TERBITAN BERKALA ILMIAH ONLINE FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS HALU OLEO
Not a member yet
    1538 research outputs found

    Petani Kelapa : Studi Antropologi Tentang Pengelolaan Kelapa di Desa Laeya Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara

    No full text
    This research is entitled “Coconut Farmers: An Antropological Study  of Coconut Management in Laeya Village, North Buton. Wakorumba District, North Buton. The aim of this research is to find out how coconuts are managed in Laeya Village and what the coconut buying and selling system is in Laeya Village. This research uses Carol Steack’s theory regarding social organizations. The data collection techniques in this research were abservation and in-depth interviews. Furthermore, the data obtained was analyzed using a qualitative descriptive method. The result of this research showed that several coconut farmers in Laeya Villagege processed their own coconut farmers in Laeya Village processed their own coconuts into copra and the remaining shell will be processed into charcoal buyers. Apart from that, there are also some coconut farmers who do not process their coconuts unless they choose to sell the fruit to coconut buyers themselves in Laeya Village who implement the system. The sale and purchase of coconuts is carried out by several female farmers and also male farmers. Coconut farmers in Laeya Village first take a deposit to meet their family’s needs and the give their coconuts at harvest time to the buyer they owe money to. Those who process their coconuts into copra will sell to copra buyers and then farmers who sell the fruit will sell the coconut fruit to buyers who want to make copra

    Penggunaan Bahasa/Variasi Bahasa Pedagang: Diksi dan Interferensi di Pasar Cekkeng Kasuara Lama Bulukumba

    No full text
    This research originated from the phenomenon of Language Variation between sellers and buyers in Cekkeng Traditional Market, Kasuara Lama Bulukumba Regency. The purpose of this research is to find out the diction and interference that occurs between sellers and buyers in Cekkeng Traditional Market, Kasuara Lama, Bulukumba Regency. The type of research used is descriptive qualitative approach. The data collection techniques used were free listening technique, note-taking technique and recording technique. Data analysis by means of data transcription, data collection and data description. Based on the results of the study, it was found that 1) using colloquial language that is easily understood by others and using code mix between Bugis language and Indonesian language, as well as between Makassar language dialect turatea with Indonesian language. 2) using persuasive language, 3) using family language or greetings that show social status and using greetings that show caste. While Interference, the interference found in this study is 1) phonological interference and morphological interference. Diction is the selection of words used in a communication, both oral and written. The selection of appropriate diction is due to the following reasons: 1) Maintain Message Clarity, 2) Improving Language Style, 3) Creating Emotional Effects, 4) Strengthening Communication Objectives, 5) Adjusting to the Audience. The use of language variations by traders or sellers ca

    Disfemisme dalam Komentar Unggahan Akun Instagram Anies Baswedan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk penggunaan, makna, dan fungsi disfemisme dalam komentar unggahan 20 Februari 2024 pada akun Instagram Anies Baswedan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, teknik catat, dan teknik dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah disfemisme berupa kata dan frasa yang terdapat dalam komentar unggahan 20 Februari 2024 pada akun Instagram Anies Baswedan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 35 data penggunaan disfemisme yang terwujud dalam satuan kata dan frasa. Makna penggunaan disfemisme adalah bermakna denotatif dan konotatif. Fungsi penggunaan disfemisme yaitu, berfungsi menyindir, menghina, mengejek, mengungkapkan kejengkelan, mengungkapkan rasa tidak suka, dan mengungkapkan ketidaksetujuan.This study aims to describe the form of use, meaning, and function of dysphemism in the commPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk penggunaan, makna, dan fungsi disfemisme dalam komentar unggahan 20 Februari 2024 pada akun Instagram Anies Baswedan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, teknik catat, dan teknik dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah disfemisme berupa kata dan frasa yang terdapat dalam komentar unggahan 20 Februari 2024 pada akun Instagram Anies Baswedan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 35 data penggunaan disfemisme yang terwujud dalam satuan kata dan frasa. Makna penggunaan disfemisme adalah bermakna denotatif dan konotatif. Fungsi penggunaan disfemisme yaitu, berfungsi menyindir, menghina, mengejek, mengungkapkan kejengkelan, mengungkapkan rasa tidak suka, dan mengungkapkan ketidaksetujuan

