E-Jurnal Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Not a member yet
    2536 research outputs found

    Analisis Evaluasi Ekonomi Produksi Kitosan dari Limbah Cangkang Udang

    Get PDF
    Kitosan merupakan polimer alam yang diekstrak dari limbah cangkang udang dan rajungan, serta bahan baku lainnya yang mengandung kitin seperti kalajengking, jamur, serangga, laba – laba, dan gurita. Kitosan mempunyai rumus kimia poli ( 2 – amino – 2-dioksi-β-D-lukosa ). Proses produksi kitosan dapat dilakukan melalui proses kimiawi maupun proses enzimatis. Kitosan memiliki manfaat dalam bidang industri, pangan, pertanian, farmasi, kesehatan, dan linkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan pra pengolahan kitosan dengan menitikberatkan pada aspek teknis yang meliputi penentuan kapasitas produksi, penentuan mesin dan peralatan, serta penentuan biaya proses produksi. Evaluasi ekonomi dilakukan dengan menggunakan beberapa parameter ekonomi seperti BEP, PBP, CNPV, dan PI. Berdasarkan hasil analisis, proyek produksi kitosan dengan bahan baku limbah cangkang udang menunjukkan proyek yang prospektif dari perspektif ekonomi. Analisis PBP  menunjukkan bahwa investasi menguntungkan setelah proyek berjalan selama lebih dari dua tahun. Proyek ini dapat bersaing dengan standar pasar modal PBP karena biaya pemulihan investasi awal yang singkat. Proses produksi kitosan yang direncanakan terbagi menjadi beberapa tahapan yaitu persiapan bahan baku, tahap deproteinasi, pencucian, pengerinan, tahap demineralisasi, pencucian, pengerinan, deasetilasi, pencucian, pengerinan, dan pengemasan. Metode produksi kitosan ini memiliki keuntungan, yaitu mudah dikembangkan, ekonomis, dan efisien. Hasil analisis evaluasi ekonomi ini, menunjukkan bahwa proyek ini layak dijalankan

    Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT) Pada Pabrik Tahu Sumedang H. Burhanudin

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengendalian persediaan bahan baku kedelai dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT) lebih optimal dibandingkan dengan metode konvensional yang ditetapkan oleh Pabrik Tahu Sumedang H. Burhanudin, pada penelitian ini peneliti menghitung dan membandingkan jumlah pemesanan bahan baku kedelai, frekuensi pemesanan, jumlah persediaan pengaman, titik pemesanan kembali, menentukan jumlah pengiriman optimal, menentukan jumlah kuantitas pemesanan optimal, dan total biaya persediaan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa frekuensi pemesanan bahan baku kedelai yang dilakukan oleh Pabrik Tahu Sumedang H. Burhanudin adalah 48 kali dan rata-rata pemesanan 600 Kg, sedangkan dengan menggunakan metode EOQ frekuensi pemesanan adalah 6 kali dan kuantitas pemesanan 1.100 Kg, sedangkan dengan menggunakan metode JIT adalah 68 kali dan kuantitas pemesanan 100 Kg. Maka total biaya persediaan bahan baku mengacu kepada kebijakan perusahaan sejumlah Rp. 731.494, sedangkan jika menggunakan metode EOQ total biaya persediaan bahan baku sebesar Rp. 189.951, sedangkan dengan menggunakan metode JIT total biaya persediaan bahan baku sebesar Rp. 23.043

    PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK LEGANO DENGAN MENGGUNAKAN DMAIC UNTUK UPAYA PERBAIKAN KUALITAS DI PT FITRIA JAYA LESTARI

