TERBITAN BERKALA ILMIAH ONLINE FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS HALU OLEO
Not a member yet
    1538 research outputs found

    PEMERINTAHAN RIDWAN BAE DI KABUPATEN MUNA TAHUN 2000-2010

    No full text
    Judul penelitian “Pemerintahan Ridwan Bae di Kabupaten Muna Tahun 2000-2010”. Rumusan masalah penelitian ini: (1) Bagaimana Ridwan Bae menjadi Bupati Muna tahun 2000-2010, (2) Bagaimana Kabupaten Muna pada saat Ridwan Bae menjadi Bupati tahun 2000-2010. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menjelaskan pemerintahan Ridwan Bae menjadi Bupati Muna tahun 2000-2010. (2) Untuk menjelaskan keadaan Kabupaten Muna pada saat Ridwan Bae menjadi Bupati Muna tahun 2000-2010. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari 5 tahapan kerja sebagai berikut: (1) Pemilihan topik, (2) Pengumpulan sumber, (3) Kritik sumber, (4) Interpretasi sumber, (5) Historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ridwan Bae menjadi Bupati Muna (2000-2010); (a) Pemerintahan Ridwan Bae periode pertama tahun 2000-2005, awal pemerintahan Ridwan Bae melakukan beberapa pembangunan di antaranya program pengembangan pendidikan dasar, umum dan kejuruan, program pelayanan kesehatan rujukan, Keluarga Berencana, dan perbaikan gizi masyarakat. (b) Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara lansung periode kedua Ridwan Bae tahun 2005-2010. 2) Keadaan Kabupaten Muna pada saat Ridwan Bae menjadi bupati tahun (2000-2010) yaitu; (a) Pembangunan di bidang pemerintahan, (b) Pembangunan di bidang pendidikan, (c) Pembangunan di bidang kesehatan, (d) Pembangunan di bidang kebudayaan, (e) Pembangunan di bidang agama, dan (f) Mekarnya Kabupaten Buton Utara dan Kabupaten Muna

    SEJARAH PASAR DESA WAKUMORO KECAMATAN PARIGIKABUPATEN MUNA, 1968-2022

    No full text
    Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana sejarah awal munculnya pasar Desa Wakumoro dan perkembangannya dari tahun 1968-2022. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui awal munculnya Pasar Wakumoro, dan (2) untuk mengetahui perkembangan Pasar Wakumoro dari tahun 1968-2022. Metode yang digunakan didalam penelitian ini adalah metode sejarah yang dikemukakan oleh Kuntowijoyo yang terbagi atas lima tahapan penelitian, yaitu; (1) pemilihan topik penelitian, (2) heuristik sumber, (3) verifikasi (kritik sumber), (4) interpretasi sumber, (5) historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Awal munculnya pembangunan Pasar Desa Wakumoro tahun 1968 bertujuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok masyarakat desa. Munculnya Pasar Desa Wakumoro di Kecamatan Parigi tidak terlepas dari interaksi sosial ekonomi masyarakat sekitar Kecamatan Parigi. (2) Perkembangan Pasar Wakumoro dimulai pada tahun 1995 ditandai dengan adanya penambahan luas lahan pasar seluas 50x100 meter yang sebelumnya hanya memiliki luas lahan 25x100 meter. Penambahan luas lahan ini dilakukan pada masa Drs. H. La Ode Kaimoeddin menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara. Pesatnya perkembangan Pasar Wakumoro terjadi pada tahun 2006-2007 dengan ditambahkan luas lahan pasar sebesar 40x100 meter yang dibangun permanen sebagai tempat masyarakat berdagang. Perluasan lahan akibat aktivitas pasar yang semakin meningkat pada hari pasar dengan pengunjung yang sangat padat menandai pasar terus berkembang. Pengunjung pasar bukan hanya dari Kecamatan Parigi, tetapi juga dari luar kabupaten yang membawa bermacam-macam barang dagangan untuk kemudian dijual di Pasar Wakumoro