    Ekranisasi Novel Aruna dan Lidahnya Karya Laksmi Pamuntjak ke Film Aruna dan Lidahnya Karya Sutradara Edwin

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses ekranisasi yang terjadi dari novel Aruna dan Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak ke dalam film Aruna dan Lidahnya karya sutradara Edwin. Jenis penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ekranisasi yang dilakukan dari novel ke film Aruna dan Lidahnya berakibat pada terjadinya penambahan, pengurangan, dan perubahan bervariasi. Proses penambahan, penciutan, dan perubahan bervariasi yang terjadi dalam novel dengan tebal buku 427 halaman dan film Aruna dan Lidahnya dengan durasi 106 menit terdapat 30 penciutan alur, 49 tokoh yang diciutkan, serta 9 latar yang diciutkan. Pada aspek penambahan terdapat 10 penambahan alur, 3 tokoh tambahan, serta 6 latar tambahan dalam film. Pada aspek perubahan bervariasi terdapat 12 perubahan bervariasi pada alur, 2 perubahan bervariasi pada tokoh, serta 3 perubahan bervariasi yang dilakukan pada latar. Selain itu, perubahan juga terjadi karena adanya penyempitan isu yang terjadi dalam film Aruna dan Lidahnya karya sutradara Edwin yakni lebih menonjolkan isu novel yang mengangkat tentang proses investigasi dan perjalanan kuliner yang dilakukan oleh Aruna. Secara keseluruhan perubahan yang terjadi dilakukan karena mempertimbangkan berbagai aspek diantaranya adalah durasi waktu dan juga keterbatasan teknis dalam film seperti jarak antar daerah yang sangat berjauhan

    Dramaturgi dalam Fenomena Curhat di Instagram Mahasiswa FISIP UNNES

    No full text
    This study reveals the motives for curhat on Instagram, as well as the front and backstage appearances. The approach used in this study is qualitative research with a descriptive research type. The dramaturgy theory proposed by Erving Goffman is used to describe the motives for curhat on Instagram. Based on the results of the study, there are three motives for curhat on Instagram. First, to overcome loneliness and the absence of friends to talk to. Second, self-presentation. Third, seeking validation and social support. In carrying out the activity of curhat on Instagram, it is evident that there is a dramaturgy practice carried out by students. The front stage aims to create the impression as expected. The front stage is divided into two parts, namely setting and personal front. Setting includes the selection of certain features, such as stories and feeds. Personal front includes appearances such as filters, song choices, and post designs. Styles such as captions use metaphors, poetic diction, and symbolism. While the backstage is related to considerations for uploading content and editing before appearing in public

    Marginalisasi Aktor Sosial  dengan Teknik Eksklusi dalam Pemberitaan  Penangkapan Pegi Setiawan (Kasus Vina Cirebon) di Media Tribunnews.com

