasi personal di pasar Bantar Gebang masih kurang; serta  suhu, kelembaban udara, dan suhu tidak memenuhi syarat. Untuk sumber air bersih didapatkan bahwa keempat jenis sumber air bersih tidak memenuhi standar jumlah coliform air bersih dan memenuhi standar parameter fisik seperti TDS, bau, dan rasa. Namun  hanya 1 sumber yang memenuhi standar parameter kimia yaitu pH >6,5. Untuk kepadatan lalat didapatkan bahwa jumlah lalat banyak pada titik pedagang ayam, TPS, pedagang ikan, dan pedagang unggas hidup. Jumlah lalat yang cenderung sedikit berada pada titik pedagang daging, dan pedagang bahan pangan lain. Untuk karakteristik populasi berisiko didapatkan bahwa frekuensi tersering individu berada di pasar adalah setiap hari dengan rata-rata lama per harinya adalah 8,5 jam per hari. Untuk gangguan atau keluhan kesehatan yang paling banyak dialami oleh individu berisiko di pasar Bantar Gebang adalah flu, batuk, demam, dan gatal pada tangan. Simpulan. Keadaan pasar Bantar Gebang masih kurang dalam hal kesehatan terutama dalam hal bangunan pasar dan sanitasi pasar. Dengan demikian hal tersebut dapat menjadi faktor risiko penyakit di pasar.Kata Kunci: Pasar tradisional, sanitasi, tempat umum,  faktor risiko, studi eksplorati

    Analisis Risiko Kesehatan Pajanan Benzena Terhadap Kesehatan Pekerja Bengkel Sepatu di Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 2018

    Get PDF
    Latar Belakang. Penggunaan lem dalam produksi sepatu yang mengandung bahan berbahaya (benzena) dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi pekerja bengkel sepatu. Sebagai senyawa yang volatil, benzena merupakan agen karsinogenik untuk manusia (Golongan 1). Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi tingkat risiko kesehatan akibat pajanan benzena pekerja bengkel sepatu di Desa Sukajaya yang dilakukan pada bulan April-Mei tahun 2018 dengan data sekunder dan menggunakan metode Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Metode. Penelitian ini dilakukan di 10 bengkel dengan 13 titik pengambilan sampel udara dan 80 responden pekerja yang pilih melalui stratified random sampling. Hasil. Hasil penelitian ini menujukan rata-rata tingkat risiko non karsinogenik pada pekerja bengkel sepatu dalam penelitian ini adalah 0,35 untuk pajanan real time dan 1,17 untuk pajanan life span. Selanjutnya untuk rata-rata tingkat risiko karsinogenik sebesar 8,2521E-06 untuk ECR minimal dan 2,92476E-05 untuk ECR maksimal. Dengan persentase sebagai berikut, RQ real time >1 (11,3%), RQ life span >1 (36,3%), ECR min > 10-4 (0%) dan ECR max > 10-4 (8,8%). Sim-pulan. Risiko Kesehatan yang ditimbulkan dalam penelitian ini masih rendah dan masih masuk ke dalam kategori aman atau dapat diterima (acceptable).Kata Kunci: Benzena;Lem;Bengkel Sepatu;Analisis Risiko Kesehata

    Education through WhatsApp Media in Changing of Smoking Behavior among Senior High School Students

    Get PDF
    Teenagers, who are considerably susceptible to smoking, must be educated to prevent smoking behavior that can cause health problems and even death. The aim of this study was to assess the effect of education through social media such as WhatsApp in the modification of smoking behaviors among senior high school students in Pangkep District, Indonesia. It employed a quasi-experimental, pretest-posttest-only control group design. The experimental group received education in the use of WhatsApp social media, while the control group was provided with leaflets. Data were collected through observation and interviews with a total of 180 students in both groups, with 90 students in each. Data analysis used a paired sample t-test and an independent sample t-test. The study suggested that disseminating health information through WhatsApp media about the dangers of teenage smoking was more effective than leaflets in changing student behavior

    Hygiene and Sanitation Challenge for COVID-19 Prevention in Indonesia

    Get PDF
    The case of Covid-19 in Indonesia continues to increase, transmitted directly and indirectly. Hygiene and sanitation approaches are needed for prevention. the purpose of this review is to review how the transmission COVID-19, the challenges of Indonesia, and the policy of COVID-19 prevention with hygiene and sanitation approaches. The results show Indonesia's challenges namely urban area density, air pollution, and smokers, low hand washing habits, low access to clean water and drinking water, open defecation behavior, limited personal protective equipment. COVID-19 control policy with the hygiene sanitation approach is carried out with 4 factors namely personal protect equipment, health education, personal hygiene, and sanitation