    TRAUMA TOKOH UTAMA DALAM NOVELHILDA: CINTA, LUKA DAN PERJUANGANKARYA MUYASSAROTUL HAFIDZOHKAJIAN PSIKOLOGI SKINNER

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan jenis trauma tokoh Hilda. (2) mendeskripsikan yang memicu trauma tokoh Hilda menggunakan konsep Behaviorisme Skinner. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra menggunakan konsep psikologi Behaviorisme Skinner. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Hilda: Cinta, Luka dan Perjuangan karya Muyassarotul Hafidzoh. Hasil penelitian ini menemukan: (1) Jenis trauma yang dialami oleh tokoh Hilda terdiri dari dua bagian yaitu trauma psikis dan trauma fisik. (2) pemicu trauma tokoh Hilda berdasarkan konsep Behaviorisme terbagi menjadi tiga bagian yaitu (a) Stimulus, terbagi menjadi dua bentuk yaitu stimulus tak terkondisikan dan stimulus terkondisikan. (b) Respon, terbagi menjadi dua bentuk yaitu bentuk penguatan negatif dan bentuk penguatan positif, dan (c) Efek penghukuman

    Kampanye Perubahan Iklim dan Dampaknya Bagi Masyarakat Pesisir di Desa Pulau Gala Halmahera Selatan Melalui Pembuatan Papan Literasi

    No full text
    Desa Pulau Gala adalah desa yang dihuni oleh komunitas Bajo yang hidup di pesisir. Saat ini komunitas sedang menghadapi perubahan lingkungan yang signifikan akibat aktivitas manusia dan faktor alam. Perubahan iklim, kerusakan ekosistem laut, dan perubahan pola hidup masyarakat lokal telah memberikan dampak serius terhadap keberlanjutan komunitas ini di laut. Pemahaman masyarakat tentang perubahan lingkungan dan dampaknya sangat penting untuk mendorong tindakan preventif dan adaptasi. Beberapa permasalahan yang timbul saat ini berkaitan dengan perubahan iklim antara lain (1) masyarakat pesisir memiliki pemahaman yang terbatas tentang perubahan lingkungan global dan dampaknya terhadap kehidupan mereka. (2) aktivitas perikanan yang tidak berkelanjutan dan pembuangan limbah dapat merusak ekosistem laut lokal. (3) Kurangnya akses informasi tentang solusi dan tindakan yang dapat diambil oleh masyarakat dalam menghadapi perubahan lingkungan. Karenanya dibutuhkan upaya untuk mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi. Adapun solusi yang ditawarkan adalah pembuatan Papan Literasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat Desa Pulau Gala terhadap perubahan lingkungan. Papan Literasi ini mencakup informasi tentang perubahan iklim global, keberlanjutan perikanan, dan praktik hidup berkelanjutan. Kegiatan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama membuat desain Papan Literasi yang informatif dan menarik. Tahap kedua kerjasama dengan komunitas lokal dalam proses perencanaan dan pelaksanaan untuk memastikan penerimaan dan partisipasi yang maksimal. Data-data yang dimasukkan kedalam papan literasi tersebut diperoleh dari warga desa setempat yang lebih memahami situasi lingkungan mereka serta literatur dari internet. Tahap ketiga melakukan sosialisasi kepada seluruh warga desa tentang informasi yang terdapat di papan literasi. Adapun target luaran kegiatan ini adalah (1) terbangunnya sebuah papan literasi lingkungan yang informatif dan menarik, (2) video kegiatan yang dipublikasikan pada laman institusi Unkhair, (3) publikasi pada jurnal pengabdian terindeks sinta, (4) publikasi di media daring. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Desa Pulau Gala dapat lebih proaktif dalam melibatkan diri dalam pelestarian lingkungan dan mengambil tindakan nyata untuk memitigasi dampak perubahan lingkungan global dan lokal

    ALIH KODE DALAM PERCAKAPAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS HALU OLEO

