E-Jurnal Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Not a member yet
2536 research outputs found
Sort by
Analisis Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Customer Satisfacation Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA) di BW Eatry
BW EATRY adalah perusahaan di industri makanan dan minuman menawarkan berbagai layanan kuliner. Ratarata komplain pelanggan dalam satu tahun sebesar 3,8% yang dimana melebihi target komplain perusahan yaitu 1%. Untuk itu diperlukan analisis penelitian bertujuan meningkatkan kepuasan customer BW EATRY dan menentukan apa saja yang harus dipertahankan,diperbaiki dan dikurangi intensitasnya untuk kepuasan pelanggan menggunakan metode Customer Satisfacition Index (CSI) dan Importance Performance Index (IPA).Hasil perhitungan dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI) nilai kepuasan pelanggan sebesar 45,87% diartikan pelanggan cukup puas dengan pelayanan diberikan oleh pelanggan BW EATRY. Bedasarkan metode Important Performance Analysis (IPA) ditemukan atribut-atribut yang harus dipertahankan,diperbaiki,dan intensitasnya dikurangin, atribut-atribut yang harus dipertahankan yaitu (packing/kemasan yang rapih dan bagus,pengetahuan pegawai,pelayanan pegawai yang cepat,pegawai cepat dalam menanggapi keluhan,dan pegawai memiliki pengetahuan yang lengkap.),harus diperbaiki pada atribut (pegawai selalu menyakan produk apa saja yang dibutuhkan customer),dan harus dikurangi intesnsitasnya pada atribut (sikap pegawai yang ramah) dan atribut (pegawai memberikan pelayanan baik kepada customer,selalu menjaga qualitas bahan-bahan makanan,pegawai menjamin tidak adanya keterlambatan pengiriman,pegawai memberikan informasi promo,memberikan informasi terkait barang kepada pelanggan). Maka dari itu analisis ini memberikan pemahaman lebih dalam kepuasan pelanggan yang mengidentifikasi atribut-atribut apa saja yang harus dipertahankan,diperbaiki,dan intensitasnya dikurangi dalam meningkatkan strategi pelayanan dan memaksimalkan kepuasan pelanggan
Manajemen Risiko Keamanan Siber dalam Implementasi Teknologi 5G di Universitas Bhayangkaraya Jakarta Raya
The 5G arrange innovation offers noteworthy openings to back advanced change over different segments, counting higher instruction. This ponder analyzes cybersecurity chance administration within the usage of 5G innovation on campus, centering on foundation preparation, understudy discernments, and hazard moderation measures. The research was conducted employing a writing survey and a study of understudies from the Staff of Computer Science at Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. The discoveries uncover that whereas 5G innovation gives high-speed network and moo inactivity to encourage shrewd campus improvement, critical challenges stay, counting lacking framework, inadequately chance evaluations, and the require for cybersecurity preparing. Most respondents recognize the significance of individual information security and request clear security arrangements and superior security measures. This think about suggests upgrading innovative framework, conducting comprehensive hazard assessments, and powers cybersecurity preparing and mindfulness programs to maximize the benefits of 5G whereas relieving its dangers
4D Research and Development Model: Trends, Challenges, and Opportunities Review
The 4D model—Define, Design, Develop, and Disseminate—is a widely recognized framework for research and development (R&D), particularly in educational innovation. This systematic literature review (SLR) examines the implementation trends, challenges, and opportunities of the 4D model across various fields, analyzing 50 peer-reviewed journal articles published between 2013 and 2023 using PRISMA guidelines. Results indicate that the 4D model is predominantly applied in educational contexts, such as curriculum design and instructional material development, with limited adoption in non-educational sectors. Major challenges include a lack of empirical validation and difficulties in adapting the model to multidisciplinary applications. Opportunities for enhancing the 4D model include integration with contemporary methodologies, such as agile approaches and artificial intelligence. This study provides recommendations for future research and practical insights to broaden the applicability and impact of the 4D model