    Get PDF
    Pengendalian kualitas pada PT. Fitria Jaya Lestari yang belum baik menyebabkan permasalahan pada perusahaan tersebut. Permasalahan tersebut berupa tingginya defect pada produk Legano yang cukup tinggi yaitu sebesar 11,28%. Permasalahan tersebut muncul disebabkan belum terdapatnya metode pengendalian kualitas yang baik pada PT. Fitria Jaya Lestari. Untuk menganalisis permasalahan tersebut digunakan metode DMAIC dengan Fault Tree Analysis (FTA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab dari tingginya tingkat defect dan mengusulkan perbaikan dalam mengatasi permasalahan defect pada produk Legano. Metode yang dipergunakan pada penelitian ini merupakan DMAIC dengan Fault Tree Analysis guna mengetahui penyebab tingginya tingkat defect dan dapat mengusulkan perbaikan dalam mengatasi permasalahan defect pada produk Legano. Hasilnya menunjukkan nilai DPMO sebesar 28.443,58 atau kemungkinan terjadi defect sebanyak 28.443 selama periode 12 bulan serta penyebab defect di antaranya Manusia yaitu kurangnya pelatihan kerja pada tenaga kerja dan kurangnya kualitas lulusan SDM, Mesin yaitu temperatur yang terlalu panas, Material yaitu bahan baku yang komposisinya menggunakan limbah karet, serta Metode yaitu tidak adanya acuan cutting. Melihat hasil tersebut terdapat beberapa usulan perbaikan seperti melakukan pelatihan kerja terhadap tenaga kerja, merekrut SDM dengan kualitas lulusan yang memadai, menggunakan tambahan MTC pada mesin, mengganti bahan baku dari limbah karet dengan material menggunakan biji karet serta permbuatan intruksi kerja dan jig part untuk acuan cutting

    Pengolahan Limbah Pertanian Dalam Mendukung Zero Waste di Kawasan Desa Pakuan Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat

    Get PDF
    This community engagement program was implemented in Pesantek Hamlet, Pakuan Village, Narmada District, West Lombok, in response to the suboptimal management of agricultural and household waste, particularly banana peels, which pose environmental and health risks. The primary objective was to enhance awareness, knowledge, and skills among local residents especially small business operators, farmers, and homemakers in processing organic waste into solid compost and liquid organic fertilizer (POF) with economic value. The program adopted a participatory approach involving technical training, educational outreach, hands on demonstrations, and sustained mentoring, utilizing a learning by doing strategy delivered to 20 participants. Evaluation was conducted using both qualitative and quantitative methods to assess changes in understanding and practical skills. Results showed that 90% of participants were able to independently produce fertilizer and apply sustainable waste management practices. Moreover, the initiative led to collective community actions for communal waste management, fostered environmentally based entrepreneurial opportunities, and generated a replicable educational model. This intervention contributes to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly those related to responsible consumption and production as well as environmental conservation in rural settings

    Menerjemahkan Teror, Membangun Ketakutan: Mediatisasi Dan Bias Jurnalisme Keamanan Di Era Digital

    Get PDF
    Media massa memiliki peran ganda sebagai penyampai informasi sekaligus medium penyebaran pesan terorisme. Salah satu genre yang berkembang pasca tragedi 7/7 London adalah jurnalisme keamanan yang menggarisbawahi bagaimana media menerjemahkan peristiwa terorisme serta membentuk persepsi publik tentang ancaman. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji jurnalisme kemanan dan mengkritisi model-model jurnalisme keamanan yang selama ini berfokus pada framing teks berita, dengan menambahkan dimensi mediatisasi digital, proses media translation, dan bias struktural media dalam memberitakan isu-isu terorisme kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literatur review naratif terhadap 21 artikel jurnal akademik yang dipublikasikan di tandfonline.com periode 2015–2024.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediatisasi dalam jurnalisme keamanan membentuk kondisi konflik yang termediasi secara digital, yang disebut diffused war yang sulit diprediksi. Studi ini menyimpulkan bahwa praktik jurnalisme keamanan saat ini masih menyisakan kesenjangan dalam memahami dampak mediatisasi, bias framing, serta etika penerjemahan pesan ekstremis di media. Penelitian ini merekomendasikan perlunya media massa menerapkan praktik jurnalistik yang lebih seimbang, kontekstual, dan etis dalam melaporkan isu-isu terorisme guna menghindari stereotipe dan polarisasi publik

    Understanding the Characteristics of Pig Butchering Scams: Impact on Victims and Challenges for Law Enforcement in Indonesia

