E-Jurnal Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Not a member yet
2536 research outputs found
Sort by
Literasi Digital Bagi Pelaku UMKM Sebagai Sarana Meningkatkan Pembangunan Kelurahan Jatirahayu
The advancement of information technology in the digital era has significantly impacted various aspects of life, including the economic and social sectors. However, the digital literacy level of the Jatirahayu community remains moderate, as reflected in their limited understanding of safe internet use and SME digitalization. The lack of awareness regarding digital security and the minimal utilization of digital platforms by SME entrepreneurs are the main challenges in this area. This Community Service Program (PkM) aims to enhance digital literacy among the community, particularly in internet security and ethics, while assisting SME digitalization by registering business locations on Google Maps. The implementation methods include initial surveys, coordination with local authorities, material preparation, invitation distribution, and conducting socialization sessions along with technical assistance for SMEs. The results indicate that the internet literacy workshop successfully raised awareness about information validation, personal data protection, and online fraud detection. Additionally, the SME digitalization program helped business owners understand the benefits of digital platforms and successfully register several businesses on Google Maps. The evaluation of program effectiveness revealed that most participants gained a better understanding of digital literacy, although further follow-up is needed for sustainable implementation. In conclusion, this program effectively increased community awareness of safe internet usage and positively impacted SME digitalization. Moving forward, further collaboration with local government and additional training will be essential to ensure optimal technology utilization for the Jatirahayu community
Analisis Pengendalian Kualitas Pada Produk Burstrong Dengan Menggunakan Metode QCC di PT KAL
PT KAL merupakan perusahaan yang bergerak di bidang polimer kimia. Produk dari PT KAL adalah Burstrong, Epostrong, dan Calciperse yang merupakan produk polimer kimia yang meningkatkan sifat kekuatan kertas kemasan (Medium, Kraft, Liner), kertas koran, tisu, karton, dan produk kertas lainnya. PT. KAL mempunyai permasalahan terkait kualitas yaitu pada produk Burstrong. Produk Burstrong akan memiliki tingkat kecacatan proses produksi tertinggi pada tahun 2022 yaitu sebesar 643 ton (5,54%). Penelitian ini menggunakan metode QCC untuk mencari akar penyebab cacat untuk mengurangi cacat produk. Merupakan cara yang dilakukan oleh sekelompok karyawan yang berkumpul untuk berdiskusi dan menyelesaikan permasalahan pekerjaan dan lingkungan untuk meningkatkan kualitas perusahaan melalui penggunaan alat kendali mutu seperti Seven Tools, FMEA, dan RCA. Berdasarkan penerapan metode QCC dengan menggunakan alat FMEA dan RCA, ditemukan bahwa metode ini mampu menurunkan cacat Burstrong dari 5,25% menjadi 2,74%. Hasil ini menunjukkan bahwa pengurangan cacat produk Burstrong yang dilakukan QCC berhasil karena membantu mencapai target KPI produksi perusahaan sebesar 97%
Analisis Nilai Efektivitas Mesin Extruder Pelletizing dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses di CV. Kurika Plastik
CV. Kurika Plastik merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan limbah plastik dan hasil produksinya berupa biji plastik jenis Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS) yakni jenis plastik yang digunakan dalam berbagai industri. Objek pada penelitian ini yakni pada mesin extruder yang mengalami permasalahan berupa tingginya nilai downtime dalam periode satu tahun sebesar 15500 menit atau 258 jam dikarenakan belum dilakukan perhitungan tingkat efektivitas mesin. Tujuan penelitian ini melakukan perhitungan nilai efektivitas mesin extruder dan memberikan usulan perbaikan. Dalam penelitian ini menggunakan metode OEE untuk mengetahui tingkat ketersediaan waktu, tingkat performa, dan tingkat kualitas serta menggunakan six big losses untuk mengetahui penyebab efisiensi mesin tidak memenuhi standar. Hasil penelitian ini menunjukan nilai OEE tidak memenuhi standar world class dan penyebab rendahnya nilai OEE tersebut berdasarkan faktor breakdown losses yang didasari oleh faktor mesin, material, dan manusia yang telah dianalisis dengan diagram fishbone. Untuk memperbaiki mesin extruder pelletizing dilakukan analisis 5W+1H kemudian memberi usulan perbaikan untuk menghilangkan atau mencegah faktor-faktor terjadinya breakdown, menghasilkan penurunan downtime sebesar 30,66% serta menghasilkan kenaikan pada nilai availability sebesar 3,77% yang sebelumnya 87,64% menjadi 91,41% dan berhasil menaikkan nilai OEE yang sebelumnya 80,67% menjadi 84,14%
Analisis Proses Penyaluran Barang Logistik pada PT. Fastrata Buana
Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin berkembang di era informasi ini maka tuntutan konsumen akan semakin tingggi. Kualitas produk, harga produk dan ketepatan pengiriman menjadi salah satu kunci dalam menentukan keberhasilan suatu perusahaan distributor. Untuk menempatkan suatu barang dan jasa pada tempat yang tepat, kualitas yang tepat, jumlah yang tepat, harga yang tepat dan waktu yang tepat dibutuhkan penerapan saluran distribusi yang tepat pula. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mekanisme distribusi di perusahaan PT. Fastrata Buana dan untuk mengetahui biaya distribusi setelah menggunakan metode Distribution Resource Planning (DRP). Dalam penelitian ini, menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi serta studi pustaka, sedangkan pengaplikasian metode supply chain management menggunakan metode Distribution Resource Planning (DRP). Dengan diterapkannya metode Distribution Resource Planning (DRP), dihasilkan biaya distribusi perusahaan terjadi penghematan atau penurunan biaya distribusi sebesar 11,8%. Selain itu, terjadinya penurunan tingkat keterlambatan pengiriman produk kopi ke masing-masing toko pareto selama periode Juli– Desember 2023 sebesar 3,78%. Pada periode sebelumnya yaitu Januari – Juni terjadi keterlambatan pengiriman sebesar 12,29%. Hal tersebut menunjukkan bahwa dengan diterapkannya metode DRP akan menurunkan tingkat keterlambatan pengiriman kopi sebesar 8,51% dari periode sebelumnya
Analisa Perencanaan Kapasitas ProduksiKasur Queen Size Menggunakan Metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP)( Studi Kasus PT. XYZ )
Penelitian ini merupakan penelitian tentang perencanaan kapasitas produksi kasur di PT. XYZ, yang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur dengan produk utama adalah kasur dengan segala bentuk ukuran sejak tahun 1991. Produk utama yang dibuat ada 3 jenis ukuran kasur yaitu Queen size, King size, dan Single bed. Namun dengan permintaan yang tinggi sering kali pengiriman produk mengalami masalah keterlambatan. Keterlambatan ini bisa terjadi karena belum adanya perencanaan kapasitas produksi untuk periode-periode berikutnya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk meramalkan permintaan pada periode berikutnya dan metode Rought Cut Capacity Planning (RCCP) digunakan untuk menentukan kapasitas yang dibutuhkan dan kapasitas yang tersedia, selanjutnya dilakukan perbaikan perencanaan kapasitas produksi dan menghitungan perbandingan profit sebelum dan setelah perbaikan kapasitas produksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada periode berikutnya permintaan meningkat. Sehingga dibutuhkan tindakan yang sesegera mungkin untuk segera menyelesaikan penyebab tidak tercapainya target. Langkah sementara yang dilakukan dalam memenuhi kapasitas produksi dengan melakukan penambahan jam lembur pada proses Steaming pada tanggal 15 januari 2023 selama 792,4 detik dan Drying pada tanggal 8 januari 2023 selama 614,36 detik, 15 Januari 2023 selama 2651,39 detik dan 27 Januari 2023 selama 582,69 detik yang standar nya sesuai dengan PT. XYZ
Analisis Manajemen Sekuriti di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat
This report presents an analysis of security management at the West Java Province Human Resources Development Agency (BPSDM) with the aim of evaluating and improving the existing information security system. In the era of globalization and advances in information technology, information security has become an important part of the economy, especially in the field of natural resource management. This research will use qualitative and quantitative approaches to collect data through interviews, questionnaires, observations and document studies. The survey found that although employees have a good understanding of the information security policy, there are challenges in its implementation, including lack of resources, inadequate training and barriers to change. Suggested recommendations include enhancing information security training programs, better policy implementation, strengthening access controls, and periodic evaluation of security management practices. We hope this report can make a positive contribution to the sustainable and secure management of natural resources
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Penangkapan Ikan yang Menyebabkan Kerusakan Terumbu Karang
Indonesia memiliki satwa seperti penyu sisik yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, keberadaan habitat penyu menunjukkan kekayaan laut yang melimpah. Regenerasi penyu sisik tergolong rendah, sedangkan perburuan liar oleh manusia dan predator alami mengancam keberlangsungan hidupnya. Walaupun Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem telah diundangkan, namun perdagangan penyu sisik masih marak terjadi, seperti dalam Putusan Pengadilan Tinggi Negeri Kupang Nomor 115/Pid/2019/PT KPG. menunjukkan adanya tindakan seperti perdagangan cinderamata berbahan dasar penyu sisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pertanggungjawaban pidana dalam deelneming dalam perdagangan cinderamata berbahan dasar hewan penyu sisik dan untuk mengetahui alasan mengapa penyu sisik diburu dan dijadikan cinderamata sedangkan penyu sisik merupakan satwa yang dilindungi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan konseptual, perundang-undangan, studi kasus. Yang mengkaji berdasarkan norma dan aturan hukum terkait dengan kasus pertanggungjawaban pidana dalam deelneming dalam perdagangan