Development of Game-Based Karate Basic Technique Activities at Dojo Parulian 2 Medan
This study aims to develop game-based karate movement activities that can increase the effectiveness of training and active participation of Dojo Parulian 2 Medan members categorized as elementary schools aged 6 to 12 years. This research uses the Research and Development (R&D) research method developed by Sugiyono. With eight stages, namely potential and problems, collecting data, product design, design validation, design revision, product trial, product revision, trial use. This research was conducted at dojo Parulian 2 Medan with a small scale trial of 10 people and a large scale trial of 15 people. Based on the results of data analysis, it shows that the product quality assessment "Development of game-based karate movement activities in dojo parulian 2 medan" from the initial stage to the final stage is included in the "very feasible" criteria. The results of the analysis of the use trial to students stated "Very Feasible" with the results of a small scale trial with a score of 83.33% and a large scale trial with a score of 88.54%. From the results of the usage trial assessment, it can be concluded that the development of game-based karate motion activities at the Parulian 2 Medan dojo is categorized as "Very Feasible" and researchers can produce products for the implementation of game-based karate motion activity development
Identifikasi waste kritis dalam proses produksi pallet plastik di PT. Sinar Maju dilakukan dengan menggunakan metode Waste Assessment Model (WAM).
PT. Sinar Maju adalah perusahaan manufaktur yang beroperasi dalam industri plastik, dengan produk utama berupa pallet plastik. Dalam proses produksinya, perusahaan ini masih menghadapi banyak kendala, salah satunya adalah tingginya jumlah produk cacat yang dihasilkan. Berdasarkan data perusahaan pada tahun 2020, rata-rata produk cacat yang dihasilkan mencapai 7,1% per bulan, melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 5%. Produk cacat tersebut mengindikasikan adanya waste dalam proses produksi, yang dapat menyebabkan kerugian bagi perusahaan jika tidak segera diatasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan segera terhadap permasalahan waste yang ada.
Sebagai langkah awal dalam menangani masalah waste secara efisien, perlu dilakukan identifikasi waste kritis untuk mengetahui jenis waste yang paling dominan dan membutuhkan perbaikan segera. Langkah awal penelitian ini adalah dengan memetakan aliran fisik dan informasi yang terjadi dalam proses produksi guna mengidentifikasi waste yang terjadi selama proses tersebut. Selanjutnya, dilakukan pembobotan waste kritis menggunakan metode Waste Assessment Model (WAM). Hasil pembobotan menunjukkan bahwa waste defect memiliki persentase terbesar, yaitu 21,54%.
Berdasarkan waste kritis yang telah diidentifikasi, dilakukan analisis akar penyebab terjadinya waste kritis tersebut menggunakan metode 5W + 1H. Dengan demikian, dapat dilakukan perbaikan segera sesuai dengan akar penyebab terjadinya waste kritis tersebut
Membangun Wilayah Berkelanjutan melalui Inovasi Digital dan Kepedulian Lingkungan di Kelurahan Kebalen
Kebalen Subdistrict as a suburban area with great potential, faces various challenges in sustainable development, such as low digital literacy among MSMEs, lack of public awareness of the importance of environmental cleanliness, and a lack of green space. In an effort to overcome these challenges, the Group 07 Real Work Lecture (KKN) program is designed to support sustainable regional development through digital innovation approaches and environmental awareness. The aim of this research is to increase community digital literacy, empower local MSMEs, and encourage community participation in protecting the environment. The research method used is a participatory approach, where data is collected through direct observation, interviews and community needs surveys. The main programs carried out include training in creating web-based applications and WhatsApp