    ESSENTIAL DRUG MANAGEMENT AT RSU KARSA HUSADA BATU: POLICY IMPLEMENTATION

    Get PDF
    Coordination in hospital is important process needed to reach the organization’s goals. One of the process that need coordination among cross-functional unit is essential drug procurement. The essential drug in Karsa Husada Batu Public Hospital (RSU Karsa Husada Batu) were often in out of stock condition in some specific kinds of drug. The average of  essential drug  out of stock between year of 2017 until the first semester of 2018 reached 33,73%. This number was far from the ideal standard of 0% out of stock condition. This research was aimed to give recommendation for a better coordination of essential drug management. The study used quantitative research. The population in this research was all hospital staff who participate in essential  drug procurement in Karsa Husada Batu. Public Hospital. There were 29 samples as the respondents in this research. The variables in this research were frequently communication, timely communication, accurately communication, problem solving communication, shared knowledge, mutual respect, and shared goals. The result from the study showed that communication reached good result consist of frequently communication is good (69,00%), timely communication is good (65,50 %), accurately communicationis good (79,30%), problem solving communication is good (69,00%), shared knowledge is good (58,62%), but the mutual respect is not good (58,60%), and shared goals is not good (65,52%)

    Hypercholesterolemia Differences based on Body Fat Percentage in Diabetic Patients at Pasar Minggu Primary Health Care 2018

    Get PDF
    AbstractHypercholesterolemia is the leading predictor of various cardiovascular disease (CVD) which is the leading cause of death in the world. This study aims to determine whether there are a ny differences the incidence of hypercholesterolemia based on factors related to it in people with diabetes mellitus at Pasar Minggu Primary Health Care in 2018. This study used a cross -sectional method with a sample size of 126 respondents using consecutive sampling. Research variables studied were incidence of hypercholesterolemia, sex, duration of diabetes mellitus, family history of diabetes mellitus, smoking habit, physical activity, stress level, body fat percentage and fat intake. The results of this study showed that the prevalence of hypercholesterolemia incidence in DM patients was 56.3% with 37.1% in men and 63.7% in women. Of all independent variables studied, significant differences with statistical analysis were in sex (OR = 2.947, p = 0.009), family history (OR = 0.443, p = 0.018) and smoking habits (OR = 1,233; p = 0.038). Meanwhile, there was no significant the incidence of hypercholesterolemia differences based on duration of diabetes mellitus, physical activity, stress level, body, fat bod y percentage a nd fat intake due to p > 0.05. To conclude, there were significant differences in sex, family history of diabetes mellitus and smoking habits with hypercholesterolaemia incidence, with an increased risk of hypercholesterolemia in line with female sex, family history of DM and active smoking habits.AbstrakHiperkolesterolemia merupakan salah satu prediktor kuat berbagai penyait jantung yang merupakan penyebab utama kema tian di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan berbagai faktor yang berkaitan dengan kejadian hiperkolesterolemia pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Pasar Minggu pada tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode cr oss-sectional dengan jumlah sampel sebesar 126 responden menggunakan consecutive sampling. Variabel penelitian yang diteliti adalah kejadian hiperkolesterolemia, jenis kelamin, lama menderita diabetes melitus, riwayat DM keluarga, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, tingkat stress, persen lemak tubuh dan asupan lemak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi kejadian hiperkolesterolemia pada penderita DM adalah 56,3% dengan 37,1% pada pria dan 63,7% pada wanita. Dari seluruh variabel independe nt yang diteliti, perbedaan yang bermakna dengan hasil uji chi square adalah jenis kelamin (OR = 2,947; CI = 1,326 -6,672), riwayat keluarga (OR = 0,443; CI = 0,209 -0,895) dan kebiasaan merokok (OR = 1,233; CI = 0,990 -11,898). Sementara itu, tidak terdapat perbedaan bermakna kejadian hiperkolesterolemia berdasarkan lama menderita DM, aktivitas fisik, tingkat stress, persen lemak tubuh d an asupan lemak karena p > 0,05 . Disimpulkan, terdapat perbedaan yang signifikan pada jenis kelamin, riwayat DM keluarga da n kebiasaan merokok dengan kejadian hiperkolesterolemia . Peningkatan risiko hiperkolesterolemia utamanya terjadi pada perempuan, adanya riwayat DM keluarga dan kebiasaan aktif merokok

    1,119

    full texts

    1,218

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Faculty of Public Health Journal Universitas Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