    No full text
    This research is entitled "Code-Switching in Student Conversations of the Faculty of Cultural Sciences, Halu Oleo University". The purpose of this study is to describe the forms of code switching and the factors that cause code switching in student conversations of the Faculty of Cultural Sciences, Halu Oleo University. The method used is descriptive qualitative method. The data collection used in this study were observations, records, notes, and interviews. Data analysis techniques were carried out with data transcription, identification or marking of data, data classification, data description, and concluding research results. Based on the results of the research conducted, it was found that the forms of code switching in the conversations of students of the Faculty of Cultural Sciences were internal code switching from Indonesian to Muna language and internal code switching from Muna language to Indonesian. Factors causing code switching in student speech are influenced by the speaker, the interlocutor, changes in the situation with the presence of a third person, and changes in the topic of conversation.Penelitian ini berjudul “Alih Kode dalam Percakapan Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo”. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan faktor penyebab terjadinya alih kode dalam percakapan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengamatan, rekam, catat, dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan transkripsi data, identifikasi atau menandai data, klasifikasi data, deskripsi data, dan menyimpulkan hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan bentuk-bentuk alih kode dalam percakapan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya yaitu alih kode intern dari bahasa Indonesia ke bahasa Muna dan alih kode intern dari bahasa Muna ke bahasa Indonesia. Faktor penyebab terjadinya alih kode dalam tuturan mahasiswa yaitu dipengaruhi oleh penutur, lawan tutur, perubahan situasi dengan hadirnya orang ketiga, dan perubahan topik pembicaraan.

    NILAI EDUKASI TERHADAP ANAK DALAM DONGENG TING-TING-TING! KARYA ASRI ANDARINI PADA SITUS WEB LET’S READ ASIA(KAJIAN SASTRA ANAK)

    No full text
    Penelitian berjudul “Nilai Edukasi terhadap Anak dalam Pesan dalam Amplop Karya Yulina Triharningsih Dongeng pada Situs Web Let’s Read Asia (Kajian Sastra Anak)” bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai-nilai edukasi pada anak melalui dongeng pada situs web Let’s Read Asia. Jenis penelitian ini adalah kepustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan struktural. Data dalam penelitian ini adalah semua kutipan berupa kata, kalimat dan paragraf yang terdapat pada kumpulan buku dongeng di situs web Let’s Read Asia yang dianggap memiliki nilai edukasi kebaikan pada anak yang diterbitkan pada tahun 2024. Teori yang digunakan adalah teori yang dikemukakan oleh Burhan Nurgiyantoro. Sumber data dalam penelitian ini adalah dongeng-dongeng yang terdapat pada situs web Let’s Read Asia yang diterbitkan pada tahun 2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam situs web Let’s Read Asia terdapat beberapa dongeng yang dapat memberikan nilai edukasi bagi anak-anak. Dongeng Ting-Ting! Karya Asri Andarini yang memberikan edukasi personal berupa, nilai perkembangan emosional, nilai perkembangan imajinasi, nilai perkembangan intelektual. Namun pada bagian nilai pendidikan hanya ditemukan nilai eksplorasi dan penemuan.The study entitled "Educational Values ??for Children Through Fairy Tale Pesan Dalam Amplop by Yulina Tales on the Let\u27s Read Asia Website (Children\u27s Literature Study)" aims to describe how educational values ????for children through fairy tales on the Let\u27s Read Asia website. This type of research is literature. The method used in this study is descriptive qualitative using a structural approach. The data in this study are all quotes in the form of words, sentences and paragraphs found in the collection of fairy tale books on the Let\u27s Read Asia website which are considered to have educational values ????of goodness for children published in 2024. The theory used is the theory put forward by Burhan Nurgiyantoro. The data sources in this study are fairy tales on the Let\u27s Read Asia website published in 2024. The results of this study indicate that on the Let\u27s Read Asia website there are several fairy tales that can provide educational value for children. Fairy Tale Ting-Ting! by Asri Andarini provides personal education in the form of emotional development values, imagination development values, intellectual development values. However, in the educational value section, only the value of exploration and discovery was found

    IDENTIFIKASI SUMUR TUA PENINGGALAN JEPANG 1942-1945 DI KELURAHAN KANDAI KOTA KENDARI SULAWESI TENGGARA

    No full text
    This research aims to identify old wells from the Japanese occupation period. To achieve this goal, the study employs a qualitative research method. Data collection was conducted through literature review, interviews, observations, and analysis. The findings indicate that the old well located in Kandai Subdistrict is a remnant from the Japanese occupation during 1942-1945. Surrounding the well, there are other remnants related to Japanese defense efforts, such as bunkers and pillboxes of various sizes situated right in front of the well. Researchers identified three old wells, generally located at the base of hills or mountains. These wells have undergone changes in form due to activities and their use as a clean water source for the residents of Kandai Subdistrict, Kendari City. The old Japanese wells are still utilized by the community, serving hundreds of residents in several neighborhood areas (RT). The uniqueness of these wells lies in their ability to never run dry, even during the dry season, which allowed them to supply water to Japanese soldiers in the past and continues to serve the local population today. Keywords: Japanese left; Old Well; Functions and Utilizatio