    Get PDF
    The pig butchering scam mode or "Sha Zhu Pan (杀猪盘), is a form of cyber-based investment fraud that is highly manipulative and has grown rapidly in Indonesia since the COVID-19 pandemic. This scam combines elements of romance and investment fraud (hybrid romance-investment scam) by building an emotional relationship and trust of the victim through social media or dating apps, before finally exploiting them to hand over funds to fake investment platforms. This study discusses the characteristics, schemes and tactics of pig butchering fraud, as well as the impact and challenges faced by law enforcement in dealing with this crime. The case study involved three fraud schemes that occurred in Indonesia: crypto investments, fake job postings, and romance scams, with significant losses ranging from hundreds of millions to billions of rupiah. The study found that low public understanding, limited law enforcement and the complexity of transnational networks are the main obstacles in eradicating this crime. Therefore, a more adaptive legal approach and an increase in people\u27s digital literacy are needed to mitigate the impact of pig butchering fraud crimes in Indonesia

    Legal Challenges In The Implementation Of Change In The Authority To Issue Certificates of Inheritance After  Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning Regulation Number 16 Of 2021

    Get PDF
    This research discusses legal issues arising in the implementation of changes in the authority to issue a Certificate of Inheritance after the enactment of Regulation of the Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/Head of the National Land Agency Number 16 of 2021, which is the third amendment to Regulation of the Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/Head of the National Land Agency Number 9 of 1999 on Procedures for Granting and Cancelling State Land Rights and Management Rights. Using sociological juridical approach, this study analyses the implications of the change in authority on the inheritance law system in Indonesia, conflicts of norms arising from dualism of authority, and aspects of legal certainty for the community. The results show that the changes pose significant challenges in harmonising regulations related to the authority to issue Certificate of Inheritance, gaps in implementation in the field, and potential legal uncertainty. Research recommendations include regulatory harmonisation, strengthening inter-agency coordination, and developing an integrated system for inheritance administration

    Family Dispute Resolution by Litigation: Between Litigation and Mediation Efforts as a Reconciliative Solution

    Get PDF
    This study aims to determine the settlement of family disputes through litigation. The method used in this study is qualitative with the type of library research and uses an empirical normative-juridical approach, where the study focuses on the reciprocal correlation between law and the phenomena that occur. The results of the study indicate that the settlement of family disputes through litigation is a dispute resolution method in which there is a process of mutually disabling opposing evidence (op tegenspraak) and producing a win-lose solution. In fact, the resolution of household problems outside the court, such as mediation which in traditional societies is often carried out at the village level or tahkim which is carried out in large families through negotiation and arbitration. However, in the modern era, people now prefer to resolve family disputes through litigation in court so that married couples are forced to choose a court decision which mostly ends in divorce.

    Optimalisasi Kapasitas Gudang Finish Good Menggunakan Metode Linear Programming

    Get PDF
    This research aims to optimize the storage capacity of the Finish Good warehouse using the Linear Programming (LP) method. The case study was conducted at a manufacturing company that uses a racking storage system to store finished products. The LP model was developed to maximize the use of storage space by considering various constraints such as shelf capacity, product dimensions and picking times. The research results show that implementing the LP model can increase storage capacity and warehouse operational efficiency

    Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan melalui Workshop SIPETER dalam Mendukung Transformasi Digital Puskesmas

    Get PDF
    The administrative recording process at Puskesmas (Community Health Centers) is still not optimal. One of the common challenges is that the recording process does not correlate with the measurable monitoring of the Puskesmas\u27 work program achievements. One solution that can be implemented to address this issue is the SIPETER application. SIPETER is a technology-based solution designed to replace manual recording and facilitate the achievement of work programs at Puskesmas. However, the successful adoption of this system depends on the readiness of human resources to master its technical features. Therefore, the process of technology transfer in the implementation of the SIPETER application becomes crucial. For this reason, this article proposes a SIPETER application workshop at Puskesmas Cantigi. The SIPETER workshop model at Puskesmas Cantigi includes: (1) introduction to core features, (2) real case simulations, (3) troubleshooting technical issues, and (4) continuous evaluation through a performance dashboard. This community service activity is expected to assist healthcare workers at Puskesmas Cantigi in promptly conducting recording and reporting. Meanwhile, the head of the Puskesmas can monitor the progress of the implementation of the work program

    2,330

    full texts

    2,536

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