cinderamata berbahan dasar penyu sisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun peraturan perundang-undangan telah ditetapkan, namun pelaksanaan pengawasan dan penegakan hukum terhadap perdagangan ilegal belum optimal, dan perlindungan penyu sisik dari perburuan liar dan perdagangan cinderamata masih terjadi di berbagai lingkungan.Terumbu karang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem biota laut yang merupakan habitat bagi hewan laut serta berfungsi mencegah abrasi pantai. Kerusakan terumbu karang sebagian besar diakibatkan oleh kegiatan penangkapan ikan dan membutuhkan waktu yang lama untuk pemulihan. Meskipun Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perikanan telah diberlakukan, kasus perusakan terumbu karang akibat penangkapan ikan yang tidak sesuai prosedur masih banyak terjadi. Seperti pada kasus pada Putusan Pengadilan Negeri Labuan Bajo Nomor 3/Pid.Sus/PRK/2022/PN Lbj. Menyatakan adanya tindakan penangkapan ikan yang menyebabkan kerusakan terumbu karang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan untuk mengatasi penangkapan ikan yang menyebabkan kerusakan terumbu karang serta bentuk pertanggungjawaban pidana pelaku penangkapan ikan yang menyebabkan kerusakan terumbu karang berdasarkan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perikanan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan konseptual, perundang-undangan, dan studi kasus. Mengkaji berdasarkan norma-norma dan kaidah-kaidah hukum terkait kasus penangkapan ikan yang menyebabkan kerusakan terumbu karang.
Hasil penelitian menunjukan bahwa regulasi yang telah diberlakukan serta penegakan hukum terhadap penangkapan ikan yang tidak sesuai prosedur belum dilaksanakan dengan optimal, sehingga masih marak dijumpai fenomena kerusakan ekosistem terumbu karang
STUDI LITERATUR PENGARUH TINGKAT KESALAHAN PEKERJA MIGAS TERHADAP KEJADIAN KECELAKAAN KERJA DI LINGKUNGAN MIGAS
Penelitian ini menganalisis pengaruh tingkat kesalahan pekerja terhadap kecelakaan kerja di industri migas. Sektor migas di Indonesia memiliki operasi kompleks yang memerlukan perhatian khusus terhadap keselamatan kerja. Metode Job Safety Analysis (JSA) digunakan untuk mengidentifikasi bahaya dan risiko di tempat kerja dengan tujuan mengembangkan langkah pencegahan yang tepat. Penelitian ini menemukan bahwa faktor seperti tekanan waktu, pelatihan yang kurang memadai, dan peralatan usang berkontribusi signifikan terhadap kecelakaan kerja. Selain itu, penerapan JSA di lapangan migas belum mencapai potensi penuh dalam mitigasi risiko. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan berbasis bukti untuk pengambilan keputusan dalam meningkatkan keselamatan kerja serta mendorong budaya keselamatan yang lebih kuat di industri migas. Kesimpulannya, pengurangan insiden kecelakaan kerja di sektor migas memerlukan pendekatan komprehensif dan penerapan JSA yang lebih efektif
Implementasi Pasal 9 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Melalui Baitul Arqamdi Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Human Resources has an important role in creating organizational success which has the function of planning, organizing, directing and supervising, procurement, development, compensation, integration, maintenance and termination of employment with the intention of achieving organizational goals in an integrated manner able to achieve success in achieving the vision and mission of the organization. The implementation of Law Number 13 of 2013 concerning Manpower is an important target of this study, to test the extent of the effectiveness of the policy. The method used in the study is normative juridical which focuses on the analysis of legislation. This approach aims to analyze the extent of the meaning and implications of the norms of laws and regulations that become a legal policy. So that with this approach it is possible to identify the relationship between these norms and the existing reality. Universitas Muhammadiyah Sukabumi through the Baitul Arqam program which is carried out regularly can implement the regulation to provide training and development for employees in improving performance towards work ethi
Optimalisasi Produk Lokal sebagai Daya Tarik Kampung Wisata Pakintelan Semarang
This study examines the optimization of local products as the main attraction of Pakintelan Tourism Village in Semarang. The primary issues identified include inadequate promotion and infrastructure to support the potential of local products such as durian and bamboo crafts. Through a qualitative approach and descriptive method, this research explores community involvement, collaboration with government and businesses, and challenges in utilizing local products. The findings indicate that local products have significant potential to enhance tourism appeal and local economy. However, limitations in infrastructure and promotion remain major obstacles. Strategic recommedations include enhancing digital promotion, developing infrastructure, and fostering multi-stakeholder collaboration. The study also highlights the need for further research to evaluate the long-term impact of local product development initiatives on community welfare.