    Tradisi Pengobatan Moalo Sanggoleo pada Suku Tolaki di Kelurahan Petoaha Kecamatan Nambo Kota Kendari

    No full text
    The Moalo Sanggoleo healing tradition is a treatment process carried out on someone who is caused by hearing and seeing something that makes the person feel bad and feel afraid. This research aims to 1) find out and explain the process of implementing the Moalo Sanggoleo healing tradition among the Tolaki tribe in Petoaha Village, Nambo District, Kendari City. 2) find out and explain the meaning of the speech contained in the Moalo Sanggoleo healing tradition among the Tolaki tribe in Petoaha Village, Nambo District, Kendari City. In this research, Roland Barthes\u27 semiotic theory is used, the type of research is descriptive qualitative, with data collection techniques carried out by observation, interviews and documentation, then analyzed by data reduction, data presentation and data verification. The results of this research show that the process of implementing the Moalo Sanggoleo tradition consists of several stages, namely the stage of determining the time and place for the treatment, the parties involved in implementing the treatment, the stage of implementing the treatment which consists of diagnosing the disease and the process of implementing the Moalo Sanggoleo treatment and the healing stage. The meaning of the speech contained in the Moalo Sanggoleo treatment is found in the mantra used in the Moalo Sanggoleo treatment process, namely the Moalo Sanggoleo treatment mantra nad the bathring water mantra which have denotative and connotative meaning

    Eksistensi Tradisi Duata pada Masyarakat Bajo di Desa Langara Bajo Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi Tradisi Duata pada masyarakat Bajo di Desa Langara Bajo serta strategi masyarakat dalam mempertahankan tradisi tersebut. Metode penelitian dalam pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan metode purposive. Data dianalisis melalui tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori fungsionalisme Emile Durkheim yang menyatakan bahwa eksistensi diartikan sebagai keberadaan kebudayaan bagi masyarakat dan bahwa unsur-unsur tersebut saling berkaitan untuk mencapai tujuan bersama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Duata di Desa Langara Bajo tetap eksis, meskipun mengalami perubahan pada beberapa indikator seperti agama, teknologi, infrastruktur, dan lingkungan. Strategi masyarakat dalam mempertahankan tradisi Duata meliputi pelaksanaan pengobatan Duata di tempat terbuka atau di darat dengan cakupan yang lebih luas, peran aktif Sandro atau dukun dalam memimpin proses pengobatan dan mendorong pelestarian tradisi, serta memperkenalkan tradisi Duata kepada masyarakat luas melalui komunikasi lisan yang dilakukan oleh masyarakat Bajo. Penelitian ini menunjukkan bahwa Tradisi Duata tetap menjadi identitas penting bagi suku Bajo di tengah perubahan sosial dan buday

    UPAYA PENERAPAN KONSEP MUSEUM BARU PADA MUSEUM SATRIA MANDALA JAKARTA

    No full text
    The concept of museums by new museums is to be relevant and useful to education and to involve community participation. As for the problem of this research, how to manage the new museum-based concept. The purpose of this study is that the Knight Mandala Museum may go hand in hand with novelty or according to current conditions to serve and address people\u27s needs according to the concept of a new museum. The methods of research used in this study are qualitative using the new museum concept and applying the concept of mutation themes. The collection of data that is done is by using primary and secondary data. Research on the whereabouts of the Knight Mandala Museum will now require an effort on management based on the new museum\u27s concept of education and civic role.Konsep museum oleh museum baru adalah untuk menjadi relevan dan bermanfaat bagi pendidikan serta melibatkan partisipasi masyarakat. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengelola konsep berbasis museum baru. Tujuan dari penelitian ini adalah agar Museum Satria Mandala dapat sejalan dengan kebaruan atau sesuai dengan kondisi saat ini untuk melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan konsep museum baru. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan konsep museum baru dan menerapkan konsep tema mutasi. Pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan data primer dan sekunder. Penelitian tentang keberadaan Museum Satria Mandala saat ini memerlukan upaya pengelolaan berbasis konsep museum baru yang menekankan pada peran pendidikan dan partisipasi masyarakat

    40

    full texts

    1,538

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    TERBITAN BERKALA ILMIAH ONLINE FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS HALU OLEO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