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik eksklusi dalam pemberitaan Tribunnews.com terkait penangkapan Pegi Setiawan serta dampaknya terhadap marginalisasi aktor sosial. Data didapatkan dari artikel berita bertopik penangkapan Pegi Setiawan di media Tribunnews.com. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sementara teknik analisis data menggunakan analisis wacana kritis model Theo van Leeuwen yang melibatkan teknik eksklusi aktor sosial dalam wacana berita. Hasil penelitian menunjukkan adanya marginalisasi terhadap Pegi Setiawan sebagai aktor sosial yang dikonstruksi secara dominan sebagai terduga pelaku tanpa sorotan memadai terhadap kemungkinan kesalahan penangkapan atau hak-haknya dalam proses hukum. Sementara itu, pihak kepolisian dieksklusi dari wacana melalui strategi pasivasi, nominalisasi, dan penggantian anak kalimat guna menjaga citra institusional dan menghindari kritik terhadap prosedur yang dijalankan. Teknik eksklusi ini tidak hanya mempertahankan kredibilitas kepolisian, tetapi juga membentuk opini publik yang memperkuat anggapan bersalah terhadap Pegi Setiawan, bahkan sebelum adanya keputusan hukum yang sah. Dengan demikian, teknik eksklusi dalam pemberitaan ini tidak hanya berfungsi untuk mempertahankan kredibilitas kepolisian, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk opini publik yang cenderung mengesampingkan kemungkinan lain dalam kasus ini, termasuk aspek keadilan bagi Pegi Setiawan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik eksklusi dalam pemberitaan Tribunnews.com terkait penangkapan Pegi Setiawan serta dampaknya terhadap marginalisasi aktor sosial. Data didapatkan dari artikel berita bertopik penangkapan Pegi Setiawan di media Tribunnews.com. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sementara teknik analisis data menggunakan analisis wacana kritis model Theo van Leeuwen yang melibatkan teknik eksklusi aktor sosial dalam wacana berita. Hasil penelitian menunjukkan adanya marginalisasi terhadap Pegi Setiawan sebagai aktor sosial yang dikonstruksi secara dominan sebagai terduga pelaku tanpa sorotan memadai terhadap kemungkinan kesalahan penangkapan atau hak-haknya dalam proses hukum. Sementara itu, pihak kepolisian dieksklusi dari wacana melalui strategi pasivasi, nominalisasi, dan penggantian anak kalimat guna menjaga citra institusional dan menghindari kritik terhadap prosedur yang dijalankan. Teknik eksklusi ini tidak hanya mempertahankan kredibilitas kepolisian, tetapi juga membentuk opini publik yang memperkuat anggapan bersalah terhadap Pegi Setiawan, bahkan sebelum adanya keputusan hukum yang sah. Dengan demikian, teknik eksklusi dalam pemberitaan ini tidak hanya berfungsi untuk mempertahankan kredibilitas kepolisian, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk opini publik yang cenderung mengesampingkan kemungkinan lain dalam kasus ini, termasuk aspek keadilan bagi Pegi Setiawan.

    PENGUATAN KELEMBAGAAN DESA DAN MODAL SOSIAL MASYARAKAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KECAMATAN RANOMEETO, KABUPATEN KONAWE SELATAN

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan program KKN-Tematik di Desa Boro-Boro R, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Halu Oleo (UHO) dengan tujuan memperkuat kelembagaan desa dan modal sosial masyarakat berbasis kearifan lokal dalam pengelolaan objek wisata dan sumber daya alam (SDA). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi partisipatif masyarakat, pelatihan pengelolaan wisata berbasis komunitas, dan pendampingan kelembagaan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya kelembagaan desa dan modal sosial dalam pengelolaan wisata dan SDA, terbentuknya komitmen bersama antar pemangku kepentingan desa, serta keluaran berupa rencana pengembangan wisata berbasis kearifan lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan dan modal sosial merupakan kunci dalam memaksimalkan potensi desa wisata dan pemberdayaan masyarakat lokal. Disarankan agar pihak desa, perguruan tinggi, dan masyarakat melakukan monitoring secara berkala dan memperkuat kemitraan jangka panjang

    Tradisi Kafoere Pada Orang Muna Di Desa Wakadia Kecamatan Watopute Kabupaten Muna

    No full text
    Tradisi Kafoere adalah sebuah praktik adat masyarakat Muna yang bertujuan untuk memohon keselamatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, agar terhindar dari bala dan malapetaka serta untuk mendatangkan keberkahan dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan proses, fungsi, dan pantangan dalam tradisi kafoere pada masyarakat Muna di Desa Wakadia Kecamatan Watopute Kabupaten Muna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi kafoere memiliki berbagai bentuk, antara lain kafoere untuk pertandingan, pendidikan, merantau, pernikahan, dan peperangan. Masyarakat Muna meyakini bahwa pelaksanaan kafoere dapat mendatangkan keselamatan, keberkahan, serta perlindungan dari bala dan malapetaka atas izin Tuhan Yang Maha Kuasa. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual perlindungan, tetapi juga mengandung nilai-nilai simbolik yang memperkuat identitas budaya dan spiritual masyarakat