Business for MSMEs, greening actions through tree planting, environmental cleanliness campaigns, and creative education for children. The analysis technique is carried out descriptively by comparing conditions before and after the activity. The research results show that the digital literacy of MSMEs has increased significantly, with 80% of participants successfully utilizing technology to manage their businesses. Greening programs and environmental cleanliness campaigns create real change by increasing public awareness of the importance of protecting the environment. Creative education has also succeeded in instilling sustainability values in children. With the integration of this program, Kebalen Village shows great potential to become a more sustainable, innovative and environmentally friendly area
Analisis Kelayakan Investasi Secara Ekonomi Terhadap Penggantian Penggerak Main Pump (Studi Kasus : PT. Pertamina Patraniaga Fuel Terminal Lomanis)
PT. Pertamina Patraniaga FT Lomanis adalah terminal yang menyalurkan BBM ke seluruh depot penerima. Pada penyaluranya menggunakan pompa sebagai pendorong BBM untuk sampai di depot tujuan, Gas Turbine sebagai penggerak dalam operasionalnya ini menghabiskan anggaran biaya sebesar Rp. 814.493.517/bulan. Semakin lama Gas Turbine ini menimbulkan masalah seperti harus sering maintenance rutin dan penggantian part, hal tersebut membuat anggaran membesar sehingga perlu adanya investasi penggerak pompa baru untuk investasi ini perlu menghabiskan rencana anggaran biaya sebesar Rp. 19.008.000.000,-. Dari hasil analisis didapat penggantian penggerak pompa menggunakan Electro Motor ini layak dilaksanakan oleh FT Lomanis. Hal ini dilihat dari analisa nilai Net Present Value diperoleh hasil positif sebesar Rp. 18.564.092.476, pada nilai Payback Periode diperoleh hasil pengembalian nilai selama 3,059 Tahun nilai ini lebih kecil dari nilai ekonomis yaitu 10 Tahun, dan untuk nilai Internal Rate Of Return diperoleh hasil 29,06% dimana nilai ini lebih besar dari suku bunga ekonomi sebesar 10%
ANALISIS QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PADA PERUSAHAAN JASA RIKSA UJI K3 DI PT. ALFA DINAMIS
Rohmat Saepulloh. 202010215012. Analysis of Quality Function Deployment (QFD) to Improve Service Quality in K3 Test Inspection Services Companies in. PT. Dynamic Alpha.
PT Alfa Dinamis is an occupational health and safety services company (PJK3) which operates in the field of inspection and testing (riksa test) / certification of the suitability of occupational health and safety (K3) equipment. From the summary of problems that occurred in the last year, there are 7 problems that need to be evaluated, consisting of 2 problems included in the tangible dimension, 3 problems included in the reliability dimension, and 2 problems included in the responsiveness dimension. From the results of the summary of problems that need to be evaluated in 2023 to guarantee service satisfaction in the coming period, it is necessary to carry out an analysis to improve service quality to ensure client satisfaction by reading the voice of customers using the quality function deployment (QFD) method with the aim of knowing the voice of customer from clients at PT. Alfa Dynamics so that decision making is obtained in the form of recommendations for steps that need to be taken to improve the quality carried out by PT. Alfa Dynamics can guarantee client satisfaction and comfort. Based on the voice of customer, the strategies that need to be implemented are: carried out to improve the quality of service are adding test equipment, changing team formation to make it more flexible, creating a scheduling information system (application base), strengthening overall scheduling coordination, providing training for test staff, establishing cooperation and coordination with the Ministry of Manpower and expanding business as well as additional testing personnel. From the results of the analysis using the quality function deployment method, the results of the measurement of the degree of importance aspect, the level of difficulty aspect, and the estimated cost aspect of the corrective actions taken to improve the quality of service to clients at PT. It can be concluded that Dynamic Alpha is worthy of proceeding to the design and implementation stages
Analisis Pengukuran Produktivitas dan Profitabilitas pada Lini Produksi Komponen Kerangka Motor di PT. Nusa Indah Jaya Utama Menggunakan Metode American Productivity Center
PT.Nusa Indah Jaya Utama adalah perusahaan yang bergerak pada industri stamping yang memproduksi komponen kerangka motor. Pada proses produksi komponen kerangka motor pada tahun 2021-2022 sering mengalamai penurunan keuntungan dikarenakan sering tidak tercapainya target hingga mengalami penuruan produktivitas yang disebabkan karena kurang memaksialkan pemanfaatan sumber daya yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode American Productivity Center (APC) untuk menganalisa produktivitas agar menemukan penyebab masalah yang terjadi pada penggunaan sumber daya yang digunakan, dan memberikan usulan perbaikan dengan metode 5W + 1H untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai hasil dari pengukuran produktivitas di PT. Nusa Indah Jaya Utama mengalami penurunan pada tahun 2022. Indeks Produktivitas Total (IP) pada tahun 2022 bernilai 98,74%, mengalami penurunan sebesar 1,26% dibanding tahun sebelumnya, dengan nilai input bahan baku 90,83%, input tenaga kerja 86,16%, input energi 99,09%, dan input perangkat mesin 99,09%. Indeks Profitabilitas Total (IPF) pada tahun 2022 bernilai 98,01%, mengalami penurunan sebesar 1,99% dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa produktivitas menurun karena jumlah input yang digunakan lebih banyak dibandingkan dengan hasil produksi yang dicapai. Penelitian ini memberikan usulan perbaikan berdasarkan analisis 5W+1H, di mana penyebab penurunan produktivitas dan profitabilitas diidentifikasi menggunakan Fishbone Diagram yang dijelaskan secara detail seperti faktor-faktor yang menyebabkan penurunan produktivitas di PT. Nusa Indah Jaya Utama meliputi kurangnya perawatan bahan baku, ventilasi dan kipas angin yang minim, beban kerja yang berlebih, kurangnya apresiasi terhadap karyawan, dan kurangnya kedisiplinan dalam pengoperasian mesin. Usulan perbaikan mencakup penambahan jumlah karyawan, memberikan bonus dan pelatihan kepada karyawan, pengecekan rutin bahan baku, serta penambahan ventilasi dan kipas angin di area kerja. Dengan memahami dan mengatasi penyebab penurunan ini, diharapkan PT. Nusa Indah Jaya Utama dapat meningkatkan produktivitas dan profitabilitasnya di masa mendatang
Analisis IFAS dan EFAS Produk Elektronik Berbahan Dasar Karet di PT Fitria Jaya Lestari Melalui Metode SWOT
Analisis Ifas dan Efas Produk Elektronik Berbahan Dasar Karet Di PT Fitria Jaya Lestari Melalui Metode SWOT. produk elektronik, terdapat empat jenis produk karet khusus untuk elektronik yang memiliki tingkat produksi yang berbeda-beda. Keempat produk ini adalah Mounting Grommet, Wire Bush, Rubber Sheet dan Isolator Duro. Dari keempat produk tersebut, ada dua di antaranya yang diproduksi secara lebih sering, yaitu Mounting Grommet dan Rubber Sheet, sementara dua lainnya, Wire Bush dan Isolator Duro, jarang diproduksi. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan Kuantitatiff yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Analisis SWOT, melalui Matriks SWOT, IFAS, EFAS, serta Diagram SWOT. Hasil penelitian menunjukkan secara Matriks SWOT, Produk karet Eelektronik memiliki berbagai kekuatan dan peluang yang lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan kelemahan dan ancaman yang dapat mempengaruhi posisi PT. Fitria Jaya Lestari saat ini dapat kemajuan tujuan yang ingin dicapai. Secara IFAS, Produk karet Elektronik mempunyai kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelemahannya yang dimilikinya dengan selisih antara kekuatan dan kelemahan mencapai 0,79. Secara EFAS, Produk karet Elektronik mempunyai peluang yang cukup besar dibandingkan ancaman yang dapat mengganggu perusahaan dengan selisih antara peluang dan ancaman mencapai 0,90. Secara Diagram SWOT, produk karet elektronik berada pada posisi Kuadran I atau agresif. Posisi tersebut memiliki bobot nilai yang baik pada lingkungan internal pada posisi kekuatan serta bobot nilai yang baik juga pada lingkungan eksternal pada posisi peluang