    Analysis of Damage Factors Affecting Rock Art at The Liabunta Rock Shelter Site in Bungi Village, East Mawasangka District, Central Buton Regency

    No full text
    Ceruk Liabunta menampilkan gambar cadas figuratif dan non-figuratif, yang secara administratif terletak di pesisir Desa Bungi, Kecamatan Mawasangka Timur, Kabupaten Buton Tengah. Penelitian bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi bentuk motif gambar cadas, (2) bagaimana tipologinya, dan (3) faktor-faktor penyebab kerusakan pada gambar cadas. Metode yang digunakan mencakup pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh langsung dari lapangan melalui observasi. Untuk meningkatkan ketajaman gambar, data diolah menggunakan perangkat lunak \textit{ImageJ} dengan \textit{plugin D’Stretch}, serta Adobe Illustrator 2020 untuk reproduksi gambar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 98 gambar cadas yang terdiri dari 12 motif figuratif dan 86 motif non-figuratif, serta variasi gambar, seperti motif geometris, abstrak dan telapak tangan. Penyebab kerusakan dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk temperatur yang fluktuatif, pelapukan biologis, f air hujan, dan ancaman vandalisme.The Liabunta rock shelter features both figurative and non-figurative rock art, and is administratively located on the coast of Bungi Village, Mawasangka Timur District, Central Buton Regency. This study aims to: (1) identify the forms of rock art motifs, (2) establish their typology, and (3) analyze the factors contributing to the deterioration of the rock art. The research employed both primary and secondary data collection methods. Primary data were obtained directly from field observations, while secondary data were derived from literature review. To enhance image clarity, documentation was processed using ImageJ software with the D’Stretch plugin, as well as Adobe Illustrator 2020 for image reproduction. The results of the study reveal a total of 98 rock art images, consisting of 12 figurative motifs and 86 non-figurative motifs, with variations including geometric, abstract, and hand stencil motifs. The deterioration of the rock art is influenced by several factors, including fluctuating temperatures, biological weathering, moisture from rainfall, and threats of vandalism

    DARI LADANG KE LAHAN TAMBANG: TRANSFORMASI SOSIAL MASYARAKAT DI TENGAH EKSPANSI INDUSTRI BATU KAPUR DI DESA WAWATU KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN

    No full text
    Artikel ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas pertambangan batu kapur yang berkembang di Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan yang telah membawa perubahan signifikan terhadap struktur sosial dan pola hidup masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis transformasi sosial yang terjadi akibat ekspansi industri tambang, khususnya dalam peralihan mata pencaharian dari sektor agraris ke sektor ekstraktif, serta dampaknya terhadap relasi sosial, budaya kerja, dan ketahanan komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masuknya industri tambang menggeser struktur ekonomi masyarakat dari pertanian subsisten menjadi ekonomi ekstraktif, menciptakan ketimpangan akses terhadap sumber daya dan peluang kerja. Selain itu, terjadi pergeseran nilai dan relasi sosial yang mengarah pada melemahnya kohesi budaya lokal, munculnya kecemburuan sosial, serta terpinggirkannya peran perempuan dalam pembangunan desa. Masyarakat menunjukkan upaya adaptasi yang bersifat survival-based, namun masih minim dukungan struktural. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan partisipatif, distribusi manfaat yang adil, dan pengarusutamaan gender dalam tata kelola sosial tambang agar transformasi yang terjadi tidak meminggirkan, tetapi justru memberdayakan komunitas lokal

    40

    full texts

    1,538

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    TERBITAN BERKALA ILMIAH ONLINE FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS HALU OLEO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